NovelToon NovelToon
YE CHEN: PEWARIS PEDANG HITAM

YE CHEN: PEWARIS PEDANG HITAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perperangan / Fantasi Timur
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: putra ilham

Dikhianati oleh sektenya sendiri dan dibuang dengan meridian yang hancur total, Ye Chen mengira takdirnya telah berakhir di dasar Lembah Kabut Beracun. Namun, di titik nadir kematiannya, sebuah pedang hitam misterius yang telah terkubur selama ribuan tahun bangkit dan memilihnya sebagai pewaris tunggal.Di dalam pedang hitam itu, bersemayam jiwa pendekar legendaris, Yue-Jian, yang siap membimbingnya. Berbekal kekuatan mengerikan Es Yin dan bilah pedang hitam yang mampu menebas takdir, Ye Chen bangkit dari kegelapan untuk menuntut balas. Dari seorang pemuda yang dianggap sampah, ia merangkak naik menembus batas kultivasi, menghancurkan setiap klan yang pernah menghinanya, dan merebut kembali kehormatannya."Saat pedang hitam ini terhunus, maka langit pun harus tunduk di bawah kakiku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putra ilham, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Pengambilalihan Jiwa Sang Roh Pedang

Tekanan spiritual dari seorang ahli ranah Core Formation bukanlah sesuatu yang bisa ditahan oleh kultivator Qi Condensation biasa. Udara di sekitar Panggung Utama mendadak terasa seberat gumpalan timah. Lantai batu di bawah kaki Ye Chen mulai retak dan amblas sedalam beberapa inci murni karena beban aura merah pekat yang dipancarkan oleh Tetua Mo Feng.

Ribuan murid sekte luar yang berada di pinggir lapangan langsung jatuh berlutut, napas mereka tercekat dan wajah mereka pucat pasi menahan sisa tekanan yang menguar. Di tengah panggung, Bai Long yang masih terkapar batuk darah memandang sosok Tetua Mo Feng dengan secercah harapan gila di matanya.

"Guru... bunuh dia! Hancurkan bajingan itu!" lolong Bai Long dengan suara serak yang dipenuhi kebencian ekstrem.

Tetua Mo Feng menukik turun dengan kecepatan yang tidak bisa ditangkap oleh mata telanjang. Tangan kanannya mencakar ke depan, dilapisi oleh energi spiritual berwarna merah darah yang membentuk bayangan cakar elang raksasa. Cakar itu mengincar langsung ke arah dada Ye Chen, berniat merobek jantungnya sekaligus merampas Liontin Giok hitam kuno yang melingkar di leher pemuda itu.

Di ambang maut yang hanya berjarak beberapa jengkal tersebut, Ye Chen sama sekali tidak menunjukkan kepanikan. Di dalam ruang kesadarannya, dia melepaskan seluruh kendali atas jaringan otot, meridian, dan pikirannya.

Senior Yue-Jian, tubuh ini... milik Anda, batin Ye Chen berseru pasrah.

"Serahkan padaku, Bocah," jawab suara merdu yang sedingin es abadi.

Wuuuush!

Seketika itu juga, sepasang pupil mata Ye Chen yang semula berwarna biru es biasa mendadak berubah total. Warna birunya meredup, berganti dengan warna hitam kelam yang sangat pekat, seolah-olah seluruh kegelapan malam yang ada di jagat raya terisap dan memadat di dalam sepasang bola matanya. Aura yang dipancarkan dari tubuhnya berubah drastis dalam sekejap mata. Itu bukan lagi aura seorang pemuda Qi Condensation tingkat keempat, melainkan sebuah eksistensi kuno yang agung, dingin, dan penuh dengan niat membunuh yang mampu menggetarkan fondasi bumi.

KREEEKKK!

Langkah kaki 'Ye Chen' yang dikendalikan Yue-Jian bergeser satu inci ke belakang. Gerakannya begitu halus, laksana selembar kain sutra yang ditiup angin malam. Cakar energi merah raksasa milik Tetua Mo Feng yang membawa kekuatan penghancur Core Formation menerkam angin kosong, menghantam lantai panggung hingga memicu ledakan batu yang dahsyat.

BOOM!

Panggung Utama hancur berantakan, menciptakan kepulan debu tebal yang membubung tinggi ke udara. Tetua Mo Feng mendarat di tengah reruntuhan batu dengan kerutan dalam di dahinya. Dia menoleh dengan cepat, mendapati sosok Ye Chen telah berdiri dengan anggun di atas sebuah pilar batu yang masih utuh sejauh sepuluh meter dari posisinya. Pemuda itu memegang Pedang Hitam hanya dengan dua jari tangan kanannya, tampak seolah senjata ratusan kilogram itu seringan selembar bulu ayam.

"Bagaimana mungkin?!" Tetua Mo Feng membelalakkan matanya yang keriput. Dia adalah seorang tetua Core Formation tingkat menengah. Serangan kejutan tadi seharusnya sudah cukup untuk mengubah seorang kultivator Qi Condensation menjadi tumpukan daging cincang. Namun, tikus kecil di depannya ini tidak hanya menghindar dengan mudah, melainkan juga memancarkan aura yang membuat jiwa Core Formation di dalam Dantiannya gemetar ketakutan.

"Manusia mortal yang serakah," 'Ye Chen' membuka mulutnya. Namun, suara yang keluar dari tenggorokannya bukan lagi suara serak pemuda tersebut. Itu adalah perpaduan antara suara Ye Chen dan gema suara wanita yang luar biasa merdu, dingin, dan dipenuhi otoritas absolut yang agung.

"Hanya dengan kekuatan Core Formation tingkat rendah yang cacat ini... kamu berani mengarahkan cakarmu yang kotor pada pemilik Pedang Hitam?"

Yue-Jian yang mengendalikan tubuh Ye Chen perlahan mengangkat Pedang Hitam secara vertikal di depan wajahnya. Ketika bilah besi kelam itu sejajar dengan matanya yang hitam pekat, seluruh Energi Es Yin di dalam tubuh Ye Chen dipaksa bersirkulasi dengan kecepatan yang seribu kali lebih cepat dari biasanya. Jalur meridian hitam keperakan di bawah kulit Ye Chen menyala terang, memancarkan cahaya mistis menembus jubah abu-abunya yang robek.

Atmosfer di seluruh Lapangan Altar Azure Cloud mendadak berubah total. Sinar matahari pagi yang terik seolah kehilangan kehangatannya. Awan putih di langit mendadak berganti menjadi awan mendung hitam yang tebal, dan butiran-butiran salju berwarna hitam mulai turun perlahan dari langit, membekukan setiap jengkal permukaan sekte yang disentuh olehnya.

"Fenomena alam berubah?! Ini... ini adalah kehendak teknik tingkat absolut!" Tetua Mo Feng berteriak dengan suara yang melengking panik. Rasa serakah di hatinya seketika sirna, digantikan oleh rasa ngeri yang belum pernah dia rasakan selama ratusan tahun hidupnya. Dia menyadari bahwa tubuh Ye Chen saat ini sedang dirasuki oleh sesosok monster kuno yang kekuatannya berada jauh di luar pemahamannya.

Tanpa ragu sedikit pun, Tetua Mo Feng memompa seluruh sisa energi spiritual di dalam Inti Emas (Gold Core) miliknya. Sebuah perisai energi berbentuk batok kura-kura raksasa berwarna merah darah bangkit membungkus tubuhnya dan tubuh Bai Long yang berada tidak jauh di belakangnya. "Formasi Pelindung Darah! Aktif!"

Yue-Jian menatap pertahanan tersebut dengan pandangan mata yang penuh dengan penghinaan yang mendalam. Tangan kanan 'Ye Chen' bergerak, mengayunkan Pedang Hitam ke bawah dalam satu gerakan tebasan lurus yang sangat sederhana.

"Jurus Pertama Pedang Hitam: Kesempurnaan Tebasan Embun Beku."

Syuuuuut—

Tidak ada gelombang energi berbentuk bulan sabit seperti yang biasa dikeluarkan oleh Ye Chen. Yang keluar dari mata pedang hanyalah seberkas garis hitam tipis yang melesat dengan kecepatan yang melampaui konsep ruang dan waktu. Garis hitam itu memotong lurus melewati udara, melewati jarak sepuluh meter, dan menyentuh perisai pelindung darah milik Tetua Mo Feng.

Hening.

Selama satu detik, seluruh dunia seolah kehilangan suaranya. Detik berikutnya, suara KREEEK yang sangat renyah terdengar. Perisai pelindung ranah Core Formation yang diklaim mampu menahan serangan ribuan kultivator itu, mendadak membeku total menjadi es hitam, sebelum akhirnya pecah dan hancur berkeping-keping laksana kaca rapuh yang dihantam godam raksasa.

CRAAAASSHHH!

Garis hitam itu terus melesat, menebas lengan kanan Tetua Mo Feng hingga putus dari bahunya. Darah menyembur dari luka tersebut, namun langsung membeku menjadi es merah sebelum sempat menyentuh tanah. Tetua Mo Feng melolong histeris, tubuhnya terlempar mundur dengan sisa lengannya yang mulai menghitam karena radang dingin yang mematikan.

"G-Guru!" Bai Long yang menyaksikan pemandangan mengerikan itu dari dekat langsung kehilangan seluruh kewarasannya. Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana gurunya yang agung—seorang ahli Core Formation—dilumpuhkan hanya dalam satu tebasan sederhana oleh sosok Ye Chen.

Yue-Jian tidak melanjutkan serangannya untuk membunuh mereka berdua. Tubuh Ye Chen yang digunakannya tiba-tiba bergetar hebat, dan seteguk darah segar keluar dari bibirnya. Fisik perunggu Ye Chen saat ini belum cukup kuat untuk menampung penggunaan Energi Es Yin tingkat tinggi dalam waktu yang lama. Jalur meridian barunya mulai mengalami retakan tipis karena tekanan energi spiritual Yue-Jian.

"Bocah, kapasitas fisikmu sudah mencapai batasnya. Kita harus pergi dari sini sebelum para monster tua di puncak gunung utama terbangun dari meditasinya," bisik Yue-Jian di dalam pikiran Ye Chen, mengembalikan kendali tubuh secara perlahan kepada sang pemilik asli.

Sepasang mata Ye Chen kembali berubah menjadi warna biru es yang tajam. Dia menyeka darah di bibirnya dengan punggung tangan, lalu menatap Tetua Mo Feng yang sedang bergulingan di tanah menahan perih dan Bai Long yang gemetar ketakutan laksana ayam sayur.

"Hari ini, aku hanya mengambil satu lenganmu sebagai uang muka dari hutang darah klan Ye, Mo Feng," suara Ye Chen kembali normal, bergaung di antara butiran salju hitam yang mulai memudar di udara. "Nikmati sisa waktu kalian yang berharga di sekte ini. Karena hari di mana aku kembali nanti, akan menjadi hari di mana Sekte Azure Cloud ini rata dengan tanah."

Syuuutt!

Dengan sisa energi yang dia miliki, Ye Chen menghentakkan kakinya menggunakan Langkah Bayangan Hantu. Tubuhnya melesat cepat laksana kilat hitam, melompati pagar pembatas lapangan altar dan menghilang ke dalam rimbunnya hutan pegunungan belakang sekte dalam sekejap mata, meninggalkan ribuan orang yang masih terpaku dalam ketakutan dan kegemparan massal yang paling dahsyat dalam sejarah Sekte Azure Cloud.

1
albarra
ok,, coba kita teruskan..
Aman Wijaya
mantab ye Chen semangat terus
Aman Wijaya
ayo ye Chen babat semuanya musuh musuh mu.bikin kabut darah semua
Aman Wijaya
top top markotop lanjut terus Thor
Opayos
😄😄😄😄😄💪💪💪💪
Opayos
💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍
Opayos
💪💪💪💪💪💪💪😄😄😄😄
Opayos
😄😄😄😄👍👍👍👍
Opayos
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Opayos
😍😍😍😍😄😄😄💪💪💪💪
Opayos
😄😄😄😄😄💪💪💪💪👍👍
Opayos
👍👍👍💪💪💪💪💪💪
Opayos
😍😍😍😍💪💪💪👍👍
Opayos
😄😄😄💪💪💪
Opayos
🤣🤣🤣💪💪
T28J
Kaaaak... kepanjangan paragrafnya, kaget saya 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!