NovelToon NovelToon
THE TAURUS

THE TAURUS

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Misteri
Popularitas:267
Nilai: 5
Nama Author: DOLPIN

Arka Khontacron adalah pemilik perkebunan anggur terbesar di Buleleng tepatnya di Bali. Arka memiliki saudara kembar laki-laki yaitu Phat Shrabeus kakak nya. Mereka tinggal di Seririt, Nama desanya, Desa Sagara. Desa mereka dalam beberapa bulan ini selalu banyak kasus orang-orang desa yang hilang, terutama wanita. Banyak masyarakat yang komplen ke polisi, tapi hasilnya juga sama. Tapi kasus itu mulai terbuka kembali pada malam itu akibat Arka menemukan mayat Pak Braun Ghum di dalam perkebunan miliknya. Pak Braun ialah pemilik peternakan domba di sebelah perkebunan anggur milik keluarga Khontacron dan juga Arka sering bermain bersama anaknya Sara Mhiomorin waktu kecil. Arka memanggil polisi untuk menyelediki kejadian tersebut, tapi bukannya mencari bukti. Polisi menyeret Arka sebagai tersangka, apakah bisa arka menemukan pelaku yang sebenarnya?
Ini ialah kisah cinta ringan dari Zodiak Taurus, bisakah dia bersabar menghadapi kejadian tersebut atau malah menjadi keras kepala.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DOLPIN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 : SESUATU YANG TERJADI MALAM ITU

Tidak ada yang menyangka bahwa malam itu menjadi awal dari sebuah mimpi buruk.

Malam itu...

"Tuan Arka, apa kita jadi akan berangkat ke kota besok pagi?"

Arka sedang memeriksa beberapa dokumen, Mengangguk.

"Iya Pak Thom. Pastikan semua produk sudah dikirim malam ini sebelum besok pagi aku sampai sana."

"Baik, Tuan."

Arka melihat jam di tangannya. Jam menunjukkan pukul 11 malam.

"Sudah jam segini, sepertinya aku akan mengecek ke kantor pemasaran dulu."

"Sekarang, Tuan."

"Iya. Hanya sebentar saja, siapa tau ada yang ketinggalan di kantor."

"Tapi, Tuan Arka."

"Kantor berada di depan sana, sangat jauh dan harus melewati kebun dulu."

"Tidak apa-apa Pak Thom, hanya mengecek lalu aku akan terus balik, tidak akan lama."

"Baiklah, hati-hati Tuan."

"Ya. Aku kesana dulu, Pak."

Arka kemudian berjalan menuju kantor pemasaran dan melewati kebun anggur miliknya. Udara malam terasa semakin dingin karena sudah larut malam. Hanya suara angin yang terdengar di antara barisan pohon anggur.

Namun, baru beberapa lagi sampai ke kantor, Arka tiba-tiba berhenti.

"Hmm?"

Arka melihat ada bayangan seseorang berjalan, lalu menghilang.

"Apa ada orang?"

Tidak ada yang menjawab.

Lalu mata Arka menangkap sesuatu yang di tutupi oleh karung goni pupuk di antara tanaman anggur.

"Apa itu?" Gumam Arka.

Arka berjalan perlahan mendekati karung tersebut. Saat Arka mendekati karung tersebut, Arka menginjak sebuah sekop.

"Siapa yang menaruh sekop disini? Kenapa tidak di letakkan di ke gudang?"

Arka terus berjalan dan menarik karung goni tersebut. Arka melihat kaki seseorang, lalu membuka semua karung goni tersebut. Dan ternyata ada seorang pria yang tergeletak di kebun nya.

"Pak, anda baik-baik saja?"

Tidak ada jawaban.

Arka berjongkok dan menyentuh tubuh pria itu.

Tubuh nya dingin.

Wajah Arka seketika menjadi pucat.

"Tidak mungkin..."

Arka membalikkan tubuh pria tersebut. Dan pria itu adalah Pak Braun, tetangga nya di sebelah rumahnya yang memiliki peternakan domba. Dan ayah dari teman masa kecilnya, Sara.

"AAAAH!"

Teriakannya menggema di seluruh perkebunan nya.

"TOLONG!! SIAPA PUN!! PAK THOM!!"

Beberapa pekerja yang masih mengangkat barang-barang segera berlari menuju sumber suara.

"Ada apa!? Tuan Arka!? Kenapa berteriak?"

Pak Thom bertanya ketika ia sampai ke tempat Arka.

Arka mundur perlahan-lahan dengan napas terengah-engah.

"Cepat... Telepon polisi."

"Polisi? Sebenarnya ada apa Tuan."

Arka menunjuk ke depan dan memperlihatkannya kepada para pekerja nya.

"A-apa yang terjadi... Tuan Arka?"

"SIAPA YANG MEMBUNUHNYA!?"

"TUNGGU!? BUKAN KAH DIA PAK BRAUN!!?"

"KALIAN TUNGGU APA LAGI!!"

CEPAT TELEPON POLISI!!"

Semua pekerja terkejut dan panik. Dan Pak Thom segera menelepon polisi.

Ayah Arka, Pak Teo dan Phat kakak kembar Arka pun berlari keluar rumah dan menuju ke depan tempat semua orang berkumpul.

"Arka? Ada apa ini? Kenapa ribut sekali malam-malam?" Tanya ayah nya.

"Pak Thom ada apa ini?" Tanya Phat.

"Pak Braun tetangga kita, ditemukan tewas di kebun kita."

"Apa kata mu!? Pak Braun meninggal."

"Iya, Tuan Phat. Dan sekarang Tuan Arka menyuruhku untuk menelpon polisi."

"Dimana Arka!?" Teriak Ayahnya.

"Tuan Arka disana, Pak Teo. Sedang ditanya oleh polisi mengenai kejadian ini."

Malam itu, diakhiri dengan kejadian yang tidak diinginkan. Dan Arka di bawa ke kantor polisi untuk menjadi tersangka, karena dia seorang yang menemukan jasad Pak Braun

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!