Dijuluki sosok yang ditakuti bahkan oleh para dewa, ia menghabisi segalanya tanpa emosi selama masa hidupnya yang panjang. Tapi setelah pembantaian besar terakhirnya, sesuatu berubah emosinya yang lama terkubur akhirnya bangkit. Detik berikutnya, ia membuka mata di bumi, dalam tubuh baru, memulai kehidupan yang benar-benar berbeda dari masa lalunya yang kelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 2. SANG PENGUASA
MOHON DUKUNGANNYA [0__0]
Evelyn yang sedang mengendarai mobil sport dengan kecepatan yang tinggi pun langsung menghentikan mobil nya secara mendadak
"istri ku apa yang terjadi..?" tanya Mahendra dengan bingung
“astaga apa kau tidak bisa memanggil ku Evelyn saja, kita belum sedekat itu kita juga baru satu bulan berkenalan.." ucap Evelyn yang kemudian dia pun langsung turun dari mobil
Mahendra yang mendengar itu pun tidak peduli dia hanya menatap orang orang yang sedang menghadang mobil Evelyn dan dia pun hendak turun
Ding Dong!
[ Telah terkonfirmasi tuan telah ditemukan...]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mengerutkan kening nya dan langsung tersenyum dengan jijik
"Ho, aku sudah begitu lama tertidur ya sehingga ada yang berani memasuki alam kesadaran ku.." ucap Mahendra dengan dingin
setelah itu dia pun langsung memejamkan kedua mata nya dan kemudian di pun tiba di kesadaran spiritual milik nya yang berisikan seluruh tata Surya dan galaksi
" aku ingin melihat siapa yang berani memasuki alam kesadaran spiritual ku...!!" ucap Mahendra yang dimana dia sudah berpenampilan seperti saat dia membantai dunia tingkat satu
Ding Dong!!
[ Maaf atas kelancangan sistem tuan, namun sistem memiliki sebuah tawaran kepada tuan yang kuasa..]
Mahendra yang melihat layar hologram yang berada di hadapan nya pun langsung mengerutkan keningnya nya
"tawaran apa yang kau katakan makhluk lemah..?" tanya Mahendra dengan dingin
Ding Dong!!
[ Tujuan sistem rendahan ini menginginkan anda menjadi tuan sistem dan sebagai budak sistem akan melayani setiap kebutuhan tuan..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan kemudian dia pun langsung menekan tanda konfirmasi pada sudut kanan layar hologram
Ding Dong!!
[ Sistem telah ditetapkan di kesadaran tuan dengan kontrak mengikuti tuan selama tuan inginkan..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung tersenyum simpul dan kemudian dia pun langsung kembali ke tubuh nya
" Mahendra maaf membuatmu menunggu lama, tadi hanya ada beberapa orang stres yang selalu menggangguku.." ucap Evelyn yang terlihat sangat kesal
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mengangguk dia tahu Evelyn sebagai bunga yang terkenal di negara yang ditempati oleh nya memiliki banyak penggemar
Sesampai nya di villa, kedua orang itu pun langsung melakukan makan malam bersama, dan Mahendra yang baru satu bulan di dunia ini pun terlihat sangat lahap saat sedang makan.
“Makan nya pelan pelan saja, tidak akan ada yang merebutnya dari mu.." ucap Evelyn dengan tenang
Mahendra yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan kemudian dia pun makan dengan tenang namun nafsu makan nya masih tetap lah tinggi
Setelah acara makan malamnya selesai mereka pun bersantai di ruang tamu
"Mahendra apa kau bisa mengatakan sebenarnya siapa kau..??" tanya Evelyn dengan tenang
Mahendra yang sedang duduk dengan tenang di sofa yang empuk dan terlihat sangat menikmati nya pun langsung berdiri duduk dengan mantap
"Aku ini seorang pembudidaya kultivasi yang telah berumur sekitar ratusan ribu tahun.." ucap Mahendra dengan tenang
"Aku adalah jenius daripada jenius, langit menjadi pijakan ku dan galaksi menjadi mainan ku.." ucap Mahendra dengan wajah yang angkuh
Evelyn yang mendengar itu pun langsung mengendus dingin dan kemudian dia langsung berbalik pergi
"jika kau tidak ingin memberitahu identitas mu yang sebenarnya setidak nya jangan membual yang tidak tidak.." ucap Evelyn dengan dingin
Mahendra yang melihat Evelyn pergi pun langsung menjadi sangat bingung
Ding Dong!!
[ Tuan ini adalah bumi, dan kekuatan seorang kultivasi adalah hal yang tersembunyi di dunia ini dan bisa di bilang hanya satu persen dari populasi bumi yang bisa berkultivasi…]
"Oh ya, ini tidak seperti dunia ku yang dulu ya, yang semua nya rata rata sudah menjadi kultivasi.." ucap Mahendra
Ding Dong!!
[ Tuan setelan gejolak yang tuan sebab kan satu juta tahun yang lalu seluruh dunia dibuat takut oleh anda bahkan takdir tidak ingin menyinggung anda, dan setelah itu seluruh dunia menciptakan sebuah perkumpulan yang di mana terdapat banyak dunia di dalam nya, contoh nya seperti galaksi yang terbentuk karena tuan, galaksi terbentuk nya karena takut jika tuan kembali dan menghancurkan segala nya..]
Ding Dong!!
[ Dengan terbentuk nya galaksi mereka berharap agar bisa menahanmu Jika ingin menghancurkan dunia, namun menurut sistem saat ini menghancurkan sebuah galaksi hanya lah mainan seorang anak anak bagi tuan ku..]
"sudah sudah, tidak perlu terlalu banyak memuji, aku tahu aku tidak terkalahkan.." ucap Mahendra dengan tenang
"jika begitu aku akan memanggilmu keadilan saja..." ucap Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[Tuan nama yang anda berikan terlalu..]
"apa kau menolak pemberian nama itu..?" Mahendra langsung berbicara dengan dominasi
Ding Dong!!
[ Sebagai sistem yang sudah menjadi budak tuan tentu saja sistem sama sekali tidak keberatan..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mengangguk dan kemudian dia pun langsung merebahkan diri nya ke sofa yang empuk itu
"oh iya aku tidak memiliki uang, apa kau bisa memberikan aku uang..?" tanya Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[ Tuan harap tunggu sebentar sistem akan memulai proses permintaan yang tuan minta...]
Ding Dong!!
[ Kartu Black Card telah diterima dan uang yang berada di dalam nya 100.000 Triliun, lakukan apa pun yang tuan inginkan jika kurang sistem akan memulai mengisinya kembali...]
"oh ya jika aku membeli makanan dengan uang ini tidak akan habis kan..?" tanya Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[ Menuruti pengamatan sistem uang itu tidak akan habis begitu saja dan mohon tuan memperhatikan setiap apa yang ingin tuan beli..]
"sistem jangan jangan kau ingin tidak tahu berapa jumlah yang telah kau berikan kepada ku..?" ucap Mahendra dengan sedikit mengerutkan kening nya
Ding Dong!!
[ Tuan jujur saja sistem juga tidak terlalu tahu tentang bumi ini, namun menurut informasi yang sistem dapat kan seharus hanya uang 100.000 Triliun, itu sama sekali tidak akan habis jika digunakan dengan benar..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung menghela nafas dan kemudian dia pun langsung menatap kartu hitam yang di atas nya ada sebuah gambar kepala singa berwarna emas kehitaman
Desain pada kartu ini cukup mewah juga, namun Isi nya sedikit mengecewakan.
“sistem jika uang yang berada di dalam nya digunakan untuk membeli artefak lonceng kekacauan ini aku bisa mendapatkan berapa..?" tanya Mahendra yang langsung mengeluarkan sebuah lonceng emas dari cincin nya
Ding Dong!!
[ Nama: lonceng kekacauan ]
[ Artefak: kelas suci ]
[ Nilai tukar: tidak diketahui ]
Ding Dong!!
[ Tuan uang yang anda miliki sekarang sama sekali tidak bisa menyentuh benda yang anda miliki..]
"itu paling terburuk dalam hidup ku, kau tau padahal aku dulu menempah seratus lonceng kekacauan dan sembilan puluh sembilan telah ku tukar dengan Makanan dan sekarang bahkan uang yang ku miliki sama sekali tidak bisa menyentuh nya, seperti nya aku harus mengandalkan istri ku agar bisa menafkahi ku.." ucap Mahendra dengan ringan
Mahendra kemudian bangkit dari sofa dan berniat pergi.
Namun baru saja ia hendak melangkah, suara sistem kembali terdengar.
Ding Dong!!
[ Tuan, apakah Tuan tidak ingin mengetahui alasan mengapa uang tersebut tidak dapat digunakan untuk membeli barang yang Tuan miliki? ]
Langkah Mahendra terhenti. “Memangnya ada alasannya?”
Ding Dong!!
[ Tentu saja.]
Mahendra mengangkat alisnya. “Kalau begitu katakan.”
Beberapa detik kemudian, sebuah layar transparan muncul di hadapannya.
[ Pemberitahuan Sistem.]
[ Harta yang diperoleh melalui sistem tidak dapat digunakan untuk membeli sesuatu yang telah menjadi milik Tuan.]
[ Termasuk seluruh barang yang sebelumnya diperoleh dengan menggunakan Lonceng Kekacauan...]
Mahendra membaca pemberitahuan tersebut dengan wajah datar. “Oh... jadi begitu.” Ia mengangguk pelan. “Kalau begitu uang ini memang tidak ada gunanya untukku.”
Namun sebelum layar itu menghilang, sebuah pemberitahuan lain tiba-tiba muncul.
Ding Dong!!
[ Terjadi perubahan pada status salah satu individu yang memiliki hubungan erat dengan Tuan..]
Mahendra yang awalnya santai langsung mengernyitkan kening “Siapa?”
Layar sistem kembali berubah.
[ Target: Istri Tuan..]
[ Status: Terancam..]
Mahendra terdiam, Senyum tipis di wajahnya perlahan menghilang. “Terancam?”
Ding Dong!!
[ Menurut perhitungan sistem, kemungkinan keselamatan target dalam beberapa waktu ke depan adalah rendah...]
Tatapan Mahendra berubah menjadi dingin. “Siapa yang melakukan ini?”
Ding Dong!!
[ Identitas pelaku belum dapat diketahui...]
Mahendra tidak langsung menjawab, Ia hanya menatap layar sistem beberapa saat, kemudian mengambil ponselnya dari atas meja.
“Menarik...” Ia memasukkan ponselnya ke dalam saku.
“sepertinya ada yang ingin melenyapkan istri ku.." ucap Mahendra dengan dingin
setelah itu dia langsung menghilang dari sofa yang hanya menyisakan bayangan yang kemudian perlahan lahan memudar
________________________