NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*4

Belum sempat Asha menjawab, si mama malah sudah angkat bicara kembali. "Tapi satu hal yang harus kamu ingat, Sha. Kamu anak kami. Sejak kecil, kami berusaha memberikan semua yang terbaik buat kamu, nak. Kami tidak pernah meminta lebih padamu selama ini. Kami selalu membebaskan kamu dari tuntutan apapun."

"Kamu ingin bersekolah di manapun yang kamu suka, pilihan di tangan mu. Kamu ingin ambil jurusan kuliah apapun yang kamu mau, kami dukung. Bahkan, semua yang kamu inginkan, kami selalu berusaha untuk memenuhinya. Semua karena kami sayang kamu."

"Lalu sekarang, kami hanya minta satu hal padamu, Nak. Tolong jangan kecewakan kami. Jangan permalukan kami. Tolong jaga harga diri keluarga kita. Jaga martabat juga muka papa dan mama. Apakah itu gak bisa kamu berikan pada kami, Sha. Apakah kami harus memohon hingga bersujud di kaki kamu agar kamu siap membantu kami agar tidak malu, Ashanti?"

Mendengar ucapan dengan nada lemah penuh luka yang mamanya ucapkan, air mata Asha jatuh semakin deras. Isak tangisnya bahkan pecah. Rasa bersalahnya muncul saat itu juga.

Saat melihat wajah sang mama yang putus asa dengan manik mata sayu yang terlihat berkaca-kaca. Saat itu Asha sadar, kalau sekarang, dia telah mengecewakan kedua orang tuanya karena menolak perjodohan itu.

Dia adalah anak mereka. Semua kasih sayang yang mereka berikan tidak akan cukup jika ia balas dengan bakti apapun. Karena kasih sayang itu terlalu besar.

Hidupnya sejak kecil dipenuhi dengan cinta. Tidak pernah di paksa melakukan pilihan apapun hingga saat ini, satu pilihan itu datang. Pilihan yang memang orang tuanya tidak punya daya sedikitpun untuk menolak. Tentu saja Asha tidak akan mampu untuk membiarkan orang tuanya bersujud di kakinya.

Asha menghambur ke dalam pelukan sang mama. Tangisannya masih terdengar saat wajahnya ia benamkan dalam dekapan sang mama.

"Aku akan terima perjodohan itu, Ma. Mama papa tidak perlu bersujud. Aku akan menikah dengannya."

"Maafkan mama dan papa, Sha. Kami juga tidak punya pilihan, Nak. Tapi percayalah, kami tidak berniat menjerumuskan kamu. Kami tidak berniat menghancurkan masa depan mu, Asha."

"Aku tahu, Ma. Aku akan menikah. Akan menjalani hidup dengan baik walau sangat berat."

"Percayalah, Sha. Jalan ini mungkin sulit. Tapi karena ridho orang tua, jalan ini pasti akan menemukan kebahagiaan, Nak."

Asha tidak lagi menjawab. Dia hanya diam saja kali ini. Menikmati hangatnya pelukan sang mama. Berusaha menerima dunia yang sudah hancur untuk ia jadikan sebagai tujuan hidup selanjutnya.

'Ini berat, sangat berat. Tapi harga diri dan martabat kedua orang tuaku harus tetap berdiri kokoh. Karena aku anak mereka, aku harus menjaganya walau dengan mengorbankan kebahagiaan hidupku sendiri. Hutang budi yang telah diterima, harus dibayar lunas dengan cara ini.' Asha bicara dalam hati sambil memejamkan matanya rapat-rapat.

....

Karena terlalu banyak menumpahkan air mata tadi malam, mata gadis itu terlihat sedikit bengkak saat bangun pagi ini. Setelah membersihkan diri, dia memilih untuk tetap diam di kamarnya tanpa berniat untuk keluar.

Ketukan di pintu mengalihkan perhatian Asha dari apa yang sedang ia lamun kan.

"Sha. Sudah bangun belum?"

Gadis itu menoleh. "Udah."

"Kok gak keluar? Kalo gak keluar juga, entar kamu telat ke kampus."

"Aku izin hari ini, Ma. Malas ke kampusnya."

Sang mama terdiam sejenak. Kata izin membuatnya berpikir kalo anaknya yang selama ini rajin, tiba-tiba berubah. Asha biasanya tidak pernah bolos kuliah. Selalu saja berangkat walau hujan turun dengan deras.

Setelah melepas napas berat dengan pasrah. Sang mama akhirnya berucap. "Ya sudah. Kalo gitu, sebaiknya kamu juga keluar, Sha. Ayo sarapan bersama."

"Duluan aja, Ma. Bentar lagi aku keluarnya."

"Heh .... " Lagi, napas berat itu terdengar.

"Ya sudah. Tapi jangan lupa ya. Jangan gak sarapan."

"Iya."

Sementara itu, di sisi lain, Irza sudah pun ingin berangkat meninggalkan rumah. Saat sepatu sudah terpasang di kakinya, sang mama menghampiri dengan senyum manis yang terlihat sangat jelas.

Sejak kabar perjodohan itu terdengar, anaknya terlihat semakin bahagia. Wajahnya cerah dengan manik mata yang bercahaya. Irza ternyata benar-benar jatuh cinta dan berniat ingin memiliki orang yang ia cintai.

"Nak."

"Hm?"

"Punya nomor Asha?"

Irza langsung mendongak. Sesaat terdiam, dia langsung menggelengkan kepalanya dengan pelan. "Nggak, Ma."

"Ya ampun .... Pengangum jenis apa ini kamu. Punya nomor orang yang dikagumi aja enggak. Gimana sih?"

Irza sedikit menarik sudut bibirnya karena ucapan sang mama. "Nggak segampang itu buat miliki barang berharga dari orang yang gak suka kita, Ma. Gak gampang."

"Dasar kamu. Coba deh keberaniannya di pupuk, Za. Pakai tuh pupuk NPK biar subur."

"Lho? Kok malah bicara soal pupuk. Aku ini manusia, Ma. Bukan tumbuhan yang bisa makan pupuk."

"Ah sudahlah. Sini ponsel mu, Irza."

"Untuk ... apa?"

"Banyak nanya. Sinin aja ponselnya sekarang juga."

Irza pun langsung merogoh saku celananya untuk mencari barang yang mamanya inginkan. Ponsel pintar dengan harga yang lumayan. fantastis itupun dia sodorkan pada wanita paruh baya yang kelihatan tak sabar lagi.

"Aduh ... wallpaper nya cantik juga."

"Mama ... jangan bercanda."

"Lha? Mama gak bercanda. Mama serius banget ini. Dua riusan malahan."

"Hm .... "

"Kuncinya ini apa?"

"Ee ... dua sembilan kosong empat."

Sang mama menatap anaknya dengan mata yang agak menggoda. "Tanggal lahir Asha?"

Irza mengangguk pelan dengan malu-malu. Sang mama pun langsung tersenyum lebar sambil menggoda anaknya. "Cukup luar biasa penggangum rahasia ini. Tapi anehnya, tanggal lahir tahu, nomor kontak gak punya. Kan aneh rasanya."

"Yah, mama .... Nomor kontak itu barang pribadi yang gak di pajangan sembarangan. Sedangkan tanggal lahir kan selalu ada di biodata. Cukup gampang untuk menemukannya."

"Mm ... kamu aja yang gak berani nyari, Za."

"Mama bisa aja."

"Ya sudah. Nih, ponselnya. Nomor kontak Asha juga sudah mama masukkan ke dalam sana."

Deg. Jantung Irza langsung berdetak sedikit lebih cepat. Manik matanya seketika menatap lekat wajah mamanya. "Nomor kontak?"

"Hm. Iya."

Irza langsung melihat ponsel yang baru saja sang mama berikan. Mamanya cukup nakal, nama kontak itu di tulis dengan kata sayangku plus emoji love merah menyala.

"Mama, namanya-- "

"Apa? Gak suka? Kamu yakin?"

Irza hanya bisa tersenyum simpul. "Lupakan lah. Nama ini juga cocok untuk di simpan di ponsel ku."

"Hm ... bilang aja kamu suka."

Irza kembali tersenyum malu. "Ya sudahlah. Aku berangkat sekarang ya, Mah."

"Hm, hati-hati ya, Nak. Ingat, jangan terlalu dipikirkan apapun yang orang katakan. Kamu adalah kebanggan mama, Za."

Irza hanya tersenyum sambil melangkah. Hampir setiap hari sebelum ia berangkat keluar rumah, pesan itu akan selalu menyertai setiap langkah kakinya.

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!