"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 2
Di dalam dinginya malam yang menembus kulit,angin sepoi Sepoi menerpa rambut panjang seorang gadis yang kini sedang duduk di sebuah halte bis di temani oleh paman dan bibinya..
"Clara,kamu harus janji ya sama bibik akan selalu menghubungi bibik ". Kata bik Titin sambil menggenggam erat tangan Clara.
"Bik percayalah Clara akan baik baik saja"!
Kata Clara dengan senyum manisnya.
"Itu bisa nya sudah datang, cepat masuk nak"! Kata paman Santo sambil membelai pundak sang keponakan.
Emmm"!! Sahut Clara sambil memeluk paman dan bibik nya bergantian .
"Hati hati Clara,"! Ucap bik Titin sebelum Clara benar benar masuk ke dalam bis tersebut.
Clara sengaja duduk di dekat jendela supaya bisa menatap bibi dan pamannya yang masih berdiri di pinggir jalan ,Clara pun melambaikan tanganya saat bis yang di tumpanginya mulai melaju meninggalkan halter tersebut .
"Sudah ,sudah doakan saja semoga Clara menjadi anak yang sukses"! Kata paman Santo menenangkan hati sang istri yang begitu nampak sedih .
Bik Titin pun hanya mengangguk dan ikut melangkah menuju motor setelah bis tersebut menghilang dari pandangan nya.
Hampir 20 jam Clara menempuh perjalanan untuk sampai ke ibu kota menggunakan bis. .
Tepat jam 4 sore hari ,bis tersebut berhenti di sebuah terminal di ibu kota.
"Akhirnya"!! Kata Clara sambil mengangkat kedua tanganya ke udara merenggangkan otot ototnya yang terasa kaku akibat kelamaan duduk.
"Hati hati neng,"!! Kata seorang kondektur bus saat melihat Clara keluar dari bis tersebut.
Berbekalkan sebuah kertas bertuliskan alamat kampus clara keluar dari terminal tersebut mencari sebuah angkot yang mengarah pada tempat tujuan.
"Tolong,, jambret,,tolong"!! Teriak seorang gadis seusia Clara sedang teriak teriak panik meminta tolong,namun tak ada satu orang pun yang berniat menolong gadis tersebut.
Seorang jambret yang akan kabur dengan menggunakan sepedah motor bersama temanya,namun sepertinya hari keberuntungan tidak ada untuk kedua jambret tersebut di hari ini.
Clara yang melihatnya pun langsung saja melepaskan tas ranselnya dan menghantam kearah punggung jambret tersebut.
Alhasil motor yang sedang melintas di depan clara pun oleng dan jatuh seketika.
"Brengsek"!! Pekik jambret tersebut sambil bangkit dan siap menyerang Clara.
Bugh',,
Bugh',,
Bugh',,
Bugh',,
Perkelahian pun terjadi antar dua jambret dan Clara,,kurang dari 10 menit dua jambret sudah tergeletak babak belur.
Clara pun mendekat dan mengambil tas nya dan tas yang sempet di jambret tersebut.
Dugh"! Sebelum benar benar melangkah pergi ,Clara kembali menendang kaki salah satu jambret tersebut .
"Payah"!! Pekik Clara sambil berjalan menghampiri gadis yang masih terdiam mematung melihat atraksi gadis tomboy yang luar biasa.
"Cantik dan hebat"!! Gumamnya saat Clara sudah berdiri dihadapannya .
Bukanya menerima tas nya dia malah sibuk mengagumi sosok Clara.
Hemmm "!! Kata Clara membuyarkan lamunan gadis tersebut.
"Eeh,, terimakasih,,kenalkan aku Tania"! Kata gadis tersebut sambil mengulurkan tangannya ke arah Clara.
"Clara"! Kata Clara sambil menerima uluran tangan tersebut.
"Sebagai ucapan terimakasih ayo aku traktir makan,tapi hanya makan bakso ya,uangku pas Pasan"! Kata Tania sambil nyengir kuda karena malu.
Clara hanya menaikan dua alisnya saja ,tanda mengiyakan .
Akhirnya Clara dan Tania pun berjalan beriringan menuju warung bakso yang tak jauh dari terminal tersebut.
Dalam diam Clara menatap Tania yang begitu banyak membawa barang seperti orang mau minggat saja.
"Hehee,aku baru pulang kampung ,jadi aku membawa banyak barang dari kampungku"! Kata Tania yang sepertinya tahu maksud tatapan gadis cantik di hadapannya itu.
"Oiya kamu mau kemana "!
"Ke alamat ini"! Kata Clara sambil memberikan selembar kertas yang ada disaku celana jens nya.
Mata Tania pun terbelalak ,bukanya ini alamat sebuah kampus ternama di ibu kota.
"Apa kamu tahu"! Tanya Clara saat melihat ekspresi wajah Tania.
Tania segera mengangguk mengiyakan.
"Kalau begitu kamu bareng aku saja,apa kamu sudah ada tempat tinggal"!.
"Belum"!! Sahut Clara.
"Kalau begitu nanti aku bantu kamu cari kos bagaimana,sebagian ucapan terima kasih lagi "!.
Clara hanya mengangguk anggukan kepalanya.
Lagi lagi gadis di hadapannya ini sangat irit bicara,dan tania pun begitu terpesona dengan penampilan Clara meskipun sama sama perempuan.
Rambut panjang lurus,dengan kuncir kuda dan sebagian poni nya dibiarkan berantakan begitu saja,membuat aura gadis tomboy satu ini menyala.
"Kanapa melihatku seperti itu,apa kamu menyukaiku"! Tanya Clara sambil memicingkan matanya menatap ke arah Tania.
"Yaa,Ups,, bukan maksudku kamu begitu mempesona,andai kamu laki laki pasti kamu sangat tampan"!
Hahaaa"!! Clara hanya terkekeh mendengar ucapan teman barunya yang begitu jujur.
Tak sedikit para teman wanitanya bilang seperti itu kepada Clara.
"Lupakan ,ayo makan ,takutnya nanti keburu tidak ada angkot "! Kata Tania sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Clara hanya tersenyum tipis sambil meraih sendok dan mulai memasukan suapan bakso pertamanya kedalam mulutnya.
15 menit berlalu ,Clara dan Tania pun beriringan menuju sebuah pangkalan angkutan umum .
"Terakhir, terakhir. " Ucap Abang kernet yang berdiri disamping mobil berwarna orange tersebut.
"Ayo cla.. " kata Tania sambil berjalan cepat dengan menenteng dua kardus di tangan kanan dan kirinya.
45 menit waktu yang di butuhkan untuk sampai di tempat kos San Tania,.
"Ayo cla"!! Lagi lagi Clara hanya mengangguk dan mengikuti langkah tani yang sudah berjalan terlebih dahulu masuk kedalam gang.
"Cla,masuklah,tunggu sebentar ya,aku akan bertanya kepada Bu kos ,siapa tahu masih ada yang kosong"!.Kata Tania setelah membuka pintu kosannya untuk teman barunya.
Clara hanya mengangguk sambil mengangkat satu jempolnya ke udara.
10 menit berlalu Tania kembali bersama seorang wanita paruh baya yang berjalan disamping nya.
"Cla, Clara"!!
Clara pun keluar saat namanya di panggil.
"Yaaa"!! Jawab Clara .
",ini Bu Dewi pemilik kossan disini,Bu ini teman saya yang saya bilang tadi"! Kata Tania saling memperkenalkan.
"Cantik sekali, kalau Dwiky tahu ada gadis secantik ini di kosan pasti dia bisa move on dari mantan kekasihnya yang tidak punya aturan itu"! Gumam bu dewi yang malah sibuk mengagumi sosok Clara .
Buuu'"!! Pekik Tania menyadarkan lamunan ibu kos nya itu .
"Eeh,, jadi kamu yang sedang mencari kosan ya"! Tanya Bu Dewi sambil menatap ke arah Clara .
"Yaa Bu"! Jawab Clara sambil tersenyum manis.
"Ada di situ paling pojok tapi '! Ucapan Bu Dewi pun tergantung seperti jemuran.
"Tapi apa Bu"! Tanya Clara yang sedikit penasaran .
"Tapi agak mahal,,soalnya deretan yang disana lebih besar dari deretan di sini ". Jawab Bu Dewi sambil tersenyum kecut.
"Tidak masalah Bu,asal ada yang kosong ". Jawab Clara.
"Baiklah kalau begitu ,ayo ibu antar"!
Akhirnya Bu Dewi pun berjalan menuju kosan yang yang berada di depan dari pada kosan tania.tania pun ikut mengekor bersama Clara mengikuti langkah Bu Dewi.