NovelToon NovelToon
Brother In Love

Brother In Love

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Teen School/College / Tamat
Popularitas:462.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Septira Wihartanti

Bertahun-tahun Ivy membenci kakaknya, Adam. Adam sempurna dalam segala hal, kedua orang tuanya mencurahkan perhatian lebih besar padanya, segala yang yang diungkapkan Adam dianggap serius oleh orang-orang sekitarnya, Adam begitu populer, dan semua suka padanya.
Kecuali Ivy.
Entah sejak kapan ia merasa kalau Adam adalah saingannya dalam segala kehidupan.
Sampai Ivy tahu kalau semua hal yang dilakukan Adam sebenarnya adalah untuk kebaikan Ivy.
Juga sebuah rahasia yang selama ini disimpan Adam rapat-rapat, membuat pandangan Ivy ke Kakak angkatnya itu berubah seratus delapan puluh derajat.

Ivy yang tadinya sangat benci kepada Adam, menjadi bersemangat...

Bersemangat untuk menggoda cowok itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septira Wihartanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu Lagi

Cassandra menatap pria di depannya dengan kaget. Sejenak ia terdiam sambil mengangkat alisnya, lalu kemudian memutuskan untuk duduk di depannya.

Andy, dengan tangan di gips dan bagian pelipisnya lebam ungu.

"Jangan kaget gitu dong, ini bagian pinggulku juga luka-luka loh," Andy nyengir.

"Kamu ketrabrak truk atau gimana?" desis Cassandra.

Andy hanya menaikkan bahunya, tak ingin menjawab pertanyaan Cassandra. "Eh, Cass," panggilnya.

"Kemarin itu saat aku di rumah sakit, aku pikir hampir mati. Dan rasanya menyesal aja kalau nggak bilang mengenai perasaan kita ke orang yang disuka. Mumpung masih dikasih hidup,"

"Ngelantur pula… Apa sih maksudmu?" Cassandra memiringkan kepalanya sambil mengernyit.

Andy menghela nafas, ia ingin mengumpulkan keberaniannya. "Kapan kontrak kamu dengan Papanya Adam selesai?"

"Akhir bulan ini,"

"Setelah itu apa rencana kamu?"

"Pindah ke apartemen. Minggu depan udah jadi dekorasinya,"

"Itu apartemen kamu beli?"

"Bukan, itu pemberian Papanya Adam. Tapi pakai namaku, sebagai bayaran atas servisku yang memuaskan,"

Andy mengernyit, rasanya ia tidak terlalu suka membayangkan bagaimana Cassandra beraksi di atas tubuh Papanya Adam. "Setelah pindah, kamu mau bagaimana?"

"Aku mau lanjut kuliah. Pensiun sebentar tergantung tabungan," kata Cassandra.

"Berapa harga kamu setahun?"

Cassandra mengernyit karena merasa aneh dengan pertanyaan Andy yang tiba-tiba.

"Kok tanya-tanya begitu sih? Memangnya kamu mau jadi klienku?!"

"Iya,"

Cassandra sampai menjauhkan tubuhnya, "Heh?" padahal dia bertanya hanya berniat bercanda.

"Saat ini aku belum bisa menjadikan kamu istri. Karena aku belum bekerja. Tapi setelah lulus kuliah aku akan menggantikan Papaku memimpin perusahaan. Sampai saat itu terjadi, aku ingin kamu bersamaku,"

"Papa kamu-"

"Papaku impoten karena penyakit gula," potong Andy. "Makanya perusahaannya diwariskan padaku. Udah nggak usah tanya-tanya tentang dia. Memangnya kamu mau sama kakek-kakek? Istri simpanan nggak dapet harta warisan loh! Mamaku masih segar bugar nari zumba!"

Cassandra berdehem sambil menyeringai. Andy sudah bisa menebak pergerakannya.

"Bercanda… Elah! Sensi banget sih," gumam Cassandra.

Lalu mereka terdiam sejenak karena pelayan datang menanyakan pesanan Cassandra. Wanita itu memesan cappucino.

"Terus… Niat kamu untuk booking aku untuk apa?" tanya Cassandra hati-hati.

"Aku suka kamu," kata Andy terus terang.

"Kenapa?"

"Nggak tau,"

"Kok bisa?! Aku nih baby, loh,"

"Di mataku sebaliknya,"

"Kamu udah gila kayaknya,"

"Iya kayaknya," Andy menatap Cassandra sendu. "Pertimbangkan tawaranku ya? Kamu bisa jual apartemen kamu untuk tambah-tambah tabungan kamu. Nanti aku belikan rumah aja,"

"Astaga Andy. Belum juga teken kontrak udah janjiin macam-macam. Pamali loh!" desis Cassandra pelan sambil tengok kanan kiri, khawatir ada yang dengar.

"Kalau bisa…" Andy tampak menunduk dan termenung, "Aku sih inginnya kamu berhenti jadi baby,"

"Terus bagaimana? Hidup denganmu dan jadi istri penurut? Bukan seleraku, Andy,"

"Tidak harus jadi istriku, aku hanya tidak ingin ada resiko ke kesehatanmu,"

"Terima kasih atas perhatiannya, tapi aku masih menikmati hidup bebas saat ini. Terlepas dari segala etika dan agama, makanya aku menghindari Indonesia karena mereka tidak akan menerima gaya hidupku,"

"Tapi, apa kamu tidak berniat hidup tenang? Menghabiskan masa muda dengan nyaman tanpa terlibat dengan berbagai kesulitan yang diluar norma?"

"Apakah dengan hidup bersama kamu, aku akan hidup tenang?"

"Aku akan usahakan begitu,"

"Hehehe, lucu kamu," desis Cassandra terkikik. "Sori nih Ndy, aku akan ngomong sejujurnya, tapi apa yang kamu bisa untuk membahagiakan diriku sekarang?"

"Hm," Andy hanya diam, ia sudah tahu kalau pasti kalimat ini akan terlontar dari mulut Cassandra yang pedas.

"Kamu tidak punya penghasilan, hanya bergantung dari uang orang tuamu. Kerjamu tiap hari bersenang-senang… Kamu bahkan belum lulus S2. Dan apakah kamu yakin bisa jadi direktur dengan kemampuan manajemen yang belum berpengalaman? Kamu langsung di atas, tidak mulai dari bawah, apakah kamu mengerti permasalahan yang terjadi di level staff? Di bagian konsumen? Apa nggak langsung bangkrut kerajaan bisnis Papamu?!"

Ivy sudah pernah bilang hal ini namun dengan versi yang lebih halus. Tapi Cassandra sangat blak-blakan. Dan rasanya hati Andy sakit sekali.

Tapi melihat Cassandra yang mengejeknya terang-terangan, malah semakin berdebar jantung Andy. Di matanya Cassandra adalah wanita hebat. Bahkan sampai mengetahui konsep manajerial, sudah pasti banyak pengalaman Cassandra yang belum bisa dicapai Andy.

"Datang lagi padaku kalau kamu sudah mapan. Oke?!" Cassandra beranjak dari duduknya.

"Beritahu aku alamat apartemen kamu ya?" sahut Andy cepat.

Cassandra hanya menghela nafas dan pergi dari sana.

Setidaknya Andy sudah mencoba.

**

"Mah?" Ivy masuk ke dapur dan menegur mamanya.

Adam dan Mama menengok ke arah Ivy, tanpa melepaskan pelukan. Mama mengulurkan tangan ke Ivy, namun gadis itu beringsut ke samping dan menarik lengan Adam supaya melepaskan pelukannya dari Mama. "Masak apa kak?" tanya Ivy.

Mama dan Adam saling melirik.

"Nasi goreng," desis Adam.

"Kubantuin ya?"

"Nggak usah nanti kacau,"

"Ya ajarin dong, gimana aku bisa jadi istri yang baik kalau aku nggak bisa masak?"

Ia sedikit menyindir mamanya, karena Mamanya memang tak bisa masak.

Mama sampai mengerutkan dahinya sambil menatap Ivy.

"Patokan istri yang baik bukan memasak. Dan aku akan pastikan suami kamu kelak memperlakukan kamu seperti Ratu. Bukan pembantu," kata Adam.

"Kamu kenapa sih Ivy?" tanya Mamanya sambil melipat kedua tangan di depan dada.

"Mama duduk saja di ruang makan, tungguin sarapan. Aku bantu Kak Adam," sahut Ivy.

"Aku lebih baik dibantuin Mama, paling tidak Mama masih tahu cara motong bawang," kata Adam.

"Kok gitu sih Kaaaak?!" seru Ivy tersinggung.

Mama terkekeh sambil mengibaskan tangan saat melihat wajah Ivy yang langsung cemberut.

"Ampun deh! Hahaha!" seru Mamanya geli, "Mama juga punya selera kali, masa anak sendiri dimakan hahaha!" katanya sambil keluar dari dapur dan memutuskan menunggu di ruang makan.

Adam menatap punggung mamanya yang keluar dari dapur sambil tertawa, lalu menatap Ivy.

Dan ia pun mengangkat dagunya sambil menatap Ivy dengan pandangan meremehkan. "Jangan gitu ke Mama, dia lagi dalam kondisi down,"

"Ya kalo gitu istirahat, jangan malah gantian bikin down anak sendiri buat pelampiasan!" sungut Ivy

"Maksud kamu?" tanya Adam.

"Nggak jadi, pikir aja sendiri,"

"Hm…" Adam mengambil nasi dari rice cooker dan mulai menumpahkan isi talenan ke wajan besar.

Ia tidak berbicara dengan Ivy sampai selesai memasak.

Ivy pun tidak berusaha mengajaknya mengobrol.

Dan sampai nasi goreng dihidangkan, hanya Mama yang mengobrol dengan Adam.

Ivy makan dalam diam sambil menyibukkan diri dengan tayangan tv.

"Mama mau reunian sama temen kuliah habis ini. Adam mau anterin Mama?"

"Oke," jawab Adam cepat.

Ivy makin kesal.

**

1
sukensri hardiati
he..he...he...tulll...
Mia Mustofa
kereen as always lah, udh no word word karya Tante mah
Sha_riesha
bagus
ayu irfan
🥰🥰🥰
☠𝒜𝐿𝓊𝓃🪡
astaga si adam ye, dia lagi hamil loh hyper banget dah
☠𝒜𝐿𝓊𝓃🪡
lah udah diperingati malah ngeyel, ambruk kan lu Rick
ahjuma80
tapi g jg gitu sih klo soal usaha, mending pedes drpd ngalor ngidul ga puguh
another Aquarian
dia emang bukan manusia 😅
another Aquarian
pak dokter apal banget dehhh, tukang reparasi korban adam bertahun-tahun ya dok 🤣🤣🤣
another Aquarian
the real psycho, habis dirusak dibetulin 🤣🤣🤣🤣🤣
another Aquarian
merangkap koki, tukang pel, tukang bersih2, kang angkat galon, kang sopir, kang satpam, pak RT RW Lurah Camat sekalian, borong semua noohhhhh Daaammmmm
another Aquarian
fakboi ketemu fakman 🤣🤣🤣
another Aquarian
kebanyakan cerita anak kok miris latar belakangnya ya..
another Aquarian
ivy masih polos, vs konspirasi 3 orang dewasa di rumahnya 🤣🤣🤣
another Aquarian
yokk gasss yookkkk... 🤣🤣🤣
another Aquarian
astagah papa sesomplak ini ternyata 🤣🤣🤣
another Aquarian
hafal si mama 🤣🤣🤣
another Aquarian
papa cosplay kompor nieh 🤣🤣🤣
another Aquarian
yang 2 cedera karena KDRT 🤣🤣🤣
another Aquarian
adam makin gendeng 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!