Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
gajian
Hari hari Ais jalani pekerjaan dengan sepenuh hati walaupun kadang berat .
Tidak terasa sebulan sudah Ais bekerja .
Kini sudah waktunya gajian.
Harap harap cemas Ais di depan office ( kantor) menunggu giliran .
Ada yang mengeluh gajinya kecil. Ada yang lagi senang gajinya besar ada yang lagi curhat utangnya banyak.
Tak lama kemudian nama Ais di panggil.
" Ais. , Jom masuk" ucap mister kami.
" Iya terima kasih mister" jawab Ais dengan nada sopan
Ais melangkah masuk ke ruangan tempat mereka menerima gaji.
"Silah masukan sidik jari akak. " Ucap tuan Gabriel .salah satu staf di tempat Ais bekerja.
" Iya tuan . " Jawab Ais sambil menunduk sopan,,,
Semua prosedur sudah Ais lakukan. Menunggu slip gaji Pertamanya Ais dengan antusias yang tinggi. Walau tidak menjanjikan apakah itu gaji besar atau kecil.
Tiba-tiba ada teman melihat yang tertulis di kertas yang di sebut slip gaji. Ais membaca kata demi kata . Tapi ais fokus pada tulisan yang berbunyi. "Seribu dua ratus Ringgit!!" serunya dengan suara sedikit kencang.
Sampai sampai teman teman pada heboh.
" Ahk gajii segitu kok bangga." Tiba tiba salah satu teman Ais berkomentar. Entah kenapa dia begitu sebal pada Ais sejak awal kedatangannya
" Yah Alhamdulillah walaupun sedikit kan yang penting hasi keringat sendiri" ucap Ais sambil berlalu pergi tanpa menoleh padanya. Sampainya Ais di kamar . Ais termenung sambil menghitung uang tadi lalu Ais bandingkan dengan mata uang negri sendiri.
"Ya Allah gajinya banyak banget yah , kalau di tukar rupiah" ucap nya lirih
Lalu ais berpikir untuk membuka rekening Bank. Tapi bingung gimana caranya . Ini kan negara orang kan.
Setelah dipikir lagi . " Yah sudahlah aku simpan aja deh uang nya . Ummm beli apa yah nanti kalau ke kota "? Guman Ais sambil memegang uang itu .
Tidak terasa hari sudah sore . Dan seperti biasa mereka berangkat bersama sama kesungai untuk mandi dan mencuci pakaian.
" Tunggu ,,, aku ikut juga " Ais berlari sambil berteriak disaat lori( truk pengangkut buah sawit) itu lewat .
" Ayo cepat nanti ditinggalkan " jawab salah satu teman Ais .
" Oke jalan " ucapku pada pemandu lory ( sopir truk pengangkut buah sawit)
Disaat kami menuju mandi ada yang bercerita besok rencananya apa.
Di sela sela mereka bercerita Ais banyak diam . Tidak menanggapi apa cerita mereka
Salah satu pekerja yang tinggal dekat dengan basecamp Ais mengajak ais mengobrol.
" Mbak nanti tidak ikut ke bandar ( kota)
esok? " Tanya nya pada Ais
Ais menoleh dan menjawab " saya tidak punya teman mas."
Lalu dia berucap lagi " yah nanti bareng kita kita , mau?"
E
" Emangnya boleh? Kita kan tidak satu Genk" tanya Ais padanya.
" Yah boleh aja dong . Kan malah bagus jalan sama amoy( sebutan wanita muda ). Seru la ."
" Ummmmm boleh juga kebetulan saya tidak punya teman disini."
" Ok . Besok kita sama sama satu kereta( mobil). Balik kesini pun nanti sama sama juga" katanya lagi. .
Tidak terasa kami sudah sampai di sungai tempat biasa mereka mandi .
" Ayo turun turun . Mandi biar wangi . Besok ke bandar ooo . Satu hari kita cuti kan"? Ucap salah satu pekerja .
Karena hanya Ais wanita yang ada disitu . Ais di tunjukan tempat agak jauh dari mereka untuk aku mandi.
" Mbak mandi Disana aja mbak. Biar mbak tidak merasa risih " disini laki laki semua" ucap orang yang ajak aku ngobrol tadi
" Iya mas. Makasih ya" jawab Ais sopan
Yah yang namanya laki laki yah gitu sejelek-jelek nya perempuan tetap aja di perhatiin .
Apalagi di tempat mandi kan cuma Ais perempuan nya.
*******
Esok pun tiba para pekerja lain begitu antusias . Tiba ada laki laki yang ajak Ais kenalan. " Aku Heri . Selama kerja disini kok saya jarang nampak kamu ? "
" Ummmm iya saya baru disini . Ais . Panggil saja Ais. . " Jawab Ais gugup.
Ais memperhatikan dia . ' lumayan lha ganteng juga ' guman Ais dalam hati sambil aku senyum senyum sendiri.
Lalu dia berucap lagi " asli mana? Saya orang Pontianak"
" Saya orang muna. Ummm tepat nya Sulawesi Tenggara"
" Daerah mana itu ?. Baru dengar aku ." Dia sepertinya bingung . Mungkin baru pertama kali mendengar nama daerah itu.
" Di pulau Sulawesi adanya . Nanti coba buka peta trus cari pasti ada heheheh" ucap Ais sambil tersenyum kecil
Tidak lama kemudian mobil yang mereka pesan sudah datang.
" Mbak Ais ayok . Kereta dah sampai . Ayok mbak nanti kena tinggal dengan pemandu "!
Kata mereka.
" Iya mas tunggu aku tutup pintu dulu yah" jawab Ais
Sambil berlari kecil menuju mobil yang mereka pesan.
Lalu Heri pun berkata . " Bolehkan saya naik kereta ni"?
" Boleh . Masih muat untuk seorang lagi
" jawab pemandu( sopir) itu.
Di perjalanan Ais banyak diam . Begitu juga Heri .
Karena selain kamu berdua di dalam mobil itu semua satu Genk. Bisa dibilang satu daerah mereka berasal.
Karena bingun ais pun bertanya .
" Di bandar itu ada yang jual handphone. "
" Ada mbak banyak . Mbak mau merek apa " dari handphone merek salak sampai handphone jadul ada mbak. Mbak tinggal milih aja yang mbak mau " jawab nya sambil bercanda
Lalu Heri ikut menimpali" nanti aku hantar dekat kedai ( toko) tu. "
" Boleh boleh. Kebetulan saya juga baru disini . Takut nya nyasar hehehehe" jawab Ais malu malu .
*********
Sampai nya mereka di bandar (kota ) mereka menuju sukan( pasar).
Ais melihat lihat sambil mencari sesuatu yang bisa di beli.
" Moy. Sayur MOI( sebutan wanita muda ) ,"
Kata ibu itu.
" Ini berepa makcik?"
" Dua Ringgit je lah."
" Ok aku beli dua . Cili setengah kilo, ummm kubis dua kilo terong satu kilo , sama bayam satu ikat "
" Ok . Tunggu kejap "
" Berapa semuanya makcik"
" Dua puluh empat Ringgit , "
" iya terima kasih "
Diberikan semua belanjaannya
Tak lama Heri muncul.
"Jom kita pigi makan. Saya dah lapar lha . "
" Ok . Aku pun dah belanja ini. Lepas makan Heri antarkan aku beli handphone yah!!""
." Ok dengan senang hati"
Sampai dekat kedai (warung makan) mereka berdua masuk . Ais langsung duduk Sambil melihat lihat sekitar. Setelah lama duduk . Ais bingung , "Kok pelayan nya lama yah kak. " Tanya Ais dengan raut wajah kebingungan
Melihat Ais kebingungan Heri tersenyum tipis " disini kena layan diri .".
Ais menautkan alis
" Maksudnya gimana ? " Tanya Ais masih belum mengerti .
Diapun melangkah ke tempat makanan. Tak lupa dia sambil membawa piring .
Lalu diambilnya makanan satu persatu.
Lalu ke kasir .
Ais heran. Dan ini adalah pemandangan pertama bagi Ais. Dan pengalaman pertama juga.
" Yah ampun saking kampungannya aku kok gini amat. " Guman Ais dalam hati.
Antara lapar dan malu ais mengikuti apa yang dilakukan Heri tadi.
Ais mengambil menu sesuai selara . Lalu ke kasir dan tak lupa pula aku mengambil air mineral.
" Berapa kak"? Tanya Ais
" Apa yang akak ambil "? Tanya nya lagi.
" Nasi , ayam sayap, sayur kangkung, dan air mineral " jawabku.
" Tunggu kejap eee" ....." sambil menghitung
" Semua sembilan Ringgit je. "
" Terimakasih akak. " .
Ais melangkah kembali ke meja tempat Heri duduk.
" Sudah ?" Tanya Heri padaku.
" Iya sudah ., " Jawabku singkat.
**********