NovelToon NovelToon
Boss Kecil, Didunia Kuno! [Boy Lovers]

Boss Kecil, Didunia Kuno! [Boy Lovers]

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Hwang zin bukanlah orang dari era ini,dia lahir di tahun 2028 dan berusia 30 tahun,dia yatim piatu,Dia bekerja keras selama hidupnya.

Dia menjadi koki , petugas pengangkutan barang, bartender,pelayan restoran dan lainnya,dia hidup dengan menghemat banyak uang saat tabungannya mencapai 100 juta dalam 15 tahun hidupnya.

Hwang zin membeli bangunan toko kecil yang lengkap penuh dengan barang-barang grosir dari barang orang tua hingga anak-anak dan makan pokok dan sejenisnya.

dia akan mulai berbisnis tapi siapa kira saat dia dalam perjalan pulang justru mobilnya tertabrak truk dan bangun disini .....bukannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hwang Zin

Disebuah Jalan dekat gerbang kota.

"Bos! "Teriak paman dengan wajah berkeringat ke arah kedai.pria muda dengan pakaian tang merah dan celemek terlihat.

"Paman ada apa?"tanyanya, sambil membersihkan tangannya.paman itu tersenyum." Bisa memberiku air dingin?"

"Tunggu sebentar..." Pria muda itu kembali ke dalam kedai dan menyiapkan tabung bambu kecil untuk paman itu,dia mengambil tutup tabung bambu dan memberikannya pada pria itu.

Paman itu memberinya 5 sen , sebelum pergi dengan terburu-buru. Hwang zin memasukan uangnya ke laci,dan seorang bibi datang padanya.

"Bos...apa ada Tahu?"tanya wanita itu hati-hati,Hwang zin tersenyum kecil." Berapa yg bibi inginkan?"

Wanita itu bernafas lega,dia memberikan baskom padanya."....Aku ingin hanya membawa 8 sen,apa bisa?"

"Bisa , tunggu akan ku ambilkan..." Hwang zin mengangguk,dia mengambil baskom kayu itu dan berjalan ke arah meja dekat dinding,dia membuka penutupnya dan tahu putih terlihat.

Dia mengiris 4 bagian tahu dengan ukuran yg sama, menaruhnya di baskom,dia menutup tahu dan berjalan ke meja kasir."ini bibi...."

Wanita tua itu mengambilnya,memberikan uang nya dan pergi,tak lama pria muda dengan tubuh kekar yg dikenal sebagai pemburu didekat sini.

"Bos kecil Tahu pedas mu masih ada?"tanyanya dengan suara nyaring.Hwang Zin tak berdaya pantas saja pria besar ini ditakuti semua orang.

"Saudara Hu kamu ingin berapa? Aku memiliki sisa 5 mangkuk kecil disini?"jelasnya, pria mengangguk tak masalah."Berikan saja yg ada,benar juga berikan aku bakwan sayur 10..."

"Baiklah duduklah dulu .." ucapnya, sebelum mengambil pesanan nya.

Hwang Zin mengambil wadah kayu yg dibawa pria itu untuk memasukkan semua tahu pedas,dan kertas minyak untuk membungkus bakwan sayur.

Saat dia membawanya ke kasir ,bocah dengan pakaian lusuh dan compang camping berlari kecil ke ke arah meja kasir."....Paman!"

"Tunggu dulu ...Saudara Hu sudah selesai...total 20 sen..."ucap Hwang zin sambil memberikan bungkusan kertas minyak itu padanya.

Harga 1 Bakwan adalah 1 sen, sedangkan tahu pedas 2 sen per mangkuk sama dengan tahu biasa.air dingin adalah 2 sen per gelas.jdi membeli ditabung bambu seperti paman tadi itu seharga 5 sen.

" Ini dia ..." Pria itu mengeluarkan uangnya, mengambil pesanan dan pergi.ia tidak sabar untuk untuk makan bersama dengan istrinya dirumah.

"Apa yg ingin dibeli...?"tanyanya pada anak itu,anak berusia 8 tahun itu mengangkat 2 jarinya." Aku ingin air dingin ! Aku ingin 2 untuk ayahku!"

"Masih tunggu sebentar...." Dia mengangguk , mengambil 2 gelas bambu dan mengisinya dengan air dingin. Setelahnya Hwang zin membawanya untuk anak itu." Total 4 sen..."

"Ini ..." Anak itu menaruh uang dimeja dan mengambil gelas bambu,Hwang zin mengingatkannya."Hati-hati saat membawanya,jagan lupa kembalikan nanti saat ayahmu pulang....."

"Baik saudara!" Teriaknya, sambil berjalan dengan langkah hati-hati, tempat ayah itu bekerja adalah gudang besi yg berjarak 3 rumah dari tempatnya.

Mereka sering makan dan membeli disini.

Melihat jalanan kota yg mulai sepi, Hwang zin berniat untuk menutup kedai,namun terdengar tapak kuda yg serempak.

Orang-orang terlihat segera menyingkir menepi ke sisi jalan.tak lama belasan prajurit melewati mereka,ini prajurit Hitam milik pangeran ke 3.

Hwang zin hanya melihat rombongan itu melintas didepan tokonya dengan santai, sambil membersihkan wadah-wadah kotor dimeja nya, sebelum pergi ke pintu belakang menaruh piring kotor di sumur.

Saat Dia kembali ke kedai dia melihat pria dengan pakaian prajurit yang sama dengan prajurit yg tadi lewat.

Dia menyambut nya dengan sopan."Tuan ada yg bisa saya bantu?"

"Berapa harga ini..."prajurit itu menunjuk pada kue telur dimeja yg masih tersisa 3, Hwang zin berkata."..ini pai telur, harganya 3 koin per pai...."

"Lalu bungkus lah..."saat berjalan di rombongan terahir Hang Si yg memiliki hidung sensitif mencium aroma harus telur yg belum pernah dia cium sebelum nya.

Itu berasal dari kedai kecil ini,jadi dia pergi dari barisan rombongannya dan memutuskannya untuk membeli apa itu.

"...hanya tersisa ini,jika anda menyukainya silahkan kembali lagi besok....."Hwang Zin memberikan kertas minyak berisi pai telur padanya.

Prajurit itu mengangguk dan memberinya 9 koin dan bergegas pergi.

Hwang zin, segera menutup pintu toko,dan beberes,saat Toko sudah rapi dia ke halaman untuk mencuci piring., setelah selesai dia masuk ke dalam rumah mandi dan istirahat.

Hwang zin bukanlah orang dari era ini,dia lahir di tahun 2028 dan berusia 30 tahun,dia yatim piatu memiliki pekerjaan serabutan .

Dia juga pernah menjadi koki, pengangkutan barang, bartender,pelayan restoran dia hidup dengan menghemat banyak uang saat tabungannya mencapai 100 juta dalam 15 tahun hidupnya.

Hwang zin membeli bangunan toko lengkap penuh dengan barang-barang grosir dari barang orang tua hingga anak-anak dan makan pokok dan sejenisnya.

dia akan mulai berbisnis tapi siapa kira saat dia dalam perjalan pulang justru mobilnya tertabrak truk dan bangun disini bukannya mati.

Tapi dia benar-benar bersukur,dia bangun ditubuh milih anak mantan pelayan di ibu kota yg sudah dibebas tugaskan oleh Tuannya karena rasa kasihan dan tanda terimakasih.

Tuan nya membelikan rumah didekat pintu ibu kota ,Pria tua itu merasa kesepian jadi dia mengambil seorang anak dari kerabat yg sudah meninggal untuk menjadi putranya.

Anak itu adalah Hwang zin,yg memiliki nama yg sama dengannya.Anak itu berusia 2 tahun' saat dibawa ke ibu kota dan sekarang dia baru berusia 18 tahun.

Anak itu tak pernah tau ayahnya adalah kerabat nya,dia selalu patuh pada Pelayan tua,dia juga anak yg rajin mereka hidup dengan baik selama ini dan membangun sebuah toko disamping rumah.

Toko itu menjual beras dan keperluan lainnya,namun lambat laun toko semakin sepi dan ditutup dan pelayan Tua mulai sakit-sakitan sampai akhirnya dia meninggal 1 bulan lalu.

Hwang zin merasakan tertekan jadi dia membenturkan kepalanya ke tembok Berharap bisa pergi menemui ayahnya,disaat itulah dia mengantikan nya.

Dia menerima semua ingatan itu ,dan akhirnya menerima takdir tuhan pada nya.untungnya dia membawa hal ajaib bersamanya, Tokonya yg di beli telah ikut pergi bersamanya.

Toko itu berada pada tato hati merah dipergelangan tangannya.jika dia mau masuk dia cukup memikirkannya.

Setelah beradaptasi dengan dunia ini dia memberanikan diri membuka kedai lagi , bagaimana pun dia perlu bertahan hidup dan mendapatkan uang untuk membeli keperluan disini.

Namun dia tak lagi menjual bahan sembako melainkan toko makanan ringan.

Dia menyediakan pai telur dengan rasa lembut sedikit asin,juga sayuran goreng,Tahu serta air dingin.air dingin sendiri adalah air gula yg diberi es juga agar" timun dan biji selasih.

Telur melimpah di tokonya, tepung,bumbu halus dan kasar tersedia,Tahu dia juga memiliki banyak yg tersimpan di pendinginan,begitu pula dengan sayurnya.

Jadi dia memanfaatkan semua untuk berbisnis disini.

Dikediaman Song.10 pagi.

"....apa yang kamu makan?"suara dengan nada penasaran terdengar dari arah belakang Hang sisi.

"......."Tubuh pria itu kaku.dia berbalik dan melihat kapten mereka.

"ini pai telur,aku membelinya saat melewati jalan kota ..."prajurit itu segera berdiri kaku didepan kapten Pasukan mereka.

"....Bagaimana bisa kamu membeli jajanan ditempat seperti itu...?" tanyanya tak mengerti,mereka saat ini berada Dikediaman pamannya , setelah mengantar pangeran kembali ke ibu kota.

Semua masakan disini sangat enak,dan paman dengan senang menyambut mereka.

"Hanya.... ini enak..."jawab Hang Si dengan canggung. alis kapten Song mengerut dia juga mencium aroma telur,susu dan lainya yg sangat menggugah selera.

"Apa kamu sudah memakannya semuanya?"tanya sambil melihat pada kertas minyak di tangannya.

Hang si menggelengkan kepalanya dengan kaku." Ya hanya sisa 1, toko itu akan tutup dan hanya memiliki 3 pai saja...."

"Klau begitu berikan sisanya padaku,aku ingin mencobanya..."

"...."kapten anda merampok!. Hang Si hanya bisa dengan pasrah memberikan satu-satunya kue itu pada Kapten Song.

Pria 30 tahun itu mengambil pai telur,yg kulit luarnya terasa garing saat disentuh,dia memasukan semuanya kedalaman mulutnya dan mengunyahnya dengan hati-hati.

"....." Hang sisi yg melihatnya ingin menangis.!

Wajah Kapten berubah,dari bingung, terkejut dan berbinar-binar."...ini enak!"

Dia tau itu enak,dia makan dengan gigitan kecil karena merasa enggan menghabiskannya sekaligus.

saat dia berbalik dan melihat wajah sedih bawahnya Song Wen merasa canggung."...Batuk! Kenapa pelit sekali,besok belilah lebih banyak !"

Setelah mengatakan hal itu dia berbalik pergi,Hang Si hanya bisa mendengus kesal dan berbalik untuk mencari makan di aula makan, bagaimana pun dia tetap lapar.

1
Dania
misi
LING
r
Jack Strom
Nice!!! 😁
Jack Strom
Jejak kumis!!! 😁
Dania: misiiiiiii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!