Jadwal Update Selasa, Kamis dan Sabtu
Violet seorang wanita yang manis dengan wajah yang cantik, tapi dia selalu di benci oleh Ibu kandungnya dan harus menjadi pengganti sementara untuk saudara kembar nya.
Tapi sebuah pertemuan telah mengubah hidup, pertemuan dengan seorang anak kecil telah membawanya pada kehidupan yang berbeda.
Dan membawanya pada seorang pria yang tak lain adalah ayah dari anak kecil itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11.
Violet tengah duduk sendiri di taman kota, besok adalah hari pernikahan Viola dan juga Thomas.
Dan mungkin hari itu juga adalah hari terakhir nya bertemu dengan Thomas.
Saat Violet tengah duduk, tiba-tiba ada seorang anak kecil menghampiri nya.
Violet yang melihat anak tersebut seperti tengah kebingungan pun langsung bertanya kepada nya.
"Hey.. Nak. Dimana orang tua mu?" Tanya Violet.
Lalu gadis kecil itu berjalan ke arah Violet, kemudian dia menuliskan sesuatu di secarik kertas.
"Ayah ku bekerja."
Violet pun memiringkan kepalanya heran. "Lalu kau ke sini dengan siapa?"
Anak itu pun kembali menulis di sebuah kertas. "Aku ke sini dengan kakek pelayan."
Violet pun kembali kembali membaca kertas tersebut. "Lalu kau tersesat?" Tanya Violet.
Anak itu pun menganggukkan kepalanya. "Dan siapa nama mu?" Tanya Violet.
Anak itu pun kembali menulis di atas kertas. "Nana."
"Oh.. Jadi nama mu Nana, Baiklah. Nama ku Violet." Jawab Violet.
Kemudian anak itu kembali menulis kalimat di kertas tersebut. "Tante, apakah kamu mau membantu ku mencari kakek pelayan?"
"Baiklah, aku akan mencarinya, ayo.." Ajak Violet sambil menggandeng tangan anak kecil itu.
Tapi Violet bingung kemana dia harus mencari pelayan anak di sampingnya itu.
Di tambah lagi, Nana tidak berbicara sama sekali. Apakah anak itu bisu? Tapi tak mungkin jika Violet langsung menanyakan hal itu.
"Kita tunggu saja di sini, mungkin nanti Kakek pelayan mu akan lewat sini." Ucap Violet.
Lalu Violet pun duduk di sebuah bangku taman yang berada di bawah sebuah pohon besar, nampak Nana hanya diam sambil melihat ke sekeliling.
Violet sedikit heran bagaimana bisa anak sekecil ini tak takut dengan orang asing.
"Apa kau ingin eskrim?" Tanya Violet.
Nana pun langsung menganggukkan kepalanya, lalu Violet langsung mengajak Nana untuk pergi ke penjual eskrim yang tak jauh berada di dekat mereka.
"Kau ingin eskrim rasa apa?" Tanya Violet.
Lalu Nana langsung menuliskan kata-kata di kertas miliknya. "Cokelat."
"Oke, Mas. 2 eskrim cokelat." Ucap Violet.
"Baik Nona." Ucap penjual eskrim tersebut.
Lalu penjual itu pun langsung memberikan dua eskrim pesanan Violet.
"Ini Nana." Ucap Violet sambil memberikan eskrim tersebut kepada Nana.
"Wah.. Itu anak nya yah Nona, cantik banget sama kayak ibu nya." Ucap penjual tersebut.
"Bukan dia bukan anak saya." ucap Violet.
Setelah itu Violet langsung mengajak Nana kembali duduk di bangku taman yang tadi.
Cukup lama Violet duduk menunggu orang yang datang untuk menjemput Nana tapi tak ada satupun orang yang datang.
Tapi tak beberapa lama datang seorang kakek tua dengan dua wanita di belakangnya berjalan ke arah Violet.
"Nona Nana.." ucap Kakek tersebut.
Violet pun langsung terdiam, kemudian dia langsung melihat ke arah Nana.
"Apakah dia orang yang kau tunggu?" tanya Violet.
Nana pun langsung menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
"Nona, saya ucapkan terimakasih sudah menjaga Nona Nana." Ucap Kakek tersebut.
"Sama-sama, dan saya harap kalian lebih hati-hati dalam menjaganya agar dia tak berkeliaran sembarangan." Ucap Violet.
"Terimakasih Nona..."
"Violet, nama saya Violet." ucap Violet.
"Baik Nona Violet, saya ucapkan terimakasih." Ucap nya lagi.
"Sama-sama, kalau begitu saya permisi dulu." Ucap Violet.
Kemudian Violet pun segera pergi tapi sebelum itu, Nana menarik pakaiannya. Violet pun langsung melihat ke arah Nana dan membungkukkan tubuhnya agar setara dengan anak itu.
Lalu Nana menulis beberapa kalimat untuk Violet. "Tante apakah kita akan bertemu lagi?"
"Emmm.. Semoga saja kita bertemu lagi."
Lalu Nana kembali menulis beberapa kalimat dan segera menunjukkan kepada Violet. "Apakah Tante ingin main ke rumah Nana?"
"Emm.... Sepertinya tidak." jawab Violet.
Setelah menjawab pertanyaan Nana, Violet pun segera pergi meninggalkan Nana beserta pelayan-pelayan nya.
Nampak Violet berjalan dengan santai, sebuah senyuman muncul di wajah cantik nya. Da beberapa rencana yang akan di jalankan di pernikahan Viola dan juga Thomas.
Sesampainya di rumah keluarga Wijaya.
Nampak Violet terdiam saat melihat koper-koper miliknya sudah berserakan di luar rumah, dan di luar rumah pun sudah ada Lita yang tengah duduk sambil memeluk lutut nya.
"Madam..." Panggil Lita saat melihat kedatangan Violet.
"Mereka mengusir ku?" Tanya Violet.
"Iya Madam.." Jawab Lita.
"Kau tunggu di sini, aku masih memiliki urusan." Ucap Violet.
Kemudian Violet pun langsung masuk ke dalam rumah, dia segera menghampiri Antonio, Mila dan juga Viola yang tengah berbincang-bincang.
"Mau apa kau datang lagi, aku sudah mengusir mu dari rumah ini." Ucap Mila.
"Maaf, Nyonya Mila. Saya tidak memiliki urusan dengan anda. Tapi saya memiliki urusan dengan Pak Wijaya." Ucap Violet sambil melihat ke arah Antonio.
"Ada apa?" Tanya Antonio.
"Saya yakin jika anda bukan orang pikun." Ucap Violet.
"Baiklah, aku transfer sekarang." Ucap Antonio.
Kemudian dia langsung mengambil handphone nya dan segera mentransfer uang 300 juta ke rekening bank milik Violet.
Tring...
Sebuah notif bank pun muncul di handphone Violet, sebuah senyuman tipis terukir di wajahnya.
"Sekarang kau puas.. Jadi enyah lah dari rumah ini." Ucap Mila.
"Tentu." Jawab Violet.
Tapi sebelum itu, Violet berjalan ke arah Mila dan membisikkan sesuatu kepada nya.
"Aku memiliki hadiah khusus untuk mu dan besok kau akan menerima hadiah dari ku, dan semoga kau menyukai hadiah dari ku. Ibu..." Bisik Violet.
Setelah mengatakan hal itu Violet pun segera pergi meninggalkan rumah keluarga Wijaya.
"Madam?" Tanya Lita.
"Ayo pergi, Toni sudah menunggu." Ucap Violet.
Kemudian Violet dan Kita langsung pergi dari kediaman keluarga Wijaya sambil membawa koper-koper milik Violet.
Sementara itu...
Nampak seorang pria dengan gagah tengah duduk sambil melihat seorang anak kecil di depannya.
"Jadi kau kabur lagi dari pengawasan kepala pelayan?" Tanya pria itu.
Tapi gadis kecil itu menggelengkan kepalanya sambil memonyongkan bibirnya.
"Nana, sudah ayah katakan berapa kali kau harus berada dalam pengawasan Kakek pelayan. Jangan pernah mengulangi hal seperti itu lagi." Ucap pria itu tegas.
Lalu Nana pun menuliskan sebuah kalimat di secarik kertas dan langsung memberikan nya kepada pria yang merupakan ayahnya itu.
"Tadi Nana bertemu dengan Tante cantik."
"Jadi?" Tanya pria itu.
Kemudian Nana kembali menulis di kertas dan segera memberikan nya kepada ayahnya.
"Nana ingin kembali bertemu dengan Tante itu."
"Tidak bisa, dan sebaiknya kau pergi tidur." Ucapnya.
Kemudian Nana dengan sedih langsung berlari pergi meninggalkan ayahnya.
Lalu kepala pelayan pun datang menghampiri majikannya.
"Tuan.." Panggil nya.
"Ada apa?" Tanya nya.
"Sebaiknya Tuan jangan terlalu keras kepada Nona Nana, lagi pula beliau masih seorang anak kecil." Ucap kepala pelayan tersebut.
"Sebaiknya kau kerjakan pekerjaan mu, aku masih memiliki banyak urusan." Ucap pria itu.
Lalu kepala pelayan pun segera pergi meninggalkan majikannya.
kayaknya kereen nih
semangat ya thorr untk bikin up nya💪💪💪💪
semoga Violet dan Daniel menikah