NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Jadi Istri Juragan

Tiba-Tiba Jadi Istri Juragan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi / Nikahmuda
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tasya Chuky

Berawal Dari sebuah kutukan. dari Hana yang mengutuk habis Tokoh kedua wanita bernama Elsa. Elsa (20thn) seorang gadis yang di jadikan jaminan hutang oleh orang tuanya. Elsa yang di dalam cerita di katakan terpaksa menikah menjadi istri kedua juragan Tama. pria tua. tak terima...pada akhirnya memilih berselingkuh pada bawahan Tama yang bernama Ardana. Nasib malang menimpa hana, gadis itu di tarik masuk oleh takdir, masuk kedalam buku Novel _The Jurag's Wife_ dan menjadi Tokoh Wanita yang sudah dia maki habis-habisan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tasya Chuky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halaman 01

HANA/ELSA'

JURAGAN TAMA'

ANDINI

ARDANA

JIHAN'

LUQMAN'

• Aku terbangun dengan jantung yang bertalu-talu. Kesadaranku langsung ditarik paksa begitu mendapati diriku tidak lagi berada di atas kasur tipis kamar kosku. Tempat yang kupijak saat ini adalah sebuah kamar yang super luas dan mewah. Konsep interiornya benar-benar gila, gaya klasik berkelas yang memancarkan aura 'Sultan'.

​Namun, ada satu hal yang terasa janggal. Kamar semewah ini memiliki aroma tanah basah yang sangat kuat dari luar jendela, perpaduan bau hujan semalam dan tanaman asri yang pekat.

​Dengan tubuh gemetar, aku bangkit dari ranjang jati berukuran king size itu. Begitu telapak kakiku menapak pada lantai kayu yang terasa dingin, aku melangkah cepat menuju sebuah meja rias besar di sudut ruangan.

​"Oh, damn! Ini siapa?!" pekikku tertahan, menutup mulut dengan kedua tangan.

​Di dalam cermin besar itu, terpantul sosok wanita muda dengan kulit seputih susu, rambut hitam bergelombang yang indah, dan sepasang mata yang jernih.

​"Enggak... ini bukan aku. Aku... kenapa aku jadi secantik ini?" gumamku linglung. Kulit wajahku kuraba, rasanya begitu halus, jauh berbeda dengan kulitku yang biasanya kusam akibat polusi jalanan.

​Saat aku masih terbengong kaget memandangi pantulan asing itu, suara ketukan pintu memecah keheningan, disusul suara seorang wanita dari balik pintu.

​"Selamat pagi, Nona Elsa. Silakan bersiap-siap lalu segera turun ke bawah. Juragan Tama dan Nona Andini sudah menunggu Anda dari tadi," ucap pelayan itu dengan nada sopan namun formal.

​Mendengar nama-nama itu, jantungku rasanya mau copot.

​"Apa?!" jeritku spontan.

​Tepat setelah jeritan itu keluar dari mulutku, kepalaku mendadak dihantam rasa sakit yang luar biasa. Rasanya seolah ada ribuan jarum yang menusuk langsung ke pusat saraf. Bersamaan dengan rasa sakit itu, gelombang ingatan asing menerobos masuk secara paksa, memaksa otaku untuk menerima memori yang bukan milikku.

​"Aaaaaa...!" aku menjerit kesakitan sambil mencengkeram kepalaku sendiri, lalu terduduk lemas di lantai kayu.

​Mendengar jeritanku yang histeris, pintu kamar langsung terbuka. Seorang pelayan paruh baya masuk dengan wajah pucat pasi. "Loh, Nona?! Nona tidak apa-apa?" tanyanya panik melihatku yang sudah meringkuk di lantai.

​"Sakitttt...! Aduh, kamu gila, ya? Pake tanya lagi! Aku kesakitan tau!" semprotku spontan, menumpahkan rasa kesal karena kepalaku benar-benar serasa mau pecah.

​"Baik, Nona... sa–saya panggilkan Juragan dulu!" ucap pelayan itu terbata-bata ketakutan. Dia segera berbalik dan berlari gegas keluar kamar untuk memanggil Juragan Tama.

​Hanya berselang beberapa detik setelah pelayan itu pergi, rasa sakit di kepalaku perlahan mereda. Napas tegangku mulai teratur kembali. Bersamaan dengan itu, semua memori asing tadi kini tersusun rapi di otakku. Aku bisa mengingat semuanya dengan sangat jelas. Baik apa yang sudah terjadi, maupun apa yang akan terjadi berdasarkan plot novel yang kubaca semalam.

​Pemilik tubuh ini namanya Elsa. Dan sialnya, jiwaku—Hana—benar-benar sudah bertransmigrasi masuk ke dalam raga Elsa!

​Aku mencoba mengingat-ingat garis waktu novel ini. Beruntung, ini masih awal bab. Elsa baru saja resmi menikah dengan Juragan Tama sebagai istri kedua. Dan yang paling krusial... semalam, saat Elsa dan Juragan Tama hendak melakukan malam pengantin mereka, penyatuan itu sama sekali belum terjadi. Elsa yang asli terlalu ketakutan dan stres menghadapi pernikahan ini hingga berakhir pingsan dan tak sadarkan diri sampai pagi.

​Artinya, sang juragan belum sempat unboxing tubuh ini.

​Aku mengembuskan napas panjang, mencoba menguasai keadaan. Mulai detik ini, tidak ada lagi Hana si buruh pabrik. Yang ada hanyalah Elsa. Dan sebagai Elsa yang baru, aku bersumpah tidak akan mengulangi kebodohan Elsa yang dulu. Tidak akan ada perselingkuhan, dan tidak akan ada cerita diusir dari rumah mewah ini!

1
Wahyuningsih
kok q syuka bingit ama mak lampir menyebalkn skli... thor buat istri pertama di ceraikn krna jht bingit sellu cari gara2 ama elsa
Wahyuningsih
lanjut thor.... dtnggu upnya yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk inaaak menunggu.... srhag sellh jga keshtn tetp 💪💪💪💪 n makaciiiih tuk upnya
Wahyuningsih
mampus langsung di skak mat
Wahyuningsih
dtnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk enak menunggu... sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 dlm upnya
Wahyuningsih
mampir q thor
Ummanya Hil_Ziy: Makasih Beb' sudah singgah di lapak baruku. di jamin cerita ini, gk kalah seru juga dengan lapakku yang lain😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!