NovelToon NovelToon
Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Anak Genius / CEO / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: LYTIE

Penyakit eating disorder membuat Jackson tidak bisa mencicipi rasa makanan selama 20 tahun. Masakan Rossy, koki pribadi baru berhasil membuat pria itu memakannya dan secara perlahan mencoba mengatasi trauma masa lalu.
Terkuak misteri Rossy adalah ibu kandung dari bayi tabung IVF yang dibeli oleh Jackson lima tahun yang lalu. Berhasilkah Jackson mengatasi trauma masa lalu yang merupakan pemicu penyakitnya serta bersatu dengan Rossy dan putra kembarnya Chandra&Kelvin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8. Taruhan

***Rumah kontrakan Michelle Angela***

Rossy duduk melamun di sofa ruang tamu rumah kontrakan Michelle setelah Chandra meminjam handphone dan masuk ke dalam kamar tidur.

"Ada apa Rossy?" tanya Michelle.

Michelle sudah berteman dengan  Rossy dalam waktu yang lama sehingga tahu ada sesuatu yang sedang menganggu pikiran teman dekatnya itu.

Dugaan Michelle tidak salah. Rossy masih mengkhawatirkan adanya penyakit leukimia di tubuh Kelvin.

Walaupun hasil medical check up di Healing Hands Hospital menunjukkan Kelvin sangat sehat, tetapi perkataan dokter di Amerika terngiang terus menerus di telinga Rossy. Ibu muda itu pun menceritakan kekhawatirannya kepada Michelle.

"Apakah rumah sakit bersalin menyimpan darah tali pusat Kelvin?" tanya Michelle.

Michelle yakin Rossy pasti sudah mengecek tentang darah tali pusat Kelvin ke rumah sakit bersalin.

"Mereka tidak menyimpan darah tali pusat Kelvin," jawab Rossy dengan wajah lesu.

"Rossy! Apa yang ingin kamu lakukan sekarang?" tanya Michelle.

"Michelle! Aku ingin kamu membantuku mencari tahu identitas asli dari Mister W," jawab Rossy.

"Baiklah. Aku akan mengabarimu segera setelah mendapat info tentang Mister W," ucap Michelle.

Mengenai masalah Mister W, Michelle bisa menanyakannya ke teman yang memberi info tentang bayi tabung lima tahun yang lalu. Apapun yang ingin Rossy lakukan, Michelle akan mendukungnya 100%.

"Thank You Michelle," kata Rossy sambil memeluk Michelle.

 

***Mansion Wijaya***

Pukul enam pagi Rossy tiba di Mansion Wijaya dengan kopernya. 

Rossy berpenampilan seperti waktu wawancara kemarin yaitu rambut di sanggul, wajah berwarna agak gelap, mempunyai banyak flek hitam dan mengenakan kacamata yang besar.

"Nona Rossy. Ini kamar tidurmu," kata Pak Lesmana.

"Terima kasih Pak Lesmana," ucap Rossy.

Rossy meletakkan kopernya di dalam kamar dan mengikuti Pak Lesmana menuju dapur yang akan menjadi tempat bekerjanya setiap hari.

Rossy terpukau melihat dapur yang besar dan lengkap dengan semua peralatan memasak. Kulkas yang besar yang terisi penuh dengan semua jenis lauk dan juga sayuran yang segar.

Pak Lesmana menyerahkan sebuah jurnal kepada Rossy.

"Di dalam jurnal ini tertulis pilihan menu breakfast, lunch, dinner, dan supper untuk tuan Jackson. Nona Rossy bisa memasak sesuai list yang tertulis. Nona Rossy boleh memodifikasi masakannya sesuai keahlian nona,"jelas Pak Lesmana.

"Baik Pak Lesmana," jawab Rossy.

"Sejak kecil tuan Jackson mengidap penyakit eating disorder. Makanan yang di masukkan ke dalam mulutnya akan di muntahkan kembali. Sudah banyak koki yang gagal. Aku sangat berharap masakan nona Rossy bisa menyembuhkan tuan Jackson," lanjut Pak Lesmana.

Pak Lesmana sudah menganggap Rossy sebagi dewi penyelamat Jackson.

"Aku akan berusaha sebaik-baiknya Pak Lesmana," ucap Rossy.

"Ternyata tuan Jackson mengidap penyakit eating disorder sehingga tubuhnya lemah. Aku salah paham dengannya di airport," kata hati Rossy.

"Nona Rossy bisa beristirahat di dalam kamar. Apabila tuan Jackson ingin makan pagi, aku akan memanggil nona ," ucap Pak Lesmana.

"Terima kasih Pak Lesmana," kata Rossy.

Rossy berjalan menuju kamar yang dipersiapkan untunya dan mulai membereskan barang yang berada di dalam kopernya.

Rossy membaca jurnal yang diberikan oleh Pak Lesmana tadi setelah selesai memasukkan semua pakaiannya ke dalam lemari.

Di dalam jurnal berisi semua menu makanan yang dibuat oleh ahli gizi. Semua makanan itu disesuaikan dengan kondisi kesehatan Jackson.

"Tok Tok Tok..."

Terdengar bunyi ketukan pintu kamar sehingga Rossy berjalan menuju pintu.

Rossy membuka pintu kamar dan melihat Pak Lesmana berdiri di depan pintu kamar.

"Nona Rossy! Tuan Jackson mau makanan breakfast tersedia jam sepuluh nanti," kata Pak Lesmana.

"Baik, Pak Lesmana. Aku akan memasaknya sekarang,"jawab Rossy.

Mereka berdua berjalan beriringan menuju dapur Mansion Wijaya. Kali ini Rossy memutuskan membuat bubur seafood untuk makan pagi Jackson.

Rossy masih mengingat jelas seafood yang dipakainya untuk memasak nasi goreng kemarin semuanya sangat fresh dan akan semakin menambah rasa bubur seafood yang di masaknya.

***

Handphone Rossy yang berada di kantong celananya berbunyi. Dari nada deringnya Rossy mengetahui Michelle yang meneleponnya sehingga memutuskan mengangkat telepon dari Michelle dengan menggunakan handsfree sambil memasak.

"Halo, Michelle!" kata Rossy.

"Rossy! Aku sudah mencoba mencari info dari kakak kelas yang dulu magang di rumah sakit bersalin mengenai Mister W. Seseorang dari Healing Hands Hospital yang menghubungi rumah sakit bersalin untuk program bayi tabung IVF. Aku mencurigai Felix Wilson putra pemilik Healing Hands Hospital adalah Mister W," kata Michelle.

"Felix Wilson? WILSON? Mister W?" ucap Rossy.

Ibu muda itu merasa dugaan Michelle mungkin benar.

"Michelle. Apakah kamu tahu Felix Wilson ada di mana sekarang?" tanya Rossy.

"Felix Wilson sering berpergian . Tetapi saya mendengar kabar bahwa Felix Wilson sudah menjadi dokter psikiater Jackson Wijaya bertahun-tahun dan hubungan mereka sangat dekat. Felix Wilson sering ke Mansion Wijaya,"jawab Michelle.

"Dekat dengan Jackson Wijaya? Aku harus mencari informasi tentang Felix Wilson dari Jackson Wijaya," kata hati Rossy.

"Terima kasih atas informasinya Michelle," ucap Rossy.

"Sama-sama Rossy. Nanti siang aku praktek di Healing Hands Hospital. Kelvin akan ikut denganku. Kelvin bisa menungguku di ruang bermain anak.," kata Michelle.

Healing Hands Hospital mempunyai satu ruang bermain anak yang digunakan untuk tempat bermain anak-anak yang ikut menjenguk keluarganya yang sedang perawatan di Healing Hands Hospital.

"Terima kasih Michelle," ucap Rossy dan mengakhiri pembicaraan.

***

Rossy menuangkan bubur seafood yang sudah matang ke dalam mangkuk dan meletakkan mangkuk di atas nampan. Pak Lesmana datang ke dapur untuk mengambil makan pagi dan mengantarnya ke Jackson.

"Pak Lesmana. Hari ini hari pertama aku bekerja. Aku ingin mengantarkan langsung breakfast ke tuan Jackson," pinta Rossy.

"Baiklah. Kamar tuan Jackson berada di lantai dua. Nona Rossy bisa menaiki tangga di sebelah kanan. Kamar dengan pintu berwarna hitam adalah kamar tuan Jackson," jelas Pak Lesmana.

"Terima kasih atas petunjuknya, Pak Lesmana," ucap Rossy.

"Sama-sama nona Rossy," kata Pak Lesmana.

 

***

"Tuan Jackson! Aku datang mengantarkan breakfast," ucap Rossy sambil mengetuk pintu kamar berwarna hitam. Setelah menunggu beberapa saat, masih tidak terdengar suara dari dalam kamar.

"Tuan Jackson! Aku akan masuk sekarang," kata Rossy dan membuka pintu kamar dengan perlahan.

Rossy berjalan masuk ke dalam kamar sambil memegang nampan. Kamar terlihat kosong dan tidak terlihat sosok Jackson di sana.

Tiba-tiba Rossy mendengar suara pintu di buka dan Jackson keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai jubah mandi dan tidak mengikatnya dengan ketat sehingga dada Jackson terekspos dan membuat Rossy bisa melihat dengan jelas tubuh Jackson yang atletis.

Rossy tidak bisa mengalihkan perhatiannya, seolah-olah terhipnotis dengan bagian tubuh Jackson yang terekspos. Fantasinya melayang kemana-mana.

Rossy tidak menyangka dari penampilan luar Jackson yang lemah, bisa mempunyai tubuh yang atletis.

Jackson merapikan bathrobenya sehingga membuat Rossy tersadar dari fantasinya. Gadis muda itu berusaha tenang menatap Jackson.

"Tuan Jackson! Aku mengantarkan breakfast," kata Rossy.

"Tidak berselera!" jawab Jackson dengan singkat.

Rossy meletakkan nampan di atas meja.

"Tuan Jackson. Bubur seafoodnya sangat fresh dan enak. Tuan Jackson bisa mencobanya sedikit," kata Rossy.

Gadis muda itu mencoba membujuk Jackson untuk mencicipi makanannya.

"Bawa keluar dan buang  bubur seafoodnya!" perintah Jackson.

"Buang buburnya? Tuan Jackson tidak menghargai masakanku," keluh Rossy.

Gadis muda itu mulai terpancing dengan sikap Jackson yang arogan.

"Kamu hanyalah koki pribadi yang aku gaji. Kamu tidak berhak memaksaku untuk makan," geram Jackson.

"Tuan Jackson! Banyak orang yang mengidap penyakit sepertimu dan bisa sembuh. Kamu tidak boleh menolak memakan makanan. Bagaimanapun kamu harus berusaha melawan penyakit itu. Aku yakin masakanku bisa membuatmu berselera dan akan menyukai makanan lagi," kata Rossy.

Jackson terdiam mendengar perkataan Rossy dan wajahnya sudah tidak begitu tegang lagi.

"Tuan Jackson. Masakanku sangat enak. Mau kah kamu mencicipinya sekarang?" Rossy berusaha membujuk Jackson lagi.

"Aku tidak ingin makan," ucap Jackson dengan suara datar.

Rossy tahu dirinya tidak boleh terlalu memaksa Jackson. Dirinya akan berusaha terus menerus untuk membuat Jackson bersedia memakan masakannya.

"Bubur seafoodnya kalau di buang sangat mubazir. Karena tuan Jackson tidak mau memakannya, bagaimana kalau memberikannya kepadaku?" tanya Rossy.

Rossy baru teringat sejak pagi dirinya belum makan apa pun karena harus datang ke Mansion Wijaya.

Walaupun Jackson agak terkejut dengan permintaan Rossy, tetapi perkataan gadis muda itu ada benarnya. Dirinya tidak boleh mubazir.

"He he he. Maaf tuan Jackson. Aku belum makan dari pagi," ucap Rossy dengan malu-malu.

"Baiklah. Makanlah!" jawab Jackson.

"Terima kasih tuan Jackson," kata Rossy dan ingin mengambil nampan dari atas meja.

"Duduk dan makan di sini!" perintah Jackson.

"WHAT?" teriak Rossy secara spontan.

Jackson berjalan mendekati Rossy dan menunjukkan kursi di depan meja.

"Duduk!" Perintah Jackson.

Rossy menuruti perintah Jackson dan duduk di atas kursi yang di tunjuk oleh pria itu.

"Makanlah!" titah Jackson sambil menatap Rossy.

"Dia ingin ajy makan dihadapannya? Apakah dia suka melihat acara mukbang?" pekik hati Rossy.

#mukbang adalah adalah sebuah siaran langsung rekaman visual daring di mana seorang pemandu acara memakan sejumlah besar makanan saat berinteraksi dengan audiensnya#

"Ah! Terserahlah! Tidak ada ruginya makan di hadapannya," teriak hati Rossy.

"Hmm... enak sekali," puji Rossy.

Rossy sangat menikmati masakannya sendiri.

"Mister Gordon pasti akan bangga padaku karena masakanku semakin enak," kata Rossy dalam hatinya.

Satu mangkuk bubur seafood habis dimakan oleh Rossy dalam waktu yang singkat.

"Ekspresimu terlalu berlebihan," sindir Jackson.

Jackson mengira Rossy sengaja memperlihatkan selera makan yang bagus di hadapannya.

"Tuan Jackson tidak percaya masakanku enak??" tanya Rossy.

"Kamu ke pede an," jawab Jackson.

"Tuan Jackson! Beranikah kamu bertaruh denganku?" tantang Rossy.

"Oh ya? Kamu ingin bertaruh apa??" tanya Jackson.

"Dalam satu minggu Tuan Jackson pasti akan makan masakanku. Kalau aku menang, tuan Jackson akan menaikkan gajiku sepuluh kali lipat," jawab Rossy.

"Bagaimana kalau kamu kalah?" tanya Jackson.

"Aku akan menjadi koki pribadimu selama dua bulan tanpa digaji," jawab Rossy.

"Aku bisa mencari koki pribadi baru," ucap Jackson.

"Apa yang tuan Jackson inginkan jika aku kalah?" tanya Rossy.

"Kamu harus menjadi pembantuku dua bulan," jawab Jackson.

Rossy sangat percaya diri dengan masakannya dan yakin bisa menang.

"Bagaimana kalau tuan Jackson berpura-pura tidak menyukai masakanku supaya bisa menang taruhan?" tanya Rossy.

"Aku sanggup membayar gajimu sepuluh kali lipat. Untuk apa aku berbohong," tukas Jackson.

"Okay! Deal!" ucap Rossy.

"Waktu taruhan dihitung mulai dari sekarang. Taruhan akan berakhir minggu depan jam 10.30 pagi," kata Jackson.

"Baiklah. Tuan Jackson, bolehkah aku bertemu dengan dokter psikiatermu?" tanya Rossy.

"Dokter psikiaterku? Felix Wilson? Kenapa kamu mau bertemu dengannya?" tanya Jackson dengan nada menyelidiki.

"Aku ingin berdiskusi dengannya tentang makanan yang bergizi untuk kesehatan tubuhmu sehingga aku bisa menang bertaruh," jawab Rossy dengan gugup.

"Ternyata dia sangat mengkhawatirkan kesehatanku. Taruhan itu adalah caranya untuk menarik perhatianku," kata hati Jackson.

Banyak wanita yang menyukai Jackson dan secara terang-terangan mengejar pria itu.

Sikap Jackson yang dingin membuat mereka sulit mendekatinya. Hal itu membuat Jackson memiliki tingkat kepedean yang tinggi dan narsis sehingga menganggap ibu-ibu seperti Rossy pun akan mengagumi dan menyukainya.

"Untuk sementara kamu belum bisa bertemu dengannya," ucap Jackson.

Felix Wilson sedang sibuk membantu Jackson mencari informasi dari dokter-dokter spesialis tentang alternatif lain untuk pengobatan Kelvin.

Rossy merasa kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Felix.

"Kenapa kamu sangat mengkhawatirkan kesehatanku?? Kamu harus mengurungkan apapun niatmu terhadapku. You are not my style," ujar Jackson Wijaya.

"Maksudnya saya ingin mendekatinya? No! No! No! Aku tidak akan tertarik padanya," kata hati Rossy.

"Tenang saja, tuan Jackson. Aku berani bersumpah atas nama ayah kandung dari putraku bahwa aku tidak mempunyai maksud tersembunyi terhadapmu," kata Rossy.

"Apabila aku mempunyai maksud tersembunyi, maka ayah kandung putraku akan disambar petir!" lanjut Rossy.

" Ingat sumpahmu!" kata Jackson.

"Aku akan lunch jam satu siang dan dinner jam tujuh malam, " lanjut Jackson

"Baik, tuan Jackson. Aku akan mempersiapkan lunch dan dinner tepat waktu," ucap Rossy sambil membawa nampan yang berisi mangkuk kosong keluar dari kamar Jackson.

***

Siapakah yang akan menang taruhan?

Author : LYTIE

Instagram : lytie777

1
Winny Anpooh
Luar biasa
Trissiyanah
pengen tahu kelanjutannya , JD penasaran
Trissiyanah
bagus ceritanya , suka
Oke Banget
Luar biasa
Oke Banget
Lumayan
Sumiati 32
Thomas kenapa ngasih tau mau dinner dengan Rosi
Fuziie_aN
Luar biasa
Sri Tanjung
jackson malu2 kucing.d bllakang meong2😍😍😍😍😍
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
ya Tuhanku 🤣🤣🤣🤣🤣🙈
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
😂😂😂😂😂😂😂🙈
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
lah....yg kesamber petir u tong 🤣🤣🤣🤣🤣
Mohd Nor Kasih
senjata makan tuan..😁
Mohd Nor Kasih
PD amat lu bang Jackson...😂
Mohd Nor Kasih
pertemuan yg mengharukan dan membahagiakan.. mantap Thor cerita mu
Mohd Nor Kasih
waduh GK bahaya ta...😁
Mohd Nor Kasih
awal cerita yg bagus... semangat Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!