NovelToon NovelToon
Aku Tidak Mandul, Mas!

Aku Tidak Mandul, Mas!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:835.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Annisa rela meninggalkan statusnya sebagai putri tunggal keluarga terpandang demi menikahi Haikal, pria yang ia cintai. Bahkan, ia menolak perjodohan dengan Emran Richard, pria sukses yang sejak lama berjanji akan membahagiakannya.

Namun, setelah menikah, hidup Annisa berubah menjadi penderitaan. Dihina ibu mertua, divonis mandul, hingga akhirnya ditalak tiga oleh Haikal di malam hujan saat suaminya berada di puncak karier. Haikal merasa semua keberhasilannya hasil kerja kerasnya sendiri. Padahal, tanpa ia sadari, karier dan hidup mewahnya berdiri di atas satu nama, Annisa Wijaya.

Saat kebenaran terungkap dan penyesalan datang, Annisa sudah berubah. Akankah, Annisa kembali pada suaminya, atau justru menghancurkan suaminya tanpa ampun!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Pintu ruang pemeriksaan perlahan terbuka. Begitu masuk, Annisa dan Emran Richard langsung disambut oleh seorang pria paruh baya berjas dokter putih elegan.

Dokter Mario tersenyum ramah saat melihat Emran.

“Akhirnya datang juga.”

Emran mengangguk kecil.

“Maaf membuat Anda repot.”

Dokter Mario tertawa pelan.

“Kalau untuk kamu, saya pasti bantu.”

Lalu, tatapan dokter itu beralih pada Annisa dengan lebih lembut.

“Jangan terlalu tegang, Nona.”

Annisa membalas dengan senyum kecil canggung. Tak lama kemudian, seorang dokter kandungan wanita masuk ke ruangan sambil membawa beberapa berkas pemeriksaan.

Dokter Mario langsung memperkenalkan mereka.

“Ini dokter spesialis terbaik di sini.”

Dokter wanita itu tersenyum profesional pada Annisa.

“Baik, Nona Annisa. Kita mulai pemeriksaannya sekarang.”

Jantung Annisa kembali berdegup tidak tenang. Namun, wanita itu tetap mengangguk pelan. Beberapa menit kemudian, Annisa diminta masuk ke area pemeriksaan khusus yang dipisahkan tirai.

“Anda bisa berbaring di sana.” Suara dokter wanita itu terdengar lembut.

Annisa perlahan naik ke ranjang pemeriksaan dengan wajah mulai memanas. Ada rasa malu dan canggung yang sulit dijelaskan. Apalagi dirinya sadar, Emran Richard masih berada di dalam ruangan itu bersama Dokter Mario.

Melihat kegugupan Annisa, dokter wanita itu tersenyum kecil.

“Kalau Anda gugup...” katanya santai sambil menyiapkan alat pemeriksaan, “boleh minta suami Anda untuk menemani.”

Ruangan mendadak hening. Annisa langsung membeku.

Dokter Mario refleks berdeham kecil sambil melirik Emran sekilas. Dokter Mario tahu Emran bukan suami Annisa. Namun, suasana justru semakin canggung karena Emran sama sekali tidak membantah. Tatapannya tetap tenang mengarah pada Annisa. Wajah wanita itu mulai memerah malu.

Beberapa detik kemudian, Annisa buru-buru menjawab, “S-saya bisa sendiri.”

Dokter wanita itu langsung mengangguk santai tanpa menyadari suasana aneh di ruangan itu.

“Baik, kalau begitu kita mulai.”

Suasana ruang pemeriksaan terasa sunyi selama proses berlangsung. Annisa beberapa kali menggenggam ujung ranjang karena gugup.

Sementara, dokter kandungan itu fokus melakukan pemeriksaan dengan wajah serius. Melakukan USG untuk memastikan rahim juga baik-baik saja.

Di sisi lain ruangan, di balik tirai, Emran Richard berdiri dekat jendela bersama Dokter Mario. Meski terlihat tenang, sorot mata Emran tak pernah benar-benar lepas dari tirai yang menutupi Annisa.

Beberapa menit kemudian, Dokter wanita itu akhirnya melepas sarung tangannya pelan.

“Baik,”

Jantung Annisa langsung berdetak lebih cepat. Wanita itu perlahan bangkit duduk dengan wajah tegang.

“Bagaimana hasilnya, Dok?”

Ruangan mendadak terasa lebih hening. Dokter itu membuka beberapa hasil pemeriksaan di layar monitor lalu mengernyit kecil.

Ekspresinya berubah bingung. Hal itu membuat napas Annisa mulai tercekat. Namun, beberapa detik kemudian Dokter wanita itu justru menatap Annisa cukup lama sebelum berkata,

“Siapa yang bilang Anda mandul?”

Annisa langsung membeku. Sementara Emran yang sedari tadi diam perlahan mengangkat pandangan tajam.

Dokter itu terlihat benar-benar heran.

“Rahim Anda baik ... tidak ada masalah serius.”

“Dan...” dokter itu kembali melihat hasil pemeriksaan, “secara medis, Anda masih punya kemungkinan besar untuk hamil.”

Dunia Annisa seperti berhenti sesaat.

“A-apa?”

Matanya langsung memerah, tangannya gemetar kecil.

“Saya ... tidak mandul?”

Dokter itu menggeleng tegas.

“Sama sekali tidak.”

Kursi di dekat jendela bergeser pelan saat Emran berdiri tegak. Tatapan pria itu langsung berubah dingin. Dokter Mario mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres di balik kasus ini.

Sementara di dalam ruangan, suasana berubah sangat tegang.

“A-aku...” suara Annisa serak menahan sesak di dada, “selama ini diperiksa oleh Dokter Emeli...”

Dokter Mario langsung mengernyit. Sedangkan, dokter kandungan senior yang memeriksa Annisa perlahan melepas kacamatanya.

Tatapannya berubah tajam.

“Dokter Emeli?”

Annisa mengangguk pelan sambil menghapus air matanya.

“Dia yang memvonisku mandul.”

Detik berikutnya, wajah dokter wanita itu langsung berubah tidak percaya.

“Tidak mungkin.”

Nada suaranya tegas.

“Secara hasil pemeriksaan, kondisi Anda sangat jauh dari kata mandul.”

Annisa langsung menunduk. Emran Richard berdiri diam dengan sorot mata yang semakin dingin. Dokter senior itu lalu menarik napas panjang penuh emosi tertahan.

“Saya Erika.” Dokter Erika menatap Annisa serius.

“Dan Dokter Emeli adalah bawahan saya.”

Ruangan mendadak terasa semakin berat. Dokter Erika langsung membuka beberapa data medis di komputer dengan wajah mulai kesal.

“Kalau memang dia melakukan diagnosis palsu...” rahangnya mengeras, “itu pelanggaran etik yang sangat serius.” Tatapannya berubah penuh kemarahan profesional.

“Bagaimana bisa dia melakukan prosedur memalukan seperti itu terhadap pasien?”

Annisa menggigit bibirnya pelan.

“Dia bilang...” suara wanita itu kembali bergetar, “aku sulit punya anak ... lalu semakin lama dia mengatakan aku tidak mungkin hamil.”

Wajah Dokter Erika langsung mengeras.

“Itu bukan kesalahan kecil.”

“Kalau terbukti disengaja...” tatapannya tajam ke layar komputer, “izin praktiknya bisa dicabut.”

Di sisi lain ruangan, tatapan Emran perlahan berubah semakin gelap mendengar semuanya.

1
Yanrina Savitri
Kl banyak dan berlebih sumbangkan kepanti asuhan ato orang2 yg membutuhkan. Banyak tu pasti
Yanrina Savitri
Aq rasa anaknya paman emran pelakunya.
Yanrina Savitri
Lho kok sdh mau nikah. Kan ada nsa iddah 3 bln.
Yanrina Savitri
Bapak anisa bodoh. Fotolah trus kirim ke Anisa
Yanrina Savitri
Memangnya Anisa ga dikasih nafkah sama Haikal?
Someone
👍👍
ellyka
😍
Ika Yanti Unyil
cinta tulus emran akhirnya bisa membuat annisa bahagia.setelah dihancurkan oleh haikal yang statusnya sangat jauh dibawah annisa dan emran.
terus semangat berkarya thor 🥰🥰🥰🥰
Yenny Mok
salut sama asistennya yg lebih gercep drpd boss-nya /Facepalm/
Yenny Mok
itulah pentingnya kalau memeriksa kesehatan kita butuh second opinion, jika kita merasa kurang percaya atau utk memastikan kebenaran/keakuratan hsl pemeriksaan
Yanrina Savitri: Ya betul. Harus ada second opinion.
total 1 replies
Hariyanti
ceritanya bagus dan menyenangkan 😘😘😘
Diah indirasari
bagus
Djetro Fransi
sebaiknya ayahnya Anisa diam2 mengirim orangnya ke rumah Haikal untuk memastikan kalau anaknya baik2 saja
Omah Tien
kasian kake bw aja di rawat dari pd di rumah sendiri di racun
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart//Heart/
Omah Tien
plg nls jl cw nya kembek
Munawaroh Ag
gue mau tanya lageh nih Thor amah eloh....! nama yang benar dari ayah nya si Emeli itu si pak RENDRA atau Pak Louis ....
elo lupah ya Thor mang si Udah tuah 😁
Aisyah Alfatih: benar efek umur ini 😭
total 1 replies
Nabila hasir
ini namanya emran cintanya mentok di cinta pertamanya.
kutunggu jandamu anissa🥰
echa purin
👍👍
Munawaroh Ag
gueh mau tanya Thor Amaaa eluh.
saat acara ulang tahun si tuan Darto si Anisah pakei baju putih keemasan.
tapi saat buka pintu baju si Anisa kenapah jadi merah maroon😁
eluh lupaaa atau cam'mana nieeh Thor nulis naskah nya
Aisyah Alfatih: kalau itu ya ketukar 🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!