Sequel "Pak TARA dan Mantan Istri Pengganti"
Zalsa Karina pergi untuk selama-lamanya dengan meninggalkan surat wasiat untuk suami, mertua dan orang tuanya.
Zabina Kartika gadis cantik, lincah, cuek dan terkesan masa bodoh dengan sekitarnya namun harus dihadapkan pada kenyataan yang mengaitkan dirinya dan masa depannya dengan suami kakaknya.
Oman Fathan adalah pria yang memiliki rahasia dan menyimpannya jauh didasar hatinya yang paling dalam berharap semua akan baik-baik saja demi kebaikan bersama.
Takdir manusia tidak ada yang bisa menebak akan seperti apa kedepannya, terkadang sesuatu terjadi tanpa bisa dicegah oleh manusia karena jika Sang Pencipta sudah berkehendak, manusia hanya bisa menjalani dengan pasrah.
Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya ???? Penasaran ????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CSW # 11
...Selamat menikmati...
Pak Ustadz akhirnya menyelesaikan ceramahnya, para tetangga dan teman sejawat Arya berpamitan. Jika readers menanyakan kok rekan bisnis Oman gak ada, karena mereka belum ada yang tahu jika Oman sudah menikah, kecuali asisten dan sekretarisnya.
“Bos kami pamit, yang sabar ya,,,” Rangga dan Dirga asisten dan sekretaris sekaligus sahabat Oman ikut berdiri bersama dengan para tetangga Arya Oman hanya membalas dengan tatapan datar .
Kini tinggallah keluarga Oman yang menginap atas permintaan Arya dan Devania. Tanpa saling menegur karena semua keluarga masih larut dalam kesedihan yang mendalam atas berpulangnya almarhumah Zalsa Karina wanita yang tabah dan selalu tersenyum meskipun penyakitnya semakin parah.
Di dalam kamar, Zabina hanya berbaring menatap langit-langit kamarnya yang dicat berwarna biru langit dan dipenuhi stiker bintang glow in the dark begitu pula dengan dinding kamarnya. Walaupun Zabina kurang menyukai dekorasi yang feminim namun karena kamarnya telah dipersiapkan oleh mommynya sejak masih tinggal bersama oma dan opanya, maka Zabina tidak mempermasalahkannya toh bukan rumahnya begitu pikirnya.
Zabina terus menatap langit-langit kamarnya seolah ada sesuatu yang menarik disana, hingga matanya lelah dan entah sejak kapan matanya tertutup dengan napas halus dan teratur mengiringinya memasuki dunia mimpi.
Berbeda dengan yang terjadi di dalam kamar Zalsa, tampak Oman duduk termenung dibalkon menatap lurus kedepan menembus pekatnya malam. Rasa bersalah menyelimuti hatinya namun disisi lain rasa untuk Zabina pujaan hatinya pun tak pernah pudar.
Arrrrrggghhhh , Oman mengerang frustasi seraya menarik rambutnya. Permainan takdir macam apa yang sedang dijalaninya saat ini. Mengapa takdir hidupnya demikian rumitnya. Malam semakin larut udara dingin terasa menusuk hingga ketulang sumsum. Oman kembali masuk kedalam kamarnya namun bukan untuk beristirahat. Oman mulai membereskan baju-bajunya, tidak mungkin ia akan tinggal seterusnya dirumah mertuanya.
Mengambil baju-bajunya satu persatu lalu memasukkan dalam kopernya. Ketika Oman mengambil baju terakhirnya tiba-tiba tiga amplop putih terjatuh dan bertebaran dilantai dekat kakinya.
Dengan rasa penasaran, Oman memungut amplop tersebut dan mengernyitkan dahinya melihat tulisan tangan Zalsa kemudian membaca satu per satu amplop dengan nama yang ditujukan.
Oman segera membuka amplop yang ditujukan untuknya sambil duduk diranjang samping kopernya yang masih terbuka lebar dengan jantung berdebar kemudian membacanya dengan hati-hati.
Dear mas Oman,,,
Jika mas Oman menemukan surat ini berarti aku telah berada didunia lain dan beristirahat dengan tenang. Mas Oman jangan pernah merasa bersalah dengan kepergianku ini. Tubuhku tidak mampu lagi menahan penyakit yang semakin parah. Meskipun mommy dan daddy sudah mengusahakan pengobatanku dengan segala cara, namun semua sudah ditetapkan oleh Sang Khalik.
Mas Oman, aku minta maaf karena tidak bisa bertahan untuk merebut hati dan cinta mas, aku sangat mencintaimu sejak pertemuan pertama kali kita bertemu dan sangat bahagia ketika bunda datang melamar dan akhirnya kita menikah. Maaf karena aku mendengar pembicaraan mas Oman dengan kak Zayyan sesaat setelah ijab qabul, makanya aku selalu menolak resepsi pernikahan kita.
Mas Oman, aku tahu bahwa aku hanyalah tamu dalam hatimu yang suatu waktu akan pergi dan tidak akan pernah menjadi penghuninya karena pemiliknya telah mengisi setiap ruang hatimu. Perjuangkan cintamu mas walaupun itu agak sulit tapi ingatlah usaha tak pernah mengkhianati hasil. Jika mas Oman kesulitan merebut hati Zabina, mintalah saran pada kak Zayyan mereka sangat dekat dan hanya kak Zayyan yang mengerti segalanya tentang Zabina. Meskipun Zabina selalu menurut sama mommy dan daddy tapi ada saatnya mommy dan daddy tidak bisa melawan kekeras kepalaan Zabina. Semua salahku karena mommy dan daddy terlalu fokus pada pengobatanku sehingga mengabaikan Zabina sehingga harus tinggal bersama oma dan opa.
Sekali lagi perjuangkan cintamu mas, dan tolong berikan amplop lainnya pada bunda dan mommy, mereka akan membantumu mendapatkan cintamu.
Yang selalu mencintaimu
Zalsa Karina Wiguna
Tatapan Oman menerawang, matanya berkaca-kaca menahan tangis melipat kembali surat yang ditulis ditulis oleh Zalsa. Wanita yang mencintainya namun tak bisa dibalas olehnya dengan perasaan yang sama.
Jahatkah ia yang tidak mampu memberikan hatinya pada wanita yang telah resmi menjadi istrinya??? Apakah ia bersalah dengan perasaan cintanya pada Zabina yang hadir pada pertemuan pertama mereka ???? Bukankah cintanya pada Zabina lebih dahulu hadir ??? Salahkah ia yang tidak bisa mencintai Zalsa meskipun mereka lebih dulu saling mengenal ??? Siapa yang harus disalahkan ????
Berbagai pikiran yang berkecamuk dalam benak Oman hingga tanpa sadar membaringkan tubuhnya dan membiarkan kopernya yang masih terbuka lebar disampingnya. Karena kelelahan berpikir, tanpa terasa Oman sudah memejamkan matanya berselancar dengan alam bawah sadarnya hingga subuh.
***
Jangan lupa tinggalkan jejaknya.
Love you berhektar-hektar
Ku si berharap.. kk othor bikin Oman dan Zabina tau klo Zalsa mang sengaja melakukannya.. supaya Oman dan Zabina tersiksa rasa bersalah seumur hidupnya!
Oman egois.. dah nikah tapi hatinya masih di Sabina n ngga berusaha nerima Zalsa.. dahal salah ngelamar itu artinya takdir Oman yaa Zalsa
Zabina egois.. dahal tau kk nya mang punya kondisi khusus harusnya bisa paham bukan malah jadi pembangkang
Coba ajaa Zabina berpikir andai posisinya dibalik.. .Zabina yang sakit dan punya masalah dengan ginjalnya.. gimana?
Intinya Zabina dan Oman ini sama2 manusia yang kurang bersyukur.. 🤔🤔😬😬
malas lihat nama Sabina dan Oman harus menikah,🤮🤮🤮