NovelToon NovelToon
Terpaut 15 Tahun

Terpaut 15 Tahun

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:19.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: wulan_zai

😍Sedang dalam revisi, perbaikan tanda baca, narasi dan lainnya.😍

Season 1 & Season 2.

Warning!!!
kalau mau baca pliss dari episode awal karena kisah cinta Vino - Ran berawal dari Season 1.

Di season ke dua, author akan fokus pada kisah cinta Vino sang cassanova yang jatuh cinta pada saudara ipar sepupunya. Ran, begitu ia biasa memanggil gadis itu.

(Season 1 )
Adimas bramasta seorang duda kaya berumur 35 tahun,dia sudah dua kali gagal menikah dan kedua nya gagal di pertahankan karena ia selalu di selingkuhi. sehingga membuat nya trauma akan dunia percintaan.
setelah 8 tahun di luar Negeri, ia kembali ke Indonesia dan menggantikan posisi papa nya sebagai presdir perusahaan. lalu ia bertemu kembali dengan Fani yang dulu ia anggap sebagai keponakan nya,kini telah menjadi gadis dewasa berumur 20 tahun.


jangan luka like,vote, dan komennya ya beb😽💙 jangan lupa juga masukan nya.. biar lebih baik lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulan_zai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11 : Salah Paham

Mila dan karyawan yang lainnya malah diam sambil memasang wajah jengah. Mereka semua tau, semenjak perceraian Adimas 4 tahun yang lalu, beredar rumor bahwa Dimas trauma kepada wanita dan sekarang ia menyukai sesama jenis ( H*MO ).

Tentu saja Mila dan yang lainnya menganggap kalau karyawan itu berbohong atau mungkin salah lihat.

Dan yang membuat rumor tersebut semakin diyakini mereka adalah, Dimas yang tak pernah bisa berbaur dengan pegawai wanita, namun sangat akrab dan supel kepada pegawai pria. Ditambah Dimas hanya diam dan tidak membantah rumor tersebut, semakin menjadi yakin lah mereka semua.

"hehh! kamu kasih gosip yang bener dong.. " Ujar Mila tak percaya kepada karyawan tersebut.

"Beneran bu, saya lihat sendiri, dan saya sadar sesadar sadar nya..! Bahkan waktu saya sapa pak Dimas, dia malah menyembunyikan perempuan itu ke dalam Jas nya.! " Karyawan itu bersikeras meyakinkan Mila dan yang lain nya.

"Bisa jadi pak Dimas udah taubat, dan itu mungkin pacarnya." Sahut salah satu karyawan magang, yang turut menyimak gosip itu dengan seksama.

"*T*aubat? Memangnya om Dimas kenapa? Sampai mereka bilang om Dimas udah taubat?" Batin Fani terheran, ia mengamati wajah mereka dengan penuh tanda tanya.

"hmmm...bisa jadi juga sih," sahut Mila mengangguk.

"Kira-kira siapa ya perempuan itu?"

"Apa dia salah satu karyawan disini?"

"Atau salah satu orang yang duduk di meja ini."

Ucap para karyawan bergantian dengan rasa penasaran. Mereka saling membidik dengan tatapan menyala.

Mendengar itu tubuh Fani langsung panas dingin dan bergetar. "Mungkin saja itu saudara pak Dimas." celetuknya agar semua orang berhenti membicarakan dirinya dan Dimas.

"Mana ada orang yang memeluk saudaranya seperti itu, aku melihatnya dari jauh mereka sedang berpelukan sangat mesra. Dan kalau memang saudara ngapain pak Dimas malah menyembunyikan perempuan itu saat ku sapa. Dan kenapa wajah pak Dimas berubah menjadi panik saat itu." Oceh karyawan wanita si pembawa gosip itu, sambil terus menambahkan nada misterius agar semua orang penasaran.

Seketika meja pun penuh dengan suara orang yang saling berbisik-bisik, mereka seperti nya akan terus menggoreng gosip itu sampai tuntas.

Sementara Fani hanya bisa menahan rasa gugupnya, entah kenapa dia malah merasa seperti itu. Padahal kan dia tidak melakukan kesalahan apa-apa.

...~~...

Selesai makan siang, Fani lebih dulu kembali ke kantornya karena ia merasa sangat tidak nyaman mendengar mereka yang terus menggosipkan dirinya.

Setelah pintu lift terbuka Fani masuk, dan tiba-tiba Dimas yang datang entah dari mana, ikut masuk ke dalam lift. Tubuh Fani yang tadi nya sudah tenang, kini menjadi panas dingin tak karuan lagi.

"Kamu sudah makan?" Tanya Dimas menatap lembut.

"Sudah om.." Jawab Fani dengan suara bergerar.

Hanya ada mereka berdua di dalam lift itu,sehingga membuat Fani semakin tak bisa mengontrol detak jantung nya. Begitu juga dengan Dimas, namun ia malah mencuri-curi pandang ke arah Fani. Gadis manis itu benar-benar mengambil alih pikirannya, sejak pertama kali bertemu.

Sementara Fani tak berkutik dan hanya mematung di sebelah Dimas, keringat mengalir dari dahinya Fani, namun ia tak menyadarinya.

"Kamu sakit?" Dimas meletakkan telapak tangannya di jidat Fani, karena ia melihat Fani pucat dan berkeringat.

Fani langsung menatap ke arah Dimas dengan mata terbelalak, Dimas pula menatap dengan pandangan sendu dan lembut nya. Sesaat mereka terdiam, mata mereka beradu pandang, saling terkunci.

Lalu pintu lift terbuka, dan sudah ada beberapa karyawan yang berdiri di depan lift itu.

Dimas pun langsung mengangkat tangan nya dari dahi Fani. Lagi-lagi mereka terkejut karena tertangkap basah, siapapun yang melihat itu pasti salah paham.

Fani yang salah tingkah langsung keluar dari sana sambil mengipasi wajah nya dengan kedua tangan.

"Siang pak." Sapa para karyawan itu sembari menundukkan kepala.

"Siang." Balas Dimas sambil tersenyum datar kepada mereka, lalu ia keluar dari lift dengan wajah merah.

"Kenapa mereka seperti tertangkap basah?" Oceh salah satu karyawan.

"Entah lah, mungkin mereka sedang melakukan sesuatu." Balas yang lain nya sambil cekikikan. Memang, dimana pun tempat kerjanya, menggosipkan Bos adalah rutinitas utama. Entah itu gosip buruk atai bukan.

"Bukankah wanita itu karayawan baru dari departemen Perancangan?" Imbuh yang lain nya.

Lalu mereka pun terus bergosip ria tentang Dimas dan Fani tadi, dan sudah dipastikan berita itu akan menyebar dengan cepat keseluruh penjuru kantor.

...~~~~...

Saat jam kerja, Mila dan antek antek nya tak henti-henti berbicara, dan bahkan menduga hal yang tidak-tidak tentang Dimas.

Sementara Fani hanya bisa berpura-pura tidak mendengarkan mereka.

"Tapi nggak mungkin kalau itu pacarnya Pak Dimas. Pak Dimas kan sekarang menyukai sesama jenis." Bisik salah satu dari mereka.

"Ya ampun.. mereka makin mengarang cerita, bahkan ngatain om Dimas H*mo." Gumam Fani dalam hati sambil geleng-geleng kepala.

"Fani, tolong minta pak Dimas meriksa ini ya, sekalian minta tanda tangannya." Pinta Mila sembari menyerahkan beberapa Map hitam.

Ya, walaupun tak henti-hentinya menggosip. Tetapi Mila tak pernah lalai akan tugas nya, ia bahkan bisa bercerita sambil tangannya terus mengetik tombol komputer.

"Baik bu." Jawab Fani sigap. ia pun langsung menuju ke kantor Dimas.

Sementara itu di kantor Dimas...

Dimas sedang mengobrol santai dengan Riko, manajer paling muda di perusahaan ini. Riko merupakan adik dari sahabatnya Dimas, dan mereka juga cukup akrab.

Dimas tengah membujuk Riko untuk bermain biliar dengannya, namun Riko bersikeras menolak karena Dimas selalu saja mengalahkannya.

"Riko... ayo lah sekali ini sajaa,"

"Tidak.! Percuma aku main karena kalah terus denganmu." Jawab Riko ketus.

"Aku janji akan memberimu kesempatan."

Bujuk Dimas sambil merangkul Riko dengan manja. Mereka berdua memang seringkali bertingkah selayaknya sahabat lama.

"No..!" Riko tetap tidak mau. Ia bahkan mendorong bahu Dimas agar menjauh.

"Ayo lah Riko, malam ini aku tidak ada yang menemani. Main sekali ini sajaa... Aku janji akan mengayunkan tongkat ku pelan-pelan." Pinta Dimas lagi sambil menggoyang kan bahu Riko.

brrakkk!!!

Fani menjatuh kan Map yang di bawanya ke lantai. Kedua matanya terbelalak, karena mendengar ucapan terakhir Dimas. Ia menutup bibirnya dengan kedua tangan saking terkejutnya.

"Jadi om Dimas beneran H*mo??" Batin Fani, ia sangat terkejut dan tidak menyangka bahwa yang di katakan para karyawan bukan lah gosip belaka.

"Fani? Kamu kenapa?" Tanya Dimas terheran.

Fani pun segera mengambil Map yang jatuh ke lantai dengan tangan gemetar. "Ini pak. Bu Mila minta bapak periksa dan tanda tangani berkasnya." Fani menyodor kan Map tersebut sambil mengerjapkan mata, agar dirinya tersadar dari rasa syok.

"Maaf saya langsung masuk pak, soal nya tadi saya ketuk pintu nya nggak ada yang jawab." Imbuh nya lagi.

Kemudian Fani memberi salam kepada Riko lalu segera pergi dari sana dengan wajah panik.

"Om Dimas dan pak Manajer?? " gumam Fani bergidik. ia benar benar tidak menyangka kalau Dimas meminta Riko *menemani nya*. Tapi tentu saja itu hanyalah kebetulan dan menyebabkan Fani salah paham.

"ck..ck.ck.. Om Dimas pasti trauma berat dengan perempuan, karena sudah dua kali pernikahannya dikhianati terus. Bahkan yang terakhir istri nya hamil dari hasil perselingkuhan." Gumam Fani prihatin, ia sampai mengelus dada nya karena merasa sangat kasihan dengan keadaan mental om Dimasnya. Bagaimana bisa pria sebaik itu mengalami takdir yang sangat pahit.

...********...

1
🌺awan's wife🌺
ayu sama Rey mana
🦋⃞⃟𝓬🧸Jemiiima__: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul cowok muda datang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seseorang yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Neneng Tejaningsih
Luar biasa bagus cerita'y sukses sllu untuk author
Mystera11
thor apa novel ini direvisi ulang? klo nggak salah pertama baca th 2019 2020 ya🤔 tp saat itu hiatus,, senangnya akhirnya kisah ayu dilanjutin pdhl kmarin smpat nunggu lama 😢 jujur ini kali ke3 aku baca novelnya saking sukanya sm alur ceritanya
Bzaa
Luar biasa
selir jansen༻
keren
Lili Lintangraya
🤣🤣🤣
Yoana Idris
HAHAHHAAAA PANASSSS
Mis moon: Kipasan🤣
total 1 replies
Yoana Idris
HAHHAA
Yoana Idris
Pelukkk sini Om Vino
Yoana Idris
ahhhhh sweet amat sih Om
Yoana Idris
UHUUYYYYY... AKU YANG MELAYANG LHOO
Yoana Idris
Season 2 eps 31 ini juga fav aku... berkali2 baca selalu bikin halu hahaha
Yoana Idris
aku baca yang season 2 ini entah udah yang keberapa kali dah
Agus Gunarto
👍
Ledy Pani
😍
Ai Ai
capek deh, dimas kan bisa nanya supir, fani kemana aja, kenapa udah berburuk sangka aja,🙄
Yoana Idris
seruuuu ceritanya, gapernah bosennn
Yoana Idris
entah yang keberapa kali cerita ini aku baca ulang 🤣
Yoana Idris: OKEE...
total 6 replies
vty
pusing cari nama novel ini kerena lupa judul nya,beli hp baru otomatis akun nya berubah, cari di hp lama rupanya nya aplikasi novel nya di hapus dan tambah lagi nggak bisa download ulang kerena ruang hp nya penuh, hampir satu jam untuk mengingat judul novel ini dan akhirnya ingat 🤧🤧🤧, terharu aku tuh
Mis moon: hikss... padahal paling gampang judulnya😅
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Dasar cewek bego,plin plan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!