NovelToon NovelToon
Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Live/Variety Show / Showbiz / Nikah Kontrak / Model / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Satu skandal, dua musuh bebuyutan, dan 24 jam kamera yang menyala.
Sienna Rose, seorang supermodel papan atas, mendadak dihujat publik dan dituduh menjadi simpanan sugar daddy. Di waktu yang sama, Declan Bryer, aktor internasional berwajah sedingin es, tersandung skandal orientasi seksual. Demi menyelamatkan karier bernilai jutaan dolar, manajemen mereka memaksa keduanya bergabung dalam reality show pernikahan palsu, We Got Married.
Publik mengira mereka pasangan serasi yang romantis. Namun di balik layar, saat kamera mati, mereka adalah musuh bebuyutan masa kecil yang saling membenci! Sanggupkah Sienna menahan diri untuk tidak mencakar Declan di depan kamera? Dan apa yang terjadi saat masa lalu yang belum usai serta rahasia besar keluarga mereka perlahan mulai terkelupas di tengah sandiwara ini?
"Kurangin manjanya di depan kamera. Geli gue dengernya." — Declan Bryer.
"Pikir gue sudi?! Lo itu cuma kanebo kering, Declan!" — Sienna Rose.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25: Bayang Masa Lalu dan Janji di Batas Nadir

​"Sienna! Buka mata lo, jangan bercanda! Sienna Rose!"

​Suara Declan yang biasanya sedingin es kini pecah, bergetar hebat dipenuhi kepanikan yang teramat murni di dasar jurang yang remang-remang. Cengkeraman jemari lemah Sienna di kemeja hitamnya perlahan terlepas seiring dengan kedua mata kucing cewek itu yang tertutup sempurna. Di bawah pendar cahaya senter tim evakuasi yang mulai menembus kabut, Declan bisa melihat darah segar mengalir semakin deras dari pelipis Sienna, membasahi jemari tangannya sendiri.

​"TOLONG!!! CEPAT TURUN KE SINI, SIALAN! DIA PINGSAN!" teriak Declan kesetanan ke arah atas tebing, suaranya menggema parau di antara dinding-dinding batu.

​Pria tsundere yang selalu jaim itu kini kehilangan seluruh kendali dirinya. Dia mendekap tubuh lemas Sienna semakin erat, menyembunyikan wajah pucat cewek itu di ceruk lehernya yang panas karena napas yang memburu. "Sienna... bangun, Rose. Gue mohon... jangan tinggali gue. Jangan pergi... jangan tinggalin gue sendirian lagi..." rintih Declan berkali-kali, mengecup kening Sienna yang mulai terasa dingin dengan air mata yang tanpa sadar lolos di sudut matanya.

​Melihat tubuh Sienna yang tak bergerak dan darah yang membasahi tangannya, sebuah distorsi memori mendadak menghantam kepala Declan dengan sangat telak. Rasa takut kehilangan yang teramat besar ini... memicu trauma masa kecilnya yang paling kelam.

​Dalam pekatnya kabut dasar jurang, kesadaran Declan seolah ditarik paksa mundur ke belasan tahun yang lalu.

​Hujan deras mengguyur kediaman mewah keluarga Bryer saat Declan kecil yang baru berusia sepuluh tahun berlari keluar rumah tanpa alas kaki. Di depan gerbang, sebuah mobil sedan hitam mewah sudah bersiap untuk pergi. Di dalam mobil itu, ibunya duduk di kursi penumpang, menolak untuk menoleh ke arah Declan yang menangis histeris.

​"Mama! Jangan pergi! Declan mohon, Ma! Jangan tinggalin Declan!" teriak Declan kecil sambil memukul-mukul kaca mobil yang tertutup rapat.

​Ibunya tidak pergi sendirian. Di kursi kemudi, duduk ayah Edrick Jasper—pria yang telah menghancurkan rumah tangga orang tuanya dengan gelontoran uang dan kekuasaan. Namun, yang paling menancap sebagai belati di dada Declan adalah siluet seorang anak laki-laki di kursi belakang. Edrick Jasper kecil duduk di sana, menempelkan wajahnya di kaca mobil sambil melempar senyuman miring yang sangat puas, meremehkan, dan penuh kemenangan karena ibunya telah resmi memilih ayahnya daripada Declan.

​Ekspresi senyum puas Edrick itu... adalah hantu yang terus mengejar hidup Declan hingga mereka tumbuh remaja.

​Kilasan memori itu berputar cepat, berpindah ke masa SMA mereka di koridor laboratorium kimia yang dipenuhi asap tebal. Hari itu, sebuah ledakan kecil terjadi akibat sabotase kain di dekat kompor lab. Declan yang mengetahui Sienna berada di dalam langsung berlari sekencang mungkin untuk menjadi pahlawan bagi cewek itu.

​Namun, Declan terlambat satu detik.

​Begitu dia mendobrak pintu, Edrick sudah lebih dulu menggendong tubuh Sienna yang terbatuk-batuk keluar dari kepulan asap. Saat melewati Declan, Edrick kembali menoleh, memberikan ekspresi senyuman puas yang sama persis seperti di dalam mobil belasan tahun lalu. Seolah ingin berbisik: 'Gue menang lagi, Bryer.'

​Bahkan puncaknya terjadi di lapangan sekolah saat acara festival musim panas. Di bawah sorakan riuh dan tepuk tangan meriah dari teman-teman sekelas, Edrick berdiri di depan Sienna yang tampak tersipu malu, menembak cewek itu dengan seikat bunga besar. Declan hanya bisa berdiri di balik bayangan koridor gelap, meremas jemarinya kuat-kuat sampai berdarah, menyaksikan bagaimana Edrick seakan sangat puas bisa memiliki dan merebut apa yang tidak akan pernah bisa Declan dapatkan karena ego dan gengsinya sendiri.

​Edrick selalu mengambil wanita yang berharga di hidupnya. Ibunya... masa lalu Sienna... semuanya direbut oleh bajingan itu.

​"Gak... gak akan gue biarkan lagi," desis Declan parau, kesadaran masa kininya tersentak kembali ke dasar jurang.

​Tatapan mata Declan yang semula dipenuhi ketakutan mendadak berubah menjadi sangat tajam, menggelap oleh kobaran dendam dan tekad yang mutlak. Dia menatap wajah pingsan Sienna di pelukannya, lalu mendongak ke arah atas tebing tempat Edrick sedang berdiri melihat ke bawah.

​"Gue udah kalah berkali-kali dari lo di masa lalu, Jasper," batin Declan dengan rahang yang mengeras sempurna hingga urat-urat di lehernya menegang. "Tapi kali ini... Sienna ada di tangan gue. Gue bersumpah demi nyawa gue sendiri, gue bakal dapetin Sienna sepenuhnya kali ini. Gue gak akan pernah biarkan lo menang lagi!"

​"Mas Declan! Tim medis sudah sampai! Tolong longgarkan pelukannya agar kami bisa memasang tandu darurat!" seru seorang petugas penyelamat yang akhirnya berhasil turun menggunakan tali seling, disusul oleh tiga kru lainnya yang membawa kotak pertolongan pertama.

​Declan mengatur napasnya yang memburu, perlahan melonggarkan dekapannya namun tangannya tetap menggenggam erat jemari dingin Sienna seolah enggan melepaskannya meski hanya satu milimeter. "Cepat bawa dia ke rumah sakit. Kalau sampai ada luka fatal di tubuhnya... gue sendiri yang bakal hancurin acara ini," ancam Declan dengan suara baritonnya yang sangat dingin dan penuh wibawa, membuat dokter tim medis langsung bergerak cepat tanpa berani membantah.

​Sienna perlahan dipindahkan ke atas tandu dengan sangat hati-hati. Saat tandu itu mulai ditarik naik ke atas tebing, Declan ikut memanjat di sampingnya, matanya tidak sekalipun beralih dari wajah pucat sang istri kontrak.

​Di atas tebing, Edrick berdiri membeku di bawah guyuran lampu sorot kru, menatap bagaimana Declan melindungi Sienna dengan seluruh jiwa raganya. Namun kali ini, tidak ada lagi senyuman puas atau kemenangan di wajah tampan Edrick. Yang tersisa hanyalah kilat kecemasan dan rasa frustrasi karena dia tahu, topeng manipulasi masa lalunya kini telah hancur, dan Declan tidak akan pernah memberikan celah sekecil apa pun lagi baginya untuk menyentuh Sienna Rose. Perang sesungguhnya di antara kedua pria itu baru saja resmi dimulai di atas darah dan air mata malam itu.

1
Aidil Kenzie Zie
kalau nggak pengen diliatin sama cowok lain y harus go public donk Dec🥰🥰 hubungan kalian jadi mereka paham
Ariska Kamisa: susah ya kak mereka ini 🤭🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Baca marathon akhirnya End juga... 👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Oowhh bukan Satria Toh pelaku utamanya.. padahal sudah nuduh Dia tad tapi ternyata Asisten dan Agensi lain.i.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Feeling Aku sih pelakunya si Satria, apa lagi tadi terlambat masuk pas yang lain sudah ngumpul dan semua petunjuk mengarah ke dia karna sejak awal dia ga suka denganDeclan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor kenapa panggilan Declan sama Siena masih pake Lo Gue... padahal kan udah nikah, di kirain bakal di ganti Aku Kamu lebih mending enak di denger halus.🙏

Atau sekalian saja pake sebutan Sayang, Honey biar lebih romantis.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Siena protes mulu perasaan, sekali² bales lah Dec biar Dia ga ngerasa di cintai dan di posesifin terus sama kamu makanya ga tau rasanya Cemburu.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Coba bales aja Dec kamu deketin perempuan lain dengan ngobrol boasa di depan Siena, tar lihat gimana reaksinya bakal tetep cuek apa cemburu... biar Dia ngerasain juga kalau cemburu rasanya gimana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
terus apa kabar dengan kedua musuh Siena Declan... niihh, ga kedengeran si Edrick dan si Maura kemana plus gimana kehidupannya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm... Good para Orang Tua gercep.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah Bapaknya Siena Ketua mafia tapi kenapa bisa kecolongan hanya karna seorang Maura yang ga punya kekuatan apa²... emang yang ngasih info Siena jatuh ke jurang cuma liatin aja tah tapi ga gercep instingnya sebagai pengawas bayangan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya sih, Harab Maklum karna pengawal bayangan juga manusia ada lengahnya.🤭🤭
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah gitu kek jujur awal mula masalah kalian jadi sedikit lebih ringan kan jadinya dengan hubungan kalian... teruuusss sekarang ga harus Akting yerlalu di buat² lagi karna bisa dengan natural aja pasti lebih bisa buat ngalahin tuh si Edrick dengan Maura.
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mudah²an komflik di dalam ceritanya ga berat² alnya Aku suka males kalau ujung² musuh yang lebih bahagia dan bikin esmosii.🤣✌️🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Awas saja tar kena Aku seruduk lho Thor kalau kepalaku sudah berasap.🤣🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau kamu takut Siena terluka lagi harusnya kasih tau biar bisa nyari jalan keluar dan hadepin bareng² atau siaga Declan beda lagi kalau dia ga tau malah masalahnya lebih ruwet... Dan Siena kalau kamu mau masuk dalam kehidupan Declan dan ngerasa perlu atau bersedia buat jadi pendengarnya harus usahakan cara bicaramu pada tempatnya dulu bukan dengan marah² dan ketus karna yanga ada Declan ga bakal buka suara sedang kamu saja ga bisa ambil kepercayaannya dengan sikapmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iiiihhh autor sampe soal pribadi di ajuin juga, depan umum lagi banyak yang liat.🫣

Perlu sapu ga Thor buat bantu bersihinnya biar ga Ngeres kemana².😁✌️
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hah... Siena padahal.kamu sendiri yang duluan sok²an jual mahal semua di sangkut pautin dengan Akting dan giliran di balas ketus sama Declan malah ngerasa jadi korban karna terluka sama jawabannya... hadeuuhh makanya kalau jangan sok jual, gaya mahal seolah ga butuh bantuan dia dan nuduh buruk mending diem saja.

Komunikasikan juga sama Declan tentang kesalahan mu dulu kalau memang kamu salah jangan gengsi di gedein.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sanfok dengan kata HANCUNG itu suara bersih atau apa Thor.🤔

karna biasanya yang Aku sering denger dan lumrah bunyinya HATCIIHHH.🤭✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Oowwhh .. untung Aku ga sampe salfok sama dengan HANGC*T... Thor ya Ampuunn.🤣🤣🤣✌️🫣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkwkk Kenapa ga di komunikasikan biar jelas kesalah pahaman dulu mungkin bisa terbuka dan ga bikin kalian menjauh lagi dengan batasan.🤭🤭

Tapi ngomong² siapa nih Edrick.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan marah² mulu Dec tar darah tinggi kan repot... harusnya di sayang² kek.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah kalau cinta ngapain di tutupin pake benci segala... mending di ungkapin aja Declan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya jadi pengen di getok biar Tunjukin aja langsung tanpa harus sembunyiin lagi.😁😁
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baru Mampir bab awal sudah berantem... moga² mah ga bikin darting, Maaf Thor bercanda.😁✌️
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!