ini adalah kelanjutan cerita dari Dinda dan sistem,,dimana ini tentang kehidupan akhir bahagia wanita yang bernama Dinda Kirana,,setelah banyak rintangan dalam hidupnya,, akhirnya dia menemukan cinta yang benar-benar dia harapkan.
jangan lupa mampir ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
komandan Nathan yang terkena perangkap
Kembali disisi lain.Darko yang saat ini tidak mengetahui apa yang sedang terjadi diluar,dia hanya menikmati kesenangannya bersama dengan wanita yang ada didalam ruangan itu.
" aku yakin pasti tuan muda itu sedang bersenang-senang dengan wanita itu. hhahhaaaha ...aku yakin setelah ini aku pasti akan mendapatkan bonus besar " tawanya dan dia merasa senang karna tuan muda yang dianggap nya tamu kehormatan nya itu akan merasa puas dengan pelayanannya.
tiba-tiba salah satu dari wanita itu berjalan mendekati bosnya dengan wajah terlihat ragu.
" mmmm ...bos aku ingin memberitahukan sesuatu yang penting ,mungkin bos akan merasa marah jika mendengarnya " ucap wanita itu dengan kepala menunduk.
Darko yang sedang tertawa sontak terdiam dan menatap wajah wanita itu dengan tajam.
" apa yang ingin kamu bicarakan? cepat katakan! jangan membuatku semakin marah !" gertaknya dengan wajah dinginnya.
wanita itu langsung berlutut dengan suara bergetar dia berbicara.
" bos sebenarnya wanita yang saat ini bersama tamu kehormatan kita, dia...dia ternyata bukan salah satu dari kami dan juga namanya tidak terdaftar dalam buku asisten anda, saya baru mengetahui nya karna saya baru saja mengecek jumlah dan nama pekerjaan disini." ucapnya dengan lirih.
brakkkkkkkk
Darko langsung berdiri dan memukul meja dengan keras, dia menatap semua wanita yang ada di ruangan itu dengan tajam.
" kurang ajar ! apakah aku sudah kecolongan ? dan kalian kenapa kalian tidak memberitahu ku sedari tadi haaaa..! aaaaaaaaakkkkk sialan pasti tuan muda dalam bahaya, aku yakin pasti wanita itu seorang penyusup.." ucapnya setelah tersadar saat ini tamu kehormatan nya sedang bersama dengan wanita penyusup itu ,dia menatap mereka semua.
" cepat kalian panggil kasino dan yang lainnya ! suruh mereka menangkap wanita itu jangan biarkan dia keluar dari sini dengan keadaan hidup..!" teriaknya dan langsung berjalan menuju kamar nathan dan dinda.
tapi langkah nya terhenti melihat tamu kehormatan nya sedang berjalan kearahnya, melihat keadaan nya yang baik-baik saja dia menghela nafasnya dan berjalan dengan tersenyum ramah.
" tuan muda apakah anda baik-baik saja ? dan apakah wanita itu melukai anda? maafkan saya karna telah lalai membiarkan seorang penyusup mengelabui anda " ucapnya dengan menunduk.
dorrrrrrrrr
Darko terkejut dia reflek mengindari tembakan itu dengan mata melotot,dia menatap nathan dengan terkejut.
" anda ? kenapa anda menembak saya tuan muda ? apakah anda merasa marah karna saya sudah membuat tuan muda bersama dengan penyusup itu ? kalau memang benar, saya meminta maaf karna sudah kecolongan " ucapnya dengan serius, padahal dalam hatinya dia merasa geram.
sedangkan sang komandan yang berdiri sejak tadi menatap nya dengan tersenyum menyeringai.
" apakah aku tuan muda yang kamu maksud ? dan apakah kamu yakin aku tuan muda yang kamu tunggu ? " tanyanya dengan tersenyum remeh.
deg
Darko tertegun dia menatap wajah pemuda itu dengan tajam dan dengan cepat dia mengambil pistol nya dan menembak nathan dengan brutal.
dor
dor
" kurang ajar ! kamu ternyata menipuku ? aku akan membunuh mu hari ini juga !" teriaknya dengan marah karna merasa dia sudah di tipu.
sang komandan menghindari tembakan itu, sesekali dia membalasnya.
dor
dor
sedangkan hensel dan yang lainnya,sedang sibuk menghindari tembakan dari pengawal Darko yang baru saja datang.
" ini sangat menegangkan! dan lihatlah coba lihat kita berada dilantai atas jika kita terjatuh kedalam laut mungkin kita akan tewas dimakan ikan " teriak hensel dengan serius.
teo dan sam mengangguk dan mereka melirik kebawah ,melihat air laut yang sedang menunggu kedatangan mereka.
" perhatikan gerakan kalian! jangan lengah dan tetap fokus ! " teriak teo dengan serius.
Sedangkan komandan ternyata peluru nya sudah habis sama seperti Darko yang ternyata kehabisan peluru.
" sialan ! kenapa aku bisa kehabisan peluru disaat seperti ini " kesalnya dan melihat sang komandan juga ternyata kehabisan peluru sontak dia tersenyum licik.
dan berjalan mendekati nathan yang terlihat mengambil sesuatu dikantong celananya.
bug !
Darko met bogem wajah nathan dengan kuat, sedangkan yang mendapatkan pukulan tersentak dan dia terjatuh ke lantai.
" hahahhaa ternyata peluru mu juga habis? baiklah sepertinya aku harus menggunakan tenagaku untuk menghajar mu sampai tidak berdaya ! " ucap Darko dengan remeh dan berjalan mendekati nathan.
sedangkan nathan meringis dan dia berdiri sembari menendang Darko dengan kakinya.
bug !
aaaahhhhhhhkkkkkkk
yang ditendang langsung melayang mengenai besi yang ada dikapal pesiar, Darko merasa sakit dia merasa tulang-tulang nya ingin hancur.
" ini sangat sakit,,,uhukkkkk...kamu ! lihat saja setelah ini kamu tidak akan bisa berbuat apa-apa !" ucapnya dengan tersenyum licik.
tiba-tiba dia memencet tombol yang membuat sebuah jaring laba-laba jatuh kebawah ,sehingga membuat sang komandan terperangkap disana.
hensel dan yang lainnya melihat komandan mereka yang terkena perangkap sontak terkejut.
" komandan ! " teriak mereka secara bersamaan, belum juga mereka bergerak tiba-tiba tangan dan kaki mereka sudah di rantai,dan keluarlah 100 pengawal Darko dari lantai bawah sembari membawa benda-benda aneh.
" hahhahhahaha kalian fikir kalian bisa keluar hidup-hidup dari sini ? dan apa tadi katamu komandan? apakah kalian yang bertugas ingin menangkap kami semua ? hahahhahaa ckckck...kalian memang sangat mudah dibodohi, apakah komisaris besar yang memerintahkan kalian melakukan tugas ini ? dan apakah kalian tau ? dia sengaja memerintahkan kalian bertugas menangkap kami, agar kami bisa melenyapkan kalian yang terus saja ikut campur dengan urusan kami ! " ucapnya dengan tertawa jahat.
deg
hensel dan semua anggota yang lain terkejut,mereka terdiam dan saling memandang dengan tidak percaya, sedangkan nathan dia tidak memperdulikan ucapan Darko ,dia hanya terdiam dan memikirkan bagaimana keadaan dinda yang saat ini berada didalam kamar itu.
" semoga dia baik-baik saja aku berharap dia bisa lari sejauh mungkin,agar mereka tidak bisa menemukannya " gumamnya dalam hati.
Darko yang melihat keterdiaman sang komandan merasa heran karna melihat nathan yang tidak terkejut sama sekali.
" kenapa dia hanya terdiam ? apakah dia sudah mengetahui semuanya lebih dulu " gumanya dalam hati.
" kenapa kamu diam saja ? apakah sekarang kamu merasa takut atau kamu sedang memikirkan bagaimana caranya bisa lolos ? kamu tidak akan pernah bisa lepas dari perangkap ku ! karna aku akan membuang mu ke dasar laut !" ancamnya dengan tersenyum bahagia.
Semua anggotanya merasa takut mendengar ucapan Darko, terlihat mata mereka memerah dan melihat kearah sang komandan.
" komandan biarkan aku yang mengganti kan mu,,heyyy kamu biarkan aku yang menggantikan komandan ku,,jangan sakiti dia ! " teriak hensel dengan suara bergetar.
teo dan yang lainnya mengangguk dan berteriak juga.
" ya biarkan kami saja yang menggantikan komandan kami,, sebaiknya lepaskan dia ! biarkan komandan kami pergi dari sini ! " teriak teo dengan wajah serius.
darko mengabaikan ucapan mereka di berjalan mendekati komandan yang masih saja terdiam dari tadi.
" apa yang sedang kamu fikirkan? ohhh aku tau apakah wanita yang bersama mu tadi,sebenarnya juga salah satu dari kalian ? apakah kamu memikirkan nasibnya saat ini ? aku hampir melupakan wanita itu,,kasino pergi cari wanita yang ada di rekaman cctv dan bawa dia kehadapan ku sekarang !" perintahnya dengan mutlak.
deg