NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*19

Irza masih diam. Meskipun sebenarnya, hatinya saat ini sudah sangat-sangat kesal. Tali tas ia genggam dengan sangat erat. Tapi bibirnya masih belum mengucapkan kata-kata.

Namun, diamnya Irza ternyata membuat mereka yang usil bertambah usil. Seakan belum cukup penghinaan yang mereka berikan pada Irza, kini mereka membawa Asha ke dalam pembicaraan itu.

"Calon istri Irza anak pariwisata yang namanya Asha itu kan?" Salah satu dari mereka ikut bicara.

"Iya. Ashanti yang cantik itu lho. Wajahnya cantik, fisiknya bisa dikatakan sempurna. Tapi kok mau ya sama Irza."

"Gak tau. Mungkin gadis itu juga belok kali sampai mau sama Irza," ucap yang tadi memulai pembicaraan saat Irza pertama muncul ke kantin tersebut.

Saat itulah, Irza tidak lagi bisa menahan diri.

"Cukup! Kalian sudah sangat keterlaluan." Nada suara Irza sedikit meninggi. Yang seketika membuat seluruh kantin jadi sepi akibat suara yang baru saja ia lepaskan.

"Kalian bisa hina aku. Aku gak papa, aku terima. Tapi kalian gak bisa hina Asha. Karena Sha gak salah apa-apa. Sha adalah batas bagi aku. Jika kalian bicara sembarangan tentang dia, aku tidak akan tinggal diam."

Untuk pertama kalinya, pria gemulai yang hanya diam saat dihina, saat dijadikan bahan lelucon, atau lebih tepatnya, saat di bully tidak melawan, tapi kali ini, demi orang yang ia sayangi, dia bersuara. Dia melawan walau bukan dengan kekerasan. Walau tidak dengan amarah yang meledak-ledak, tapi setidaknya, dia berani bicara hanya untuk Asha.

Beberapa saat ruangan tersebut hening hanya gara-gara suara Irza. Apakah mereka yang membully akan berhenti? Tentu tidak akan. Mereka tidak akan semudah itu untuk menghilangkan kebiasaan buruk mereka terhadap Irza.

"Wow, santai saja, bro. Kita cuma bercanda saja kok. Tapi kamu kok malah naik tensi."

"Iya. Malah marah."

"Bisa marah juga dia ya."

Sha yang sejak tadi diam, langsung bangkit dari duduknya. Cindi yang melihat hal itu mulai cemas. Soalnya, Sha sudah diam dengan tatapan tajam sejak tadi. Sungguh, itu cukup menakutkan buat Cindi yang tahu sampai mana batas kemarahan sahabat baiknya itu.

"Sha .... "

Saat Asha melangkah, Cindi langsung menahan tangan temannya. "Mau ke mana?"

"Ikut bicara."

"Tapi, Sha-- "

"Dia bisa bicara. Kenapa aku tidak?"

Cindi melepaskan tangannya dari tangan Asha. Sha pun berjalan dengan cepat mendekat Irza, lalu berdiri sejajar dengan pria tersebut.

"Tentu saja dia bisa marah," ucap Sha langsung bicara tanpa aba-aba. "Karena dia juga manusia. Dia juga punya perasaan. Sama seperti kalian semua."

"Wow, calonnya datang."

"Ashanti. Kamu cantik. Kok bisa ya mau sama dia."

"Iya, Sha. Lebih baik sama aku saja dari pada sama dia. Sayangkan nikah cuma buat status doang."

"Iya lho, Sha. Nikah cuma buat pajangan aja, buat apa? Nikah itu untuk bahagia, bukan untuk-- "

"Untuk apa? Aku heran ya sama kalian semua. Kalian beranggapan kalau diri kalian lebih baik dari pada Irza? Kalian gak ngaca dulu ya? Kalian itu jauh lebih buruk dari dia. Apa yang bisa kalian banggakan ha?"

Sontak, Irza langsung memegang lengan Asha.

"Asha .... "

"Kamu bandingkan kami yang normal ini dengan pria gemulai, Sha? Kamu gak salah?"

"Tentu saja tidak. Dia gemulai, tapi hatinya lebih baik dari kalian. Setidaknya, dia tidak suka ikut campur urusan orang lain seperti yang telah kalian lakukan selama ini."

"Kalian itu gak punya beban hidup ya? Gak punya masalah hidup kalian sendiri yang bisa kalian urus? Sampai-sampai, kalian harus ngurusin hidup orang lain. Enak banget dong hidup kalian kalo gitu. Tukeran masib aja kita kalo gitu."

"Sha ... udah. Jangan berdebat lagi. Berdebat dengan mereka gak akan ada hasilnya." Irza berucap dengan nada lemah lembut seperti biasanya.

"Ah, kamu benar, Za. Berdebat dengan mereka emang gak akan ada hasilnya. Karena kan, mereka gak punya pikiran. Ayo pergi! Gak perlu diam di sini lagi. Bikin tensi semakin tinggi."

Asha menarik tangan Irza untuk di bawa menjauh dari kantin. Sesaat suasana hening. Namun, itu tidak bertahan lama. Karena suasana kembali sibuk, bahkan lebih sibuk dari yang sebelumnya. Dan, karena pembelaan Asha untuk Irza barusan, gosip baru pun muncul.

"Astaga, dia bela Irza?"

"Yang benar saja. Katanya mereka dijodohkan. Tapi kok kelihatan beda."

"Katanya Asha terpaksa. Tapi kenapa bisa bela Irza. Ada sesuatu nih."

"Kok bisa bela Irza sih? Bukannya seharusnya itu Asha juga ikut ngerendahin Irza ya. Gara-gara Irza, dia jadi bahan omongan."

"Ya mana kita tahu ada apa dibalik semua ini kan?"

Dan, begitulah gosipnya merebak semakin mekar lagi dan lagi. Sementara itu, Irza dan Asha sudah pun tiba di taman belakang kampus. Saat itu, barulah langkah Asha berhenti. Perlahan, tangan Irza pun ia lepaskan.

Asha sontak merasa canggung saat ia sadar dengan apa yang baru saja ia lakukan.

"Maaf, reflek," ucap Sha pelan.

"Sha ... kamu baik-baik saja?"

"Tidak juga. Aku kurang baik sekarang. Ada kesal, marah, lelah, capek, dan banyak lagi perasaan yang sedang menimpa hati ini."

Irza langsung menunduk. Tidak ada wajah cerah di sana hari ini. Tidak pula ada senyum manis seperti kemarin. Yang ada hanya wajah sedih yang penuh dengan rasa bersalah yang kuat.

"Maaf, Sha. Semua gara-gara aku. Karena aku, kamu punya masalah sekarang. Aku benar-benar minta maaf, Sha."

Asha melepas napas berat dengan kasar. Sesaat hening, kemudian, barulah ia bicara.

"Za. Kamu ini sebenarnya gimana sih? Kenapa diam saja saat orang meledek. Kenapa gak bales. Kamu diam bikin mereka semakin menjadi-jadi. Tau gak sih?"

Irza mengangkat wajahnya. Manik matanya menatap sayu ke arah Asha. "Aku tahu, Sha. Tapi, gak semua masalah bisa diselesaikan dengan emosi, dengan perlawanan. Ada yang semakin kita melawan, masalahnya akan semakin membesar."

"Tapi-- hah, ya sudahlah. Aku lelah," ucap Sha pelan sambil memutar tubuh untuk beranjak pergi meninggalkan Irza.

Namun, tangan lembut Irza langsung mencengkram erat pergelangan tangan Asha. Sontak, langkah kaki Sha pun langsung terhenti.

"Apa?" Tanya Sha sambil menoleh.

"Terima kasih banyak, Sha. Udah mau belain aku."

"Aku gak belain kamu. Aku belain diriku sendiri. Lagian, kamu gak butuh aku bela kan? Soalnya, kamu gak mau bales orang. Jadi, karena nama aku yang mereka sebut, makanya aku ikut bicara."

Irza menatap lekat wajah Asha. Sudut bibirnya sedikit tertarik. 'Perempuan,' ucap Irza dalam hati. 'Sedikit saja salah bicara, akan tetap diingat. Ya Tuhan .... '

"Mm ... maaf. Maksud aku bukan gitu. Tapi, Sha ... apakah kita masih tetap berteman?"

Sha tidak langsung menjawab. Dia menatap manik mata Irza sejenak. Kemudian, barulah berucap. "Lihat saja nanti. Akan aku pertimbangkan lagi," ucapnya sambil menarik tangan yang ada di genggaman tangan Irza.

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!