NovelToon NovelToon
Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Murni / Dikelilingi wanita cantik / Nikahmuda
Popularitas:558
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.

Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2 DITERIMA KERJA

Dengan naik angkutan umum sekitar setengah Jam Tania sampai ke Restoran besar itu yang bernama Restoran Pecal ayam Buk Seno. Tania masuk ke dalam restoran itu dan sedikit kelinglungan mencari Santi. Karena Restoran itu memiliki ruangan cukup besar.

"Hai kamu sudah datang Tania" tiba-tiba Santi sudah berada disampingnya.

"Ah... Kakak bikin kaget aku, udah Kak"

"Ya sudah aku keruangan Buk Seno dulu ya mau kasih tahu bahwa kamu sudah datang, kamu duduk aja dulu dimeja sana"

Santi menunjuk meja yang kosong direstoran tersebut, kebetulan restoran tersebut tidak ramai hanya beberapa orang yang datang karena masih jam kantor, biasanya restoran itu penuh ketika sore sampai malam hari.

Santi yang menuju keruangan kerja Buk Seno mengetuk pintu ruangan itu.

"Masuk"

"Santi ada apa?"

"Saya mau memberi tahu bahwa adik saya Tania sudah datang Buk"

"Ooh ya sudah suruh dia masuk kesini"

"Baik Buk saya panggil dulu"

Santi kembali keluar dan memanggil Tania untuk bertemu dengan Buk Seno.

"ini dia Buk Tania yang akan melamar kerja disini"

"Ooh iya kamu Tania?"

"Iya Buk saya Tania Wardana "

Tania memberi salam kepada Buk Seno dengan hormat.

"Hmmm ..kamu cantik ya"

"Makasih Buk"

"Benaran kamu mau bekerja disini, saya dengar kamu lulusan SMK"

"Iya Buk saya lulusan tahun ini"

"Kenapa kamu tidak Kuliah"

"Saya tak ingin ibu saya memikirkan tentang kuliah saya buk, walau saya dapat beasiswa namun pasti kebutuhan kuliah itu banyak makanya Saya memutuskan menolak beasiswa itu dan ingin membantu ibu mencari uang dan saya ingin kuliah dengan hasil keringat saya nanti, Insyaallah jika Allah mengizinkan"

"Hmmmm cita-cita kamu mulia juga, Baiklah kalau kamu mau bekerja disini saya terima kamu, tapi kamu akan menjalankan masa percobaan tiga bulan dengan gaji Delapan puluh persen, kamu bekerja dari Jam sepuluh sampai jam lima sore untuk shif pagi sedangkan untuk shif sore itu dimulai jam Dua siang sampai sepuluh malam"

'Saya memiliki sembilan karyawan tetap disini yang juga termasuk dua chef bidang memasak dan tujuh bidang pelayanan Bagian kasir itu dipegang oleh saya sendiri. Ini adalah Restoran utama dari sembilan restoran kami yang ada dijakarta dan itu di pegang oleh anak saya Burhan yang memanajemen sendiri restoranya"

"Kita memiliki marketing yang memegang Sembilan cabang di dijakarta. Dan Restoran itu lebih besar dari yang disini. Jadi kamu harus siap kapanpun jika lembur atau hari libur kamu terpakai jika restoran memiliki kelebihan pengunjung"

"Kamu Siap Tania untuk bergabung dan jika kamu siap kamu bisa mulai besok, dan seragam kamu akan selesai dalam dua Minggu sementara kamu memakai pakaian atasan putih hitam dulu"

"Jadi Tania benaran diterima Buk"

"iya"

"Ya Allah Kak... Tania diterima, makasih Buk"

"Terima kasih Buk Seno sudah menerima Tania disini"

kegembiraan nampak dikedua wajah gadis itu dan Buk Seno nampak tersenyum dengan tingkah mereka yang saling berpelukan dan gembira.

"Hore sepuluh tahu isi gratis hari ini ya Tania"

"Iya Kak beres"

Tania dan Santi memiliki perbedaan usia Lima Tahun, Santi memiliki wajah manis dan kulit sawo dengan tinggi 165 cm Sedangkan Tania berkulit kuning Langsat dan memiliki wajah cantik seperti wanita India berhidung mancung mata besar bibir kecil Tania memiliki tinggi 168 cm.

Santi sudah lama bekerja direstoran Buk Seno hampir delapan tahun sejak restoran itu berdiri Santi bekerja Part Time direstoran itu dulu sampai lulus dari SMA dia mulai bekerja full time dan diangkat menjadi karyawan kepercayaan Buk Seno sebagai kepala Karyawan.

Walau perbedaan usia mereka lima tahun tapi Santi dekat dengan Tania bak kakak dan adik. Saat ini usia Santi sudah menginjak Dua Pukuh Empat Tahun tapi belum memiliki Pacar atau jodoh yang akan menikahinya.

Keluarganya cukup mempan dibanding Tania karena ayahnya memiliki kios kebutuhan harian di pasar. Tania pernah melanjutkan studinya saat bekerja dengan gelar Diploma tiga. Maka dengan kemampuan nya itu dia diangkat sebagai kepala Karyawan untuk membina dan mengarahkan karyawan direstoran itu.

Santi dipercaya untuk mengontrol ke fresh an semua kebutuhan direstoran dengan kata lain dia juga kaki tangan Buk Seno. Jika Buk Seno berhalangan hadir Santi duduk bagian kasir.

Santi kenal dengan Burhan putra Tunggal Buk Seno karena dia sering kesana menjemput ibunya. Buk Seno seorang Janda pensiunan Tentara karena Ayah dari Burhan adalah Seorang militer namun meninggal dimedan tugas Di Aceh, saat Burhan SMP. Buk Seno melanjutkan restoran keluarganya setelah keluar dari Rumah dinas suaminya dan restoran itu dikembangkan oleh Buk Seno sehingga bisa menguliahkan Burhan ke Luar Negeri dan sepulang dari sana, Burhan membuka usaha kuliner sendiri dengan cabang dari Pecal Ayam Buk Seno dan dua Restoran seafood dan Restoran Nasi Padang bekerjasama dengan penanam modal di Jakarta.

Sekarang usia Burhan sudah menginjak kepala Tiga tapi belum juga menikah, Santi yang sudah lama mengenal Burhan sebenarnya suka dengan Burhan namun Burhan tak pernah meliriknya. Karena banyak wanita-wanita cantik suka dengan pengusaha kuliner itu dan itu cukup menakutkan bagi Buk Seno mengenai kebebasan pergaulan Burhan dengan wanita.

Dulu Burhan pernah memiliki pacar teman kuliahnya namun dia meninggalkan Burhan untuk menjadi dokter di Australia, Lama tak kembali hubungan mereka menjadi hambar dan akhirnya putus.

Sejak saat itu Burhan mendalami dirinya dengan sisi buruk pergaulan ditengah uang yang banyak disana wanita disisi Burhan tapi tak pernah niat untuk dinikahinya.

kegalauan hati Buk Seno pernah diungkapkan ke Santi dan pernah Santi dijadikan kandidat untuk bisa merebut hati Burhan, Santi tak pernah dilirik oleh Burhan yang terkadang membuat kejutan Buat Burhan dihari ulang tahunnya.

Santi sadar diri dia tidak secantik wanita-wanita Burhan yang dibawanya. Petualangan Burhan entah sampai kapan berakhir. dan hal ini yang membuat Buk Seno sering sakit-sakitan memikirkan anak semata wayangnya berbuat macam-macam.

**

Sementara Tania yang sudah kembali pulang setelah selesai Wawancara berlari mencari ibunya di dapur.

"Ibuk.....Ibuk...."

"iya Tania, kamu sudah pulang"

"bergegas Buk Karti keluar dari dapur menyambut anaknya"

"Bagaimana Nak hasil Wawancara kamu?"

"Tania lulus Buk dan mulai besok Tania sudah bekerja masuk Pagi"

"Apa jadi kamu besok sudah mulai bekerja Nak"

"Iya Buk Tania sekarang sudah memiliki penghasilan sendiri Buk walau masih Delapan puluh persen karena Tania masih traning BuK tapi gaji Tania cukuplah untuk kita nanti, dan ibu ngak usah jualan lagi"

"Ngak Nak kamu simpan gajimu itu nanti jika kamu berniat untuk kuliah kamu tabung uang itu, kebutuhan kita bisa ibu penuhi selagi ibu kuat biarkan ibu bekerja tetap berjualan kasihan langganan ibu yang sudah ada jika ibu berhenti jualan.

"Baiklah ibu Tania sangat bangga punya Ibuk baik hati dan sayang Tania"

'ibuk juga Nak bahagia memiliki kamu yang pengertian, kamu harus hati-hati kerja disana dan yang penting jaga kejujuran dalam bekerja ya Nak"

"Dan kamu jaga nama baik Santi disana karena berkat dia kamu bisa kerja direstoran itu, dan mudahan kamu betah"

"Iya Buk itu pasti, Tania akan ingat nasehat ibuk katakan"

"Udah kamu mandi dulu ibuk mau siapin jualan tahu kita hari ini"

"Oh ya buk kasih Kak Santi gratis ya dua puluh tahu tanda terima kasih kita kepada Kak Santi"

"Iya itu sudah ibuk pikirkan"

"Makasih ibu ternyata ibu juga berfikir yang sama"

"Sudah nanti habis isya kamu antar kerumah Santi tahunya pasti dia sudah pulang kerja"

"Baik Buk Siap"

kegembiraan nampak diwajah buk Karti yang menimbulkan semangat baru didirinya karena kini anaknya telah bekerja dan memilih jalan kehidupan yang agar lebih baik.

1
Delsi Irma
Hai singgah di ceritaku ya... 😍 jangan lupa komen dan like nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!