NovelToon NovelToon
Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu
Popularitas:25.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah rumah yang menyimpan rahasia besar selama ratusan tahun kini mulai membuat penghuninya terganggu.
Tak hanya gangguan mistis, pemiliknya juga mulai sakit sakitan dan mulai menyadari ada yang aneh dengan rumah yang dia tinggali itu.
Akankah pemilik rumah itu berhasil memecahkan misteri di dalam rumah yang sudah puluhan tahun dia tempati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mama

Hatta dan Karta melihat ke arah tunjuk Hannah, tapi mereka tidak melihat apapun selain pepohonan yang rimbun di sekitar halaman rumah Karta. bahkan Urfa yang keluar memeriksa juga tidak menemukan apapun karena dia khawatir ada yang membahayakan keluarga Hatta.

‎"Tidak ada apa apa nak" ucap Karta

‎"Ada kakek, ada olang tadi tapi lambutnya putih semua dan dia... dia nggak punya mata" jawab Hannah membuat Hatta mendekap anaknya itu karena dia khawatir itu adalah sosok penunggu perkebunan karet yang sudah ada sejak ratusan tahun di sana.

‎"Jangan di lihat nak, dia tidak akan bisa masuk ke sini" bujuk Hatta

‎"Hatta..."

"Jangan khawatir pak, Hatta tidak akan membiarkan kalian celaka" ucap Hatta

‎Karta khawatir Itu adalah sosok yang mungkin akan menggangu keluarganya, jadi dia akan memastikannya nanti dengan cara mengundang Dimas ke rumahnya.

‎"Husna, bawa Hannah ke kamar anak anak saja supaya Hannah tidak kembali membahas hal tadi" ucap Hatta

‎"Iya mas, ayo nak ikut mama ke kamar Abang" ajak Husna

‎"Tapi ma..."

‎"Tidak apa apa nak, ikut mama kamu" ucap Karta

‎Hannah ikut Husna meskipun dia masih terus melihat ke arah jendela rumah Karta. senyumnya kembali terbit karena dia tahu kakak kakaknya pasti sedang beristirahat sambil bermain handphone baru mereka yang di belikan oleh Hatta. Hannah akan meminjamnya karena dia juga senang bermain game di handphone ayahnya.

Ceklek.

‎"Abang..." panggil Hannah ketika masuk ke kamar Hannan dan Hisyam.

‎"Kalian sedang apa?" tanya Husna karena keduanya terlihat langsung menyimpan piring mereka ketika Husna masuk.

‎"Sedang makan kue ma, tadi lapar" jawab Hanan gugup.

‎"Begitu ya, tidak apa makan kue tapi jangan di atas kasur ya, nanti banyak remahan kue yang jatuh dan di kerubuni semut" ucap Husna duduk di samping kedua anaknya itu.

‎"Hannah juga mau kuenya" ucap Hannah hendak mengambil kue di piring itu.

‎"Jangan!" pekik Hisyam menepis tangan Hannah sampai adiknya itu menangis.

‎"Huaaa... Abang tidak mau belbagi ma" rengek Hannah

‎"Bukan begitu dek..." bujuk Hisyam

‎"Memangnya kenapa tidak boleh Hisyam? kan kuenya masih banyak" ucap Husna

‎"Itu ma... kuenya tadi jatuh ke lantai karena kami tidak hati hati, jangan di makan nanti adek sakit perut" jawab Hannan

‎"Masya Allah ternyata seperti itu, baiklah kalau begitu biar mama ambilkan yang baru untuk Hannah ya, kan kita bawa banyak kue" bujuk Husna

‎"Iya, mau di suapi Abang juga" jawab Hannah yang akhirnya berhenti menangis.

‎Husna keluar dan Hannan langsung menghapus air mata Hannah, ketiga kakak adik Itu juga duduk dengan wajah yang begitu serius. Hannah melirik piring kue yang sebenarnya tidak jatuh itu dengan tatapan heran, karena di piring itu terlihat bekas liur yang berwarna putih menempel di salah satu kue.

‎"Abang, kue itu di makan siapa?" tanya Hannah menunjuk liur yang masih menempel di sana.

‎"Tidak di makan, tadi jatuh" jawab Hisyam

‎"Ih... jolok, halusnya yang makan ini gosok gigi dulu supaya tidak ilelan, kalau mama tahu pasti di malahi" ucap Hannah terlihat jijik.

‎"Orang itu jatuh" ucap Hannan

‎"Ini tidak jatuh Abang, ini di pegang olang, tuh lihat ada bekas pegangnya , tangannya juga kotol, pasti dia tidak cuci tangan, lihat tangan Abang" ucap Hannah

‎"Tuh tangan kami bersih" ucap Hisyam menunjukkan tangannya.

‎"Telus ini bekas siapa ya? apa bi Aminah ya?" tanya Hannah dan kedua abangnya saling lirik.

‎"Bawel, ayo kita main di depan" ucap Hannan menuntun adiknya supaya keluar dari kamar.

‎Lima menit kemudian Husna sudah membawa kue yang dia ambil di dapur, kue yang mereka beli untuk persediaan di rumah Karta karena anak anak mereka dan Karta sering ingin camilan saat menonton televisi, dan mereka menyukai kue.

‎"Astagfirullah nak, kenapa malah di berantakin selimutnya, ini makan kue kalian" ucap Husna saat masuk ke dalam kamar dan menemukan tiga anaknya sedang melompat lompat sambil memakan kue yang tadi di bilang Hisyam terjatuh.

‎"Ko kuenya di makan? tadi katanya jatuh?" tanya Husna

‎"Kuenya tidak jatuh, Hisyam bohong" jawab Hisyam

‎"Astagfirullah, jangan di ulangi ya, kalian habiskan kuenya, mama mau bereskan mainan dan selimut ini dulu" ucap Husna

‎"Mama... mama..." ucap Hannah melompat ke pelukan Husna yang terkejut dan langsung menggendong Hannah.

‎Untungnya piring kue yang dia bawa sudah di simpan di meja belajar kedua anaknya, jadi piring itu tidak terjatuh saat Husna harus menangkap tubuh Hannah.

"Manja sekali sih anak mama ini" gemas Husna

‎"Mama... mama" sekarang giliran Hannan dan Hisyam yang memeluk Husna, membuat Husna tertawa karena ketiga anaknya itu malah berebut ingin di peluk Husna.

‎"Ya Allah, sabar nak, kenapa berebut mama tidak akan kemanapun" ucap Husna yang mengerti pasti ketiga anaknya itu senang bisa pulang ke rumah Karta.

"Badan kalian dingin sekali, nanti pakai jaket ya" ucap Husna

"Tidak punya" jawab Ketiganya

"Ada banyak di lemari, tidak punya bagaimana" ucap Husna terkekeh

‎"Mama, mainan rusak" ucap Hisyam memperlihatkan mainan kuda kudaan miliknya yang patah.

‎"Ini bisa di perbaiki, nanti minta papa perbaiki atau Opa Zakariya ya, atau kita beli saja yang baru untuk kalian" jawab Husna

‎"Beli balu" ucap Hannah

‎"Baiklah peri cantik mama" jawab Husna mengecup kening Hannah

‎"Kami" rengek Hannan dan Hisyam juga di kecup Husna.

‎"Horee!" pekik keduanya begitu senang

‎Husna kembali tersenyum, dia memang tidak pernah merasa lelah merawat ketiga anaknya saat ketiganya sedang berkumpul, itu karena dia tahu dua anaknya harus terpisah darinya selama beberapa tahun lalu, tapi dia lega setelah dia bisa kapanpun menjenguk Hannan dan Hisyam sekarang, setelah Hatta jujur pada Karta tentang alasan dia berpura pura meninggal dulu.

‎"Mama mau bawa kue ini untuk papa dan Opa kalian ya karena kalian sudah makan yang itu?" tanya Husna

‎"Iya ma, kami sudah kenyang" jawab ketiganya merebahkan badan mereka dan tertidur di kasur yang sudah di bereskan Husna.

‎Husna keluar kamar dengan perlahan, dia kembali membawa kue di piring untuk di berikan pada Hatta juga Karta saja tapi telinganya menangkap suara anak anak yang sedang tertawa di depan rumah Karta.

‎Alisnya mengernyit karena dia yakin kalau ketiga anaknya sudah tertidur di kamar Hannan dan Hisyam, tapi rasa penasaran yang cukup besar membuatnya ingin memastikan suara siapa yang dia dengar.

‎Ceklek.

‎"Mama ikut kami main ayunan ma" panggil Hannah ketika Husna membuka pintu depan rumah Karta.

‎

1
Nyai Aksara 👩‍🦯
Kenapa ya Gandra marah sama Sahara, padahal biasanya Sahara sama Dimas aja dia berusaha nggak marah
Ilham
lanjut bg
Ilham
bg kembali kan ceritanya seperti semula bg..aku ngk tahan lihat bintang peran nya jadi begitu bg
neni nuraeni
aduuh ngarep kamu mah Erni,,, mimpi aja sana,,,, semoga si Romo gagal dan bintang sembuh sperti sedia kala lagi jgn sampai mereka menguasai bintang serta khodamnya,,, aga rela aku kak,, lnjutt
neni nuraeni: ok 🤗🤗🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
aduuh takutnya itu si anjing romo
neni nuraeni
wadduh semoga bintang seperti itu ga lama semoga bintang cepat sembuh,,, kasian mereka apalgi Sahara 🤭🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: ok kak💪💪kak☺️☺️
total 2 replies
nurul supiati
bintang nya jadi polos polos gimna gtu
DIFAN2: *"SULUNG"* Sebuah novel yg akan buat dunia pembaca jungkir balik, yuk mampir!
total 2 replies
Ilham
Sahara pun kenak juga 🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: iya bang, Bintang benar benar lupa semuanya
total 1 replies
Ilham
hahahha kasihan aku lihat di gandra 🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: Gandra harus jadi aktor
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Waduh kok gitu bintang ini
Ridwan01: Bintang hilang ingatan kak
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
gandra penggemarmu si erni🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
Alhamdulillah bintang akhirnya slmt ayo Dimas blskn rasa sakit papamu, lnjut
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Ridwan01
siap kak terima kasih
neni nuraeni
awas Jayden,,, lariiii,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
weeeh Patricia yg skrg jadi bulan2an nya Ratri dan sahara🤭🤭🤭,,, tapi urfa kayanya bkl suka deh ma tu patricia🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
yeee akhirnya Vincent bersama lagi dgn Ratri,,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
neni nuraeni
weeh mantaaap,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
akhirnya,, walaupun musuh lolos tapi setidaknya Jesica slmt, lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!