NovelToon NovelToon
Calon Adikku Menjadi Suamiku

Calon Adikku Menjadi Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:473.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lili Hernawati

Proses Revisi!

Dia berada di posisi yang rumit, tumbuh dengan kasih sayang berat sebelah dari keluarganya dan kebetulan mencintai laki-laki yang sama membuat Rain menumbuhkan sebuah keraguan di dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Hernawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAMS-Ep 2

Rain tahu adiknya malam ini pasti sangat bahagia. Dan jujur, Rain ikut berbahagia kepadanya meskipun dia tidak mau munafik jika ada lubang mengaga yang terus mengeluarkan rasa sakit tidak berdarah di dalam hatinya.

"Terimakasih Kak, Almira harap Kak Rain bisa segera menyusul kami." Ini adalah doa yang tulus dari seorang adik kepada Kakaknya.

"Tolong jaga adikku baik-baik." Pesan Rain kepada Deon dan langsung dijawab dengan mantap penuh keyakinan oleh Deon.

Rain tidak berlama-lama di sana. Dia segera mundur ke belakang karena masih banyak keluarga atau kerabat yang ingin mengucapkan selamat juga kepada mereka.

"Rain, muka kamu kok pucat banget malam ini. Lagi gak enak badan, yah?" Rain ingin kembali ke kamarnya tapi langsung dicegat oleh Lala, dia adalah temannya dan Almira dari kecil.

Mereka sudah bermain bersama dari kecil. Bahkan kedua orang tua mereka juga bersahabat dengan baik.

Rain mengangkat tangannya untuk meraba kulit wajahnya. Ini agak dingin karena terlalu lama terkena AC, mungkin.

"Yah, mungkin. Aku ingin istirahat di kamar." Dia berbohong.

"Eh, jangan asal pergi dulu dong, Rain. Kalau kamu pergi gitu aja nanti orang-orang jadi salah sangka sama kamu." Lala berucap aneh.

"Salah sangka gimana maksud, kamu?" Rain tidak mengerti.

Mungkin karena fisik dan batinnya malam ini tidak bisa diajak kerjasama sehingga menjadi sulit fokus, ia butuh waktu untuk istirahat dan menenangkan dirinya.

"Ya, salah sangka... mereka mungkin saja berpikir kalau kamu tidak senang dengan acara pertunangan ini sehingga kamu langsung pergi ke dalam kamar." Ini jelas tidak masuk akal.

"Kamu aneh, bagaimana bisa aku tidak bahagia dengan kebahagiaan Adikku?" Tanyanya heran.

"Sudahlah, aku akan ke kamar dulu untuk beristirahat. Kepala ku saat ini sangat pusing." Rain melambaikan tangannya buru-buru masuk ke dalam kamar tidak mau mendengar kata-kata aneh Lala lagi.

"Dan hari dimana mereka mengikat janji suci di dalam sebuah pernikahan juga akan segera datang, aku hanya perlu mempersiapkan hatiku." Bisiknya sendu.

Tangan kurusnya yang tidak berdaging mendorong sisi jendela ke samping sehingga angin malam yang sarat akan kesejukan dan rasa dingin bisa masuk menyapa kamar sunyi nya.

"Atau mungkin..." Ia menatap hamparan langit malam di depannya dengan suasana hati yang tidak cukup untuk dikatakan baik atau buruk.

"Ya Tuhan, apa yang sedang terjadi!" Teriakan nyaring dari tempat pesta segera menarik fokus dan pikiran Rain.

Ia terkejut, buru-buru mengusap wajahnya sebelum keluar dari kamar ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi di tempat pesta. Begitu sampai di aula, ia sangat terkejut melihat orang-orang mulai berkumpul di atas podium. Tidak berselang lama, sosok kuat Deon keluar dari kerumunan dengan tubuh lemah Almira di dalam pelukannya.

Almira tampak pucat dan mulai tidak sadarkan diri. Membuat Mama, Papa, dan bahkan semua orang menjadi panik. Mereka dengan langkah tergesa-gesa keluar dari aula pesta mengikuti langkah cepat Deon keluar.

"Apa yang sedang terjadi?" Rain masih belum bisa mencerna situasi.

"Apa kamu bodoh? Tidakkah kamu melihat kondisi adikmu saat ini memburuk!" Kata-kata pedas Bibi Mei mengejutkan Rain.

Sontak saja, ia segera mengecilkan lehernya sebagai respon pertama. Bibi Mei berdecih tidak senang melihat Rain, menurutnya Rain terlalu pengecut dan dilahirkan sebagai beban di keluarga ini. Tidak seperti Almira yang sudah memiliki pekerjaan tetap, Rain masih berjalan di tempat belum menghasilkan kemajuan apa-apa.

"Penyakit Almira kambuh lagi?" Rain akhirnya menyadari apa yang baru saja terjadi.

Bibi Mei tidak berniat menjawabnya dan malah mendengus tidak senang, ia lalu membawa langkah kakinya yang menggunakan sepatu hak tinggi bermerk menyusul orang-orang ke rumah sakit. Ia sangat khawatir dengan keponakan kesayangannya itu, jika bisa, ingin sekali ia mengirim penyakit Almira ke tubuh Rain agar hidupnya di dunia ini sedikit berguna.

"Aku...aku akan ikut ke rumah sakit." Melihat Bibi Mei langsung pergi tanpa mengatakan apa-apa, Rain buru-buru mengejarnya.

Namun dia sedikit terlambat karena Bibi Mei sudah pergi dengan mobil pribadinya. Rain bingung, sudah tidak ada mobil lagi di rumah.

1
Danel Ain Vita
itu rain telalu bodoh pa gimana sih.masak cinta buta nya ke bangatan😄
Lilik Sukitri
ceritanya awalnya menarik tapi kok ngk ada akhirnya
Dian Dian
padahal enak2 deon g mau tanggung jawab n nyuruh jgn nyambang almira... tp pas liat sma laki laen mau d nikahin... trus sllu jdi tr Sangka.. aneh
Amilia Indriyanti
isin
Amilia Indriyanti
Cen rain orak dwe iain
Amilia Indriyanti
bebal, goblog, pantes semua benci
sok polos...
Amilia Indriyanti
rain yg bebal
Novri
Luar biasa
Alia Canim
deon kpn otak lu ingat...gemes sama author lama bener ingetnya
Ananda Muthaharoh
ya sayang sekali kak, lanjut aja kak, qu baca ini sampai nagis juga terharu atas perjuangan rain, entah sampai kapan nasib rain berakhir kebahagiaan, lanjut aja kak ceritanya bagus, sayang loh klo ga dilanjut pengemarnya pd sedih.
Ananda Muthaharoh
udah rain sama bimo aja walaupun rain tidak perawan lagi, semoga bimo bisa menerima kekurangan rain, tp kembali keawal, tergantung jodoh.
Ananda Muthaharoh
tinggalkan aja keluarga kamu rain yg tidak percaya sm kamu, apa lagi bibi2mu yv selalu menyudutkan apapun yg tidak km lakukan, jangan2 itu ulah bibi km yg ingin km pergi, pergilah rain yg jauh agar mereka puas, buktikan pd mereka bawa km mampu jg bisa berusaha untuk menggapai mimpi2mu, jangan biarkan mereka mengolok2mu, hanya karena km ank tidak mampu. coba setelah km pergi mereka mencarimu apa tidak, klo ia mencari berarti km dibutuhkan, klo tidak berarti mereka tidak menganggap km penting dlm hidup mereka. kasihan km rain
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
jgn2 ada rasa si rain
Ukhtie Iis Sumiati
lanjut lagi donk cerita ini
Renita 85
novel membingungkan🤣🤣🤣
amalia gati subagio
hm mm 1lg penderita upik abu sinderela stockholm maskosis sindrom akut 😼so... whatever lah he
Arya Al-Qomari@AJK
ini kenapa gk up lagi thorrr
Yati Rosmiyati
Thor punya novel bentuk buku nggak cerita tentang rain aku mau dong cerita rain sampai tamat dan kalau ada semoga terjangkau🤭
masih penasaran 💪❤️
Xyylva Xyylva
mana up nya thor
Xyylva Xyylva
thor kenapa gak up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!