NovelToon NovelToon
Posesif love

Posesif love

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Srosna

“Aku tidak hanya marah denganmu Zeline, tapi aku sangat ingin membencimu! Aku tidak pernah berbuat salah apa-apa denganmu, namun kau memberiku sakit yang teramat. Pertama kau mengambil Kevin dariku, aku hanya diam dan merelakannya denganmu, dan kedua, secara tak sengaja kau juga telah mengambil hati orang yang baru kucintai, aku juga diam! Dan sekarang kau memberiku ini, secara tak sengaja kau menyakiti hatiku Zeline!” Jawab Aurora sambil menyembunyikan amarahnya, “Sekarang giliranku bertanya padamu! Apa diamku tidak cukup untukmu?” lanjutnya.

Sebuah kisah yang menceritakan dua pasangan yang mengalami kegagalan dalam cinta pertama mereka, kemudian memerpertemukan mereka dengan hal-hal yang tak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Srosna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marry me

Setelah meninggalkan Zeline seorang diri dikamar, Kevin pun turun kebawah dan memasuki mobil sportnya, kali ini iya menyetir sendiri .

"brumm .. brummm"

Zeline mendengar suara mobil lalu berlari menuju balkon kamarnya, iya melihat Kevin yang telah pergi menggunakan mobil seorang diri. Kevin melaju dengan kecepatan 100km, iya merasa sangat kecewa dengan sikap Zeline, apalagi saat mengetahui kabar tentang kedekatannya dengan Antonio, iya merasa cemburu “Apakah dia belum mencintaiku?” gumam Kevin, dia teringat perkataan Zeline untuk tidak mencintai dirinya.

Bisakah sepasang kekasih hidup bersama tanpa cinta .. ??????

...

Sudah dua minggu Kevin tidak pulang kerumah. Rasa bersalah Zeline kian membesar, iya merasa  rindu dengan sosok kevin , sebenarnya iya merasa nyaman saat berada di dekat kevin, apakah Zeline mulai mencintainya??

”Aah tidak mungkin!” tukas Zeline, iya menepikan perasaan itu, iya menganggap perasaan yang dia alami ini adalah murni karena rasa bersalahnya. Namun bisa saja tertanam benih cinta pada diri Zeline, seperti pepatah jawa "witing tresno jalaran sukokulino" (cinta timbul karna terbiasa)

"Tok .. tok .. tok’" House keeper bernama Abra mengetuk pintu.

”Masuk!” jawab Zeline dari dalam kamar

Kemudian Abra membuka pintu, lalu berkata “Nona sarapan telah siap!”

Zeline terdiam, kemudian mengangguk mengiyakan perkataan Abra, biasanya Abra akan meminta diri setelah memenyelesaikan perkataannya, namun kali ini dia berdiri mematung seperti hendak memberitahukan sesuatu pada dirinya, “Apa ada sesuatu yang ingin kau sampaikan? Katakanlah!” ucapnya pada Abra sambil tersenyum.

“Maaf jikalau saya lancang menycampuri urusan kalian berdua. Namun saya harap Nona jangan terlalu di ambil hati atas perkatan Tuan, dia sangat sulit mengontrol emosinya ketika sedang marah, dan ini juga pertama kalinya saya melihat tuan marah kepada perempuan, sebenarnya Tuan sangat perhatian dengan Nona, Nona adalah satu-satunya wanita yang Tuan bawa kerumah ini, hanya saja tuan tak tau bagaimana harus mengepresikan perasaanya untuk Nona!”  ucap Abra sopan. “Saya sudah dua puluh tahun bekerja di sini, dan sudah faham semua sifat tuan, iya amat dingin kepada semua orang kecuali Nona, terkadang iya juga sangat manja!” lanjutnya

“Apa yang membuatnya begitu dingin pada semua orang?” tanya Zeline penasaran.

"Lima belas tahun yang lalu, ketika Tuan berumur sepuluh tahun, Ibunda Tuan, Nyonya kirana meninggal dunia, dan itu menjadi luka yang sangat berat bagi Tuan, karna telah kehilangan sosok ibu, Tuan hanya dekat dengan ibunya saja, sedangkan kakaknya berada di luar negri dan sangat jarang pulang, karna harus menyelesaikan pendidikan, Ayahnya pula selalu sibuk dengan perusahaan, sejak saat itu Tuan menjadi seorang yang dingin, dia jarang bericara dan kalau iya pun hanay berbicara sepenuhnya saja!” Jawab Abra

“Baiklah aku mengerti, terimakasih telah memberitahuku semuanya Abra.” Jawab Zeline tersenyum.

Kemudian Abra tersenyum membalas Zeline, lalu meminta diri dan segera beredar.

Usai sarapan, Zeline sedang duduk termenung di balkon kamarnya, matanya melihat  kearah taman belakang rumah, iya sedang memikirkan apa yang telah Abra katakan padanya. Dia menyangka kehidupan kevin selama ini menyenangkan, namun malah sebaliknya iya sangat kesepian, yaaah dengan predikat orang yang hartanya tak kan habis walau sampai lima belas turunan sekalipun, pasti ada banyak cara untuk bahagia, fikirnya. Namun ternyata ada juga kebahagian yang tak bisa di beli dengan uang .

Uang memang segalanya

namun segalanya belum tentu uang.

Kemudian setelah difikir-fikir, Zeline pun keluar dari balkon kamarnya dan menuruni anak tangga, kemudian iya memanggil supir untuk menghantarnya ke tempat Kevin berada, sebelumnya iya sudah menelfon kevin berulang kali, namun tiada jawaban, lalu kebetulan sekali iya melihat Abra sedang lewat didepannya, lalu menanyakannya tentang keberadaan Kevin, kemudian  Abra memberitahu kemana biasanya Kevin pergi kalau tidak sedang berada dirumah maupun kantor.

Kemudian Zeline memberitahukan pada supir alamat yang sudah Abra beritahu, lalu selang beberapa waktu iya pun sampai di taman pribadi milik keluarga Alexander, suasana taman yang sangat sunyi dan menenangkan, ditambah dengan tiupan angin dan bau berbagai bunga.

Zeline menarik nafas panjang sebelum pergi menghampiri Kevin berada, dari kejauhan iya melihat Kevin sedang duduk disebuah kursi hitam menghadap kolam ikan.

Zeline memberanikan langkahnya, sebenarnya iya gugup dan tak tau harus berkata apa, namun Zeline bersikeras untuk menemui Kevin. Dari belakang Zeline menyentuh pundak Kevin denan posisi sedikit menunduk. “Sayang, apakah kamu tak merindukan ku?” Tanya Zeline lembut.

Kevin sempat kaget menyadari Zeline yang sedang menghampirinya, iya tak menyangka kalau Zeline akan pergi mencarinya, namun iya tak menjawab pertanyaan Zeline, iya hanya diam dengan wajah dinginnya, sementara ekor matanya menghadap Zeline.

Zeline mengenakan dress lengan panjang bawah lutut, di padankan dengan Sandal casual berwarna merah maroon dan rambutnya di ikat semua, hingga menampak kan bekas kiss mark yang hampir memudar yang di buat kevin pada minggu lalu.

Kevin terpana melihat panampilan Zeline, dia sangat menyukai wanita yang berpenampilan seperti Zeline, terlihat sopan dan elegan, tanpa harus memerkan buah dada dan lekuk tubuhnya dengan pakaian singkat nan ketat. Karena penampilan Zeline itu jugalah yang membuat iya juga tertarik.

Zeline yang merasa diacuh kan oleh Kevin pun kemudian mengambil duduk di sampingnya, lalu mereka berdua sama-sama terdiam.

“Ayolaaah .. Kevin bicaralah sesuatu, apa kamu masih marah dengan ku? belum cukupkah kamu menghindariku selama ber minggu-minggu? Tanya Zeline, iya menyandarkan kepalanya pada bahu kevin, jujur iya sangat merindukan kevin, iya bahkan tak tau letak perasaannya sekarang ini, yang iya tau hanya sedang merindukan kevin saja.

Kevin hanya terdiam mendengar Zeline, iya sedang menikmati hembusan angin yang menerpanya.

Mereka berdua terdiam cukup lama. Kemudian Kevin menarik nafas panjang.

”Berentilah bekerja, dan menikah denga ku, dan aku akan memaafkan mu!” ucap Kevin tanpa ragu-ragu, pandangannya masih menatap pada kolam ikan yang ada didepannya

Zeline yang mendengar perkataan itu sangat terkejut, lalu iya membetulkan duduknya yang sedari tadi menyandar kepada kevin.

”Yang benar saja Kevin, menikah bukanlah hal yang mudah seperti yang kau ucapkan!” Jawab Zeline sambil membeliak-kan mata.

“Jika aku bisa menjadi kekasih mu, kenapa tidak dengan menjadi suami mu!” Tukas Kevin dengan santainya sambil mendekapkan diri.

Dan lagi-lagi Zeline tak habis fikir dengan jawaban Kevin. Baginya pernikahan adalah hal yang amat sakral, dan iya tak ingin salah dalam memilih pasangan hidup, karna sampai saat ini Zeline belum begitu serius pada hubunganya dengan kevin. Iya tidak ingin salah langkah.

1
Luar biasa
Jamilah
nangis sampai gulung2
Rietha Hadziq
mantap
bunda_hafidz🌻
cerita yg singkat tapi jelas, berkesan, langsung klik di hati.. sangat menarik...
berharap ada kelanjutan cerita lainnya yg lebih seruuuu seperti cerita tentang anak²nya kevin dan zeline
bunda_hafidz🌻
menarik ...
lanjot thor bikin cerita anak²nya kevin dan zeline pasti lebih seruuuu
Rosita Hendriyani
yg betul "Do you Love me?" bukan are you love me.
Rosita Hendriyani
kok gampang banget Zelinenya ...
Ami Kerto Surat
jk sdh menikah y sdh jalani lah skenario dr allah yg luar biasa indahy selama kt jg bnr2 tulus membalas cinta pasangan
Ami Kerto Surat
laaaa cemburu nyosor
Ami Kerto Surat
ya allah kyk apa itu rasanya....aq 4 thn aj nyesek wlw gk d tinggal nikah.....
Anonim
itulah sebabnya Islam melarang seorang istri keluar rmh tanpa ada izin suami, apalagi keluar menemui laki2 seorang diri tanpa pendamping itu krn mencega adanya fitnah
Nicky
konflik 4 thn selesai beberapa menit diatas bed...😓😓😓
si kutu buku
😍
Bubu
thor perasaan rumah mah bukan lobby da tapi teras rumah🙏
Sekedar rasa: haloo sayang, terimakasih atas tanggapannya ❤
total 1 replies
Alfachry Syarif
zeline goblok
Agusnawati Mudin
anak cerdad
m
suka banget sama novel ini😘
𝘼𝙯𝙠𝙖
lanjutt ceritanya baguss
Sekedar rasa
Haloo semua, nantikan novel kedua Aku ya, gabakal kalah seu dan geregetnya
Tinie Juhri
disini yg slh zeline sdh dksih tau jgn brhubungan lg dgn antonio msh aja bertemu diam " suami mn aja curiga n cemburu n sebagai s'org istri ga etis ketemu/dua"an dgn laki" lain plgi bkn muhrim jd tmbl fitnah.knp ga jujur sm suami klo mau ketemu antoni jd jgn slh kn kevin klo dia curiga klo itu bkn anak'y n istri'y selingkuh itu krn ulah zelin sndr.itulah yg nm'y penyesalan dtng blkngan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!