NovelToon NovelToon
Penyihir Sampah Naik Level Jadi Archmage

Penyihir Sampah Naik Level Jadi Archmage

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Akademi Sihir
Popularitas:310
Nilai: 5
Nama Author: Benhard Ayub Simanjuntak

Aku dilahirkan tanpa mana. Dijuluki "Sampah Magic" dan dikeluarkan dari Akademi Sihir Kerajaan.

Saat hampir mati di hutan iblis, aku mendapatkan [Sistem Archmage].

Setiap mengalahkan monster = dapat skill sihir baru.
Api, Petir, Ruang, Waktu... semua sihir bisa kupelajari!

Sekarang, aku akan kembali ke akademi itu.
Dan membuat mereka semua berlutut di hadapanku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Benhard Ayub Simanjuntak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 - Goblin Pertama dan Skill Api

Hutan Iblis gelap dan dingin.

Kael bersembunyi di balik pohon besar. Napasnya tersengal. Darah masih menetes dari luka di bahunya.

Di depannya, 3 ekor goblin hijau bertaring sedang mengobrak-abrik mayat murid akademi.

"Grrk... mana lemah... enak dimakan," kata salah satu goblin.

Kael mengepalkan tangan. Dulu dia pasti lari. Tapi sekarang...

\*Ding!\*

\[Target Terdeteksi: Goblin Level 3\]

\[Menganalisis...\]

\[Skill "Bola Api Kecil" berhasil disalin!\]

Sebuah lingkaran sihir merah muncul di telapak tangannya. Panas.

Ini pertama kalinya dia merasakan mana mengalir di tubuhnya.

"Giliranku," bisik Kael.

Ia melangkah keluar dari persembunyian.

"Hey, sampah."

Ketiga goblin menoleh.

Kael mengangkat tangan.

"Bola Api!"

\*DUAR!!!\*

Api menghantam goblin paling depan. Tubuhnya langsung gosong.

Sisa dua goblin meraung marah dan menyerbu.

\*Ding!\*

\[Selamat! Anda mengalahkan Goblin Level 3\]

\[EXP \+30\]

\[Level 1 → Level 2\]

\[Skill baru terbuka: "Perisai Mana"\]

Kael tersenyum. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya... dia kuat.

Dua goblin yang tersisa menyerbu bersamaan. Cakar kotor mereka mengarah ke leher Kael.

Jantung Kael berdegup kencang. Instingnya berteriak.

*Ding!*

[Skill "Perisai Mana" diaktifkan!]

Cahaya biru tipis muncul di depan tubuhnya. *BLUK!*

Cakar goblin mentok di perisai dan terpental.

Kael terkejut. "Bisa gini?"

Dia belum sempat senang, goblin kedua sudah memukul dari samping. Perisai retak.

"Sial!"

Panik, Kael mengangkat kedua tangan. Ingatan tentang mantra tadi muncul lagi.

"Bola Api! Dua kali!"

*DUAR! DUAR!*

Dua bola api melesat. Yang satu menghantam dada goblin, yang satu lagi membakar wajahnya.

Aroma daging gosong memenuhi udara.

*Ding!*

[Anda mengalahkan Goblin Level 3]

[EXP +30]

[Anda mengalahkan Goblin Level 3]

[EXP +30]

[Level 2 → Level 3]

[Poin Status +5. Silakan alokasikan.]

Kael terengah-engah. Lututnya lemas. Ini pertama kalinya dia membunuh. Tangannya gemetar.

"Tapi... aku masih hidup."

Dia menatap mayat 3 goblin di depannya. Dulu dia yang diinjak. Sekarang giliran dia yang menginjak.

Sebuah perasaan aneh muncul di dadanya. Bukan takut. Bukan jijik.

Tapi... ketagihan.

[Quest: Bertahan Hidup di Hutan Iblis - Selesai]

[Reward: Peta Hutan Iblis Level Rendah]

Sebuah gulungan kulit muncul di tangannya.

Kael mengepalkan tangan. Matanya tajam.

"Akademi... tunggu aku. Aku akan kembali. Lebih kuat."

Angin malam bertiup. Di kejauhan, lolongan serigala terdengar.

Perjalanan seorang "Sampah" menjadi Archmage... baru saja dimulai.

Kael membuka jendela status. Cahaya biru transparan muncul di depannya.

*Ding!*

[Status Kael - Level 3]

[Kekuatan: 4] [Kelincahan: 3] [Kecerdasan: 5] [Mana: 0]

[Poin Status Tersisa: 5]

"Mana 0? Pantas saja dulu aku gak bisa sihir," gumam Kael.

"Tapi sekarang beda."

Tanpa ragu dia menaruh semua 5 poin ke Mana.

*Ding!*

[Kecerdasan +5]

[Mana: 0 → 5]

Rasanya aneh. Seperti ada aliran air hangat mengalir di seluruh tubuhnya.

Untuk pertama kalinya, dia bisa "merasakan" mana di udara.

Kael mengepalkan tangan. Bola api kecil muncul dan padam lagi di telapaknya.

Dia tertawa pelan. Suara yang sudah lama tidak dia dengar.

"Jadi ini rasanya... jadi penyihir."

Dia mengambil gulungan peta dari tanah. Di atas peta, ada titik merah bertuliskan

"Dungeon Goblin - Boss: Raja Goblin Level 5".

Kael tersenyum tipis.

"Level 5 ya... pas buat naik ke Level 4."

Langkahnya mantap menembus gelapnya hutan.

Di belakangnya, mayat goblin perlahan menghilang jadi cahaya.

Perjalanan dari "Sampah" menuju puncak... dimulai malam ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!