Laki-laki tampan dengan umur yang terbilang sangat matang baru saja menginjak kan kakinya di New York, selama hampir 8 tahun tidak menginjak kan kaki nya di sini semua nya terkesan berbeda
"It's been a long time since I've been here, not much has changed, (lama tidak ke sini ternyata tidak banyak yang berubah)" ucap pria dewasa yang sial nya masih setia sendiri itu
Ssaat menuruni jet pribadi nya sangat terlihat mata elang nya yang bisa membunuh siapa saja yang berani menyenggol diri nya
Mata elang itu juga yang bisa membuat semua wanita maupun remaja bertekuk lutut di hadapan nya dan rela mengangkang meski hanya 1 malam
Mohon maaf di sini aku pakai bahasa indonesia ya, anggap saja itu bahasa dari negara sana biar mudah di baca dan di pahami demi kenyamanan bersama juga. terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana.ins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apartemen
Bahkan setiap detik waktu nya pun sangat berharga bagi nya apalagi sekarang, 5 menit bahkan diri nya bisa menghasil kan uang miliaran
Bastian melihat Rayna yang memasuki mobil nya segera diri nya menelpon dan beruntung nya saat ini Rayna mengangkat panggilan tersebut
Bastian sudah sangat emosi seandai nya panggilan nya tidak di angkat maka diri nya akan turun dan menyeret gadis itu bagai manapun cara nya
"Halo Daddy ada apa?, Maaf tadi Rayna nggak tahu kalau Daddy menelpon Rayna" gugup Rayna saat mengangkat panggilan dari sugar daddy nya itu
"Benar kah baby sekarang kamu lagi ada di mana? Apakah kuliah mu sudah selesai" tanya Bastian yang pura-pura tidak mengetahui apapun dan ingin mendengar jawaban dari gadis nakal nya itu
"Ah itu Daddy Rayna ada tambahan kelas tiba-tiba, jadi Rayna tidak bisa bertemu dengan Daddy" jawab nya terdengar bahwa gadis itu tengah berbohong lantaran dengan nada bicara nya terlihat sangat gugup dan sedikit berpikir
Sedang kan Bastian saat menelpon Rayna tentu saja mata nya terus menatap ke arah mobil yang Rayna masuki tadi mobil yang masih belum bergerak lantaran pemilik nya masih menerima telepon dari nya
"Benarkah seperti itu baby? bukan seharus nya kamu selesai 20 menit yang lalu haruskah Daddy memecat dosen yang telah menambah kan waktu secara tiba-tiba" ucap Bastian seolah-olah menggertak Rayna agar jujur
Sedang kan di seberang sana Rayna langsung meremas tangan nya dengan kuat
Diri nya saat ini tengah ketakutan dan jika sampai ia ketahuan berbohong diri nya tidak tahu akan apa yang terjadi apalagi mendengar ancaman Bastian yang tidak segan-segan akan memecat dosen di tempat diri nya kuliah
Padahal tempat kuliah Rayna saat ini adalah milik sang Papa yaitu David Atmaja namun entah lah kenapa Bastian berbicara seperti itu seolah-olah diri nya gampang memecat dosen di sana jadi diri nya tidak begitu mempercayai ucapan Bastian
Diri nya menganggap sugar daddy nya itu hanya menakuti nya saja
"Kenapa diam saja baby girl, apa saat ini kamu sedang membohongi ku dan tidak mempercayai ucapan ku" tanya Bastian dengan suara dingin nya
Rayna yang mendengar itu seketika langsung ketakutan sendiri
"Kamu masih ingat apa yang aku ucapkan kan kan baby girl, aku tidak suka di bohongi kalau sampai kamu ketahuan berbohong aku akan melakukan sesuatu yang membuat mu menyesal nanti nya" terdengar lagi suara ancaman dari Bastian yang membuat Rayna benar-benar ketakutan bukan main
Di sisi lain ia tidak percaya tapi melihat aksi sugar Daddy nya saat ini juga tidak bisa di pungkira bahwa saat ini Rayna tengan ragu jika Bastian orang biasa
"Da Da-ddy maaf kan Rayna, Rayna tadi berbohong Rayna tidak ada kelas tambahan, sebenar nya Rayna saat ini sudah selesai dan Rayna mohon jangan pecat sembarang dosen" ucap nya sangat takut takut jika Bastian akan marah kepada nya apalagi mengingat wajah itu wajah yang membuat Rayna ketakutan bukan main ia sampai berpikir kenapa diri nya bisa bertemu dengan orang yang seperti itu
"Aku tahu" ucap suara di seberang sana yang Rayna dengar dari telepon genggam milik nya
Degg Rayna kaget bukan main seolah jantung nya tidak bisa berdetak dengan teratur lantaran sangat ketakutan
"Keluar dari mobil dan kemarilah mobil yang berada di depan mobil mu adalah mobil ku, aku tidak suka menunggu jadi bersikap manis lah baby" ucap Bastian setelah itu panggilan pun berakhir
Rayna sendiri yang mendengar kan itu bertambah takut, untuk keluar mobil pun rasa nya tidak berani tidak berani bertemu orang yang di panggil nya Daddy
Berarti diri nya sedari tadi sudah di pantau Bastian dan Daddy nya itu pura-pura bertanya apakah diri nya sudah selesai apa belum
Saat ini diri nya benar-benar ketakutan diri nya tidak bisa meremeh kan Bastian begitu saja diri nya juga yakin bawa Bastian bukan orang sembarangan
Sebelum keluar dari mobil milik nya Rayna menelan ludah terlebih dahulu sambil melihat mobil yang tepat berada di depan mobil nya dengan takut takut
Dengan sedikit ragu dan rasa takut yang lebih mendominasi Rayna akhir nya membuka pintu mobil milik nya dan berjalan pelan ke arah mobil yang berada di depan nya
Bastian bisa melihat dengan jelas dari dalam mobil milik nya bahwa saat ini gadis nakal nya itu sudah menuruni mobil dan berjalan ke arah mobil nya tidak bisa di pungkirim ada rasa senang yang mendominasi meski hanya sedikit di dalam hati nya yang entah Bastian sendiri sadar apa tidak
Saat ini Rayna sudah berada di samping mobil itu diri nya sedikit regu apakah masuk atau hanya berdiam diri di sini di samping mobil Bastian lebih tepat nya
Hingga akhir nya Bastian menurun kan kaca mobil yang berada di samping Rayna
"Masuk mau sampai kapan berdiri di situ terus baby" suara Bastian dengan wajah marah nya namun dengan suara datar
Jujur saja diri nya sedikit marah atas perilaku Rayna yang telah mempermain kan diri nya itu dan menganggap gampang perkataan nya tadi
Apakah tadi di telepon masih kurang jelas bahwa diri nya lah yang akan menjemput nya
Rayna sendiri yang mendengar kan itu tentu saja kaget dan berjalan membuka pintu belakang karena takut Bastian akan semakin marah namun saat Rayna sudah membuka pintu mobil belakang tiba-tiba terdengar suara Bastian lagi
"Duduk di depan aku bukan sopir mu" titah Bastianbemerintah lagi dan lagi
Dan lagi lagi Rayna tidak menjawab hanya diam seperti patung namun juga mendengar kan apa yang Bastian ucap kan
Tidak membutuh kan waktu lama akhir nya Rayna duduk di sebelah Bastian dan hanya menunduk takut
Bastian sendiri juga terlihat sudah menjalan kan mobil nya sedang kan Rayna hanya menunduk diam takut untuk berbicara Ia juga yakin bahwa saat ini Bastian tengah marah lantaran diri nya bohong
Hampir 30 menit perjalanan tidak ada pembicaraan sama sekali, dengan bastian yang masih jengkel kepada gadis di samping nya itu
Sedang kan Rayna sendiri tentu saja sangat takut bahkan diri nyajuga tidak sadar bahwa saat ini mobil yang diri nya tumpangi membawa ke sebuah bangunan besar lebih tepatnya apartemen milik Bastian
Saat mobil barulah Rayna mendongak kan kepala nya yang sedari tadi tertunduk dan melihat sekeliling, diri nya bingung kenapa mereka berada di sebuah apartemen saat ini
Rayna sangat takut jika Bastian melakukan sesuatu seperti di cafe kemarin
Bastian saat ini turun terlebih dahulu sedang kan Rayna masih bengong hingga pintu mobil itu pun terbuka
"Apakah kamu akan terus berada di dalam mobil, turun" ucapan sangat dingin dengan tegas
Rayna langsung saja menggeleng kan kepala nya pikiran nya saat ini sangat takut jika Bastian akan mencium nya lagi, apalagi saat ini mereka berdua tengah berada di sebuah bangunan yang menjulang tinggi ini
Bisa Rayna pastikan bahwa saat ini Bastian mengajak nya ke sebuah apartemen pribadi milik Bastian yang itu arti nya mereka akan berada di ruangan tertutup hanya berdua saja karena itulah Rayna langsung menggeleng kan kepala nya
kpn mlm update nya kk☺️☺️
sikat walang sangit itu Rayna 😂🤣😂