NovelToon NovelToon
Perjaka Tampan & Wanita Malam

Perjaka Tampan & Wanita Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Berondong / Tamat
Popularitas:320.2k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi tan

Fernando, seorang pengusaha muda belia yang masih kuliah, terpaksa menolong seorang wanita malam yang di siksa oleh seorang mucikari.

Hingga pertemuan mereka menghadirkan cinta, namun takdir mengharuskan Nando menikah dengan Vania, gadis pintar dan cantik yang merupakan pilihan orang tuanya.

Sedangkan sudah terlanjur ada benih yang tumbuh di rahim Sandra, sang wanita malam itu, tanpa Nando ketahui.

Sementara Vania juga harus berjuang melawan penyakitnya yang mematikan. Mampukah Nando menopang dua wanita yang sama-sama membutuhkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian Malam Itu

Sebuah mobil mewah terpaksa berhenti dan menepi di pinggir jalan yang terlihat mulai sepi karena terjadi pecah ban.

"Ban mobil kita kempes Tuan!" seru Roy, seorang asisten pribadi sang tuan muda yang bernama Fernando.

Waktu sudah menunjukan pukul 11 malam.

"Ah sial! Kenapa tadi kau tak mengeceknya terlebih dahulu??" tanya Nando, sang tuan muda yang terlihat sangat belia itu.

"Lho, tuan sendiri yang mengajak buru-buru jalan, mana sempat saya mengeceknya!" tukas Roy dengan wajah tanpa dosa.

"Ya sudah! Sekarang kau cepat ganti bannya, atau kita akan bermalam di jalan ini!" sungut Nando.

Roy kemudian mulai keluar mobil, mengambil peralatan dongkrak untuk mengganti ban yang pecah itu.

"Aaaarrrghh!!! Lepaskan!!"

Terdengar suara teriakan wanita dari arah rumah besar yang berada persis di depan jalan itu.

Nampak dari kaca jendela mobil, seorang wanita di seret keluar oleh dua orang pria, kemudian muncul seorang wanita dari dalam dengan pakaian gemerlap dan sebuah kipas di tangannya.

Nando yang melihat kejadian itu langsung datang menyebrang jalan menuju ke depan rumah besar itu, ada beberapa mobil mewah yang keluar dari dalam rumah besar itu.

"Itu hukuman yang pantas untukmu! Kau sudah di bayar mahal, tapi kau malah membuat tamuku kecewa!! Dasar wanita tak tau diri!!" umpat sang wanita yang ternyata adalah seorang mucikari (Germo).

Baru Nando sadari, bahwa rumah besar yang ada di hadapannya itu adalah rumah bordir, tempat berkumpulnya para wanita malam yang menjajakan tubuh mereka untuk pemuas nafsu laki-laki hidung belang.

"Ampun Mami! Sakit Mami! Dia kasar Mami, aku tidak tahan!!" pekik sang wanita yang kini di jambak rambutnya oleh mucikari tersebut.

Darah terlihat menetes dari mulut wanita itu.

"Gara-gara ulahmu, dia minta ganti rugi dua kali lipat! Aku rugi tau!! Mau dapat untung apa aku?? Apa kau mengerti Sandra!!" jerit sang mucikari sambil mendorong kasar tubuh wanita itu.

Nando yang tidak tahan melihat kejadian di hadapannya langsung maju mendekati mereka.

"Aku akan bayar wanita ini asal kau lepaskan dia!" seru Nando.

Sang mucikari menoleh kearah Nando, menatapnya dari ujung rambut sampai ujung kaki.

"Hmm, kau berminat dengan wanita ini? Dia itu bunga di tempat ini, bayarannya lebih tinggi dari yang lain, apa kau sanggup??" tanya sang mucikari sambil mengipasi tubuhnya dengan kipas besar yang di bawanya.

"Sanggup!" sahut Nando singkat.

"Oke, untuk satu malam kau harus membayar 30 juta, bayar di muka tidak pakai kredit, setelah itu kau boleh bawa wanita ini ke hotel!" ujar sang mucikari.

Nando mengeluarkan sebuah cek dari dalam dompetnya, kemudian dia menulis nominal angka 30 juta, lalu di berikannya pada sang mucikari.

Wajah sang mucikari nampak senang, kemudian dia mencium cek pemberian Nando tadi.

"Ingat ya, besok pagi paling lambat jam sembilan kau sudah harus mengembalikan dia ke tempat ini, kalau tidak, algojo ku akan mencari dan menyeretnya ke sini!" cetus mucikari itu sambil berlalu dari hadapan Nando.

Dua orang laki-laki berbadan kekar mengikutinya dari belakang.

Wanita itu masih terduduk di lantai depan gerbang dengan menangis, ada beberapa bagian tubuhnya yang memar.

"Sudah jangan menangis lagi! Aku benci air mata, sekarang kau naik ke mobilku yang ada di sebrang sana, aku akan mengantarmu!" ujar Nando yang berjalan terlebih dahulu. Wanita itu bangkit dan mengikutinya dari belakang.

"Tuan! Kau tidak salah membawa wanita ini?? Sejak kapan Tuan suka jajan di luar?? Kalau Tuan besar tau bagaimana Tuan?" tanya Roy dengan wajah heran.

"Sudah jangan banyak bicara! Ban nya sudah di ganti kan? Sekarang nyalakan mesinnya, antar wanita ini ke hotel terdekat!" titah Nando.

Tanpa banyak bicara lagi, Roy segera melajukan mobil itu, menembus kegelapan malam yang pekat itu.

"Siapa namamu?" tanya Nando dengan wajah masih menatap lurus ke depan.

"Sandra!" jawab wanita itu.

"Nanti setelah sampai di hotel, kau turunlah dan menginap lah di hotel itu, aku akan membayar biaya menginap selama satu malam!" ujar Nando.

"Jadi, kau tidak ingin memakai ku Tuan? Kau tidak ingin menikmati tubuhku seperti yang lain? Lalu buat apa kau membayar mahal pada Mami Vero?" tanya wanita itu.

"Maaf aku tidak berminat denganmu, aku hanya membantumu keluar dari tempat itu, supaya kau tidak di siksa seperti tadi lagi, aku benci kekerasan!" sahut Nando datar.

"Tidak, kalau aku ketahuan tidak melayani pelanggan, maka Mami pasti akan terus menyiksaku, aku akan di bilang tidak becus dan mengecewakan pelanggan!" tukas Sandra.

"Hmm, menyusahkan saja! Baik, aku akan menemani mu di kamar malam ini!" cetus Nando.

"Tuan? Tuan masih waras kan?" tanya Roy sambil melirik ke arah Nando.

"Kau pikir aku gila?" sengit Nando.

"Jadi malam ini Tuan tidak pulang ke rumah??" tanya Roy lagi.

"Kau tenang saja Roy! Nanti aku sendiri yang akan telepon Papa! Malam ini kau tunggu aku di mobil, sampai besok pagi!" sahut Nando.

"Ba-baik Tuan!" jawab Roy.

Mereka kemudian sampai di sebuah hotel yang besar.

Nando mulai membawa wanita itu masuk ke dalam hotel itu dan memesan sebuah kamar eksklusif.

"Duuuh, semoga tidak ada wartawan yang berkeliaran!! Bisa hancur reputasi Tuan Nando kalau melihat menginap di hotel dengan si kupu-kupu malam!" gumam Roy.

Drrrt ... Drrrt ... Drrt ...

Terdengar suara ponsel Roy yang bergetar. Asisten pribadi Nando itupun mulai mengambil ponselnya.

"Waduh gawat, tuan besar yang menelepon!" pekik Roy bingung.

Akhirnya dia mengangkat teleponnya.

"Halo Tuan ..."

"Roy! Di mana putraku Nando? Kenapa sudah jam segini dia belum pulang juga??" tanya Ricky, Papanya Nando.

"A-anu Tuan, kita lagi ada di kuburan!!" sahut Roy asal.

"Kuburan?? Kenapa bisa ada di kuburan??"

"Pecah Ban Tuan, ini saya lagi ganti ban mobilnya!" sahut Roy gugup.

"Kirimkan padaku lokasinya, nanti aku akan suruh orang untuk menukar mobilnya!" ujar Ricky.

"Kuburan nya dekat hotel Tuan ..." Roy makin gugup.

"Hotel? Sebenarnya kalian di kuburan atau di hotel sih?!" sengit Ricky.

"Di hotel Tuan ... eh salah ... maksudnya di kuburan Tuan ... " sahut Roy.

****

Hai Hai ... Readers semua ...

Ini adalah novel karya terbaru author ...

Jangan lupa dukungannya selalu ya ...

Like dan favoritkan ... Terimakasih ... 🙏

1
Sri Astuti
nando nekad🤣🤣
Sri Astuti
ayah tiri yg kejam.. ibunya mati anak dijual
Kumala Dhara98
kak nando harus ceraikan vania..kak nando hanya pantas bahagia dengan Sandra.. kRna vania terlalu memaksakan cinta.
Tua Jemima
kq jadi sandra yg jecelakaan bkn vania sampe disini bacax males
Tua Jemima
mati aja vania biar gk ada lgi yg menghalangi sandra ma nando
kavena ayunda
nando sana sini mau buaya hadeh
kavena ayunda
nando sana sini mau buaya
Cantika Ahtania
bingung 😕
R.dwi. A
kalau menurut agama Islam...seorang suami meminum ASI istri tidak di perbolehkan...ini koq...
Katherina Ajawaila
lucu aja bcnya
Whitney
mantap
Tri Febsah
nyesel bc novelmu thor...dah sejauh ini bcnya tp g ada teges"nya sikapnya nando.ank y ank tp g begitu jg...kesane kyk banci.....kecewa thor
Nova Yuliati
salah kamar ternyata othor.....✌✌✌
Dewi Tjahjadi: iya salah kamar nih 😁
total 1 replies
☠ѕυнυ༄⃞⃟⚡🏡s⃝ᴿ
bingung 😆
Dewi Tjahjadi: salah upload kak maaf🙏 itu punya di laapk sebelah salah kirim
total 1 replies
Ummi Solihah
aku juga bingung thor
Otje Sunarsih
ini bukan cerita nando yaaaa.... akuh bingung
Dewi Tjahjadi: Maaf kak salah upload 🙏 itu ceritaku di lapak sebelah nyasar ke sini
total 1 replies
sry mulyati
ini cerita apa ya thor
.kayak nya bukan cetita nando sama sandra...
sry mulyati: di lapak apa ya kak..pake koin gak
total 2 replies
Pecinta Pena
trimakasih Thor, karyamu the best
Rianah
terima kasih Thor.. terharu sama cerita ini.. terutama sama Nando dan keluarga Nando.. luar biasa.. memang keluarga yang baik akan menghasilkan anak yg baik juga..
Hendry Jo
mantap thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!