NovelToon NovelToon
Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

PERINGATAN!! HANYA UNTUK DEWASA.

Mina terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya berbaring di atas ranjang empuk dan lembut, perlahan Mina pun menyadari jika dirinya telah menjalani transmigrasi seutuhnya pada tubuh seorang wanita yang menjadi ibu tiri jahat.

Mina yang memiliki hati selembut Hello Kitty mana berani melakukan kekerasan pada anak kecil, apalagi pada anak lucu yang menjadi anak tirinya, Mina pun mengambil keputusan jika dirinya akan menjadi ibu tiri yang baik untuk mengambil hati anak tirinya, nyatanya bukan hanya anak tirinya yang terpikat. Bahkan suami dari pemilik tubuh ini malah terpikat padanya, Mina yang maniak pria tampan jadi bingung dengan posisinya saat ini.

Apa yang harus Mina lakukan? Tanpa sadar suaminya telah terpikat pada Mina, padahal tujuan Mina hanyalah mengambil hati anak tirinya bukan suaminya itu? Ikuti kisah selanjutnya, selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria Tampan yang Berbahaya

Mina membuka matanya yang terasa perih. Dia sudah terbangun untuk kesekian kalinya, sementara Gino masih setia dengan tidur lelapnya di atas ranjang rumah sakit. Sebenarnya, beberapa jam yang lalu bocah itu sempat sadar. Kejadian tadi benar-benar menguras emosi dan air mata Mina sampai rasanya dia mau dehidrasi.

​Saat Gino pertama kali membuka mata pasca-kritis, dia langsung menatap Mina. Awalnya, binar ketakutan itu masih ada, tetapi sedetik kemudian, raut wajah Gino berubah drastis menjadi seperti seorang anak yang ingin mengadu karena telah dizalimi. Air mata bocah itu menetes deras tanpa suara, membuat Mina panik setengah mati.

​"Eh, Gino? Kenapa sayang? Ada yang sakit?" tanya Mina panik, langsung mendekatkan wajahnya.

​Tanpa diduga, Gino tiba-tiba bangkit seolah mengerahkan seluruh tenaga tersisanya. Dia langsung menubruk dan memeluk erat leher Mina seolah-olah sedang meminta pertolongan dari monster yang mengejarnya. Saking hebatnya gerakan mendadak Gino untuk memeluk sang ibu tiri, jarum infus di punggung tangan mungilnya sampai terlepas dan meneteskan darah.

​"M-Mama... hiks... akit... Ino akit..." Gino menangis sesenggukan di dalam dekapan Mina, mencengkeram daster tipis wanita itu dengan sangat erat.

​Mina yang memang dasarnya memiliki hati selembut Hello Kitty langsung melupakan fakta bahwa dia berada di tubuh orang lain. Jiwa penyayangnya meronta. Air mata Mina ikut tumpah ruah begitu saja. Dia membalas pelukan Gino tidak kalah erat, mengusap punggung bergetar bocah itu dengan penuh kasih sayang.

​"Iya sayang, Mama di sini... Maafin Mama ya... Huhu, jangan nangis lagi, nanti Mama ikutan sesak napas," ratap Mina.

​Akhirnya, drama adu tangis pun terjadi. Keduanya saling menangis meraung-raung di dalam ruangan VIP itu. Mina meratapi nasib tragis Gino, sementara Gini menangis karena menumpahkan seluruh rasa sakit yang dipendamnya sendiri selama ini. Beberapa perawat bahkan sempat masuk dengan panik untuk membenarkan posisi jarum infus Gino yang lepas, sembari menatap heran ke arah ibu dan anak yang sedang menangis berjamaah tersebut.

​Setelah merasa lebih tenang, Gino perlahan melepaskan pelukannya. Sisa-sisa ketakutan kembali melintas di mata bulatnya saat menyadari dia baru saja memeluk wanita yang biasanya menyiksanya. Melihat perubahan itu, Mina buru-buru mengangkat kedua tangannya di udara, memasang wajah sejinak mungkin.

​"Tenang, Gino. Mama gak marah. Suer, dua rius deh! Mama gak bakal pukul atau cubit Gino lagi," ujar Mina meyakinkan, mencoba mencairkan suasana dengan sifat cerianya.

​Setelah itu, terjadilah interaksi yang cukup menguras otak di antara mereka berdua. Gino berbicara dengan keterbatasan kata khas anak berusia tiga tahun, ditambah suaranya yang cadel dan sesenggukan. Mina harus memutar otak dan mengartikan kata-kata Gino dengan susah payah. Biar bagaimanapun, untuk anak seusianya, kosakata Gino sebenarnya sudah cukup banyak, hanya saja pengucapan hurufnya banyak yang meleset.

​Dari kalimat-kalimat membingungkan Gino seperti, "Bi Nah akal... ancap-ancap angan Ino... Bubul acem...", Mina menarik kesimpulan yang membuat darahnya kembali mendidih.

Mina segera memeriksa lengan Gino, dan benar saja, ada bekas memerah kebiruan akibat cubitan baru di sana. Itu jelas bukan cubitan dari tubuh Alicia yang sekarang, karena selama seminggu ini Mina sama sekali tidak melakukan banyak interaksi fisik dengan Gino, dia hanya mengawasi bocah itu dari kejauhan karena takut bikin trauma. Sudah pasti, tiga pelayan biadab di penthouse itulah pelakunya! Mereka sengaja menyiksa Gino secara fisik dan verbal saat Alicia sedang tidak melihat atau pura-pura tidak tahu.

​"Awas aja lu bertiga, pulang dari sini gue bikin lu pada jadi perkedel," umpat Mina dalam hati dengan dendam membara.

​Setelah disuapi makanan bubur hambar sesuai standar rumah sakit khusus untuk pasien keracunan oleh Mina, Gino akhirnya kembali tertidur pulas karena efek obat.

​Mina menghela napas panjang, menyandarkan punggungnya di sofa dekat ranjang. Perutnya tiba-tiba berbunyi nyaring. Dia lapar, sangat lapar karena sejak siang belum kemasukan makanan sama sekali. Namun, tidak mungkin bagi Mina untuk meninggalkan bocil imut menggemaskan ini sendirian di kamar. Bagaimana jika Gino tiba-tiba terbangun lagi dan langsung menangis histeris karena tidak mendapati siapapun di ruangan ini? Trauma anak itu bisa makin parah.

​"Duh, lambung gue udah kayak lagi konser rock," bisik Mina sambil memegangi perutnya yang keroncongan.

"Tapi demi dedek gemes, gue tahan deh. Anggap aja lagi diet intermiten ala selebgram."

​Hari sudah semakin larut, jarum jam dinding sudah menunjukkan hampir tengah malam. Suasana rumah sakit menjadi sangat sunyi, membuat rasa bosan dan frustrasi Mina makin memuncak. Dia hanya bisa menatap ponselnya yang masih memblokir nomor suaminya.

​Di tengah-tengah kefrustrasian Mina yang sedang menahan lapar, tiba-tiba...

​BRAAAKKK!

​Pintu kamar rawat inap VIP itu dibuka dengan sangat kuat hingga menghantam dinding pembatas. Mina tersentak kaget, hampir saja melompat dari sofa. Beruntung, Gino sudah tidur terlalu pulas akibat pengaruh obat bius ringan, sehingga bocah itu tidak terbangun oleh suara hantaman pintu.

​Mina langsung berdiri, emosinya tersulut. Dia menatap marah ke arah pintu, siap menyemburkan sumpah serapah pada siapapun orang tidak sopan yang berani mengganggu ketenangan rumah sakit malam-malam begini.

"Woi! Punya tangan biasa aja dong, gak usah diruntuhin juga itu pin–"

​Kalimat Mina langsung tersangkut di tenggorokan. Amarahnya yang tadinya sudah sampai ke ubun-ubun mendadak menguap, hilang tak berbekas dalam sekejap mata.

​Di ambang pintu, berdiri seorang pria bertubuh tinggi tegap. Dia mengenakan setelan jas hitam formal yang sedikit berantakan, dasinya sudah dilonggarkan, dan rambut hitamnya agak acak-acakan seolah dia baru saja berlari kencang. Pria itu memiliki rahang yang tegas, hidung yang mancung sempurna seperti perosotan TK, dan bibir yang... oh my god, sangat cipokable! Setiap inci dari wajah dan proporsi tubuh pria ini benar-benar definisi kata perfect.

​Jiwa wibu dan pencinta cowok ganteng (cogan) nomor satu di dalam diri Mina langsung meronta-meronta hebat. Perlu diketahui, sebelum transmigrasi, riwayat pencarian Google di ponsel lama Mina isinya sangat memprihatinkan. Mayoritas pencariannya berkisar tentang: "Cowok ganteng anime drakor", "Cara menjadi cewek isekai dan mendapatkan harem ganteng", "Isekai jadi ratu dikelilingi cowok tampan", dan segala hal fiksi yang berkaitan dengan visual pria tampan.

​Melihat sosok di depannya, Mina sampai harus menahan diri agar air liurnya tidak menetes.

"Gila... ini mah visualnya melebihi karakter cowok gepeng di komik aplikasi hijau! Bapaknya Gino ganteng banget woi! Gak sia-sia gue transmigrasi kalau disuguhin makanan mata kayak gini tiap hari!" jerit Mina histeris di dalam hatinya, jiwa sembrononya kembali kumat di saat yang tidak tepat.

​Namun, fantasi indah Mina tentang cogan fiksi ilmiah langsung hancur berkeping-keping dalam hitungan detik.

​Pria itu melangkah masuk, dan aura di sekelilingnya mendadak berubah menjadi luar biasa mencekam dan dingin. Sepasang mata tajam milik pria itu menatap lurus ke arah Mina. Tatapan itu begitu menusuk, dipenuhi oleh kemarahan yang tertahan, kilat berbahaya, dan ketegasan yang mutlak. Rasanya seolah-olah pria itu siap mendepak Mina ke kutub utara saat itu juga.

​Mina langsung merinding disko. Sifat ceria dan asyiknya menciut seketika, digantikan oleh rasa takut yang luar biasa murni. Dia menelan ludahnya dengan susah payah, mendadak sadar kalau pria tampan di depannya ini adalah Tuan Arsenio, suami sah Alicia, sekaligus pria yang beberapa jam lalu dia kirimi pesan ancaman pembunuhan anak, lalu nomornya dia blokir tanpa rasa bersalah.

​Arsenio menutup pintu kamar dengan perlahan namun berbunyi klik yang tegas, lalu berjalan mendekat ke arah Mina dengan langkah yang mengintimidasi.

​"Alicia," suara bariton Narendra terdengar sangat rendah dan dingin, menggema di ruangan sunyi itu.

"Jelaskan padaku apa maksud dari pesan sialan mu itu, sebelum aku benar-benar kehilangan kesabaranku dan menjebloskan mu ke penjara malam ini juga."

1
Nadira ST
tinggal kabur ngilang ngapain bertengkar nguras tenaga emosi,dengar bertengkar tidak bisa mencari solusi kalau keadaanya memanas
Dewiendahsetiowati
Mina bikin ngakak
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Terimakasih sih sudah mampir dan semoga suka yaa😍
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕☕
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪
Nadira ST
ntar Arsen cemburu Lo min
Potatoes 🥔
Semangat ya kak, suka banget 😍
Potatoes 🥔
Bagus kan
Nadira ST
bertahanlah mina punya suami kaya plus tampan🤣🤣🤣🤣
Nadira ST
udah bagus thor ceritanya gak bertele2💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Mila
ceritanya bagus,seru
semngat update lagi ya kak
It's me Ri🥕: Aaaa..... Makasih sudah mampir yaa... Senang banget di komen begini
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!