NovelToon NovelToon
One Night With Idol

One Night With Idol

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:236
Nilai: 5
Nama Author: Dk_Hiday

Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.

Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#03 Bertemu kembali dengan nya

Perjalanan menuju Rumah Besar Kediaman Liu.

Raga berada di mobil dan Jiwa berasa berada di tempat lainnya, Xiarui benar-benar tidak siap untuk bertemu lagi dengan A Yan benar-benar terbesit rasa benci untuk nya.

" Apakah semuanya ada di rumah Besar itu? " Xiarui memecah keheningan.

" Iya semuanya, termasuk tuan A Yan. Bahkan , Para Calon menantu juga ada di sana . " tutur Qiaofeng.

" Calon menantu? " Terbesit sedikit rasa penasaran tentang keluarga itu.

Qiaofeng menghela nafas kasar.

" Putri dari keluarga Fang, Fang Huajin calon istri Tuan Chenghao. Dan, Wang Nanzhu adalah kekasih masa kecil tuan muda A Yan. Kabarnya seperti itu, dalam hubungan pernikahan mereka harus setara jika tidak, sama saja mencoreng nama baik keluarga. " Qiofeng menceritakan hal seperti itu kepada Xiarui seperti di sengaja, agar Xiarui tidak membuka kejadian malam itu dan Tidak berharap lebih kepada A Yan.

" Kau cukup pintar membuatku sadar diri, Tenang saja saya cukup pintar untuk mencari laki-laki yang tidak Brengsek. " Jawab Ketus dan kemudian dengan memasang wajah ketus dia memasuki rumah besar keluarga Liu.

Benar saja, baru menginjakkan kaki di ruang tamu ternyata sudah berkumpul semuanya termasuk A Yan dan para calon menantu itu.

A Yan menatap lekat sosok yang baru saja tiba kerjaan keluarga nya itu.

" Pak Chenghao, maaf sedikit terlambat ada pekerjaan yang tadi harus daya selesaikan. " Ucap Xiarui pada Chenghao dan menundukan diri tanda hormat pada nya dan seluruh keluarga nya.

" Baiklah, sekarang tolong ukur badan kami semua untuk busana kami mempercayakan model dan seluruhnya pada mu dan tim mu. " Chenghao memberinya semangat.

Dengan senyum lebar Xiarui menerima tanggungjawab itu semua. Dan Ya! Tidak akan pernah menatap ke arah Pria brengsek itu walaupun dari ujung mata nya terlihat dia memperhatikan nya.

" Ayah, ibu kalian mulai saja dulu. " Chenghao menyuruh Orangtua nya untuk mengukur ukuran tubuh masing-masing. Dengan rasa takut dan keringat dingin , Xiarui mencoba profesional tanpa memikirkan apapun.

" Huajin, Nanzhu.. giliran kalian! " Seru Chenghao.

" Tolong ukur agak lebih ketat, aku ingin bentuk tubuhku terlihat bagi di depan A Yan . " Ucap Nanzhu dengan nada lirih.

Xiarui hanya mengangguk setuju dengan permintaan Nanzhu.

" Kau berbakat dalam hal ini, pantas saja Chenghao sangat mempercayakan mu untuk hal besar ini. " Ucap Huajin dengan penuh kagum pada gadis mungil. di depannya.

" Terimakasih Nona Huajin , beruntung sekali pak Chenghao memiliki istri sepertimu yang baik hati . " Ucap Kembali Xiarui dengan senyumnya.

" Panggil kak Huajin saja , " Mereka saling pandang dan tersenyum.

" A Yan, kau duluan saja. " Suruh Chenghao pada adiknya yang tengah sibuk memainkan ponsel nya.

" Kakak saja dulu,! " sahut nya dengan nada sinis.

"Dasar bocah ingusan. " Kesal Chenghao .

Chenghao kemudian maju untuk mengukur tubuhnya.

" Pak maaf., apa tidak apa-apa jika saya mengukur bapak? " Sebelum mengukur tubuh Xiarui tidak enak hati rasanya seperti lancang.

"Ukur saja tubuhnya itu, kalo tidak nanti dia akan memakai baju seperti orang-orangan sawah. " Huajin menjawabnya di selingkuh dengan tertawa.

Jawaban itulah yang membuat Xiarui mulai mela jutkan kembali pekerjaannya.

Sampai pada saat pengukuran terakhir untuk A Yan. Hati dan pikirannya benar-benar terganggu.

" A Yan Giliranmu! " Chenghao menepuk bahu nya. A Yan dengan tatapan dingin melangkah ke hadapan Xiarui.

" Tuan Muda, Maaf jika kurang berkenan. Saya ukur dulu apa boleh? " Xiarui dengan bibir yang kelu dan nada bergetar bertanya pada A Yan.

" Hm, cepat lah. ! " Sahut nya dengan nada ketus.

Pada Akhirnya pekerjaan malam ini yang menguras hati dan pikiran pun selesai Xiarui lakukan .

" Terimakasih Tuan besar dan Tuan Chenghao karena sudah mempercayakan hal sebesar ini kepada saya . untuk design dan semacamnya saya akan konfimasi lebih lanjut ke pak Chenghao. Saya pamit dulu. " Ucao Xiarui sambil menunduk hormat.

" Nak, tunggu dulu. di luar sedang hujan kita makan dulu bersama. " Nyonya besar Jiangmei menawarkan nya untuk singgah sebentar.

" Tidak usah Nyonya besar, saya meninggalkan adik saya dirumah sendirian , saya takut dia akan khawatir. Jadi, maaf sekali saya langsung pamit saja. " Xiarui menolak dengan halus permintaan mereka.

" Chenghao antar Dia kerumahnya. ! " Tutur Tuan besar Liu Gaofang .

" Baik ayah, " Jawab singkat Chenghao.

" Tunggu, Biar aku saja yang mengantarnya sekalian pulang ke apartemen. Besok jadwal ku padat jadi tidak menginap disini. " Tiba-tiba A Yan menawarkan diri.

" Kau kan mau mengantar Nanzhu , " Ucap Ibu Jiangmei .

" Nanzhu diantar Qiaofeng kebetulan kan satu arah. Aku pergi dulu semuanya. " A Yan melangkah cepat. hal ini masih membuat Xiarui mematung tak percaya.

" A Yan! " Teriak Nanzhu dengan kesal.

Diperjalanan semuanya terasa canggung dan Xiarui pun malas melihat wajah nya.

" Kenapa kau menerima tawaran kakak, bukannya sudah kubilang jangan berurusan denganku lagi. Apa kau memang sengaja melakukan ini semua? " A Yan membuka topik dengan nada sinis.

" Kau itu sepertinya terlalu percaya diri, aku melakukan ini semua untuk pekerjaan ku, untuk karier ku dan untuk uang, Aku tidak tertarik untuk orang brengsek sepertimu. " Jawab Xiarui seraya menekan kata terakhirnya.

Ssrettttttt! A Yan mengerem mendadak di pinggir jalan sepi.

" Kau menyebutku brengsek, padahal kau sendiri yang menggodaku ingin merasakan tubuhku, cih! " Dengan nada sinis dia kembali mengucapkan kata-kata menjijikan pada nya.

" Dengar tuan muda yang terhormat, aku akui itu salahku karena mabuk , tapi tidak terbesit sama sekali apalagi tertarik untuk menggoda dirimu dengan tubuhku itu. Semua orang kaya sama saja memandang kami orang miskin seperti itu. " Jawaban Xiarui seketika membuat A Yan terdiam terpaku.

" Jangan sampai kejadian malam itu ada yang tau, bahkan Qiaofeng hanya tau aku membawa mu saja. Jika ada orang luar yang tau berarti hanya kau yang jadi tersangka nya. " Ucap A Yan dengan tatapan tajam yang menatap ke arah Xiarui.

Tatapan sayu itu membuat A Yan sebenarnya tidak ingin menjadi pria tidak bertanggungjawab, tetapi demi karier dan masa depan nya dia harus melakukan ini.

Xiarui membuang muka dan mengalihkan tatapan.

" Tenang saja aku tidak akan melakukan hal menjijikan untuk menjatuhkan namamu dan keluarga mu. Aku turun disini saja, Kau pulanglah jangan habiskan waktu berharga mu hanya untuk berbicara denganku. " Ucapan Xiarui sungguh menyayat hati seorang penyanyi terkenal itu.

Xiarui berjalan menyusuri jalan sendirian dengan tatapan kosong dan pikiran yang berantakan.

Ada terbesit rasa tidak tega dan bersalah kepada Xiarui , saat A Yan melihat nya berjalan tanpa tenaga.

" Ah, kenapa malam itu aku tidak menahan diri saja, Sial! " kesal A Yan sembari memukul stir mobilnya.

BERSAMBUNG

terimakasih, tolong bijak membaca di beberapa episode ya.!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!