ini lanjutan cerita dari novel sebelumnya Tentara Penakluk Hati..
disini diceritakan kisah tentang Mega Lestari dan Joni Andrean setelah menikah...mari kita ikuti manis.asam.asin nya bahtera rumah tangga seorang Mega Lestari menjadi pendamping seorang TNI AD Letnan Satu Joni Andrean.
akan kah Mega dipertemukan kembali dengan Doni?akankah Joni tetap setia mencintai Mega?
ayo kita baca kelanjutannya kisah cinta Mega Lestari.Joni Andrean.Doni Maulana dan Elsa Juwita
cekidooottttt...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TPH 11
Mega dan Joni sudah berada di rumah dinas nya.
"harus ya cium pipi kiri pipi kanan...sebenarnya kalian kenal sejak kapan??"
waktu Abang di Aceh ...tanya Om Rangga.....Om Rangga juga kenal sama Reva...dulu Reva yang merawat Abang waktu Abang kecelakaan dan koma 1 bulan.
"terus??"
"terus Apa yank???"
"masa cuma begitu saja berani peluk cium"
"Ayah nya tentara juga...senior Abang di Aceh...dia jadi orang tua angkat Abang dan Om Rangga juga"
"tidap perlu berlindung sama Om Rangga"
"benar Yank...Om Rangga juga kalau bertemu Reva pasti Reva peluk dan cium Om Rangga.
"Santi kenal sama Reva??"
"coba saja kamu tanyakan sama Santi..dia kan teman kamu"
"percaya Yank...tidak mungkin abang macam-macam dengan perempuan lain...mendapatkan kamu saja Abang harus bersaing dengan beberapa laki-laki"
"yaaa siapa tahu kamu mau balas dendam sama Aku"
Joni tersenyum mendengar ucapan Mega...Memang usia mereka terpaut 8 tahun kadang Mega bersikap kekanak kanakan.
"tidak ada sedikitpun niat Abang balas dendam sama kamu"
"awas kalau berani berhubungan lagi dengan Reva"
"bukannya nomer nya sudah kamu blokir dan hapus?"
"Ya siapa tahu saja dia menghubungi abang pakai nomer baru"
"Abang janji bakalan jaga jarak sama dia" ucap Joni sambil menggenggam tangan Mega.
"Mega ingin ke Dokter kandungan...pengen punya anak kalau bisa kembar tiga...biar kamu tidak macam-macam"
Joni tersenyum saat Mega menyebutnya kamu.
"besok kita konsul"
"sekarang!!"
"kaki kamu masih sakit"
"sudah sembuh!!!"
"ya sudah hayu sekarang berangkat!!"
----- Mega dan Joni sudah konsul ke Dokter kandungan..hasilnya dua-duanya bagus..tidak ada malasah.
"mungkin mulai malam ini Abang harus menyentuhmu tiap malam"
"Ga begitu kali"
"bukannya kamu ingin cepat punya anak..harus usaha dong Yank"
"ya mungkin Tuhan belum mengijinkan kita punya anak Bang..semoga secepatnya."
"sekarang antar aku ke rumah Bu Rangga"
"besok saja...ini sudah sore"
"sekarang Bang...kalau besok aku tidak bisa tidur"
Joni pun nurut mengantar Mega kerumah Bu Rangga sahabata Istrinya.
----
Nanti Mega telpon Abang minta jemput..atau nanti Mega diantar Bu Rangga.
"Abang tungguin kamu"
"Abang mau nguping??Mega mau ngobrol sama Santi!!"
"baiklah..nanti telpon Abang ya...Abang jemput lagi"
"iya..."
-------'
"Ada Apa tumben??" tanya bu Rangga
"San...aku mau curhat...Om Rangga mana??"
"Di Kompi"
"Kamu kenal dokter Reva??"
"yang tadi ngasih materi di Rapat gabungan??"
"iya siapa lagi"
"kenal banget....hati-hati Meg...dia terobsesi banget sama tentara.dulu pernah godain suamiku juga..waktu aku hamil anak aku.sudah tahu Om aRangga sudah nikah eeeh masih saja ngehubungi.terakhir ngehubungi suami aku bilangmya mau pindah ke Bandung...tapi sekarang dia sudah di Serang...makin dekat sama kita.
"kalau ketemu peluk cium suami kamu??"
"waah kalau sampai terjadi gue jambak Meg" ucap Santi membulatkan matanya.
"jadi kamu belum pernah lihat Om Rangga dipeluk cium Reva"
"yaaah tidak akan pernah...kalau otu terjadi..Reva gue jambak...Si Rangga gue sangkur!!!! ( sangkur sejenis belati yang dimiliki TNI AD)
"sssttt.....ko kamu jadi emosi begini" ucap Mega kepada Santi
"gemas gue denger nama Reva...masih ingat bagaimana dia kirim pesan sama suami aku..bagaimana dia menelpon suami aku.."
"tadi di Aula dia peluk cium Bang Jon"
"serius??"
"Iya..."
"aduk ko aku tidak lihat"
"tadi tinggal ibu-'ibu persit Kompi A yang ada di Aula...kan pertemuan tadi penyelenggaranya Kompi A."
"kamu harus tegas sama Bang Jon...jangan lembek.sekarang bang Jon suami kamu."
"iya San...eh Bu Rangga" Mega cekikikan yang kadang memanggil sahabatnya dengan nama Santi kadang Bu Rangga."
seminggu lagi kenaikan pangkat suami kita...
"pangkat nya jadi apa?? tanya Mega.
"Kapten"
"jadi Ibu kapten dong??"
"tetap ibu Danki" Santi tepok Jidat.
hihihihi...ribet banget sih...aku tidak peduli pangkat nya apa..yang Mega tahu yang baju loreng pasti TNI.
"kamu tahu tidak seminggu ini Bang Jon dan suamiku UKP.."
"Apa UKP?"
"uji kenaikan pangkat"
"di uji apa??"
"ya fisik...seperti renang,lari..banyak lagi deh ..kamu jangan bikin mood bang Jon rusak...muka jangan kusut begitu apalagi cemburu buta.tidak baik...kadang nih yah..laki-laki kalau dituduh terus dan dicurigai bakal nekad"
Nekad bagaimana??
"iya contoh nya kamu menuduh Bang Jon sama Reva ada apa-apa...padahal bang Jon tidak ada apa-apa sama Reva...tapi kamu teruuus saja menuduh dan mencurigai bisa-bisa bang Jon beneran sama Reva:
"Jangan dong San"
"iya makanya kamu jangan terlalu memojokan Bang Jon...kamu paham tidak dengan perkataan aku???"
"iya aku paham..."
"Bang Jon mikir 10x...tidak mungkin memilih Reva"
"tapi dia Dokter"
"kamu Istrinya...kamu pikir mudah jadi Istri TNi..kamu ingat dulu waktu pengajuan bagaimana ribetnya..."
"iya..."
"kalau kamu mau tahu ya...berpisah dengan TNi tidak kalah ribet...proses bisa bertahun tahun."
"siapa juga yang mau cerai"
"aku cuma ngasih tahu kamu Mega...."
"Eeeh ada tamu"...tiba-tiba Om Rangga datang..
"Om....ngobrol bentar boleh ya Om" ucap Mega
"ngobrol saja Bu...tidak perlu sungkan..
"Mah...Labib mana??" Om Rangga menanyakan anaknya kepada Santi.
"Tidur..."
Bu Jon...ditinggal dulu ya" pamit Om Rangga.
"Iya om..."
"sudah kamu sana pulang ..jangan jutek-'jutek sama suami...tar nyesel loh" ucap Santi kepada Mega.
anterin balik...gengsi aku minta jemput bang Jon.
"ayo..." Santi pun mengantar Mega kembali ke rumah dinas nya...jarak rumah Dinas Kompi A dan kompi B memang beda 1 blok..kalau jalan kaki lumayan jauh juga.
------
sekilas saat di bonceng Santi....Mega melihat Bang Doni yang berdiri depan kompi memberi makan Ikan di kolam taman...Mega langsung memalingkan pandangannya...takut mereka beradu pandang.
"setelah hampir 7 bulan disini..aku belum pernah mendengar suaranya" gumam Mega.
beberapa saat kemudian Mega sudah sampai depan rumahnya...
"ingat perkataan aku...jangan suka menuduh...takutnya suami kamu nekad"
"siap ibu komandan" Mega tersenyum dan memberi hormat kepada sahabatnya.
-------
Joni melihat Mega tersenyum saat memasuki rumah mereka...
"lagi bahagia nih"
"Bang...." Mega langsung memeluk suaminya.
"Maafkan Mega"...
Joni tersenyum dan mencium puncak kepala Mega.
"tidak ada yang lain...percayalah" ucap Joni.
"Iya Mega percaya"
"masak dong...Abang lapar" ucap Joni.
Mega rersenyum dan memberi hormat"
------
#Reva
nomer Bang Jon ko tidak bisa dihubungi ya....nomer Bang Rangga juga sama...kemana mereka??
"apa nomer aku sudah mereka blokir???"
"aakkhh kurang ajar...masa mereka tidak tertarik sama dokter...kenapa aku kehilangan mereka...aah Bang Jon...Bang Rangga...padahal aku berharap mendapatkan salah satu dari kalian..sampai aku pindah kesini agar bisa dekat kembali dengan kalian"gumam Reva.
"padahal istri mereka tidak cantk cantik amat...apalagi istri Bang Jon...pengangguran...oh tidak..aku kalah sama pengangguran!!!" Reva melemparkan ponselnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Like.vote.dan komentar🤗🤗
tanggung jawab lu thor
😍😍💪