Ashalina putri memutuskan merantau ke Batam , karna orang tuanya tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan .Dengan mengandalkan Ijazah SMAnya , Ashalina melamar menjadi buruh PT yang memproduksi barang barang Elektronik di kota yang disebut dengan kota teh obeng tersebut , kota kecil yang padat penduduknya .
Lima Tahun Ashalina bekerja sebagai buruh di pulau kecil yang berbatasan langsung dengan lautan singapur dan malaysia itu . Ashalina memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Negara tetangga sebagai Art . karna ia harus melunasi hutang biaya pengobatan Ayahnya , kepada rentenir yang memberikannya pinjaman .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19
Selesai menghabiskan sarapan paginya , Mr Ze pun langsung berdiri dari tempat duduknya , karna ia harus pergi berangkat kerja .
" Baby ! aku berangkat kerja dulu " pamitnya kepada Ashalina .
Ashalina pun berdiri dari tempat duduknya ingin mengantar Mr Ze ke pintu apartemen . Berjalan mendekati Mr Ze , lalu bergelayut manja dilengannya .
" Mr Ze ! , besok aku sudah harus pulang ! " ucap Ashalina mengingatkan .
Mr Ze menghentikan langkahnya kemudian mengalihkan netranya ke arah Ashalina .
" Saya hampir lupa ! , besok saya akan ikut mengantarmu pulang sampai ke Batam " ujar Mr Ze .
" Benaran Mr ? "
" Iya Baby ! , tapi sore setelah pulang kerja , kita akan naik kapal terakhir "
Wajah Ashalina berbinar " Trimakasih majikan sayang..!"
" Sama sama pembantu sialan..! "
" Kok sialan Mr ? "
" Karna kau tidak beres membersihkan dan merapikan apartemen ini ! , tapi masih saja kau minta gajimu di bayar full !" jawab Mr Ze , di dorongnya kening Ashalina dengan telunjuknya .
Ashalina mengerucutkan bibirnya , karna memang semenjak Mr Ze memperlakukannya bak Ratu , ia melunjak menjadi pembantu tidak tau diri . Ia lebih banyak bermain HP , malas malasan di atas kasur .
" Mr ! , kapan gajiku dicairkan ? , aku ingin belanja oleh oleh buat teman temanku " tanya Ashalina lagi mereka sudah sampai di dekat pintu .
" Berikan no rekeningmu biar saya transfer , nanti kalau di kasih cas , kamu di jambret ikan lumba lumba saat menyebrang laut " ujar Mr Ze .
" Emang aku pulang naik rakit ! " Ashalina pun membalik badannya lalu berjalan ke arah kamarnya untuk mengambil buku tabungannya dan segera kembali .
" Sebutkan berapa ? " Ashalina pun langsung menyebutkan satu persatu angka yang tertera di buku kecil tersebut .
" Untuk uang belanjaku mana ? " tanya Ashalina lagi .
" Kamu tidak usah belanja , nanti sekretarisku saja yang melakukannya dan mengantarnya kesini " jawab Mr Ze ." kalau begitu saya pergi dulu Baby ! " ucapnya lagi mengusap ujung kepala Ashalina lalu pergi.
Seharian ini Ashalina sibuk membersihkan seluruh apartemen milik Mr Ze , supaya saat besok ia pulang ke indonesia , apartemen tidak terlalu kotor .
" Akhirnya selesai juga " ucapnya , lalu menjatuhkan tubuhnya di sofa ruang tamu .
Mengingat besok ia akan pulang ke Indonesia , Ashalina mendadak rindu kepada majikan tampannya itu , padahal ia masih di dalam apartemen Mr Ze .
" Kau benar benar sudah membuatku jatuh cinta kepadamu Mr Ze ! , aku masih disini ! tapi ridu ini sudah bersarang dihatiku untukmu . Tapi jujur ,! aku tidak berani mengharapkanmu ! . Aku tidak akan meraihmu Mr ! , tapi aku akan menunggumu sampai rindu ini bukan untkmu lagi . Aku hanya bisa meminta.. semoga Tuhan menakdirkan kita berjodoh , jika tidak.. aku akan menjadikanmu kenangan yang paling indah di dalam hidupku , Kaulah cinta pertamaku.. " batin Ashalina , memejamkan matanya , tak terasa cairan bening keluar dari sudut matanya .
" Ning nong ! "
Bunyi bel itu membuyarkan lamunan Ashalina , ia pun langsung beranjak dari tempat duduknya sambil menghapus cairan bening itu dari sudut matanya , lalu berjalan ke arah pintu .
" selamat sore ! ada yang bisa saya bantu ? " tanya Ashalina setelah membuka pintu .
" Selamat sore juga nona ! , saya kesini untuk mengantar oleh oleh pesanan nona ! " balas seorang laki laki yang berada di luar pintu .
" Oh ! , trimakasih sudah mengantarnya " ucap Ashalina lagi , ia hampir lupa kalau oleh oleh untuknya akan diantar oleh sekretaris Mr Ze .
" Sama sama nona , kalau begitu saya permisi !" laki laki itu pun langsung pergi . Ashalina pun menutup pintu apartemen itu kembali .
" Banyak banget ini.. ? " ucap Ashalina , melihat box yang sudah di parking rapi lumayan besar .
" Sekarang aku tinggal menyusun baju baju ke dalam koper , setelah itu baru mandi " ucapnya lagi sendiri , kemudian masuk kedalam kamarnya .
Satelah selesai menyusun baju bajunya , Ashalina pun langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri . Di dalam kamar mandi Ashalina bernyanyi nyanyi dibawah guyuran shower sambil menggosok gosok badan dan memijat mijat kepalanya sambil berjoget joget ria , mendadak dangdut .
🎤 kamu kamu kamu
kamu keterlaluan 🎶
kalau ketemu maunya dimanja
Aduh aduh aduh
aduh kacau jadinya 🎶
membuat diriku semakin cinta 🎵
Senada seirama hati kita menyatu
betapa indahnya kemesraan🎶
membuat diriku bahagia 🎵
Kau sangat menggoda buatku gelisah
Oh ! sungguh kau lelaki sempurna 🎶
membuat diriku tergila gila 🎶
kamu kamu kamu
kamu pandai merayu 🎶
buatku terhayut dalam buaiyanmu 🎵
Aduh aduh aduh..
aduh ! tak tahan lagi🎶
ingin rasanya semua terulang lagi 🎶
setelah tubuhnya bersih , ia pun mematikan shower yang mengguyur tubuhnya dan berhenti bernyanyi . Kemudian langsung melilitkan handuk ke kepala dan ke tubuhnya , lalu keluar kamar .
" Tok tok tok !!! "
" Tunggu sebentar Mr ! " sahut Ashalina mendengar ada yang mengetok pintu kamarnya , karna ia belum selesai memakai baju .
Di depan kaca Ashalina mengembangkan senyumnya , sambil merias wajahnya dengan bedak tipis , mengarsil sedikit alisnya dengan eyebro warna coklat , kemudian mengoles bibirnya dengan lipgloss warna pink .
kini Ashalina sudah cantik dengan dress warna biru donker polos yang panjangnya di atas lutut , leher berbentuk V , berlengan pendek dengan model sedikit mengembang dan berbelah . Dan rambut basahnya di biarkan tergerai . dilengkapi dengan high heel berwarna hitam tepasang dikakinya .
Tadi Mr Ze mengirim pesan ke HP barunya , menyuruhnya bersiap siap . Rencananya malam ini Mr Ze mengajaknya Dinner di luar .
" Selesai ! " ucapnya tersenyum indah , lalu berjalan ke arah pintu untuk keluar kamar .
" Mr Ze.. " panggilnya setelah keluar kamar .
Saat netranya mengarah ke arah sofa , betapa terkejutnya Ashalina melihat sosok yang duduk dengan santai menatap ke arahnya .
" Mr Along ! " gumam Ashalina .
" Kau cantik sekali Ashalina..! " ucap Mr Along berdiri dari tempat duduknya berjalan mendekati Ashalina .
" Mr Mau apa ? " tanya Ashalina takut .
" Jangan takut ! , aku hanya ingin mengajakmu bersenag senag " ucap Mr Along tangannya sudah menyentuh dagu Ashalina . Refleks Ashalian memukul tangan Mr Along dengan kuat , kemudian berlari ke arah pintu keluar . Tapi sayangnya Mr Along lansung menangkapnya dan menarik bajunya sampai sobek ,
" Rupanya kau suka bermain kasar , baiklah ! "
" Jangan Mr ! " Ashalina langsung memutar tubuhnya ke arah Mr Along , karna baju bagian belakangnya sudah menampakkan punggungnya . perlahan Ashalina pun melangkah mundur ke arah pintu karna Mr Along terus berjalan mendekatinya , sampai Ashalina mentok ke pintu .
" Kau lebih memilih di paksa atau menyerahkan diri ? " tanya Mr Along , mencengkram dagu Ashalina kuat .
Ashalina menggelengkan kepalanya , air matanya sudah luruh , ketakutan .
" Sssreeeeekkk...!!! "
Ashalina memejamkan matanya mendengar suara sobekan bajunya sampai memperlihatkan tubuh bagian atasnya .
" Aaaahhkk..! " teriak pria kurang asam itu kesakitan , karna merasakan tendangan dibagian senapannya .
" Mau lari kemana kau !!? " lansung dikejarnya Ashalina yang hampir masuk kamar .
" Brukkk !!! "
" Aaww..!!! "
Ashalina terlempar ke lantai karna Mr Along menendang pintu kamarnya sebelum Ashalina sempat mengunci pintunya .
" Jangan Mr..!. , aku mohon..! " ucap Ashalina , ia sudah tidak sanggup untuk berdiri lagi , karna kedua lutut dan tangannya terbentur kuat kelantai .
" Ayo cantik ! , kita bersenang senang " ucap Mr Along menyeringai berjalan mendekati Ashalina .
" Aku mohon jangan Mr...! " lirih Ashalina . tapi tubuhnya sudah ditarik Mr Along dan menghempaskannya ke atas tempat tidur dan langsung menindihnya .
" Jangan Mr...!!! jangan Mr ..!!! " tangis Ashalina menjerit , meronta berusaha melepaskan diri .
Di tempat lain
Emosi Mr Ze langsung naik , wajahnya memerah dan langsung berdiri dari kursi kerjanya , setelah ia melihat rekaman cctv apartemennya , yang selalu dipantaunya lewat HP miliknya , semenjak Ashalina bekerja menjadi art di apartemennya .
" kau kenapa Ze ? " tanya Jefry , melihat Me Ze nampak emosi .
" Ayo ikut aku sekarang ! cepat !! " ucap Mr Ze , langsung berlari keluar ruangannya .
" Ada apa Ze ? , apa yang terjadi ? " tanya Jefry , mengikuti bosnya itu berlari .
" Ashalina dalam bahaya ! "
mana lanjutan nya ya