Putri Wening adalah seorang gadis yang lemah lembut. Dia tinggal bersama ibu dan ayah angkatnya. Suatu hari Wening mendapati ayah angkatnya bersikap tidak wajar. Saat dia tau sikap ayahnya yang tidak baik, lantas dia pun ketakutan. Hingga dia langsung mencari sahabatnya untuk mencari jalan keluar.
Ayu Pratama teman Wening memberi saran agar dia menikah dan pindah dari rumah. Wening setuju, atas usulan Ayu dia membuat janji dengan seseorang yang diatur Ayu.
Tapi setelah bertemu orangnya, Wening kaget ternyata orang yang dipilih oleh Ayu adalah Paman Ayu, Max Pratama.
CEO terkaya dikota Jakarta.
Apakah mereka akan menikah dan hidup bahagia?
Apakah Wenning akan berhasil pergi dari rumah? Dan mendapatkan Suami yang baik?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon мυмυ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ayah Yang Gila
Wening sedang asyik ngobrol ditelepon dengan temanya Ayu. Menceritakan tentang kejadian aneh dirumahnya. "Apa? Dirumahmu, hilang belasan baju dalam? Jangan jangan dibawa sama ayah tirimu?"ucap Ayu.
"Tapi, Ibu menikah lagi dengannya saat aku delapan tahun." Ayah tiriku Selalu baik padaku jawab Wening. "Sayangku kita tidak bisa begitu percaya saja. Sebaiknya kamu langsung periksa kamar ayah tirimu."ucap ayu.
Wening yang mendengar itu langsung mematikan teleponnya. Dia harus mengecek langsung, apa benar yang dikatakan Ayu, kalau Ayah tirinya yang melakukan itu.
"Apa benar kalau baju dalamku, ada dikamar ayah tiriku?"ucap Wening dalam hati. Lalu dia pun langsung masuk ke kamar Ayah tirinya. Dengan terburu buru dia membuka isi lemari. Setelah beberapa saat dia meng obrak abrik baju ayah tirinya. Dia melihat sesuatu ditumpukan baju ayahnya. Wening lalu menutup mulutnya saking kagetnya. Saat dia sibuk melamun, Ayah tirinya entah dari mana datangnya. Dia sudah berada dibelakang Wening.
"Wening kamu dilemari Ayah, mau cari apa?ucap Anton ayah tirinya." Dengan tubuh gemetar karena ketakutan Wening menjawab. "Kamu ... Sambil memegang baju tidur yang dia pake. Melihat itu Ayahnya mendekati Wening. Wening pun ketakutan dan mundur. Belum juga Ayah tirinya berhasil mendekat, tiba tiba lampu menyala. Ibu Wening Sinta datang.
"Wening kamu ngapain dikamar Ayahmu?"tanya Sinta. Wening yang ketakutan langsung menjawab. "Bu Dia ... Belum sempat Wening menjawab, Anton langsung menyela.
"Haha Wening dia taro bajunya sembarangan. Dia pikir bajunya ada disini ucapnya." Sinta yang percaya pun langsung menegur Wening.
"Kamu sudah dewasa, masih sembarangan simpen baju. Sampai Ayahmu yang membereskan nya. Dasar tidak tau malu."ucap Sinta.
"Ibu bukan seperti itu ucap Wening sambil memegang tangan Ibunya." Bu dia sengaja. Ibu nya yang kesal pun menjawab. "Ibu menikahinya saat kamu umur delapan tahun. Ayahmu memanjakan kamu seperti anak kandungnya sendiri." Kalau bukan karena dia, Kita berdua sudah mati kelaparan di jalan. Kapan kamu bisa lebih tahu diri?ayo ikut ibu masak dibawah. Sinta langsung menarik tangan Wening untuk mengikutinya.
Setelah kepergian Sinta dan Wening. Anton sang Ayah hanya diam dan sambil tersenyum mendengar perdebatan Istri dan Anak sambungnya.
"Wening awas kamu, saat ibunya tidak ada akan aku berikan pelajaran untukmu." Agar kamu tidak bisa mengadu apa apa pada Ibumu. Ucapnya dalam hati. Lalu dia pun menyusul mereka, agar tidak ada yang curiga kepadanya.
Keesokan harinya Wening pergi kerumah sahabatnya si Ayu untuk menceritakan semuanya. "Ayu aku harus bagaimana?"aku tidak berani pulang ucapnya. "Kenapa itu bisa terjadi?Ibumu juga tidak percaya padamu?kalau tidak bisa menghindar, lebih baik pergi saja dari rumah ucap Ayu.
"Ibu pasti tidak akan mengizinkan, jawab Wening dengan lemas." Melihat itu Ayu pun bingung juga. Akhirnya dia punya ide agar sahabatnya bisa pergi dari rumah.
"Aku ada ide, gimana kalau kamu menikah dan pindah dari rumah?pasti kalau kamu menikah orang tuamu pasti akan mengizinkan kamu keluar, dan pindah dari rumah itu ucap Ayu."
"Menikah?ucap Wening karena kaget.Iya menikah tenang saja. Biar aku yang urus, aku pasti akan carikan kamu orang yang bisa diandalkan ucap Ayu.
Dengan ragu ragu Wening pun setuju usulan Ayu. Dia harus cepat bertindak, Sebelum Ayah tirinya berbuat macam macam kepadanya.
tapi pada salah paham semua
max kurang hati hati😭