NovelToon NovelToon
A Way Back To You

A Way Back To You

Status: tamat
Genre:Teen / Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Tamat
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mahendra Andhika

Kayla dan Arka terjebak dalam hubungan friends with benefits yang nggak pernah punya arah. Buat Arka, Kayla cuma tempat pulang saat lagi kesepian. Tapi buat Kayla, Arka adalah orang yang diam ia cintai selama bertahun tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahendra Andhika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1.

"Kapan sih selesainya??, lama banget perasaan ceramahnya. Mana panas lagi" Ucap Naya, sedari tadi mendumel tak senang, karena upacara pagi ini terasa begitu lama karena sang kepala sekolah bernama Haryanto itu menjadi pembina upacara.

"Sabar Nay, bentar lagi selesai kok" Suara perempuan lembut menyapu pendengaran Naya, tak lain tak bukan sahabat sejatinya, Kayla Anindya

Kayla tertawa kecil melihat temannya itu cemberut kesal

Suasana yang cukup panas ditambah murid yang tidak kondusif lagi membuat Pak Haryanto mengakhiri pidatonya itu, sebagian murid sudah bersuara ceria yang akan kembali ke kelas, Namun seketika sang Kepala Sekolah bersuara kembali, membuat sorak suara murid yang meledek tidak senang.

"DIAM! Jangan dulu bubar!." Terlihat kepala sekolah itu sedikit marah dengan urat yang menonjol dipelipis dahinya itu.

"Pengumuman penting, selamat kepada Kayla Anindya yang kembali membuat nama harum sekolah, atas juaranya pada olimpiade matematika tingkat nasional."

Namun yang tadinya suara murid bersorak kini terdiam, jelas terdiam saat akan melihat primadona sekolah dikenal pintar, baik kepada semua orang, kulit putih bersih, suaranya yang lembut, membuat idola para kaum lelaki.

Sementara itu, Arka Sebastian , siapa yang tidak mengenal pemuda ini, cowok berandalan, sikapnya terkenal kasar, dan paling sering gonta ganti cewek, membuat orang malas berurusan dengannya.

"Cih.." Arka berdecak melihat Kayla yang sedang berlari anggun menuju podium untuk mengambil sertifikat dan pialanya itu, entah mengapa perasaan Arka tidak suka saat para lelaki disekelilingnya ini berteriak memuji Kayla.

Arka merasa tidak suka "Sengaja lo senyum manis begitu?!, Caper banget huh?!." batin Arka memandang tajam bahwa hanya ia yang bisa melihat senyum manis Kayla, diingatkan Kayla hanya miliknya. Emangnya ada hubungan?

"Kedip dong bos tu mata." Ucap lelaki dengan suara cemprengnya Keano Mahendra yang kerap dipanggil Keano itu sambil ketawa cekikikan, menepuk bahu Arka.

"Mana mau ngedip tu mata, orang yang diliat cewek sendiri, ya ngga?." Suara lain menyaut ucapan Keano, lelaki dengan paras tinggi berkacamata, kulit putih, wajar saja ia campuran Indonesia - Korea, namanya Mavin Yudhistira

Mereka bertiga sudah menjadi sahabat sejak awal dipertemukan masuk SMA ini. Orang orang disekolah juga tau, dengan kelakuan yang tidak pernah masuk kelas, dihukum dengan dijemur dilapangan, dan biang onar sekolah, siapa yang tidak mengenal mereka coba.

"Berisik! Cabut." Arka menatap tajam mereka berdua yang masih asik bercanda, dan memberi intruksi untuk pergi sekarang

Keano dan Mavin merotasikan bola matanya untuk segera mengikuti sang ketua, dipikir mau bolos kok sekarang malah mereka bertiga berada didepan kelas bertuliskan XII 1 itu.

... ---...

Setelah Arka menatap tajam temannya dan memberi arahan tadi, ia segera berjalan meninggalkan kerumunan lapangan sesekali melihat Kayla masih tersenyum manis sedang berfoto. Dengan pikiran yang dipenuhi tidak suka melihat para lelaki memujinya, rasa tidak suka ketika Kayla tersenyum dihadapan orang banyak membuat pikirannya tidak fokus. Langkah kakinya sendiri membawanya ke kelas XII 1, Kelas tempatnya belajar, padahal biasanya jam segini ia sudah bolos. Salah satu tempatnya di Rooftop namun kini Langkah kakinya berdiri dihadapan kelas XII 1, tidak mau ribet Arka masuk langsung duduk dibangku pertama dekat jendela, mungkin ia menunggu seseorang? atau mungkin yah?.

"Anj*r kesambet pengen belajar tu orang?!. Aneh banget." Keano berbisik duduk disebelah Mavin.

Mavin tidak hanya menghela napas, mengangkat bahunya seolah tidak tau.

Sementara Arka disana memandang jendela, atau mungkin melihat Kayla yang sedang berfoto mengepalkan kuat tangannya. Apa artinya? mereka bertemankan? mengapa Arka tidak suka saat Kayla berbagi dengan orang lain. Suara Kayla miliknya, Senyum Kayla miliknya, ia suka Kayla mendes*h dibawahnya.

"Bangs*t.." gumam Arka

... ---...

"Satu, dua, tiga.. "

Clek

Bunyi kamera disertai flash memotret foto terakhir Kayla

"Akhirnya selesai juga." Kayla menghela napas lega

"KAYYY!, SELAMAT YA!"

"Lo tuh emang selalu membanggakan." Naya berkata riang melihat sahabatnya selalu menjadi yang terbaik. Naya memeluk Kayla.

"Uhm, thanks Nay." Kayla menarik Naya kepelukannya.

"Yuk ke kelas, keburu guru masuk ntar." Kayla menggandeng tangan Naya dan mulai berjalan.

"Aelah Kay, lo gasabaran banget pengen belajar, gimana kalo kita ke kantin aja gitu, sesekali bolos mapel Kay." Naya berceloteh dengan pikirannya yang absurd, memikir apa rasanya bolos

"Eh?, ga ada gitu gituan." Kayla mencubit hidung Naya, dan mereka lanjut berjalan

"Ish, sakit tauu." Naya cemberut dan mempoutkan bibirnya mengusap hidungnya yang dicubit Kayla barusan.

... ---...

Kini mereka sudah berada dikoridor sebentar lagi akan sampai ke kelas. Ntah mengapa perasaan Kayla deg deg an tidak karuan, memikirkan apakah pujaan hatinya menunggunya? apakah Arka ada dikelas, atau lelaki itu bolos lagi, pasti bolos pikir Kayla. Namun apa bisa jika Kayla berharap akan ada sosok itu, sosok yang menjadi pengisi hatinya selama ini, Arka menunggunya dan mengucapkan selamat, membuat rona pipi Kayla seketika, ia malu.

"Semoga aja ada" batin Kayla, ia tersipu malu, menguatkan genggamannya ke Naya, Naya yang merasa aneh hanya menaikkan alisnya, mereka lanjut dan akhirnya masuk ke kelas.

Pandangan Kayla langsung mencari cari sosok yang ia cari, Arka ada disana, ia melihat cowok itu sudah duduk rapih dibangku, tidak membolos seperti biasanya. Sehingga Kayla kini dengan semangat dengan malu ia menarik kursi, dan duduk dengan sebangkunya tak lain adalah Arka.

"Eumm, kenapa melamun?." Kayla gugup menyentuh tangan Arka, melihat cowok itu sedang melamun menatap jendela sana.

Arka tersentak, pikirannya tadi tiba tiba hilang seketika, merasa ada yang mengelus lembut tangannya, dan melihat itu Kayla. Merasa nyaman Arka tidak membalas perkataan Kayla tadi, namun ia menarik kursi Kayla semakin dekat dan menikmati elusan Kayla ditangannya. Arka menyenderkan kepalanya ke bahu Kayla, seperti ini selalu merasa dirinya nyaman.

"Udah selesai?, udah selesai senyum senyumnya ke orang?." Arka berkata lembut sambil memejamkan matanya, suaranya lembut namun pada kata katanya terdapat makna ketidaksukaan, miliknya tidak boleh terlihat oleh orang lain.

"M-maaf." Kayla menggigit bibirnya, wajah Arka yang adem dan tenang seperti ini membuat dirinya semakin jatuh kedalam, ia takut semakin ia jatuh hati semakin sakit rasanya nanti semakin sakit, ia takut Arka akan mengganggapnya baper karna ia mencintainya.

Arka mengubah posisinya menatap wajah Kayla, lelaki itu memajukan kepalanya ke ceruk leher Kayla menghirup aroma manis tubuh perempuan yang menjadi sahabatnya itu. Tak peduli bahwa posisi mereka saat ini dikelas.

Sementara Kayla menikmati, Mavin dan Keano menatap horor dua sejoli itu, mana dibangku depan. Keano membatin tidak tidak, bagaimana kalau adegan yang ia lihat dilayar biru itu nyata dihadapannya, apa mereka sudah gila melakukan itu dikelas.

"Demi mata suci gue, gue gaboleh biarin hal itu terjadi" batin Keano bergedik ngeri.

"EKHEMMMM!!." Keano memukul meja keras, dan yah Arka menghentikan aktifitasnya melihat Keano memukul meja.

"Hello?! tuan dan nyonya kalau kalian mau aneh aneh jangan disekolah please, disini banyak orang suci ngga kayak kalian!!.." Keano mulai mengeluarkan suara cerewetnya yang menggebu gebu, sementara Kayla malu, ia menelungkupkan kepalanya dimeja.

"Ganggu." Balas Arka singkat, sambil menyeringai.

"Ganggu?! Heh ini tuh demi kebaikkan anjir, yakali gue liat anu anu depan mata cok." Ucap Keano memelankan suaranya dikalimat akhir.

Belum sempat Arka mau mesra mesra ke Kayla, Guru sudah masuk membuat Arka berdecak malas

"Selamat pagi anak anak."

Kayla hari ini merasa spesial karena sekarang Arka masuk kelas, walaupun cowok itu tidur disebelahnya, setidaknya bangku sebelahnya tidak kosong seperti biasanya, hari ini dijam pertama hingga istirahat, Arka hadir.

Kringg

Suara bel berbunyi

"Baiklah cukup sampai sini, kalian bisa istirahat sekarang."

... ---...

TO BE CONTINUE

1
Chusnul Chotimah
lanjut donk thor.ceritanya bagus kok,ga bosenin
dikanjut: terimakasih udah baca cerita aku, wahh tpi aku ada cerita baru tntang masa sma juga yaa/Smirk//Smirk/
total 1 replies
rh
gak lnjut lagi ceritanya thor,,pdhal seru lho
dikanjut: terimakasih udah baca, tpi yg ini udah end, aku ada cerita baruu tungguin ya, masa sma juga latarnya/Sly//Smirk/
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟naylaa🍊⃟𝐒𝐓𝐉
pulang aja kay /Puke//Angry//Angry//Angry//Angry/
❤️⃟Wᵃfdilupinguin🐇🥑⃟
nyesel nih ceritanya?🤣
Chusnul Chotimah
up donk Thor,seru ceritanya
🍊⃟𝐒𝐓𝐉 ^𝒂𝒚𝒔𝒂^‮‮‮‮
parah😭😭
🍊⃟𝐒𝐓𝐉 ^𝒂𝒚𝒔𝒂^‮‮‮‮
hiks apakah tidak ada cowok seperti ini di dunia nyata? MAU YG SUKA NGELUS' GINI
❤️⃟Wᵃf🅰ყ🅤⁴꧂🍊⃟𝐒𝐓𝐉
Siapa Orang Laki²...Kayla Takut ..😭😭
❤️⃟Wᵃf🅰ყ🅤⁴꧂🍊⃟𝐒𝐓𝐉
Ceritanya Bagus 👍👍👍
🍊⃟𝐒𝐓𝐉 ^𝒂𝒚𝒔𝒂^‮‮‮‮
gerammmmm
❤️⃟Wᵃf༺⬙⃟⛅𝓙𝓮𝓼𝓼♕⃟ᶜᶻⱽ
bukannya nomor kamarnya 210/Doubt//Doubt/
❤️⃟Wᵃf༺⬙⃟⛅𝓙𝓮𝓼𝓼♕⃟ᶜᶻⱽ
takut luka leher kay terbukaaa/Sob/
❤️⃟Wᵃf༺⬙⃟⛅𝓙𝓮𝓼𝓼♕⃟ᶜᶻⱽ
udaahh gas jadian ajaa arkaa, daripada bingung dengan perasaan tidak suka alias cemburu ituu kannn/Slight//Slight/
Stella 🍊⃟𝐒𝐓𝐉
aduh si Kayla ini malu2 yaa.. jangan-jangan 🤭
Stella 🍊⃟𝐒𝐓𝐉
cieee ciee arkaa, cemburu nih yaa?🤭🤭
❤️⃟Wᵃf🥑⃟naylaa🍊⃟𝐒𝐓𝐉
g gt jg ☺️☺️
❤️⃟Wᵃf🥑⃟naylaa🍊⃟𝐒𝐓𝐉
pantesan aja semalem 🤗😍🥰
❤️⃟Wᵃf🥑⃟naylaa🍊⃟𝐒𝐓𝐉
geramnyaa
❤️⃟Wᵃf🥑⃟naylaa🍊⃟𝐒𝐓𝐉
lanjut thorrr
❤️⃟Wᵃfdilupinguin🐇🥑⃟
bagus menarik ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!