Diceritakan pada season “Their Love Story” bahwa pak Lutfi memiliki 2 orang anak perempuan bernama Lucy dan Kayla Azahra. Namun saat pulang dari acara pernikahan anak-anaknya Ai dan pak Chandra, pak Lutfi sekeluarga mengalami kecelakaan. Korban yang selamat dari insiden itu hanyalah anak-anak mereka yaitu Lucy dan Kayla.
Dalam novel ini mengkisahkan lika-liku perjalanan anak-anak pak Lutfi...
Kayla Azahra, gadis remaja berusia 19 tahun. Terpaksa harus berpisah dari kekasihnya yang juga merupakan gurunya sendiri (Rico) dan saat itu pula, Kayla bertemu dengan Jimmy, seorang Direktur muda nan sukses yang ternyata juga adik dari Rico.
Tak disangka-sangka ternyata jimmy juga sangat mencintai kayla dan menginginkan kayla untuk menjadi istrinya
Namun 3 tahun kemudian, Kayla dipertemukan kembali dengan Rico.
Rico yang sudah tahu semua jalan cerita yang sebenarnya, tiba-tiba ingin mengajak Kayla kembali berhubungan wlo Rico juga sudah tahu klo Kayla sudah menikah dengan Jimmy.
Lalu bagaimana Kayla menanggapinya? Apakah dia akan berpisah dari Jimmy dan kembali pada Rico? Kira-kira kepada siapa Kayla akan memberikan cintanya?
Kita baca yuk ceritanya..😙
Mohon maaf jika ada kesamaan nama dan tempat. Itu semua karena faktor ketidaksengajaan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 2
Keesokan harinya, aku terbangun dari tidurku. Kudapati diriku berada di tempat yang asing
“Ah iya, ternyata ini semua bukanlah mimpi. Aku benar-benar sudah di usir dari rumah oleh kakak.” Gumamku lirih
Aku buka selimutku dan akupun bergegas untuk mandi. Ku pakai pakaian yang semalam aku jemur.
“Semangat... Mulai hari ini dan seterusnya, aku harus bisa menjaga diriku sendiri.” Ucapku di depan cermin
Lalu akupun ke luar. Di luar ternyata sudah ada yang menungguku. Seorang pria yang sangat baik hatinya.
“Kau pakai pakaian yang semalam basah?” tanyanya
“Iya.” Sahutku singkat
“Oh begitu. Ya sudah, sini sarapan. Setelah itu, kamu ikut aku.” Ucapnya
“Ikut kemana?” tanyaku
“Udah pokoknya kamu ikut aja.” Ucapnya
“O..” Sahutku singkat lalu akupun mulai memakan sarapanku
“Eh iya Zahra, boleh aku tanya sesuatu?” tanyanya disela sarapan
“Aduh.. Dia mau tanya apa ya?! Jangan-jangan tanya alasan kejadian semalam?” gumamku dalam hati
“Zahra??” ucapnya menyadarkan lamunanku
“Oh... Boleh.. Boleh.. Mau tanya apa?” tanyaku
“Hmm.. Maaf, Kamu sekarang umur berapa ya?” tanya pak Jimmy
“O.. Umurku ya?! Umurku 19 tahun.” Sahutku
“Oh begitu. Berarti kamu baru lulus sekolah ya?” tanyanya lagi
“Hmm...” sahutnya sambil mengangguk-angguk
Aku yang memperhatikan sikapnya, menjadi tanda tanya dan bingung
“Klo boleh tahu, ada apa ya?” tanyaku
“Ah.. Tidak ada apa-apa kok. Ya sudah, lanjutkan makannya.” Sahutnya
“O..” ucapku singkat
Setelah selesai makan, Diapun mengajakku ke suatu tempat
“Hmm... Pak, ini dimana?” tanyaku bingung
“Sudah ikut saja.” Sahutnya santai
“Pagi pak.. Pagi pak... Pagi pak..” ucap satu persatu orang yang ada disana.
“Bapak?? Kenapa mereka semua terlihat segan padanya?” gumamku dalam hati saat di dalam lift sambil menatap punggung pria yang ada dihadapanku
“Pagi pak... Pagi pak... Pagi pak...” ucap semua orang saat lift terbuka
“Tuh kan. Lagi-lagi begini. Sebenarnya pria ini siapa sih?” gumamku
“Ayo Zahra, silahkan masuk.” Ucapnya lembut ketika sampai di depan sebuah ruangan dan akupun mengangguk lalu mengikutinya
“Zahra, ada apa? Kamu kok terlihat bingung seperti itu?” ucap pak Jimmy
“Ah tidak pak. Aku tidak bingung. Hanya saja aku heran.” Ucapku
“Heran kenapa?” tanyanya
“Kenapa semua orang di sini itu seperti segan pada bapak?” ucapku polos
“Bwahahaha.... Zahra.. Zahra... Sudah kamu tidak usah pikirkan itu. Sekarang aku ada pekerjaan untukmu.” Ucap pak Jimmy
“Pekerjaan? Bapak mau kasih saya pekerjaan?” tanyaku
“Iya. Apa kamu mau?” tanyanya
“Mau pak. Aku akan mengerjakan apapun yang bapak perintahkan.” Sahutku
“Benarkah? Apapun itu?” tanyanya memastikan lagi.
“Iya.” Sahutku mantab dan diapun tersenyum
“Baiklah klo begitu. Mulai sekarang, tugas kamu adalah tetap selalu berada di sisiku dan jangan pernah berfikir untuk pergi.” Pintanya
“Maksud bapak?” tanyaku bingung
“Kamu kan tahu klo aku sendirian di rumah. Wlopun sebenarnya aku masih punya kakak. Tapi, dia jarang sekali pulang dan cuma bibi saja yang menemaniku. Jadi aku sering merasa kesepian. Kamu mau ya?!! Plis...!!” pintanya
“Baiklah. Aku tidak akan pergi. Tapi pak, aku masih harus mencari kerja supaya aku bisa memenuhi keperluanku. Aku kan ga mungkin minta semuanya dari bapak.” Ucapku
“Oh begitu. Ya sudah, gimana klo mulai sekarang, kamu membantu aku untuk menginput data perusahaan. Kamu bisa komputerkan?” ucapnya
“Saya bisa pak.” Sahutku mantab
“Bagus. Sekarang kamu duduk di sini dan tolong input ini. Datanya semua sudah ada di komputer. Jika ada yang tidak kamu mengerti, kamu bisa langsung tanyakan padaku.” Jelasnya sambil mendudukkan aku di kursi yang tadi dia duduki
“Siap bos.” Ucapku sambil tersenyum
“Kamu ini.” Ucapnya sambil mengacak-ngacak rambutku
“Ah pak, rambutku jangan di acak-acak donk.” Protesku
“Bwahahaha... Zahra.. Zahra.. Ya udah sana kerjakan.” Ucapnya
.
.
.
.
.
Catatan author:
Jarak umur antara Kayla dan Jimmy adalah 5 tahun. Sedang jarak antara Kayla dengan Rico adalah 8 tahun..😊
Lanjut...
👇