NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali: Mengubah Takdir Cinta Kita

Terlahir Kembali: Mengubah Takdir Cinta Kita

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:873.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: riri-can

Alexa Steviola mati mengenaskan bersama janinnya saat terjadi kecelakaan tunggal, saat membuka mata dia tidak percaya jika dia terbangun sebelum kecelakaan itu terjadi.

Diberikan kesempatan kedua Alexa tidak menyia-nyiakannya lagi, dia tidak akan mengejar cinta Lucas suaminya lagi, dia memilih untuk mundur mencoba menjalani hidup yang lebih tenang tanpa harus memaksa Lucas mencintainya.

Lucas sendiri adalah pria yang dia jebak hingga dirinya hamil, Lucas awalnya adalah tunangan Catherine yang merupakan bibi Alexa, hanya karena rasa cemburunya pada Catherine membuatnya gelap mata. Kehidupan kali ini dia memilih untuk mundur, tidak ada gunanya memaksakan perasaan seseorang apalagi Lucas yang dikehidupan sebelumnya sangat mencintai Catherine.

Tetapi perubahan Alexa membuat Lucas kebingungan bahkan Lucas marah saat Alexa berkata ingin bercerai dengannya, Lucas berkata sampai kapanpun dia tidak akan melepaskan Alexa.

Mampukah Alexa mengubah takdir hidupnya? Stay tune!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Undangan Ulang Tahun

Seminggu telah berlalu sejak malam badai dahsyat itu. Kehidupan Alexa kembali berjalan seperti biasanya, sepi, tenang, dan tanpa kejutan. Lucas tidak pernah datang berkunjung lagi ke kediaman ini. Terakhir kali mereka bertemu dan berinteraksi adalah saat mereka tidur seranjang berdua malam itu.

​Alexa pun tidak bermaksud untuk mengirimkan pesan singkat atau sekadar menelepon pria itu. Ia sama sekali tidak ingin mengulang kesalahan di masa lalu, di mana ia terus-menerus mencoba mencari perhatian Lucas yang pada akhirnya justru membuat pria itu makin membenci dan memandangnya sebelah mata. Sungguh, Alexa tidak sanggup jika harus membayangkan dirinya kembali terpuruk dan bernasib tragis bersama bayi dalam kandungannya.

​"Jangan khawatir ya, Nak..." bisik Alexa lembut seraya mengelus perutnya yang kian membuncit.

​Tiba-tiba, sebuah tendangan kecil nan hangat terasa di dalam sana, seolah-olah sang bayi bisa merasakan gejolak perasaan ibunya dan berusaha memberikan kekuatan. Alexa tersenyum tipis. Baru saja ia hendak meraih buku panduan kehamilan di atas meja, pintu kamarnya diketuk dari luar.

​Tok... Tok... Tok...

​Tak lama kemudian, Lola salah satu pelayan rumah masuk dengan senyum hangat melingkupi wajahnya. Ia menatap sang Nyonya muda yang sedang memandangnya bingung.

​"Ada apa, Lola?" tanya Alexa pelan.

​"Nyonya, ada tamu di bawah yang ingin bertemu dengan Anda," ujar Lola ramah.

​"Tamu? Untukku?" Alexa agak heran, sebab selama ini hampir tidak pernah ada orang yang berkunjung untuk mencarinya. Namun, ia tetap mengangguk.

"Baiklah, aku akan turun."

​Dengan penuh kehati-hatian, Lola membantu sang Nyonya melangkah menuruni anak tangga menuju area ruang tamu utama. Begitu kakinya memijat lantai bawah, pandangan Alexa tertuju pada sosok pria paruh baya yang berdiri menunggunya. Pria itu diperkirakan berusia sekitar 60 tahunan, namun penampilannya masih nampak sangat bugar dan tegap. Pria itu mengulas senyum hangat saat melihat Alexa mendekat.

​Alexa mengenali sosok itu dengan sangat baik. Pria itu adalah Pak Venus, orang kepercayaan dan tangan kanan terpercaya dari orang tua Lucas. Di kehidupan sebelumnya, Pak Venus adalah salah satu dari sedikit orang di lingkungan keluarga Clinton yang bersikap sangat ramah, sopan, dan sering memberinya nasihat agar tetap sabar serta kuat menghadapi ujian hidup.

​Tetapi, mengapa pria sepenting Pak Venus ada di sini hari ini?.

​"Selamat siang, Nyonya Muda," sapa Pak Venus membungkuk hormat dengan suara yang begitu tenang dan kebapakan.

​"Selamat siang, Pak Venus..." balas Alexa sedikit canggung namun sopan.

"Silakan duduk, Pak. Lola, tolong siapkan teh hangat dan beberapa camilan untuk Pak Venus."

​"Ah, tidak perlu repot-repot, Nyonya Muda," potong Pak Venus dengan lambaian tangan halus dan senyum sopan.

"Saya di sini tidak bisa lama-lama karena hanya menyampaikan amanat langsung dari Nyonya Besar."

​"Nyonya Besar?" ulang Alexa bingung.

​"Benar, Nyonya," Pak Venus kemudian merengkuh sebuah kotak hadiah berukuran cukup besar yang terbungkus pita elegan di atas meja, lalu menyodorkannya secara perlahan ke arah Alexa.

"Besok malam adalah hari ulang tahun Nyonya Esmeralda, ibu dari Tuan Lucas. Beliau sangat mengharapkan kehadiran Anda di acara pesta ulang tahunnya."

​Alexa terpaku sejenak, matanya menatap kotak itu dengan ragu. "Maksudnya Mama Lucas mengundangku?"

​"Tentu saja, Nyonya Muda. Beliau sendiri yang meminta saya menyampaikan undangan ini secara langsung karena kemarin tidak sempat berkunjung ke sini akibat ada urusan mendadak," terang Pak Venus ramah.

"Dan kotak besar ini berisi dress yang dipesan khusus oleh Nyonya Esmeralda untuk Anda kenakan di pesta besok malam."

​Alexa menerima kotak tebal itu dengan kedua tangan yang sedikit bergetar. Rasa ragu dan bingung berkecamuk di dalam dadanya. Ia menatap Pak Venus dengan pandangan agak cemas, takut jika ini hanyalah sebuah bentuk formalitas yang akan berujung pada rasa canggung.

​Namun, Pak Venus seolah bisa membaca keraguan di balik manik mata Alexa. Pria tua itu hanya tersenyum hangat dan tulus, membuat rasa cemas di dada Alexa perlahan menyurut hingga berganti menjadi senyuman tipis di bibirnya.

​Pak Venus mengamati wanita muda di hadapannya ini dengan cermat. Sudah cukup lama ia tidak melihat Nyonya mudanya secara langsung, dan rupanya kabar yang beredar di antara para asisten memang benar, Alexa Steviola telah banyak berubah. Ia tidak lagi memancarkan aura kekesalan yang berlebihan atau keputusasaan seperti dulu. Wanita ini kini jauh lebih tenang, dewasa, dan bersahaja.

​"Baiklah, tugas saya sudah selesai, Nyonya Muda," ucap Pak Venus bersiap untuk pamit.

"Besok sore sekitar pukul lima, akan ada sopir pribadi yang datang menjemput Anda untuk menuju ke resort acaranya."

​"Baik, Pak Venus. Terima kasih banyak sudah mengantarkan ini langsung padaku," tutur Alexa tulus.

​Pak Venus membungkukkan tubuhnya sekali lagi. Namun, sebelum pria tua itu melangkah keluar melewati pintu utama, ia mendadak menghentikan langkahnya dan berbalik sebentar menatap Alexa.

​"Lama tidak bertemu secara langsung, Nyonya Muda," ucap Pak Venus lembut dengan nada suara yang penuh rasa haru.

"Sepertinya keadaan Nyonya sudah jauh lebih baik dan tenang dari sebelumnya, ya? Saya

sangat senang dan lega melihat perubahan ini."

​Setelah mengutarakan kalimat tulus itu, Pak Venus tersenyum lebar lalu berbalik dan berlalu pergi meninggalkan area rumah.

​Alexa diam terpaku di berdiri di ruang tamu. Kata-kata sederhana dari Pak Venus barusan meninggalkan perasaan hangat dan menyejukkan yang sudah sangat lama tidak ia rasakan di hatinya.

​Namun, setelah keterpakuan nya menghilang, Alexa kembali terdiam. Otaknya mulai berputar.

"Ibu mertua mengundangku secara pribadi?"

​Sejujurnya, Alexa memang tidak memiliki banyak interaksi dengan Esmeralda Clinton. Hubungan mereka sangat minim. Terakhir kali mereka bertemu dan bertatap muka secara langsung adalah saat acara pernikahan singkatnya dengan Lucas beberapa bulan lalu, sebelum akhirnya Alexa langsung diboyong dan ditinggalkan di rumah ini. Setelah hari itu, tidak pernah ada komunikasi lagi di antara mereka.

​Alexa menunduk, menatap kotak besar bersampul pita di tangannya. Ada rasa ragu dan bimbang yang amat sangat saat hendak membukanya. Apa yang sebenarnya sedang direncanakan oleh keluarga besar Clinton untuknya di pesta besok malam?.

Bersambung...

Semoga tidak terjadi apa-apa yaa..🥺

1
Susi Simanjuntak
mantap
Neny Risdiani Dewi
bingung..kan Alexa sebelumnya diceritakan pingsan dan keguguran Krn melakukan perjalanan pake pesawat ke Sidney nyusul Lucas trus saat sadar dr pingsannya seperti flashback sadar KLO kelakuannya nyebelin dan janji ngg ngulangin LG makanya sekarang JD lebih baik. Tapi knp sekarang nekad MW pergi pake pesawat dgn kondisi hamil besar./Speechless/
aristi
Orlando bergerak cepat
Tarwiyah Nasa
dlm cerita ini tokoh utamanya Lemah kebanyakan nangis
Irwati Irwati
setiap bab, pasti ada aja bait yg buat mataku berkaca kaca, makasih, bagus banget kisahnya👍
Twati twatih
ngga usah hiraukan omangan yg tidak membangun, cerita nya bagus kok
Siti Solikah
wah Lucas cemburu pada keluarga rivera
Siti Solikah
ada apa dengan lucas
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
Alhamdulillah akhirnya diterima juga hubungan lexa dan lucas
Siti Solikah
semoga keluarga Lucas tetap harmonis
Siti Solikah
👍👍👍
Siti Solikah
bagus
aristi
apa jgn2 bukannya cerai yg didapat TPI mlm kedua buat alexa😁
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
bagus banget
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
seharusnya mendekam dipenjara
Siti Solikah
bagus banget
Siti Solikah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!