NovelToon NovelToon
Kayla (Perjuangan Hidup Ditengah Badai)

Kayla (Perjuangan Hidup Ditengah Badai)

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Yatim Piatu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mengubah Takdir / Keluarga / Karir / Anak Yang Berpenyakit
Popularitas:644
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Kayla seorang perempuan yang memiliki 3 Saudara, mereka telah yatim piatu sejak kecil, Adik bungsunya merupakan anak istimewa yang membutuhkan perhatian khusus. Perjuangan mereka yang penuh dengan tangis, penderitaan akankah bisa menuju kesuksesan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbagi dalam segala hal

Setelahnya semuanya siap Kayla beserta adik-adik nya ke sekolah, dia terpaksa membawa adiknya karena tidak mungkin meninggalkan mereka karena mereka masih kecil.

"Kayla ngapain sih kamu bawah adikmu yang cacat itu kemari". Ucap salah satu temennya ketika melihat Kayla menggendong adiknya Keisha

"Tak ada yang menjaganya Nana, aku tidak mungkin meninggalkannya bersama keenan hanya berdua dirumah". Ucap Kayla dengan wajah sendu.

Dia sebenarnya tidak terima adiknya dikatai dengan sebutan cacat, walau itu mungkin benar adanya

"Sudahlah Nana, Kayla baru saja kehilangan ibunya dan sekarang dia yatim piatu, berhentilah mengganggunya". teman sekelas Kayla yang lain kini membelanya.

Mereka kasihan pada keadaan Kayla dan adiknya karena mereka kini tak punya orang tua.

"Kalian tunggu disini yah, kakak belajar dulu kalau mau pergi jangan jauh, karena nanti kakak pusing mencari mu". Kayla mengingatkan sang adik untuk tidak bertingkah aneh-aneh di sekolahnya.

Kayla masuk kedalam kelas setelah menaruh kedua adiknya didepan kelasnya karena mereka sudah waktunya belajar.

"Siapa yang membawa kedua anak kecil didepan kelas itu ?? Tanya sang guru begitu dirinya masuk dalam kelas.

"Maaf bu, mereka adik saya, saya tidak bisa meninggalkan keduanya dirumah sendirian, mereka masih sangat kecil jika ditinggal berdua". Ucap Kayla menunduk tidak berani melihat gurunya.

"Ya sudah tidak apa-apa, bu guru mengerti keadaanmu nak Kayla, sekarang kamu rajin belajar agar semakin cerdas dan bisa dapat beasiswa nanti jika naik SMP".

"Terima kasih bu, Saya akan berusaha dengan keras setelah ini".

Waktu sudah memasuki waktu istirahat, Kayla memberanikan diri untuk pergi ke kantin bukan untuk jajan, melainkan untuk meminta pekerjaan pada ibu kantin agar dia mendapatkan upah walau hanya beberapa ribu, agar dia dan adiknya setidaknya bisa makan.

Kedua adiknya dia titipkan pada Kanaya yang juga tengah beristirahat di taman sekolah.

"Maaf bu, bisakah saya membantu-bantu disini, saya membutuhkan pekerjaan untuk saya dan adik-adik saya". Ucap Kayla dengan menunduk.

"Kamu mau kerja nak Kayla?? Tanya Ibu kantin dengan sendu.

"Iya bu, aku harus mulai bisa mencari uang untuk aku dan adikku, kami sudah tak punya orangtua, ibu juga selalu melarang kami meminta-minta jadi aku ingin bantu-bantu jika dibolehkan bu". Ucap Kayla dengan senyum getir.

Menjadi anak sulung membuatnya harus memikirkan kehidupan ketiga adiknya, baik itu makanan maupun sekolah mereka

"Boleh nak, kamu bantu ibu menggoreng, kamu bisa??

"Bisa bu, aku biasa mengerjakan pekerjaan rumah, baik cuci piring, memasak atau hal lainnya".

"Baiklah nak, kamu bantu ibu menggoreng yah karena ibu ada pesanan sebentar siang".

"Iya bu". Kayla dengan cekatan menggoreng dan mengerjakan apa yang di arahkan oleh ibu kantin itu.

Setelah pekerjaan menggorengnya selesai, Kayla mencuci piring dan semua yang kotor, setelah pekerjaannya semua selesai, ternyata bel sudah berbunyi dan ternyata kantin juga sudah bersih berkat kelincahan Kayla dalam membantu pekerjaan ibu kantin.

"Ibu aku masuk dulu yah, kan masih harus belajar".

"Iya nak, nanti pulang sekolah Kayla kesini lagi yah bantu-bantu ibu karena ibu akan jualan nanti setelah pulang dari sini".

"Iya bu, aku masuk yah".

"Tunggu nak, ini bawah untuk adikmu, pasti mereka lapar". Ucap Ibu kantin memberikan beberapa jajanan untuk adiknya.

"Terima kasih yah bu". Ucap Kayla dengan Haru dia bergegas untuk ke taman sekolah dan dia dapati adiknya telah menunggunya.

"Nah ini adik-adik kita bagi satu-satu yah". Kayla memberikan adiknya, mereka pun makan dengan senang sambil berjalan menuju kelas.

"Aku masuk yah kak". Ucap Kanaya begitu sampai ke kelasnya

"Iya dek belajar yang rajin yah".

Kayla dan kedua adiknya kemudian sampai di kelasnya, lalu mendudukkan adiknya didepan kelas mereka sambil memakan cemilan mereka.

"Jangan nakal yah, air minum kalian masih ada kan??

"Iya kak, kakak masuk saja belajar, takutnya kena marah guru".

"Iya dek". Kayla masuk ke kelas, tapi dia menunduk melihat gurunya sudah ada didepan kelas.

"Kamu dari mana Kayla kenapa telat masuk kelas??

"Maaf bu, tadi saya bantu-bantu ibu di kantin agar adik-adik saja bisa dapat jajan". Ucapnya menunduk.

Sang guru menghela nafas berat, dia sangat kasihan pada anak didiknya ini karena masih kecil harus menanggung beban berat seperti ini.

"Ya sudah masuk nak, kita akan lanjutkan belajar".

Mereka pun belajar hingga tak terasa bunyi bel menandakan bahwa mereka telah pulang sekolah bagi kelas 1 dan 2 sedangkan untuk kelas 3 seperti Kayla, dia masih harus belajar sejam lebih lagi.

"Kita tunggu kak Kayla disini saja yah dek". Ucap Kanaya begitu dia keluar dari kelasnya mendapati sang adik mulai tertidur.

"Iya kak, sejam lagi kak Kayla pulang sekolah".

"Loh kalian ada disni nak?? ". Tanya Guru kelas 2 saat melihat adik-adik Kayla sedang menunggu di dekat kelas sang kakak.

"Iya bu, kami nungguin kak Kayla pulang sekolah, katanya kami akan ke kantin nanti untuk bantu-bantu".

"Ya allah". Desah sang guru dalam hati melihat ketiganya.

"Ya sudah, kalian sudah makan siang??

"Belum bu, nanti kalau kak Kayla pulang sekolah kami akan ke kantin, mungkin mulai besok kami akan bawah bekal makan siang karena kak Kayla dan aku akan bantu-bantu di kantin".

"Ya sudah nak, kalian baik-baik yah, ini ibu punya makanan, kalian makan yah, kasian adik-adik mu ini sudah masuk jam makan siang".

"Terima kasih bu". Ucap Kanaya dengan sungkan.

"Kalau begitu ibu pamit yah, kalian baik-baik disini, dimakan makanannya".

"Iya bu, biar kami tunggu kak Kayla baru makan bersama-sama".

Sang guru tersenyum Haru, disaat kehidupan mereka sedang tidak baik, mereka masih saling berbagi dan menunggu saudaranya untuk makan walau makanan yang mereka punya hanya sedikit.

"Ya sudah tidak apa-apa, ibu pulang yah nak". Ucap sang guru mengelus kepala mereka.

Mereka kemudian menunggu, sambil menunggu Kanaya mengajar adiknya belajar karena di desa mereka tidak ada sekolah TK. Jadi adiknya hanya menunggu sekolah SD.

Kayla keluar dari kelas karena sudah waktunya pulang, dia bisa melihat ketiga adiknya tertidur sambil menunggunya.

"Adek-adek ayo bangun yuk". Ucapnya membangunkan ketiga adiknya.

"Kakak sudah pulang?? Kanaya bertanya dengan muka mengantuknya

"Iya dek, ayo ke kantin". Ajaknya lagi.

"Kak, kita makan ini dulu yah kak, tadi guru kelas 2 kasih kita makanan, tapi kami nunggu kakak untuk makan bersama".

"Iya dek, yuk kita makan sama-sama". Ucap Kayla dengan haru

Adik-adik rela kelaparan sambil menunggu dirinya untuk makan bersama-sama.

"Yuk kita ke kantin dek". Ucap Kayla setelah mereka makan bersama.

"Ayo kak, semoga kedepannya kita bisa bantu-bantu agar dapat jajan dan uang".

"Amin dek yuk". Kayla memberikan tasnya kepada sang adik kemudian menggendong adiknya yang belum bisa berjalan menuju kantin sekolah

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!