NovelToon NovelToon
Gadis Manja Tuan Mafia

Gadis Manja Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cintapertama
Popularitas:17.8k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

​Niatnya cari pelarian, malah dapet "tuan muda" kematian.

​Alicia kabur ke Italia dan mencari pria paling tampan untuk menghina selera perjodohan ayahnya. Misinya berhasil ia menemukan Dante, pria dengan visual sempurna yang mau diajaknya bermalam bersama.

Tapi keesokan paginya, Alicia baru sadar kalau dia bukan baru saja menaklukkan pria biasa, melainkan seorang predator paling ditakuti di Eropa. Ternyata, merayu bos mafia saat mabuk adalah ide terburuk yang pernah Alicia lakukan seumur hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 24

Marcello dan lima pengawal bertubuh raksasa dengan tato tengkorak di leher berjalan di belakang Alicia. Masing-masing dari mereka memegang barang yang sangat tidak lazim, satu orang menjinjing tas tangan kulit buaya berwarna shocking pink, satu orang memegang bantal leher berbahan bulu kasmir, dan Marcello sendiri terpaksa memegang botol facial spray organik yang harus ia semprotkan ke arah Alicia setiap lima belas menit.

"Nyonya, protokol keamanan mengharuskan kita segera menuju ruang pertemuan utama. Area ini terpapar risiko penembak runduk," ucap Marcello dengan nada militeristik, berusaha keras mengabaikan tatapan sinis dan tawa tertahan dari pengawal Rusia yang lewat di koridor kapal pesiar itu.

"Sabar, Marcello! Kau tidak lihat kulitku mulai kusam karena angin garam ini? Semprot lagi!" perintah Alicia tanpa kompromi.

Sssttt! Marcello menyemprotkan cairan itu ke wajah Alicia dengan presisi seorang penembak jitu. Bagi Alicia, menjaga kelembapan wajah adalah bentuk pertahanan diri yang sama pentingnya dengan rompi anti-peluru.

Dante berjalan di depan, auranya begitu dominan sehingga orang-orang menyingkir memberinya jalan. Namun, langkahnya yang mantap tiba-tiba terhenti saat seorang wanita keluar dari aula VIP dengan langkah penuh otoritas.

Wanita itu adalah Katerina Volkov. Jika Alicia adalah mawar yang manja dan lembut, Katerina adalah belati yang terbuat dari es. Ia mengenakan setelan kulit ketat berwarna hitam yang menonjolkan tubuh atletisnya dengan perut yang rata, otot lengan yang kencang, dan cara berdiri yang menunjukkan ia bisa membunuh orang dengan tangan kosong dalam hitungan detik.

"Dante Vallo," suara Katerina terdengar tajam dan dingin. "Terakhir kali kita bertemu di Vladivostok, kau berjanji akan menjajah pasar Asia bersamaku. Aku tidak menyangka akan melihatmu di sini membawa... beban tambahan."

Katerina menatap Alicia dengan pandangan menghina yang tidak ditutup-tutupi. Matanya tertuju pada perut Alicia yang besar, bukti nyata suksesi klan Vallo, lalu beralih ke tas pink yang dibawa pengawal raksasa Dante. Ia tertawa dingin, sebuah tawa yang merendahkan.

"Jadi ini alasan klan Vallo mulai melunak? Kau lebih memilih menjadi pengasuh bayi daripada menjadi penguasa laut?"

Dante menanggapi dengan nada bicara yang sangat formal dan dingin, matanya tidak menunjukkan emosi sedikit pun. "Katerina, fokus strategis Vallo telah beralih pada konsolidasi internal dan keberlanjutan suksesi. Kehadiran Alicia bukan beban, melainkan representasi dari masa depan klan kami."

Alicia merasakan gelombang rasa tidak aman yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Ia melihat wanita Rusia itu, Katerina sangat cantik dengan cara yang tangguh dan maskulin. Rambut pirangnya dikuncir kuda sempurna, wajahnya kencang tanpa cela, dan ia tampak begitu kompeten di dunia yang dipenuhi darah ini. Alicia menoleh menatap pantulan dirinya di kaca jendela kapal ia merasa seperti gajah bengkak yang memakai gaun sutra. Kakinya terasa pegal, pinggangnya sakit, dan ia merasa sangat Insecure di depan wanita dari masa lalu suaminya ini.

"Dante..." bisik Alicia, suaranya sedikit bergetar karena emosi yang tertahan. "Aku ingin masuk ke kamar. Aku tidak suka wanita ini. Dia bau mesiu dan ambisi murahan."

Katerina tersenyum miring, menikmati kemenangannya secara psikologis. "Dia bahkan tidak tahan dengan aroma kekuasaan, Dante. Bagaimana kau bisa tidur dengan wanita yang hanya tahu cara merengek?"

Sambil berjalan menuju kamarnya dengan langkah yang dihentak-hentakkan tanda protes, Alicia segera mengeluarkan ponselnya. Sisi manjanya mungkin terluka, tapi sisi Ratu Mafia miliknya mulai bekerja dengan kecepatan penuh.

Grup Chat: "The V-Queens.

Alicia: SOS! Ada ular Rusia bernama Katerina Volkov di kapal. Dia punya abs yang lebih keras dari lantai beton dan dia menatap Dante seolah ingin menelannya. Aku merasa sangat gendut dan jelek sekarang. HELP!

Donna Maria (Sisilia): Katerina? Oh, jalang itu. Tunggu, aku punya data tentangnya. Dia pernah melakukan operasi rahang di Moskow yang gagal total tahun lalu, itulah sebabnya dia selalu memakai kerah tinggi. Sofia, kau punya data keuangannya?

Sofia (Marseille): Ada! Dia berutang pada sindikat Macau sebesar lima juta Euro karena kecanduan judi pacuan kuda ilegal. Ayahnya tidak tahu. Dan dia punya alergi parah pada kacang pinus. Jika dia makan itu, wajahnya akan bengkak seperti balon.

Alicia tersenyum licik, binar matanya berubah menjadi predator. Ia berhenti di depan pintu kamarnya, lalu menoleh pada Marcello. "Marcello, pastikan di meja rapat nanti, camilan untuk perwakilan Rusia berisi biskuit dengan campuran kacang pinus paling halus. Bilang itu hadiah sambutan dari Nyonya Vallo. Kita lihat seberapa tangguh wanita itu saat wajahnya berubah jadi balon."

Rapat dimulai di ruang bawah kapal yang kedap suara. Dante duduk di kursi utama, dikelilingi oleh para gembong narkoba dan penyelundup senjata internasional. Suasana sangat tegang, pekat dengan aroma cerutu dan niat jahat.

"Kita harus menetapkan jalur distribusi baru melalui Selat Malaka," ucap seorang bos Triad dengan nada mengancam.

Dante menyandarkan tubuhnya, auranya sangat militeristik dan mengintimidasi. "Jalur tersebut berada di bawah pengawasan satelit faksi sekutu Vallo. Setiap pergerakan tanpa izin akan dianggap sebagai deklarasi perang. Aku tidak akan mentoleransi infiltrasi di zona ekonomi kami."

Tiba-tiba, pintu ruangan terbuka sedikit. Alicia melongokkan kepalanya dengan wajah yang dibuat se-merana mungkin. "Dante! Maaf mengganggu rapat pentingmu tentang penyelundupan, tapi ini darurat!"

Seluruh bos mafia di ruangan itu terdiam, menatap Alicia dengan bingung. Dante menghela napas panjang, mencoba menahan sabar. "Ada apa, Sayang? Apa ada ancaman penyusup?"

"Bukan! Es batu di minumanku tidak berbentuk bola sempurna! Aku sudah bilang pada pelayan bahwa es kotak membuat rasa minumanku menjadi 'patah-patah'. Dan kenapa suhu di kamarku tidak bisa diatur ke 18,5 derajat? 18 terlalu dingin, 19 terlalu panas! Aku bisa kena flu!"

Katerina, yang duduk di samping perwakilan Rusia sambil menatap biskuit di mejanya, mendengus keras. "Dante, kau membiarkan rapat bernilai triliunan dolar ini terganggu karena masalah es batu?"

Dante menatap Katerina dengan pandangan yang membuat wanita itu seketika terdiam dan merinding. Lalu ia menoleh pada Alicia dengan nada yang melembut namun tegas. "Alicia, Marcello akan segera memanggil teknisi suhu dan membawa cetakan es bola dari dapur VIP. Sekarang, kembali ke kamar. Aku akan menyusul setelah menghabisi argumen orang-orang ini."

"Janji ya? Dan jangan terlalu dekat dengan wanita pirang itu, dia terlihat seperti ingin menggigitmu," Alicia menjulurkan lidahnya ke arah Katerina sebelum menutup pintu dengan suara klik yang manis.

Dante kembali menatap para peserta rapat, auranya kembali mendingin hingga titik nol. "Sampai di mana kita tadi? Ah, soal deklarasi perang. Itu tetap berlaku jika kalian masih menatap istriku dengan cara yang salah."

1
putmelyana
aaaaa gak sabar banget bca cerita selanjutnya 😮‍💨
Amila FM,IG:amilaeditslife
Alicia panutanku 🫰
Amila FM,IG:amilaeditslife
ya kan Dante bener2 dah Lo Dante dante
Tevina Anggita
senenggg bangett denger ekspresi nya si dante🤭🤭
Tevina Anggita
akhhh makinnn seruuuu, semangat up nya thorr 🤭🤭🤭🤭🤭
Mita Paramita
dante ngambek nya awet 🤣🤣🤣
Tevina Anggita
yuhuuuuuu senangnyaaaa,plis sakit mental tu lebih dalam dari pada fisik😭😭😭,semangat up nya thorr👍👍
Seblak mercon..
bagus
putmelyana
next Thor ceritanya
Amila FM,IG:amilaeditslife
makasih kak, melihat alicia yang tidak terpuruk, jadi semangat lagi 💪
putmelyana
mantep lanjut Thor ceritanya banyakin adegan romantis mereka berdua dong Thor dan kelucuan baby leon
~SasMaya ✧: /Bye-Bye/tar yah... kalau mereka udah balik ke amalfi lagi.
total 1 replies
Tevina Anggita
klau Alicia menghilang pas Dante udh memaafkan seru kayaknya 🤣
~SasMaya ✧
📌 Demi mempercepat perkembangan cerita dan menghadirkan alur dari masukan kalian, author akan update 2 bab setiap harinya. ✨

Jangan lupa bantu support dengan like dan komentar yaa~ dan jangan jadi silent reader terus 🤭
Karena dukungan kalian bikin author makin semangat untuk terus melanjutkan cerita ini 🫰🏻
Sheila Aquariana
lagi thoor
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Amila FM,IG:amilaeditslife
sakit bgt bacanya. berasa sakitnya Alicia dan Dante. mungkin biar cepet baikkan ada scene Alicia mengorbankan sesuatu yang bikin Dante merasa menyesal tidak percaya lagi dgn Alicia. bisa juga Alicia harus berkorban menghilangkan jejak demi menyelamatkan Dante dan Leo dan bikin Dante terpuruk dan menyesal
~SasMaya ✧: ok sip kak..
terimakasih dukungan nya 🥰
total 1 replies
Tevina Anggita
kejam banget plis.....,Alicia di buat hilang jejak aja Thor... ngak semua salah Alicia plis..
Tevina Anggita: sippp makasihhh thorrr🤭🤭🤭🤭🤭

setelan pabrik? centill nya kah?
total 2 replies
putmelyana
Thor gaada adegan hot gtu dante Ama Alice KLO GK romantis
~SasMaya ✧: 🤣🤣 sabar yah.. Dante-nya kan masih ngambek 🤭
total 1 replies
Amila FM,IG:amilaeditslife
baik-baik ya Alicia & Dante, jangan pisah 😭
Tevina Anggita
semoga baikan Thor...
Tevina Anggita
sakit hati banget plisss kalau mereka cerai atau si dante ninggalin bininya😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!