NovelToon NovelToon
How Can I Run Away From That Obsessive Man

How Can I Run Away From That Obsessive Man

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kensujishisu

#timetravel
Sebenarnya aku seharusnya sudah mati kan? kenapa tiba tiba aku berada di dunia seperti manhwa... aku baru aja selesai baca ini novel? loh kok bisa masuk?
dan lagi kenapa aku jadi villainess kejam yang akan mengganggu tokoh utama cowok dan cewek yang ada di dunia ini! Elisia Verderick salah satu anak marquiss ternama di dunia novel itu, aku tidak mau berususan dengan pria pria obsesif di dunia ini.. bahkan sampai dikurung!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

✧⌔✧⌔✧⌔✧⌔✧⌔✧

 Keesokan lusanya

✧⌔✧⌔✧⌔✧⌔✧⌔✧

Aku sekarang berada di kereta kuda, berpamitan dengan Ayah dan Ibu Elisia tadi selama setahun lamanya, kuharap aku bisa baik baik saja bertahan di dalam istana itu, aku tidak percaya inilah harinya.

Dari sekeliling halaman depan istana dengan gerbang besarnya itu aku dipersilahkan masuk dan disambut oleh pelayan-pelayan istana, sejauh ini mereka masih menghormatiku berbeda dengan novel yang saat itu Elisia berusia beranjak ke 16 sudah sangat dibenci oleh pengikut putra mahkota

Dikarenakan sikapnya yang menyebalkan itu, semua orang jadi membicarakannya berapa jahat dan nakal nya putri Marquiss itu.. mengapa Elisia masih berada di istana kala itu, karena Elisia yang memintanya, dia seperti lem bagi putra mahkota karena terus ingin menempel disisinya.

Aku saja saat membacanya tidak suka tapi bukan sepenuhnya salah Elisia juga dikarenakan Edwin berpura pura baik kepada Elisia, karena Elisia bukanlah orang yang bisa dimarahi sedikit saja karena dia akan menangis.. sedangkan Edwin tidak suka orang seperti itu dicerita aslinya.

Kepala pelayan yang bernama Afren mengajakku masuk kekamarku dia menjelaskan tata letak istana dan hal biasa yang dilakukan Edwin saat di istana karena aku termasuk teman bermainnya jadi sepertinya mereka ingin aku mengetahui hal yang dilakukan putra mahkota.

hah yang benar saja.. aku kayak baby sister deh

Tapi bagiku yang terpenting bisa makan makanan enak dan hidup tenang saja itu sudah cukup, jadwalku bertemu pertama kali dengan Edwin adalah sebentar lagi.. ini adalah perkenalan ku dengannya.

Aku sebenarnya penasaran bagaimana postur tubuh dan sikapnya itu... jadi aku tidak sabar untuk menghampiri nya sekarang juga walaupun aku sebenarnya agak takut karena dia yang akan membunuhku dimasa depan, selagi aku tidak meracau aku akan bisa hidup tenang.

"Nona, tuan muda berada di taman belakang sekarang kemungkinan nona akan minum teh dengan tuan muda sekarang, kami akan memberikan kalian waktu luang dengan beberapa pelayan disebelah pintu, nikmati waktu kalian.. "Ucap Afren sambil tersenyum

nikmati waktu apanya,nikmati waktu ku sambil menunggu aku mati gitu kah..

Aku masuk ke taman belakang yang berisi bunga bunga cantik yang hampir semuanya bunga berwarna putih?sepertinya ini ikonik, semua bunganya ini dipilih oleh Edwin dan ini adalah sebagai lambang orang mati...

Mengapa seperti itu, karena pemeran utama Lea seperti putri Baron yang mati karena obsesifannya Edwin terhadapnya, dia tidak bisa bergerak, berbicara dengan lawan jenisnya.. jika itu terjadi itu akan berdampak pada mentalnya karena orang yang berbicara dengannya itu akan segera mati dan dia tidak bisa lepas.

Sepertinya Edwin sudah ditakdirkan dari lahir menjadi pemeran utama obsesif maniak oleh sang author.

haha itu ga lucu, maupun aku semisal bereinkarnasi jadi Lea pun sepertinya aku akan sengsara

"hormat kepada putra mahkota Kekaisaran, saya membawa Nona muda Marquiss Vederick " Afren membungkuk.

"Hormat kepada putra mahkota kekaisaran, sang matahari Kekaisaran, salam saya Elisia Vederick..mohon bantuannya. "Aku pun membungkuk sambil menatap Edwin dengan lekat.

Rupa tokoh pemeran utama ini pastinya sangat tampan, bulu matanya lentik rambut putihnya yang agak kekuningan dan tatapannya bagaikan malaikat tidak akan bisa menyangka dia adalah pria obsesif yang selama aku baca novel itu.

karena aku sudah tau semuanya aku tidak akan terpedaya dengan sikap lemah lembutnya itu.

Dia pun meraih tanganku dan mencium punggung tanganku sambil meletakkkan satu tangannya dibelakang seperti yang ada di novel.

"Salam untuk Elisia Vederick, terimakasih sudah datang untuk jadi teman bermain saya disini, saya sangat senang, silahkan duduk"ucapnya dengan suaranya yang halus itu.

" Dengan senang hati, terimakasih yang mulia. "ucapku lalu duduk berhadapan dengannya.

*yang bergaris tebal ucapan Edwin ya mulai sekarang.

" Apakah anda suka minum teh? "

"Suka.... " jawabku singkat, aku tidak pernah berbicara dengan pria sambil melakukan hal seperti ini sebelumnya.. ini sangat canggung, Edwin tetap menatapku dengan tersenyum, aku tau itu palsu.

"Bukankah minum teh dengan teman seumuran adalah hal yang menyenangkan? aku menantikannya hari ini. "

"Saya turut senang jika yang mulia senang. "

Edwin menaikan satu alisnya, aku tidak tau aku mengatakan hal yang salah atau benar tapi aku tidak ingin terlihat seperti Elisia di masa lalu yang membuatnya risih.

"kamu boleh memanggilku Edwin kok karena kita sekarang adalah teman. "

"Tidak yang mulia aku hanya akan menambahkan nama anda di belakang karena itu tidak sopan.. maafkan saya. "

"hahaha baiklah, kamu boleh juga memanggilku seperti itu " Ucap Edwin sambil meletakkan kedua tanggannya yang tergenggam berada dibawah dagunya.

Jika ini Elisia yang asli dinovelnya dia dengan polosnya memanggil nama Edwin dengan sesantai itu.. aku harus bersikap sebaliknya.

"Ya.. baiklah yang mulia Edwin"

"Apakah anda tidak senang bermain bersamaku, Elisia? "

Dia memanggil nama saja seperti di novelnya hal ini saja membuat Elisia yang aslinya tersipu malu karena itu berarti menjadi teman dekat walaupun pertama kali bertemu,tapi itu hanya trik permainan yang dimainkan oleh Edwin.

Aku menatap Edwin yang menatapku seperti tatapan berharap, aku tidak tau apa artinya itu, apakah dia mencoba bermain denganku karena dia bosan?

"Saya senang.. namun saya tidak pernah memiliki teman sebaya jadi saya tidak tau caranya, dan juga yang mulia adalah masa depan Kekaisaran, saya tidak yakin bermain dengan saya adalah hal yang bagus, tapi saya disini akan menemani yang mulia hingga yang mulia tidak akan bosan jika saya bisa. "

"hahaha aku tidak akan bosan, lagipula itu adalah hal yang wajar jadi tenang saja, Elisia.. tapi aku tidak tau apa ini perasaanku saja kamu sepertinya terlihat membenciku. "

apa?ya sejujurnya walaupun itu benar aku tidak bisa menunjukan kebencianku padanya, yang ada belum genap umurku 20 tahun aku bisa saja mati.

"Maaf yang mulia sepertinya karena ketidak nyamanan sikap saya membuat yang mulia mengira saya membenci anda, padahal tidak.. saya hanya takut berbuat salah dan membuat yang mulia tidak suka pada saya.. "

"Elisia.. kenapa kamu berpikir seperti itu? aku menyukaimu.. kita bisa berbicara santai.. ya... "

"Saya akan berusaha.. "

"Oh jadi aku adalah teman pertamamu ya, aku sungguh beruntung deh, nanti lainkali akan kutunjukan permainan yang seru untukmu.. "

"ah.. dengan senang hati yang mulia..tapi saya harap permainan itu bisa juga saya mainkan dengan baik.."

"haha apa maksudmu, itu sudah pasti"

"Yang mulia, maaf mengganggu waktunya tapi kaisar memanggil anda, keruang kerja... nona muda boleh kembali ke kamar dan beristirahat ya.. " Ucap Afren kepadaku.

Tatapan Edwin seketika berubah, tidak tau apa ini hanya perasaanku saja dia seperti terganggu karena panggilan ini,tapi hal ini membuatku terbebas dari beban barusan membuatku lelah.

Aku akhirnya kembali kekamar dan mencoba untuk berisitirahat,

"Hmm.. kaisar ya..sebenarnya kaisar ini memang agak lain juga sih.. sikapnya 11/12 sama Edwin tapi anaknya lebih parah sepertinya... mungkin karena watak bapaknya seperti itu, tapi setidaknya bapaknya masih ada hati dibandingkan dia...wah aku tidak tau hari ini sudah berjalan lancar atau tidak, setidaknya aku tidak akan berharap apapun dengannya karena itu tidak akan mungkin terjadi. "

readers akan tau kalau sudah baca chapter selanjutnya kenapa sikap bapaknya lebih better dari Edwin xiXi. (〃゚3゚〃)

1
Dania
semangat tor
GACHA LIFE
bagus!!
ygwegtloh
jgn jgn nnti pangeran nya masuk lebih awal juga
araraa
bdh bgt ga si😭 yang buat Vion tanggung jawab woi
KEITH
pintar banget putra mahkotanya keknya ga bisa dikibulin lagian yang malsuin juga tiba tiba bilang tampan kan ngakak🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!