NovelToon NovelToon
Mutiara Hati

Mutiara Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mitha Rhaycha

Nidia seorang gadis yg cerdas dan mudah bergaul yang hidup disebuah kota kecil. dia juga ramah dan perhatian terhadap orang-orang yang ada disekitarnya. meski kecantikannya dianggap rata-rata, tp dia banyak disukai karena kepribadiannya.
suatu ketika, dia memilih meninggalkan kampung halaman karena pria yang bertunangan dengannya selama setahun, menghamili temannya sendiri.
orang tua Sopian tunangannya itu, memaksa Sopian untuk tetap menikahi Nidia dan hanya memberikan biaya saja kepada anak yg dikandung Sopian dr wanita lain. tapi Nidia menolak. dia tidak mau menikah lagi dengan pria yg nyata-nyata tidak setia bahkan sebelum menikah.
kisah hidupnya dimulai saat dikota besar, meski dia hanya berharap mampu menjalani hidup yang sederhana tp segalanya terasa menjadi rumit.
mulai dari pertemuannya dengan Bu Saraswati dan Putranya Haikal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mitha Rhaycha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Sakit 2

Bik Sumi ingin mengatakan sesuatu kepada majikannya tapi majikannya mengisyaratkannya agar diam. di sampingnya duduk Haikal yang sendari tadi menggenggam tangan ibunya "Mama jangan membantah lagi, sudah lebih dari sejam mama di sini. seharusnya sudah sejak tadi mama pindah keruang rawat inap"

"Iya..iya, Mama akan pindah. Tadi mama hanya bilang ke dr.Bastian kalau mama ingin bertahan sebentar karna mama capek" Jawab Bu Saraswati beralasan. tentu saja alasan itu membuat Haikal heran sekaligus khawatir, tidak biasanya mamanya mengeluh capek.

Tak berselang lama, Ferdy asisten pribadi Haikal masuk, dia mengangguk kearah Haikal seakan menyatakan sesuatu. dan Haikalpun hanya menanggapinya dgn anggukan saja. Sekilas dia dan Ferdy sama - sama menatap gadis dengan pakaian OG perusahannya yang sedang mengawasi dengan serius tindakan dokter pada Bu Rahma.

Nidia begitu khawatir dengan Bu Rahma dan memperhatikan dokter dan perawat yang memasang infus serta menyuntikkan obat sampai - sampai dia tidak menyadari bahwa beberapa pasang mata sedang memandangnya.

Aku adalah pimpinan Marga Jaya Corp tempat gadis ini bekerja. Bagaimana mungkin dia tidak mengenali aku?

Haikal membatin, wajahnya terpampang dengan jelas saat di lobi masuk perusahaan dimana semua karyawan pasti melihatnya, lalu bagaimana gadis ini bisa begitu mengacuhkannya?

Dan pertanyaan yang sama pun mungkin ada di benak Bu Saraswati dan Ferdy asistennya. Itu nampak dari ekspresi mereka yang menatap Haikal dan Nidia bergantian.

Bu Saraswati sendiri sebenarnya agak kecewa, dia berharap adegan yang berbeda, dia sudah membayangkan jika nanti putranya dan OG itu bertemu akan terlihat canggung karena mereka saling mengenal. Paling tidak dia berharap gadis baik itu akan nampak kaget dan gugup karena mendapati bos besarnya ada di ruangan itu.

dr Bastian mendekati sal Bu Saraswati bersama beberapa perawat pria." Bu Saras, apakah sudah boleh pindah sekarang?" Tanya dr Bastian ramah. Bu Saraswati hanya mengangguk lemah, dia butuh istirahat setelah lelah dengan pikirannya sendiri akan gadis yang baru di lihatnya.

"Assalamu'alaikum" Dari arah pintu terdengar salam. Nidia menjawab dan tersenyum pada ayah dan anak yang baru masuk. Mereka terlihat sangat khawatir. "Bagaimana keadaan ibu, Nidia?" Tanya pak Soleh. Suami Bu Rahma

"Alhamdulillah kata dokter keadaannya sudah mulai stabil. sebentar lagi dia siuman" Jawab Nidia sambil tersenyum

"Alhamdulillah, "Pak Soleh mendekati istrinya " Terima kasih Nak Nidia, kami benar-benar berhutang Budi padamu"

"Ah tidak, ini tidak apa-apa dan juga bukan hutang Budi. Bu Rahma,. sudah saya anggap seperti ibu sendiri. lagi pula bapak dan keluarga sudah sangat membantu saya selama ini. apa yang saya lakukan saat ini bukan apa-apa" Jawab Nidia lembut

"Ayo Nana, kita selesaikan registrasi ibu kamu dulu"Ajak Nidia kearah Nana. mengalihkan pembicaraan mereka, bagaimanapun juga Nidia adalah orang yang sangat tidak enakan ketika ada orang yang lebih tua darinya bersikap sungkan. Apalagi dengan orang sebaik pak Soleh dan istrinya.

"Ayo kak.." Nana mengangguk

"Apa data-data yang aku minta sudah di bawa semua?" Tanya Nidia dan dijawab anggukan oleh Nana putri Bu Rahma. Merekapun pamit keluar pada pak Soleh.

Semua peristiwa itu tak pernah luput dari perhatian Bu Saraswati meski saat ini dia sudah di dorong oleh perawat menuju kamar VIP. Entah apa yang sedang di rasakannya, tapi dia seolah merasa berat meninggalkan ruang IGD itu. dalam hidupnya, untuk pertama kalinya dia merasa begitu tertarik dengan seorang anak gadis.

Wajahnya yang selalu tersenyum manis, tatapannya yang bersemangat, serta sikap dan tutur katanya yang lemah lembut seakan membuatnya terhipnotis.

****

1
R7L0v3
👍
anita dyah
keren...sy baca dg serius bab pernikahan scr adat ini..sambil nebak² ini daerah mana sih??
Stlh baca komen²ny, baru tau klo ini adat Sulawesi Utara.
Thor, sedikit saran..utk nama kota/lokasi tdk perlu lah ditulis inisial kota A, daerah B dst...lebih baik ditulis lgsg dg jelas...agar kita sbg pembaca lebih paham..😄😄😄😄
rinny
karya ya luar biasa, walau sudah baca beberapa kali tetap tidak bosan aka ceritanya
TongTji Tea
ya apapun itu kalo benar ,Bapak nya Nidia itu Dajjal .sudah hamilin 2 orang wanita .Lalu seenaknya pergi begitu saja
TongTji Tea
ko jadi begini ya ceritanya? Dari awal ceritanya logis banget,plot nya,intrik nya ,walau lambat tapi masi mengalir ..lha kok tiba2 ...
rahel
Lumayan
Niar Zahniar
semangat brkarya
Memyr 67
ternyata banyak ular betina, di novel ini
Memyr 67
menurut bu saraswati, bela menabrak reyfan sampai reyfan mati. kenapa tidak ada tuntutan untuk bela?
Memyr 67
bela beneran tidak bisa hidup tanpa haikal? atau tanpa hartanya haikal?
Memyr 67
safira sebagai adik cerdas, analisanya tajam, kok kakaknya ceroboh, ngomong nggak liat kondisi
Memyr 67
hiks nyesek
Memyr 67
dah cocok haikal ma nidia. sama sama overthinking ke masinh masing.
Memyr 67
kok aq curiga kalau sopian dijebak teman wanitanya? teman wanitanya yg mungkin sudah hamil, tapi ingin menikmati rumahtangga dengan kekayaan sopian. kekayaan yg dianggapnya bisa mrmbahagiakan dia dan anaknya.
Divi Bilqis
bagus ceritanya
Fardiana Hamsah
Luar biasa
Fita Alfiany
airmata keluar sendiri pas baca proses nadia melahirkan....
masya Allaah....
orang baik maka akan d mudahkan oleh Allaah......
makasi umi.......
jd ingat cerita2 yg dikau buat dulu saat masih SMK.... menjadi penggemar setia yg selalu menunggu kelanjutan kisah dari novel yg d tulis d catatan buku akuntansi mu....
sayang dlu tidak seperti sekarang ya.../Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Mitha Rhaycha: Iya, sekarang sdh lebih banyak peluang untuk menulis, sayang kesibukan membuat jadi jarang buka aplikasi ini lagi😇😇
total 2 replies
Fita Alfiany
keren...
syh 03
Luar biasa
Dewa Hang Kang
sweet 🥰😚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!