...Happy Reading...
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
..." Masalah bukan untuk dihadapi dengan KASAR, tetapi disikapi dengan SABAR "...
Malam pun telah larut, saatnya untuk semua orang istirahat, melepas lelah setelah seharian bekerja.
Begitu juga dengan tiga gadis ini, mereka merebahkan tubuhnya dengan handphone ditangan mereka masing - masing dan tentu saja dirumah mereka sendiri - sendiri.
Klunting.
Chat group Calon menantu elit.
Shanum:
Hay gaes.. kagak bisa tidur nie banyangin liburan besok ke Raja ampat.
Mala:
Ciiihh.. norak deh, kayak kagak pernah liburan aja deh lo.
Raras:
Kalian enak ya bisa liburan berdua?🥺
Shanum:
Sebenarnya kagak asyik kalau tidak bertiga 😔
Mala:
Kenapa sih Bos lo itu nyiksa elu terus Ra?
Raras:
Tanggung jawab kerja gue tinggi cuy 💪
Shanum:
Padahal dalam hati nyesek tuh 🙃
Mala:
Tapi Minggu kan bisa tetep refresing say, kamu ke Bali ya katanya?
Raras:
Yoi cuy.. lumayan bisa cuci mata sama bule - bule so hot di Pantai Kute.
Shanum:
Jiwa play girlnya menggelora sudah, eh.. btw lu putusin cowok loe yang terbaru ya Ra? kemarin gue beli ayam ditempatnya, dan dia langsung nyamperin gue ngasih gretongan, lumayan sih, tapi setelah denger curhatan dia tentang elu.. kagak lalu gue makan! melas banget liat mukanya! ayam kriuknya jadi hambar kagak ada rasa!
Mala:
Gilak loe ya Ra? katanya Loe mau tobat? tobat sambel doang lu mah!
Shanum:
Entah.. ganteng, imut, lucu gitu diputusin, nyesel lu nanti Ra!
Raras:
Aku pun sudah nyesel sebenarnya, tapi mau gimana lagi, daripada makin membuatnya sakit hati nanti, mending selesain sekarang.
Mala:
Emang elu udah dapet yang baru lagi Ra?
Raras:
Udah dong 😉
Shanum:
Really?😱
Mala:
Benar - benar penjahat wanita lu Ra! standing aplaus gue buat kegilaan elo!😛
Shanum:
Banyakin Doa aja deh Ra, semoga rasa Karma berubah menjadi Kurma 🤪
Raras:
Parah lu pada 😭😭😭
Mala:
😝😝😝
Shanum:
💃💃💃
Raras:
Gue tidur ya gaes, besok mau dandan cantik nie.
Mala:
Tumben?
Shanum:
Mau godain Bule tu pasti.
Raras:
Tau aja kalian, gue mau pemotretan besok nih 😎
Mala:
Gaya loe!
Shanum:
Suek loe!
Raras:
Maapin gue ya cuy, gue sayang kalian.
Mala:
Kenapa jadi melow nie?
Shanum:
Lu napa Ra?
Raras:
Ngantuk gue 🤣
Mala:
Dasar sableng.
Shanum:
Sinto Gendheng.
Raras:
😘😘😘
Chat berakhir, dan Raras mulai terisak dalam tidurnya, baru kali ini dia merahasiakan satu hal besar dengan kedua sahabat baiknya ini selama bertahun - tahun.
Semangat Ra, ini hanya sampai tiga bulan saja, kamu pasti bisa!
Raras menyemangati dirinya sendiri.
Keesokan paginya, sudah satu jam lebih tukang rias bolak - balik ke kamar Raras tapi tidak ada pergerakan sama sekali, mereka sudah mengetuk pintu berkali - kali tapi tidak ada jawaban darinya.
Saat Simon sudah sudah selesai mandi dan melewati kamar Raras, terlihat sang perias duduk nglesot didepan pintu kamar Raras.
" Mbak ngapain disitu?"
Tanya Simon heran.
" Aah.. mas Simon, tolong bangunin mbak Raras ya? udah satu jam kami menunggunya, ijab kobul sudah akan di mulai, tapi mbak Raras nggak keluar - keluar.
" Astaga..! jangan - jangan dia kabur lagi! Ra.. Ra.. woii.. kamu dimana?"
Simon mengedor pintu sekuat tenaganya.
" HAH..? kabur?"
Dua perias itu terkejut dan saling pandang.
" Mang Udin, bawakan kunci serep ruang ini!"
Teriak Simon dari atas.
Mang Udin yang bertugas sebagai penjaga villa ini segera berlari keatas membawakan kunci.
" Awas saja kalau dia sampai kabur! aku cincang - cincang tubuhnya menjadi makanan kucingku!"
Ucap Simon sambil tergesa - gesa membuka pintu.
" RAAAAAA...kamu.."
Ucapan Simon terputus saat melihat Raras tertidur dengan bantal menutup kedua telinganya.
Dan yang lebih menakutkan lagi Raras hanya menggunakan celana short ketat pendek dengan hanya menggunakan br* saja, kebiasaan kalau tidur nggak mau pake AC, dan nggak pernah mau pake baju.
Simon segera berbalik menutup pintu, tatkala Mang Udin dan dua perias itu melongo melihat dari luar.
" Kalian tunggu dibawah, aku akan membangunkannya!"
Ucap Simon langsung menutup pintu.
" Astaga, ini orang model apa, tidur telanjang kayak ******!"
" Raa.. Raa.. bangun Ra..! udah siang ini!"
Teriak Simon sambil menarik bantal yang menutupi telinga Raras.
" Hemm.. jam berapa ini, bentar lagi ya, aku masih ngantuk!"
Ucap Raras mengeliat.
" Ini udah jam delapan, Akad akan di mulai jam sembilan, dan kamu belum mandi juga kan!"
Ucap Simon sambil berbalik arah, menutupi mata sucinya.
" Akad? emang siapa yang mau nikah?"
Tanya Raras belum kembali sadar dari dunia mimpi.
" Kok siapa? ya KITAA lah..!"
Teriak Simon kesal.
" Kita? kita..? aaaaaaaaarrrrrrrrgggggghhhhhh..!"
Raras membuka mata dan segera menarik selimutya menutupi tubuhnya yang terlihat aduhaii dimata seorang pria.
" Haiisss.. akhirnya kamu sadar! cepat mandi! tukang rias udah nungguin kamu dari tadi dibawah!"
Simon berlalu berjalan keluar dengan santai tanpa merasa bersalah dan seperti tanpa melihat sesuatu yang sangat menakjubkan pagi ini.
" Astaga, sekarang aku jadi tambah yakin, kalau dia benar - benar pria impoten!"
" Dengan tubuhku ya seperti gitar spanyol seperti ini pun, dia tidak tertarik dan terkejut sama sekali, aaah.. semua akan aman berarti sampai tiga bulan kedepan, cayo.. cayo..Ra!
Raras bergegas masuk ke Kamar mandi dan melakukan ritual mandi tersingkatnya.
Setibanya dibawah Raras langsung diserbu tiga perias yang langsung sigap menyulap wajahnya menjadi seorang putri sehari.
Sesi Ijab Qobul nanti akan diadakan di Halaman Villa Mirna yang menghadap langsung ke arah pantai berpasir putih itu.
Raras yang memang kenyataannya masih sangat lelah, pusing, kurang tidur, kurang istirahat, tidak makan dari pulang kerja sampai sekarang, bahkan tadi belum sarapan karena kesiangan, saat dirias dengan telaten dan lembut merata ke setiap inci tubuhnya merasakan lemah pada tubuhnya, matanya menyipit, dan mulai terpejam.
Akhirnya... Bruuuuuuukkkk....
Raras terjatuh dari kursi riasnya, penata rias yang tidak menyangka akan hal itu tidak bisa mencegahnya ambruk tengkurap kelantai, karena kedua tangan mereka sibuk membawa alat make up masing - masing.
" Mbakk.. mbakk.. bangun mbak!"
Teriak para perias itu terkejut.
" Nyonya.. tuan muda? non Raras pingsan.. !"
Teriak asisten Mirna.
Simon yang sedang mengancingkan kemejanya separuh dari bawah segera menghentikan aktifitasnya dan berlari mendekati Raras.
" Ra.. kamu kenapa? Ra.. bangun Ra..?"
Ucap Simon sambil menepuk - nepuk pipi halus Raras."
" Bawa dia ke Kamarnya nak, aku akan memanggilkan Dokter pribadi kita untuk memeriksanya."
Ucap Mirna yang khawatir dan segera menghubungi Dokter keluarganya yang berada di Bali.
Simon segera mengangkat Raras kedalam pelukannya dan membopongnya menaiki tangga menuju kamar Raras.
Saat didalam gendongan Simon, wajah Raras menempel dengan sempurna di dada bidang Simon yang polos, karena kancing kemejanya baru setengah dari bawah yang tadi dia kancingkan.
Aroma parfum yang maskulin dan mahal itu ternyata dapat membangunkan kesadaran jiwa seorang play girl seperti Raras.
Saat masih didalam perjalanan menuju kamarnya, mata Raras terbuka, kesadarannya kembali sepenuhnya, dia melihat wajah Simon yang bercucuran keringat, menambah kesan seksi dan macho, dan tanpa sadar Raras mengalungkan tangannya di leher Simon.
Simon yang dalam keadaan panik dan khawatir tidak menyadari akan hal itu.
Raras kembali memejamkan matanya, bukan karena pingsan lagi, tetapi kembali merasakan hangatnya tubuh Simon dan Aroma tubuh Simon yang serasa candu baginya.
Saat Simon menidurkan Raras dia baru tersadar kalau tangan Raras berada dilehernya.
" Kamu sudah sadar? apa jangan - jangan kamu cuma pura - pura pingsan ya?"
Ucap Simon yang berubah menjadi kesal.
Raras membuka matanya kemudian tersenyum malu.
" Aku sudah sadar saat di tangga tadi, tapi aku takut jatoh, jadi pegangan."
Ucap Raras dengan mata terus memandang ke arah Simon.
" Kamu bohong ya?"
Ucap Simon tidak percaya.
" Aw.. aw.. aw.. kepalaku sakit!"
Ucap Raras berakting menutupi malunya.
" Mana? mana yang sakit?"
Ucap Simon kembali panik.
Hati adek bang..🤣🤣🤣
Author juga pengen digendong dong bang🤩
Jangan lupa, berbagi VOTE buat author ya?
Berbagi itu indah😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 257 Episodes
Comments
ulala ❤️❤️
Gusti nu agung neng ralas Aya" wae😂😂
2022-09-26
0
Isnaini Ani
modus banget si raras
2022-07-18
0
delesia
ngaco nih.... mana ada perempuan nikah tanpa ayahnya. wali pun juga kaga sah
2022-03-02
1