NovelToon NovelToon
Karma Datang Dalam Wujudmu

Karma Datang Dalam Wujudmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Teman lama bertemu kembali / Office Romance
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: diamora_

Cayra Astagina, sudah terlalu sering patah hati. Setiap hubungan yang ia jalani selalu berakhir dengan diselingkuhi.
Saat ia hampir menyerah pada cinta, seorang peramal mengatakan bahwa Cayra sedang menerima karma dari masa lalunya karena pernah meninggalkan seorang cowok kutu buku saat SMA tanpa penjelasan.

Cayra tidak percaya, sampai semesta mempertemukan mereka kembali.

Cowok itu kini bukan lagi si kutu buku pemalu. Ia kembali sebagai tetangga barunya, klien terpenting di kantor Cayra, dan seseorang yang perlahan membuka kembali rahasia yang dulu ia sembunyikan.

Takdir memaksa mereka berhadapan dengan masa lalu yang belum selesai. Dan Cayra sadar bahwa karma tidak selalu datang untuk menghukum.
Kadang, karma hadir dalam wujud seseorang yang menunggu jawaban yang tak pernah ia dapatkan.

Kisah tentang kesempatan kedua, kejujuran yang tertunda, dan cinta yang menolak untuk hilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diamora_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2. Angkringan, Gosip, dan Ide Gila

Kadang solusi hidupmu datang dari gosip angkringan dan ide paling gila yang kamu pikir cuma bercanda.

...Happy Reading!...

...*****...

Udara malam menyentuh wajahku. Dingin, tapi menenangkan.

Angin seolah berbisik, "Tenang, kamu belum sepenuhnya hancur."

Sepanjang jalan, ibu-ibu dan bapak-bapak duduk di teras sambil mengobrol.

Anak-anak kecil berlarian, beberapa memanggil namaku riang.

Aku membalas dengan senyum profesional. Bukan tulus, bukan palsu, tapi versi resmi putri ketua RT.

Rapi. Tanpa cela.

Karena di lingkungan ini, satu kerutan alis saja bisa jadi gosip nasional.

Tak butuh waktu lama untuk sampai di angkringan.

Lampunya redup tapi hangat.

Aroma nasi bakar dan wedang jahe menyeruak,

membawa nostalgia masa kecil. Damai, sederhana, tanpa syarat.

"Eh, Mbak Caca. Mau pesan apa?"

Suara Pak Bejo menyambut dari balik gerobak.

Aku duduk di kursi panjang.

"Seperti biasa, Pak."

"Siap. Tunggu sebentar."

Menu andalan: nasi kucing, wedang jahe, dan gorengan.

Kadang aku bayar di awal, kadang... sistem kepercayaan.

Untungnya, Pak Bejo bukan debt collector.

"Eh, ada Mbak Caca!"

Suara lain muncul dari dalam.

Bu Rumiyem keluar dengan baskom di tangan dan ekspresi siap basa-basi.

"Halo, Bu."

Aku menyapa sambil mengunyah tempe goreng dengan gaya paling anggun yang bisa kupunya.

"Sendirian, Mbak? Mas Raka sama Elan nggak ikut?"

Biasanya aku memang bareng mereka.

Tapi malam ini, aku mode solo player.

"Di rumah, Bu. Lagi pengin me time."

Bu Rumiyem mengangguk penuh pengertian, lalu menepuk pundakku.

"Bagus itu. Sebelum nikah, puas-puasin.

Kalau udah nikah, susah cari waktu buat diri sendiri."

Aku tersenyum tipis.

Dalam hati, rasanya pengin teriak, "Bu, saya batal nikah. Tapi makasih sudah mengingatkan."

Belum habis kunyahan ketiga, kalimat horor itu datang:

"Oh iya, rencana nikahnya kapan, Mbak? Kok sepi kabarnya?"

Tenggorokanku langsung mogok kerja.

Aku tersedak, batuk.

Pertanyaan macam begini seharusnya ilegal di ruang publik.

"Doain aja, Bu. Semoga ketemu jodoh terbaik."

Senyumku nyaris retak.

Bu Rumiyem melongo.

Matanya membesar, mulut sedikit terbuka-

ekspresi khas warga +62 saat dengar gosip baru.

"Lho? Bukannya udah tunangan?"

Sebelum aku sempat menjawab,

Pak Bejo datang seperti pahlawan Marvel versi lokal.

"Bu, jangan nanya yang pribadi-pribadi.

Mending bantuin goreng tahu dulu."

Efektif.

Bu Rumiyem langsung menghilang ke dapur, meski masih tampak bingung.

"Nih, pesanan Mbak Caca."

Pak Bejo menyerahkan piring dan cangkir.

"Terima kasih, Pak."

Aku duduk menghadap jalan.

Malam makin sepi.

Angin pelan menyusup, membawa aroma jahe dan sedikit... rasa lega.

Dari meja sebelah, terdengar obrolan samar.

"Eh, si Emi putus lagi," suara perempuan muda.

"Kok bisa?" timpal temannya.

Awalnya kupikir gosip biasa.

Tapi kalimat berikutnya membuat telingaku tegak.

"Katanya diguna-guna mantan.

Biar nggak bisa sama orang lain."

Aku nyaris tersedak lagi.

Ini gosip orang lain atau... autobiografi versiku?

Dengan gaya elegan ala film noir,

aku mencuri dengar sambil menyeruput wedang jahe.

Santai di luar, tapi fokusku melebihi CCTV.

"Terus, dia tahu dari mana?"

"Peramal yang tinggal di lereng gunung.

Katanya cuma bisa didatangi pas Jumat Kliwon."

Kepalaku langsung berputar.

Semua hasil pencarian Google tentang dukun cinta berbaris di otakku.

"Namanya siapa, ya?"

"Mbah Sarmini, bukan?"

Nama itu menggantung di udara.

Mbah Sarmini.

Rasanya seperti mendengar notifikasi takdir baru dikirim langsung dari semesta.

Telingaku makin siaga.

Nama itu muncul di beberapa blog penuh typo yang kubaca waktu insomnia.

"Besok Jumat Kliwon, lho.

Gak mau coba?"

"Boleh. Lo anterin, ya?"

"Siap!"

Mereka tertawa renyah.

Aku tidak.

Hatiku mulai membuka voting darurat antara logika dan keputusasaan.

Peramal? Guna-guna? Masa iya?

Logikaku berteriak: "Cayra, waraslah."

Tapi hatiku... mulai negosiasi.

Nasi kucing malam ini memang mengenyangkan,

tapi yang bikin kenyang bukan cuma perut, melainkan gosip absurd yang menempel seperti lem batin.

Cinta gagal bisa disembuhkan pakai peramal?

Entahlah.

Tapi satu hal pasti: besok Jumat Kliwon.

Dan aku... sedang sangat, sangat penasaran.

Aku pulang dengan perut kenyang, kepala pening,

dan satu ide gila yang tiba-tiba terasa masuk akal.

Kalau semesta sudah menyerah, mungkin giliran Mbah Sarmini mencoba.

...*****...

Kompleksku belum benar-benar tidur.

Ibu-ibu dan bapak-bapak masih duduk di teras seperti dekorasi permanen yang tak mengenal jam.

Beberapa bertanya, "Dari mana, Mbak Caca?"

Aku menjawab jujur, "Dari angkringan."

Dan seperti biasa: anggukan heboh, tatapan penuh arti,

lalu kembali ke rapat terbuka versi RT.

Kupikir, kalau mereka tahu aku batal nikah,

reaksinya bakal lebih heboh dari sinetron sore.

Mungkin ada buletin khusus berjudul:

"Putri Ketua RT Gagal Menikah. Eksklusif dari Sumber Terpercaya."

Aku bisa jadi ikon baru grup WhatsApp RT.

Sayangnya, bukan karena prestasi... tapi patah hati.

Tapi sudahlah.

Aku cuma manusia, bukan penyihir.

Mana bisa menutup semua mulut dengan dua tangan?

Langkahku melambat saat mendekati rumah.

Udara malam menggigit lembut, bikin hidung gatal.

Bonus kecil dari semesta yang suka bercanda.

Sampai aku melihatnya.

Sekitar seratus meter dari rumah,

sebuah pickup parkir dengan bak penuh barang.

Beberapa pria sibuk mengangkat perabot ke rumah kosong di seberang.

Jadi... akhirnya ada yang beli juga?

Rumah itu sudah lama kosong.

Dan sekarang, seseorang pindahan malam-malam begini?

Menarik. Agak aneh. Tapi menarik.

Aku melanjutkan langkah.

Sampai di depan pagar, aku menoleh lagi.

Rumah itu kini terang.

Ada suara. Dan... satu sosok pria.

Tinggi. Tegap. Gerakannya tenang dan terencana.

Gayanya seperti tokoh utama drakor yang salah alamat pindah ke kampungku.

Wajahnya...

tidak sepenuhnya asing.

Ada sesuatu di sana-rasa yang muncul samar, seperti déjà vu.

Aku menelan ludah.

Sudahlah.

Aku masuk pelan.

Rumah sunyi. Terlalu sunyi.

Sebelum masuk, mataku menangkap wadah payung di teras.

Ada satu payung asing.

Payung yang tadi kupakai.

Payung yang entah datang dari mana.

Aku menghela napas.

Mungkin kebetulan.

Atau mungkin juga... tidak.

Pintu rumah kututup perlahan.

Malam itu aku masuk dengan hati yang belum sembuh,

pikiran penuh tanda tanya,

dan satu firasat yang tidak bisa kupastikan-antara takut dan penasaran.

Firasatku berkata: hidupku baru saja memulai bab baru.

Dan bab itu... sepertinya tidak akan mudah.

Aku belum tahu apakah ini cuma kebetulan, atau semesta sedang iseng.

Tapi malam itu, entah kenapa - aku merasa sesuatu akan datang.

Bukan karma.

Bukan takdir.

Setidaknya, belum.

Untuk sekarang, aku cuma butuh tidur...

sebelum dunia mulai berubah tanpa permisi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!