Alena Axelia Manuelo, seorang gadis cantik yang bersemangat, lugu, ceria dan polos. Di balik semua itu, dia selalu menyembunyikan bakatnya, agar dia tidak dijauhi oleh kakaknya yang merasa iri padanya.
Harus merasakan patah hati ketika melihat sahabatnya dan kekasihnya saling bercumbu di apartemen miliknya.
Kecewa?
Itu pasti
Sakit hati?
Juga pasti
Tidak cukup merasakan patah hati karena dikhianati, seolah takdir mempermainkannya, Alena mendapatkan kabar jika dirinya tidak lagi diinginkan di dalam keluarga Manuelo, karena dia bukanlah darah daging keluarga Manuelo, dia hanya seorang anak angkat yang dipungut oleh keluarga Manuelo.
Hatinya hancur, dalam sehari nasibnya berubah begitu saja, dia bahkan harus mati di tangan seorang perampok yang dikejar oleh beberapa massa.
Ya, dia mengakhiri hidupnya tepat di usia 20 tahun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Askaori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pelatihan Setahun
Negara M, kota G.
Di kamar sebuah mansion mewah terbaring seorang gadis kecil, seluruh tubuh sangat pucat, mata terpejam erat, jika bukan napas teratur yang dia hembuskan, semua orang dapat yakin jika gadis kecil itu hanyalah mayat.
Di samping ranjang gadis itu terbaring, seorang laki-laki tua hanya memandang sedih pada gadis yang terbaring tanpa bisa membuka matanya.
"Tuan besar, anda harus beristirahat!"
Laki-laki tua itu menggeleng, dia tidak ingin beranjak dari tempatnya.
"Sudah satu tahun cucuku terbaring lemah seperti ini."
Pelayan yang meminta untuk laki-laki tua itu untuk beristirahat hanya memandang sedih pada atasannya dan nona muda yang terbaring lemah.
Nona muda yang saat ini terbaring lemah terlihat sangat mirip dengan Alena, yang saat ini tengah berada di kapal. Bahkan kalung yang dia kenakan juga serupa dengan kalung milik Alena, hanya kerang dengan mutiara yang menjadi liontin kalung itu berwarna perak.
"Tuan besar, dokter mengatakan jika tubuh nona muda itu sangat baik."
"Kalau memang dia sangat baik, kenapa dia tidak bangun?"
"Tuan besar, mungkin nona berada di dalam mimpi indah, sehingga dia enggan bangun. Anda juga harus menjaga tubuh anda agar ketika nona bangun, nona dapat melihat anda dengan tubuh sehat."
Pria tua itu dengan enggan mengangguk dan meninggalkan kamar cucunya yang saat ini tengah terbaring.
...
Kapal yang membawa Alena dan yang lainnya akhirnya tiba di dermaga.
Dermaga di mana mereka berlabuh bukanlah dermaga milik kota N yang merupakan asal Alena diculik.
Mereka bertujuh saling melirik tanpa membuat dua orang yang membawa mereka curiga.
Turun dari kapal, sebuah mini bus telah menunggu mereka. Seorang wanita yang sedang menunggu menaikan alisnya ketika melihat Alena dan 6 orang lainnya.
Ada senyum manis di bibirnya, tapi bagi mereka yang memiliki mata, senyum manis itu memiliki jejak sarkasme.
"Kali ini cukup banyak." Kedua pria yang membawa Alena dan yang lainnya hanya mengangguk.
"Naik ke mobil!" Suara wanita itu memesona dan memikat. Bagi orang awam, sangat gampang untuk menipu mereka.
Alena, Lea dan yang lainnya tanpa suara naik ke mobil. Meninggalkan dermaga yang kembali sunyi.
Mereka tidak tahu, kota mana dan negara apa mereka berada, mobil yang membawa mereka memiliki jendela gelap yang membuat penumpang tidak bisa melihat keluar.
Setelah tiga jam berada di mobil, mereka akhirnya merasa jika mereka telah sampai di tujuan.
Turun dari mobil, mereka dapat melihat gubuk bobrok di tengah hutan yang akan menyamarkan jika bangunan tersebut sebenarnya menyembunyikan bangunan yang merupakan markas pelatihan.
Mengikuti tiga orang tersebut, Alena dan yang lainnya tidak bersuara. Mengamati dengan diam-diam area mereka berada.
Memasuki gubuk bobrok tersebut, Scorpio menggeser kotak yang hanya tergeletak begitu saja, dia kemudian membuka pintu yang disembunyikan.
Berjalan ke bawah, mereka dapat melihat kontras yang sangat berbeda. Bangunan yang menjurus ke bawah tanah memiliki desain mewah dan elegan.
Menelusuri lorong, Alena dan yang lainnya diam-diam mencatat di dalam benaknya tentang rute mereka.
Setelah beberapa kali putaran, mereka akhirnya berhenti di salah satu ruangan. Memasuki ruangan tersebut, mereka bisa melihat 4 tempat tidur bertingkat.
"Ini adalah tempat kalian tidur, kami tidak membedakan antara pria dan wanita. Bagi kami semua adalah sama. Istirahat untuk hari ini, 15 menit akan ada yang membawakan kalian makanan dan memberikan kalian jadwal untuk pelatihan."
"Baik."
Hanya jawaban singkat yang diterima oleh tiga orang dewasa. Mereka mengangguk puas dan keluar dari ruangan, tidak lupa menutup pintu.
Setelah kepergian orang dewasa, Alena dan yang lainnya saling melirik.
Ada kamar mandi di ruangan itu, jadi tidak masalah jika mereka berganti pakaian di dalam kamar mandi, ada satu lemari pakaian besar di ruangan itu.
Stuart melangkah membuka lemari tersebut, dia dengan jelas bisa melihat hanya ada satu model pakaian dengan jumlah besar di dalam lemari dengan hanya memiliki satu warna.
Tidak hanya ada ranjang, melainkan rak buku yang memiliki banyak buku berjejer serta meja belajar.
Jika mereka tidak mengetahui tempat apa ini, mereka akan bertepuk tangan.
Melihat tubuh mereka yang kotor, Alena langsung mengambil 2 pasang pakaian dari lemari dan menarik Lea memasuki kamar mandi. Di dalam kamar mandi, perlengkapan mandi yang baru sangat lengkap.
Setelah 15 menit, makanan mereka tiba. Orang itu juga memberikan kertas yang merupakan jadwal pelatihan mereka.
Jo mengambil kertas tersebut dan membacanya. Dia menaikan alisnya melihat apa saja yang harus mereka lakukan.
Dari jadwal tersebut, dia dapat dengan jelas mengatakan jika mereka Hanya berlatih dalam setahun.
Tiga bulan pertama adalah akademik. Mulai dari berbagai bahasa dan ilmu pengetahuan lainnya.
Pelajaran bahasa, memiliki 18 bahasa dari negara berbeda. Tidak hanya itu, ada beberapa pelajaran lainnya semacam Sains dan yang lainnya.
Tiga bulan kedua mereka akan berlatih tentang berbagai senjata dan mengenali jenis senjata api serta cara menggunakan senjata itu sendiri.
Tiga bulan ketiga pelatihan mengemudi, dapat mengemudikan segala jenis alat transportasi, baik darat, laut dan udara.
Tiga bulan terakhir merupakan pelatihan untuk menyembunyikan suasana pembunuhan dengan kedok menjadi warga yang baik.
Lima bocah laki-laki melihat jadwal pelatihan mereka, tiba-tiba merasa dingin di seluruh tubuh mereka.
18 bahasa asing harus dikuasai hanya dalam 3 bulan, apakah otak mereka mampu menahan hal tersebut? Tidak hanya ada 18 bahasa asing, tapi juga beberapa ilmu pengetahuan lainnya.
Pelatihan satu tahun ke depan ternyata sama mengerikannya dengan bertahan hidup di pulau tak berpenghuni.
Merasa ada yang menatap mereka, lima bocah tertentu langsung saling mengabaikan setelah membaca daftar pelatihan.
Sejak memasuki ruangan tersebut, mereka tentu sadar jika ruangan mereka terpasang kamera pengintai.
Karena mereka tidak tahu organisasi apa yang membawa mereka, Alena menyarankan untuk menggunakan topeng kulit manusia agar wajah asli mereka tidak diketahui oleh orang-orang yang membawa mereka.
Tentu membuat topeng kulit manusia tidak sulit bagi Stuart. Kemampuan khusus Stuart dapat mengubah benda sesuai dengan yang dia pikirkan.
Membuat topeng kulit manusia adalah sepotong kue baginya. Namun, dia tidak membuat untuk Adam, karena Adam dapat meniru wajah siapapun yang pernah dia temui.
Karena di ruangan itu ada kamera pengintai, mereka saling mengabaikan seolah mereka tidak saling mengenal.
Adapun Lea dan Alena, karena mereka adalah gadis kecil, mandi bersama tidak akan menunjukan kecurigaan pada mereka yang sedang menjadi pengamat.
Membiarkan makanan untuk sementara waktu, mereka akan membersihkan diri sebelum mulai makan. Daftar pelatihan mereka akan mereka berikan pada Alena dan Lea yang belum melihatnya.
Mereka menantikan untuk melihat ekspresi gadis tersebut.
........
harusnya ada keuntungan dong dari penculikan ini 1000 anak bruh .. lumayan tuh organnya..kalo untuk memilih pasukan kuat udah dapet 7 anak
tapi bukannya dunia tmpt jinlien berpindah (dr jiangnan) itu dunia buatan lord tertinggi yg mirip dunia modern ya?
berrti di dunia tiruan ini kehidupan masih berlanjut?
tapi kalo zombie masuk cerita yg buat pangkalan itu kan?
cerita ini nyambung ke dua novel berrti
alena tipe licik tapi lembut (?)