NovelToon NovelToon
The Secret Of My Secretary

The Secret Of My Secretary

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying di Tempat Kerja / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan tentang Davidson Mahendra seorang pria dengan sikap dingin dan perfeksionis yang tak sengaja di hadapkan dengan Nindi, gadis biasa yang pernah menjadi bagian dari masalalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Pertemuan setelah sekian lama

"Selama 3 tahun belakangan ini aku sadar bahwa aku suka kamu, nindi" Ungkap seorang pria tinggi yang masih mengenakan baju kelulusannya.

Nindi yang pada saat itu berusia 22 tahun mengerjapkan matanya beberapa kali, sesekali melirik buket bunga mawar merah yang masih mengambang di udara, mungkin sang pemberi ingin nindi segera menerimanya.

"M-maaf Dave" sesalnya pelan.

Davidson Mahendra, nama pemuda tampan itu, menengguk ludahnya susah payah ketika mendengar kata maaf yang terlontar dari mulut kecil sang pujaan hati, tangannya yang terulur kini mulai turun dan semakin menggenggam buket bunga miliknya.

"Sebelum kamu ngomong lebih jauh, aku gak bisa nerima kamu, sekali lagi aku minta maaf, terimakasih udah mau jadi teman selama ini, semoga kamu sukses di masa depan" ucap nindi dengan tulus.

Gadis itu tersenyum manis, senyuman yang selalu menjadi favoritnya selama bangku kuliah ini, namun senyuman itu dilakukan setelah nindi menolaknya, rasanya senyum nindi tak semanis seperti biasanya, rasa kesal, marah dan tidak Terima membuat David tidak bisa mencerna segalanya dengan baik.

"Apa alasannya?" Tanya David pelan, ia masih berharap nindi memberikan alasan yang bisa membuatnya sedikit tenang, ia ingin nindi mengatakan sesuatu yang bisa di terimanya.

"Aku gak pernah suka sama kamu" balas gadis itu penuh sopan santun.

"Jadi selama ini aku jatuh cinta sendirian?" David bertanya dalam hati.

Ternyata ia tak mampu menilai karakter orang dengan baik, keterbukaan dan perhatian yang selama ini nindi berikan ternyata tidak berlandaskan cinta.

"Semoga kamu selalu baik baik aja ya, aku pamit dulu, ayah udah nungguin" nindi tersenyum sekali lagi, ia berbalik dan berlari kecil meninggalkan David sendirian.

Suasana semakin gelap, bukan karna malam, tapi karena sebentar lagi hujan, namun tak ada tanda tanda dari David untuk bergerak dari tempatnya, ia masih berada di depan gerbang besar fakultasnya, ia kehilangan harapan tentang percintaannya.

Cinta pertamanya berakhir dengan buruk.

Rintik hujan mulai turun membasahi bumi, manusia yang masih berada di bawah langit mulai berhamburan mencari tempat berteduh, kecuali David, ia menatap kosong arah dimana nindi berlari meninggalkannya, bahkan gadis itu sudah tak terlihat oleh mata.

Hari ini mungkin akan selalu ia ingat di sepanjang hidupnya.

4 tahun kemudian....

Riuh malam di tengah ibukota bersahutan dengan suara petasan yang menggelegar, sebuah gedung tinggi tengah merayakan sebuah pesta rupanya.

"Saya ingin bertanya pada kalian bagaimana kinerja anak saya?"

"Sangat baik bapak, David tidak pernah bertele tele, dia tegas dan melakukan banyak tindakan tanpa banyak bicara, pemasaran produk kita juga semakin meningkat setiap tahunnya" Sahut salah satu pria dengan usia matang.

"Saya tidak menyangka dia bisa melakukannya di usia yang sangat muda ini, sungguh luar biasa" kata seorang perempuan dengan pakaian semi formalnya.

"David bekerja dengan baik"

Segala jenis pujian terdengar sangat memuaskan hati, namun yang mendapatkan pujian tersebut hanya diam dengan wajah datarnya, pesta ini sangat membosankan baginya, ia ingin segera kembali ke rumah dan tidur seperti rutinitas yang selama ini ia lakukan.

"Saya semakin yakin untuk memberikan kepercayaan penuh pada anak saya" Kekeh seorang pria tua sembari merangkul putra tunggalnya

"Saya gak nyangka ada orang seperti David di dunia yang semakin canggih ini, sebenarnya dia terlihat sangat tidak mengikuti pergaulan jaman sekarang, tapi itu justru jadi poin plus untuk putra bapak,dia tumbuh dengan baik." puji yang lain.

"Terimakasih semua atas dukungan terhadap putra saya, silahkan nikmati pestanya" Katanya.

Pria berusia 56 tahun itu menatap putranya dengan bangga, David yang mengenakan setelan formal tampak sangat berwibawa.

"Semuanya sangat puas dengan kepemimpinan kamu Dave, papa bangga sekali" Ucap Surya Mahendra, ayah David.

"Makasih pa" ucapnya.

"Papa gak takut kalo tiba tiba mati kena stroke, papa yakin kamu pasti bisa meng-handle semuanya sendirian" Katanya.

David menghembuskan napasnya kasar, ayahnya selalu berucap demikian dan membuatnya tak nyaman, lagipula anak mana yang mengharap orang tuanya sakit?

"Kapan kamu akan serius untuk menikah? Apa sarah kamu tidak suka? dia baik, anak sahabat papa, Leo bilang kerjanya juga baik" Katanya.

"David kan masih 27 tahun" jawab David seadanya.

"Justru usiamu itu udah cukup, papa udah gak sabar punya cucu"

David terdiam tak menjawab, jika bisa ia ingin sekali langsung pergi tanpa membalas ucapan ayahnya, namun ia menyadari bahwa ia tak akan bisa melakukan hal itu.

"Selamat ulang tahun pak" Salah seorang wanita cantik dengan pakaian mahalnya nan seksi datang memberi ucapan pada surya.

"Sarah!" Pria itu tampak tersenyum lebar dan merangkul gadis berusia 24 tahun tersebut.

"Selamat ulang tahun om"

"Terimakasih nak, mana ayah kamu?"

"Lagi parkir mobil" jawabnya sopan.

"Dave sini, kamu temenin sarah" Katanya.

David mengangguk pasrah, berbeda dengan sarah yang tampak tersipu malu.

"Hotel seluas ini om sewa sendiri buat acara ulang tahun, hebat banget" puji sarah.

"Iya dong, makanya kamu nikahnya sama David ya, biar jadi menantu orang hebat ini" candanya.

Sarah tampak semakin salah tingkah sembari sesekali mencuri pandang dengan Dave.

Semuanya tampak baik baik saja sebelum...

Prangg...

"Aduh gimana sih kamu?!" suara keributan di seberang mengalihkan perhatian.

Pria setengah tua berdiri angkuh sembari membersihkan kemeja biru muda miliknya dengan tangan, didepannya tampak seorang wanita dengan seragam pelayan menunduk sembari membersihkan pecahan kaca, semua orang datang menyaksikan keributan.

Surya terkejut sahabatnya tampak berselisih dengan salah seorang pelayan hotel.

"Rudi?" Panggilnya.

"Pelayan ini gak bener, masa dia numpahin wine ke baju saya!" sungutnya berapi api.

"Maaf Pak tapi saya gak sengaja" Belanya.

"Rud udah ya, kamu boleh pergi" Usir Surya secara halus pada wanita muda itu.

"Gabisa dong dia harus dipecat!" Perintah nya.

Surya bukanlah orang yang sombong, ia tak mungkin semudah itu menghilangkan pekerjaan orang lain.

Gadis itu menunduk, ia malu menjadi pusat perhatian semua orang, termasuk David.

Ia tidak terkejut dengan kejadian ini, ia terkejut karena setelah bertahun tahun lamanya ia kembali bisa melihat wanita yang di cintainya, Nindi.

"Kamu tau berapa harga kemeja saya? gajimu sebulan belum tentu bisa bayar!" Makinya.

"Rudi gak baik marah marah didepan banyak orang begini, kamu boleh pergi" usir Surya pada nindi.

"Gak punya sopan santun" Gerutu pria tua itu.

Nindi berjalan menunduk pergi dari kerumunan pesta.

"Ish nyebelin banget tuh embak embak!" Gerutu sarah.

Wanita itu berniat melabrak seseorang yang sudah mengacaukan ayahnya, namun tanpa sebab David menghentikan pergerakan sembari mencengkram erat tangannya.

Sarah menatap heran, kenapa David terlihat marah? genggaman tangannya menguat dan menimbulkan rasa sakit di pergelangan.

"Dave? kamu kenapa?"

Nindi, ia bertemu kembali dengan wanita yang menghancurkan hatinya dulu, ada rasa hangat menyelimuti hatinya, namun ia juga masih mengingat dengan baik bagaimana gadis itu menolaknya dulu.

1
Rian Moontero
lanjooot👍😍
Yourbee Lebah
Ayo baca
falea sezi
David keterlaluan sih ini
falea sezi
cinta di tolak. kok dendam. laki cemen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!