Sembari mengatur deru nafasnya Elvan kemudian mendekati Alfiya, hingga gadis itu berjalan mundur ke belakang. "Alfiya, kita suami istri, bukan."
Didekati seperti itu jujur saja membuat Alfiya merasa gugup. "H-hanya pura-pura...." Jawab Alfiya cepat. "Kita suami istri hanya pura-pura dan tidak akan lama. Jadi aku mohon agar mas gak melewati batas seperti semalam...."
Setelah mengucapkan kalimat tersebut Alfiya segera berbalik hendak pergi dari sana, dan tiba-tiba ia terkejut saat tangannya di cekal cepat oleh Elvan. Tubuhnya kini sudah tertarik hingga berada di dekapan laki-laki itu.
Alfiya mengerjap kaget. "Mas Elvan mau apa? Kan tadi aku udah bilang jangan melewati batas."
"Jangan berhubungan lagi dengan laki-laki itu." ujar Elvan tiba-tiba.
Mendengar ucapan tersebut Alfiya segera mendorong Elvan darinya. "Mas melarang aku berhubungan sama Joe?" Mata Alfiya membulat. "Mas gak berhak buat ngelarang aku!"
"Tapi, secara hukum dan agama mas adalahsuami kamu yang sah."
"Mas!" Seru Alfiya protes.
"Mas cuma minta kamu hargai selama kita menikah!" tegas Elvan.
"Aku bisa menghargai mas dengan cara lain, tapi tidak dengan memutuskan hubungan aku dengan, Joe!"
....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iwi Love, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Prolog + Visual
****
Alfiya Maharani, bagi seorang gadis berusia 22 tahun itu, dunianya terasa sangat indah saat ini. Perempuan muda dengan rambut lurus sepinggang itu sangat bersyukur dengan kebidupannya. Memiliki banyak teman-teman yang menyenangkan dan mimpi yang sama. Apalagi saat ini ia memiliki Joeshua Mahendrata, laki-laki berusia 23 tahun yang tak lain adalah kekasihnya yang kini telah menjalin hubungan dengannya selama hampir tujuh tahun ini. Seperti pasangan kekasih pada umumnya tentu pasangan ini memiliki mimpi untuk mengarungi bahtera rumah tangga nantinya.
Namun sayang, sepertinya jalan Alfiya untuk membangun keluarga impian bersama Joe tidak semulus yang ia pikirkan. Semua bermula oleh sebuah kejadian memilukan yang menimpa keluarganya.
Karena pada saat itu sang kakak tercinta, Anggita Maharani. Perempuan berusia 28 tahun yang sudah menikah dan memiliki seorang anak itu meninggalkan ia dan keluarganya oleh sebuah kecelakaan yang tidak pernah diduga.
Sedih, pilu dan kehilangan. Semua perasaan itu bercampur menjadi satu.
Yang lebih menyedihkan adalah, sang kakak meninggalkan suami dan juga anaknya yang masih berusia 2 tahun.
Karena sebuah alasan itulah, akhirnya sang ibu yang bernama Ernika, memutuskan untuk menikahkan ia dengan sang kakak ipar yang masih merasa dirundung duka Elvan Wirajaya.
Alfiya tentu saja dengan keras menolak hal tersebut. Ia merasa menerima permintaan ibu untuk menikah dengan Elvan itu bukanlah hal yang mudah. Bagaimana mungkin ia harus menikah dengan kakak iparnya sendiri? Dan, juga ia memiliki seorang kekasih yang sudah menjalin hubungan selama hampir tujuh tahun. Bagaimana mungkin ia akan meninggalkan kekasihnya untuk menikahi pria lain.
Tentunya permintaan itu membuat tertekan dan sangat terbebani.
Bagaimanakah Alfiya menghadapinya?
****
Elvan Wirajaya, laki-laki berusia 29 tahun yang sangat bahagia dengan keluarga kecilnya. Memiliki seorang istri yang cantik dan juga anak yang begitu menggemaskan.
Baginya Anggita adalah segala-galanya. Pengobat dikala dia menghadapi segala asa. Ibu dari Anggian Wirajaya, anak semata wayang mereka yang saat ini sedang lucu-lucunya. Wanita yang sudah empat tahun ia nikahi itu adalah seorang wanita yang lembut dan sangat perhatian.
Elvan sangat berharap kebahagiaan itu tidak segera sirna dan akan berjalan untuk selamanya. Namun apa daya takdir berkata lain. Kebahagian yang ia rasakan hilang dalam sekejap.
Wanita manis nan cantik, sang pelipur laranya itu kini telah tiada. Menggoreskan luka didalam hatinya. Rasanya ia tak percaya dan berharap semua ini adalah sebuah mimpi buruk belaka.
Elvan terus merasakan pilu yang luar biasa saat istri tercintanya itu meninggalkan ia dan putra mereka untuk selama-lamanya.
Belum juga kepedihan itu hilang, ia kembali harus dihadapkan oleh permintaan ibu mertuanya yang sama sekali tidak peenah ia duga. Pasalnya, ia diminta untuk menikahi Alfiya, adik kandung dari istrinya sendiri. Seorang wanita yang sudah ia anggap adik selama ini.
Kenyataan ibu Ernika yang beralasan Anggian butuh figur seorang ibu, membuat sudut hati kecil Elvan membenarkan hal itu.
Elvan tidak bisa berpikir dengan baik, namun ia tetap terdesak. Seperti tidak memberinya waktu, ibu dari mendiang istrinya itu terus mengharapkan ia untuk dengan segera menikahi sang adik ipar.
Akankah Elvan menyetujui permintaan ibu mertuanya?
*
*
*
*
Visual!! Ora sesuai ekspektasi yo wes, ngehalu sendiri-sendiri woke ges 🤪
1. Syfa Hadju : Alfiya Maharani
2. Rizky Alatas : Elvan Wirajaya
3. Jefri Nichol : Joeshua Mahendrata
Holaaaaaa!!
Ini novel teranyar setelah Diam-diam Menikah dengan Aktor.
Up-nya mungkin belum akan lancar. Secara ini novel baru dan juga masih dalam proses ceritanya.
Nantikan.... 😘
dan neneknya jg harusnya lebih bisa menahan diri dan menjaga lisannya.
sehat dan sukses ya tor 😘