NovelToon NovelToon
OBSESSION SANG TUAN MUDA

OBSESSION SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Obsesi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurfazilah Cell

Gadis polos yang dunia nya hancur, saat kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua nya, di saat paling rapuh ia jatuh kedalam pelukan pria berkuasa sekaligus pemimpin gelap

Bagis pria itu gadis kecil ini adalah hak mutlak , satu satu nya obsession yang tak pernah ia lepas kapan pun

"Kau milik ku gadis kecil, selama nya semua yang ada padamu itu milik ku tidak akan pernah menjadi milik orang lain, sayang, " ucap nya dengan penuh obsession

Gimana kah cerita nya ,dari pada penasaran kuy baca novel aku 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2. Obsesif

Alesha pun tercengang iya pun mematikan handphone nya dan kemudian iya pun menutup diri nya dengan selimut dengan gemetar kemudian iya pun mulai menangis, iya takut kenapa pria itu tau dirinya tidak menganti pakaian

"Alesha harus bilang sama Dedy besok hiks hiks, " ujar Alesha pelan, dan kemudian iya memejamkan matanya agar tertidur

Di sebuah ruangan yang bernuansa klasik mewah seorang pria sedang duduk di sebuah kursi sembari melihat kearah leptop sembari tersenyum

"Jangan takut sayang, Aku gak bakal nyakitin kamu, Aku haya ingin Kamu berada di sisi ku hidup bersama ku, sayang Aku gak sabar membawa mu kesini, mengikat mu jika kau berani kabur dari ku

" Aku suka aroma tubuh mu sayang, kau membuat ku gila sayang, ah kau gadis penakut tapi Aku suka dengan begitu Aku lebih mudah mendapatkan mu

"Tidur lah gadis manis Aku tidak akan mengganggumu ,walaupun Kamu tidak menuruti perintah ku sayang ,tapi tidak apa kedepan nya kamu tidak usah pakai baju sayang biar Aku yang akan menghangatkan Mu

Di keesokan hari nya

" Alesha sayang bangun sudah pagi , ujar Elena yang mengelus rambut putri nya yang masih memejamkan mata nya , "Alesha masih ngantuk Mami, kepala Alesha pusing,jawab Alesha

" Kepala Kamu pusing, Kamu kenapa , ujar Elena , Alesha pun membuka mata nya dan menatap Mami nya, "Mami badan Alesha sakit kepala Alesha juga, ujar Alesha

" Ya ampun sayang kamu demam badan Kamu juga panas, bentar nya Mami ambil kompres di luar, ujar Elena yang keluar dari dalam kamar dan menuju laci yang ada di ruang tamu, "Sayang Alesha mana , belum bangun,? taya Melvin yang menghampiri istri nya

" Alesha sakit sayang Dia demam , ujar Elena, "Dia demam ayok Kita lihat, " ujar Melvin khawatir iya memang sangat takut kalau putri nya sakit mau itu penyakit sekecil apa pun

Mereka berdua pun masuk kedalam kamar Alesha dan kemudian duduk di tepi kasur

"Sayang kenapa gak Papa kan, bagian mana yang sakit hmm,? taya Melvin yang mencium kening putri nya yang terbaring dengan wajah yang pucat , " Alesha gak papa Dedy haya badan sama kepala Alesha sakit,jawab Alesha

"Kita ke dokter aja nya biar Kamu di periksa, ujar Melvin, "Gak usah Dedy Alesha cuma demam bukan sekarat, jawab Alesha membuat Melvin dan Elena tertawa

" Tapi bagaimanapun Dedy khawatir sayang , nanti kalau Kamu sudah semakin sakit bilang nya Kita kerumah sakit hmm, ujar Melvin, "Iya Dedy, jawab Alesha tersenyum

"Mami sama Dedy gak jadi pergi ke kantor buat meeting,? taya Alesha, " gak mungkin dong sayang Kami ninggalin putri Kami yang lagi sakit ini, ujar Elena

"Mami Alesha cuma demam, kalian gak papa kok ninggalin Alesha, Alesha bisa sendiri, ujar Alesha , " Gak sayang Dedy sama Mami tetap di sini jagain kamu lagian di luar hujan deras Kami takut Kamu kenapa napa, Kamu kan takut petir, ujar Melvin

"Yaudah terserah Mami sama Dedy saja, tapi gak akan kenapa napa kan kalau Dedy sama Mami gak ikut meeting nya,? taya Alesha iya takut kalau Dedy dan Mami nya kena masalah makin lama lagi urusan pekerjaan nya, gak jadi liburan

" Haha gak kenap nepa kok sayang Mami sama Dedy tetap bisa ikut meeting di rumah gak usah kekantor, ujar Elena tertawa, "Dedy tau pasti putri Dedy ini mau jalan jalan kan, besok pekerjaan Dedy sudah selesai kita bisa pergi jalan jalan hmm, ujar Melvin

" Dedy beneran gak bohong kan sama Alesha nanti Dedy bilang kayak gitu biar Alesha cepat pulih, ujar Alesha, "Gak sayang Dedy benaran, Alesha juga harus sembuh biar bisa jalan jalan kemanapun Alesha mau hmm, ujar Melvin

" Makasih Dedy Mami, Alesha begitu beruntung banget punya Dedy sama Mami yang sayang sama Alesha, Mami sama Dedy jangan pernah tinggalin Alesha nya , ujar Alesha yang kemudian memeluk kedua orang tuanya, "Iya sayang Kami gak akan pernah tinggalin Alesha sendiri hmm, Mami sama Dedy akan terus sama Alesha sampai Alesha puya suami, dan puya anak juga Dedy sama Mami pengen banget gendong cucu pasti gemes kayak putri Mami ini, "ujar Elena

" Hehe Dedy sama Mami harus nunggu cucu 10 tahun lagi, ujar Alesha terkekeh, "Lama banget sayang keburu Dedy Kamu tua gak bisa gendong cucu lagi nanti sakit pinggang, ujar Elena tertawa lepas

" Mami jangan gitu Dedy Alesha ganteng banget, padahal Alesha sudah sebesar ini tapi Dedy masih kayak anak remaja aja, ujar Alesha yang menatap wajah Dedy nya , "Tuh dengar sayang putri Kita saja mengakui Dedy nya ganteng masa Kamu gak, ujar Melvin yang bangga atas pujian yang di lontarkan putri nya

" Iya iya suami ku yang ganteng banget, ujar Elena tersenyum memang iya akui suami nya ini memang ganteng gak kelihatan tua nya, "istri ku juga cantik banget beruntung banget Aku bisa dapatkan Kamu dan Kamu sudah melahirkan Putri semanis Alesha, ujar melvin

" Hehe Makasih sayang Kamu sudah jadi suami yang baik buat Aku dan udah jadi Dedy yang baik buat putri Kita, "Iya sayang sama sama, Alesha kalau sudah dapat suami harus kayak Dedy nya, ujar Melvin

" Siap Dedy, ujar Alesha, "yaudah Dedy sama Mami ke kamar dulu nya mau meeting Kamu tidur nya biar cepat sembuh kalau ada apa apa panggil Kami, ujar Melvin

" Iya Dedy, jawab Alesha yang merebahkan badan nya dan kemudian memejamkan mata nya, Melvin pun menyelimuti Alesha hingga sebatas bahu kemudian iya pun mencium kening putri nya, "Cepat sembuh sayang Dedy, ujar Melvin yang kemudian keluar dari dalam kamar dan berjalan menuju kamar nya beserta dengan Elena mereka pun mulai Meeting di layar laptop

20 Menit kemudian Alesha tidak kunjung tertidur juga iya pun , iya pun mengambil handphone nya dan mendapatkan sebuah pesan dari nomor semalam yang sudah iya blokir tapi pas iya buka notif nya anda membuka blokir, iya pun membuka isi pesan nya

Unknown

" Kamu demam sayang.

Anda

"Kamu lagi , siapa Kamu.

Unknown

" Sudah kubilang sayang, belum saat nya Kamu mengenal Aku, tunggu beberapa hari lagi nya sayang.

Anda

"Maksud Kamu apa.

Unknown

" Gak apa apa sayang , sudah Kamu tidur lah biar cepat sembuh, Aku gak mau lihat Kamu sakit .

Anda

"Bukan urusan Kamu.

Unknown

" Gadis ku ini rupa nya keras kepala juga nya, tapi gak papa sayang Aku suka semau yang ada pada mu gadis manis.

Anda

"Gak usah panggil Alesha sayang, gak ada yang panggil Alesha sayang selain Dedy sama Mami Alesha Kamu siapa.

Unknown

" Yaudah Kalau sayang ku ini gak mau di panggil sayang kita ganti Beby, atau Angel .

Anda

"Tidak kedua nya Alesha gak mau di panggil itu, Kamu gak usah ngirim pesan lagi sama Alesha.

Unknown

" Baiklah Beby Aku gak mau berdebat sama Kamu, kamu tidak akan pernah bisa perintah sama Aku, Kamu milikku, Aku tidak akan melepas kan mu sampai kapan pun.

Unknown

"Tidur lah Beby, Aku akan melihat mu dari jauh, mimpi indah.

Bersambung

thank you sudah baca cerita oyen 😊

1
🦊 Ara Aurora 🦊
Gue jadi keingat dulu pas gue kecil dulu ayahku pasti jarang pulang gimana mau pulang eh jauh sekali tempat kerjanya yah maklumlah namanya juga cari nafkah ayah ku 😅 sorry yah gue nggak tahu mau komen apa nih
Nurfazilah Cell: iya gak papa kak 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!