Bab 8 Masih mencari

**Kisah ini maju mundur cantik ya, banyak flashback. Untuk menceritakan tentang mereka berpisah.

Happy reading guys ❤️❤️

****

Melihat Jelita membuang surat kabar tersebut, Randhi bertanya.

"Bun, kenapa dibuang. Kertasnya ini dijual bisa menghasilkan uang bunda !" Randhi berniat untuk mengambilnya kembali.

"Jangan diambil lagi, sudah tercemar ." cegah jelita.

"Tercemar?" heran Randhi.

"Sudah jorok, kena sampah yang lain" kata Jelita.

"Ooh.."

Randhi membatalkan niatnya, untuk mengambil surat kabar itu.

"Bunda, mama mana? ini hari Minggu. Apa mama bekerja ?" tanya Randhi, karena setelah sarapan pagi Diana pergi keluar dan belum kembali.

"Mama kepasar ," kata Jelita, padahal Jelita tahu. kemana Diana pergi jika hari Minggu, sebulan sekali.

Seperti yang Jelita katakan, Diana bersama dengan sepeda motornya. Berhenti dipinggir jalan, matanya menatap kesatu tempat. Yaitu rumah kedua orangtuanya.

"Makan apa neng ?" tanya tukang baso yang mangkal di dekat rumah kedua orangtuanya.

"Baso saja pak, jangan pakai mie ya pak ," kata Diana.

Dua menit kemudian, semangkok baso datang ke mejanya.

"Ini neng ."

"Eneng, nggak orang sini ya ?" tanya tukang baso kepada Diana, karena tidak pernah melihat rupa Clara.

"Dulu tinggal dekat sini pak, terus pindah ," kata Diana.

"Bapak sendiri, sudah lama jualan disini ?"

"Belum neng, dulu bapak jualan keliling. Tapi nggak sanggup lagi keliling, terus bapak minta izin dengan Bapak Samuel. Supaya di izinkan jualan disini, dan di izinkan. Jualan bapak disini, baru sekitar empat bulan."

"Bapak Samuel Samudera ?" tanya Diana.

"Iya neng, tuh rumah pojok. Bapak itu ketua lingkungan sini," kata Bapak tukang baso.

"Papa ." gumamnya.

"Kasihan bapak itu Neng, tinggal berdua dengan istrinya. Apalagi istri pak Samuel lagi sakit ." cerita tukang baso, membuat Diana sedih.

"Sakit apa Pak ?" tanya Clara.

"Katanya sih jatuh di restorannya ."

"Apa parah pak ?" terkejut Clara mendengar Namanya sakit.

"Keseleo kakinya neng, tapi kalau sudah tua keseleo. Kasihan neng," kata tukang baso.

"Maafkan Clara paa, mata ." suara batin Diana .

Diana mengingat saat dirinya mengatakan ingin menikah, Papa dan mamanya cukup kaget. Apalagi calon suaminya seorang yang cacat .

🌟 Flashback🌟

Saat sarapan pagi, sebelum mama dan papa nya berangkat ke restoran. Clara mengutarakan niatnya untuk menikah.

"Paa, maa. Ada orang yang akan datang melamar Clara ."

"Siapa Ara, selama ini kami tidak pernah melihat kau dekat dengan seorang pria ?" tanya mamanya.

"Kami berkenalan sudah lama maa." Clara tidak mengatakan bahwa Dia baru mengenal keluarga Barata.

"Siapa Dia ?" tanya papanya.

"Regan Airlangga Barata."

"Barata..Barata Airlangga ?"

"Pemilik stasiun televisi dan surat kabar Airlangga post ?" sambung Papanya.

"Iya paa ," sahut Clara.

"Ara, mereka orang kaya. Apa pantas kita besanan bersama mereka paa ," ucap Mama, setelah mengetahui siapa calon besan mereka.

"Mereka orang baik paa, maa ," kata Clara.

"Apa kalian saling cinta ?" tanya papanya.

"Iya paa ." Clara berbohong.

"Baiklah, suruh mereka datang ," ujar Papanya.

"Tapi paa, jangan kaget ya ," kata Clara dengan perasaan yang takut.

"Kenapa ? apa pria itu seorang duda ? Kalau duda papa tidak keberatan, asal jangan pria beristri. Papa tidak akan izinkan putri papa menjadi penganggu rumah tangga orang."

"Bukan, Dia belum menikah. Hanya saja Dia cacat paa, maa."

"Apa ?" kaget mamanya.

"Kenapa kau ingin menikahi, apa karena Dia kalangan atas ?" tanya Papa nya.

"Tidak paa, maa. Kami saling cinta."

"Baiklah."

Akhirnya hari pernikahan Clara dan Regan dilaksanakan, Walaupun pernikahan dilakukan meriah. Tapi tertutup untuk khalayak umum.

Hari itu tiba, Clara dengan memakai baju pengantin berjalan menuju altar. Dengan digandeng oleh Papa nya.

Sedangkan Regan duduk dikursi roda, menunggu di depan altar.

Dengan diiringi lagu

🎶 Dia 🎶

🎶 Temukan apa arti di balik cerita.

Hati ini terasa berbunga-bunga

Membuat seakan aku melayang

Terbuai asmara.

Adakah satu arti dibalik tatapan

Tersipu malu akan sebuah

senyuman.

Dia

Dia

Seakan ' ku sempurna.

Clara berjalan dengan langkah pelan menuju altar, mendengar lagu yang mengiringi langkah kakinya. Perasaannya sedih. Jika pernikahan ini yang diinginkan , lagu itu pasti membuat dirinya tersenyum menatap calon suami yang menunggunya didepan. Tapi ini, pernikahan ini dilakukannya untuk menebus kesalahan kakak kembarnya.

"Semoga apa yang kulakukan, bisa menebus semua dosa yang kita lakukan kak Carlo" batin Clara, sembari berjalan menuju Regan.

Bisa dikatakan ini adalah pernikahan terpaksa, tapi demi ketenangan batin nya. Agar kakak kembarnya Carlo tenang di alam keabadiannya, apapun akan dilakukan Clara.

Lagu terus berkumandang.

🎶 Tanpa buai kata tercuri hatiku

Dia tunjukkan dengan tulus

Cintanya.

Terasa berbeda.

Saat bersamanya

Aku jatuh cinta

Tatapan mata Regan lembut menatap Clara yang berjalan kearahnya.

Dalam tatapan Regan, bukan Clara yang berjalan kearahnya. Tetapi Regan melihat Amara yang berjalan menuju kearahnya.

"Amara, kau sungguh cantik." dalam benaknya Regan.

Baju yang dikenakan Clara adalah baju yang seharusnya dipakai Amara, tetapi Tuhan berkehendak lain. Amara yang memilih baju tersebut, sedangkan yang memakainya adalah Clara.

"Re." Tangan sepupunya Leon memegang pundaknya.

Leon tahu, bahwa Regan membayangkan Amara yang memakai tersebut dan berjalan kearahnya.

Pegangan dipundaknya, membuat hayalan Regan terputus. Dan bayangan Amara hilang, digantikan oleh wujud Clara berjalan menuju ketempatnya.

Regan mengalihkan tatapannya, Regan menatap kedepan.

"Maaf Amara, Aku terpaksa menikahinya ," ucap Regan, sembari mengelus dadanya. Karena dibalik bajunya, cincin pernikahannya dengan Amara tergantung didadanya.

🌟 Flashback end🌟

Lamunan Diana terputus, ketika suara tukang baso menegurnya.

"Neng..neng, mau tambah baso nya lagi ?" tanya tukang baso, karena Diana mengubek-ubek baso nya yang sudah habis.

"Ya pak !" kaget Diana.

"Baso nya, mau tambah ?" tanya bapak tukang baso.

"Cukup pak, tolong bungkus tiga pak ," ujar Diana.

"Siap neng ."

"Mama dan papa tidak keluar ." mata Diana terus menatap kearah rumah orangtuanya.

"Ini neng ."

"Berapa pak ?"

"Empat puluh lima ribu neng ."

Diana membayar baso dan kemudian pergi, setelah hampir dua jam Dia menunggu. Mama dan papanya tidak muncul.

"Permisi mang .'

"Iya neng, mampir lagi ya neng ."

"Iya mang."

****

Regan dan papa nya membahas acara televisi yang akan tayang di stasiun televisi mereka.

"Apa akan booming acara itu nanti Re, sepertinya itu acara biasa-biasa saja ," kata papanya.

"Booming paa !" kata Regan.

"Tapi sungguh sulit mencari talent anak-anak yang mau ikut kompetisi memasak, Anak-anak itu hanya bisa bermain ," kata Papanya.

"Paa, televisi lain sudah pernah mengadakan acara seperti yang ingin kita buat. Cuma bedanya, kita khususkan pesertanya anak kembar," kata Regan.

"Sulit mencari anak kembar !" kata papanya.

"Kalau sulit, kita ganti saja Abang adik ," kata Regan.

"Terserahlah, kamu atur semua," kata papanya.

"Re, bagaimana dengan pencapaian pencarian Clara ?" tanya papanya.

"Belum ada hasil paa ."

"Kemana Dia ?"

"Masa sulit sekali mencarinya satu orang saja." sambung Papanya.

"Apa kau yang tidak gigih mencarinya ?"

"Paa, semua sudah Re usahakan. penyelidikan terus berganti-ganti, tapi tetap nihil juga !" kata Regan.

"Kita libatkan polisi ?" usul Papa Regan.

"Kalau kita libatkan polisi, kita harus melaporkan orang hilang !"

"Kita minta bantuan, polisi kenalan kita !"

"Tidak pak, Re tidak mau melibatkan orang yang mengenal kita. Re akan usaha sendiri untuk menemukannya."

**Bersambung....

Slow update ya**..

Terpopuler

Comments

Shuhairi Nafsir

Shuhairi Nafsir

katanya keluarga Regan keluarga yang kaya kenapa nga minta orang suruhannya menyiasat keberadaan Clara.

2023-06-27

0

susi 2020

susi 2020

😎😎😎

2023-05-02

0

susi 2020

susi 2020

😍😍😍

2023-05-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Randhi and Rhiana
2 Bab 2 Randhi n Rhiana
3 Bab 3 Minta maaf
4 Bab 4 Pertemuan pertama
5 Bab 5 Kemarahan
6 Bab 6 Perang saudara kembar
7 Bab 7 Berita gosip
8 Bab 8 Masih mencari
9 Bab 9 Minta kado papa
10 Bab 10 Ingin foto papa
11 Bab 11 Ejekan
12 Bab 12 Berkelahi
13 Bab 13 Jangan berkelahi.
14 Bab 14 Ketakutan Diana
15 Bab 15 Bertemu
16 Bab 16 Ikut diam-diam
17 Bab 17 Mencari
18 Bab 18 Tragedi
19 Bab 19 Masih Flashback
20 Bab 20 Bahagia dan duka
21 Bab 21 Takut
22 Bab 22 Melacak
23 Bab 23 Kesekolah
24 Bab 24 Kesekolah
25 Bab 25 Bertemu
26 Bab 26 Aku tahu
27 Bab 27 Bertemu
28 Bab 28 Ada senang, ada tidak
29 Bab 29 Terpaksa kembali.
30 Bab 30 Biar nyaman
31 Bab 31 Bahagia anak-anak
32 Bab 32 Haru
33 Bab 33 Bertemu
34 Bab 34 Gembira
35 Bab 35 Kenangan
36 Bab 36 Kenangan
37 Bab 37 Bersama
38 Bab 38 RnR
39 Bab 39 Bersama.
40 Bab 40 Jangan lupa
41 Bab 41 Jangan lupa suami
42 Bab 42 Kantor
43 Bab 43 Tersingkir
44 Bab 44 Papa Randhi dan Rhiana.
45 Bab 45 Tidak ada perpisahan
46 Bab 46 Damai itu indah
47 Bab 47 Gosip
48 Bab 48 Mantan vs mantan
49 Bab 49 Tidak malu lagi
50 Bab 50 Curiga
51 Bab 51 Pengintai
52 Bab 52 Hampir celaka
53 Bab 53 Tante vs bocah
54 Bab 54 Sabotase
55 Bab 55 Obsesi
56 Bab 56 Dendam
57 Bab 57 Bukan gadis baik
58 Bab 58 Jejak Rio
59 Bab 59 Curiga Mario
60 Bab 60 Penculikan
61 Bab 61 Mencari
62 Bab 62 Lari
63 Bab 63 Bertemu
64 Bab 64 Akhirnya
65 Bab 65 Kau !!"
66 Bab 66 Marah
67 Bab 67 Cemburu
68 Bab 68 Mencari bukti
69 Bab 69 Titik terang
70 Bab 70 Damai
71 Bab 71 Berita gembira
72 Bab 72 Cerita Ronald
73 Bab 73 Masih cerita Ronald
74 Bab 74 Bertemu
75 Bab 75 Maaf
76 Bab 76 Kabar gembira
77 Bab 77 Bertemu
78 Bab 78 Akhir hidup
79 Bab 79 Belanja
80 Bab 80 Happy
81 Extra bab 81 Siapa?
82 Extra bab 82 Siapa dalang?
83 Extra bab 83 Curiga
84 Extra bab 84 Ada apa dengan Regan
85 Extra Bab 85 Orang dekat
86 Extra bab 86 Curiga
87 Extra bab 87 Siapa dia
88 Extra bab 88 Curiga
89 Extra bab 89 Beraksi
90 Extra bab 90 Berkorban
91 Extra bab 91 Bunuh diri
92 Extra bab 92 Akhir petualangan
93 Extra bab 93 Ada rasa
94 Extra bab 94 Diam-diam dekat
95 Extra bab 95 akhirnya
96 Extra bab TAMAT
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Bab 1 Randhi and Rhiana
2
Bab 2 Randhi n Rhiana
3
Bab 3 Minta maaf
4
Bab 4 Pertemuan pertama
5
Bab 5 Kemarahan
6
Bab 6 Perang saudara kembar
7
Bab 7 Berita gosip
8
Bab 8 Masih mencari
9
Bab 9 Minta kado papa
10
Bab 10 Ingin foto papa
11
Bab 11 Ejekan
12
Bab 12 Berkelahi
13
Bab 13 Jangan berkelahi.
14
Bab 14 Ketakutan Diana
15
Bab 15 Bertemu
16
Bab 16 Ikut diam-diam
17
Bab 17 Mencari
18
Bab 18 Tragedi
19
Bab 19 Masih Flashback
20
Bab 20 Bahagia dan duka
21
Bab 21 Takut
22
Bab 22 Melacak
23
Bab 23 Kesekolah
24
Bab 24 Kesekolah
25
Bab 25 Bertemu
26
Bab 26 Aku tahu
27
Bab 27 Bertemu
28
Bab 28 Ada senang, ada tidak
29
Bab 29 Terpaksa kembali.
30
Bab 30 Biar nyaman
31
Bab 31 Bahagia anak-anak
32
Bab 32 Haru
33
Bab 33 Bertemu
34
Bab 34 Gembira
35
Bab 35 Kenangan
36
Bab 36 Kenangan
37
Bab 37 Bersama
38
Bab 38 RnR
39
Bab 39 Bersama.
40
Bab 40 Jangan lupa
41
Bab 41 Jangan lupa suami
42
Bab 42 Kantor
43
Bab 43 Tersingkir
44
Bab 44 Papa Randhi dan Rhiana.
45
Bab 45 Tidak ada perpisahan
46
Bab 46 Damai itu indah
47
Bab 47 Gosip
48
Bab 48 Mantan vs mantan
49
Bab 49 Tidak malu lagi
50
Bab 50 Curiga
51
Bab 51 Pengintai
52
Bab 52 Hampir celaka
53
Bab 53 Tante vs bocah
54
Bab 54 Sabotase
55
Bab 55 Obsesi
56
Bab 56 Dendam
57
Bab 57 Bukan gadis baik
58
Bab 58 Jejak Rio
59
Bab 59 Curiga Mario
60
Bab 60 Penculikan
61
Bab 61 Mencari
62
Bab 62 Lari
63
Bab 63 Bertemu
64
Bab 64 Akhirnya
65
Bab 65 Kau !!"
66
Bab 66 Marah
67
Bab 67 Cemburu
68
Bab 68 Mencari bukti
69
Bab 69 Titik terang
70
Bab 70 Damai
71
Bab 71 Berita gembira
72
Bab 72 Cerita Ronald
73
Bab 73 Masih cerita Ronald
74
Bab 74 Bertemu
75
Bab 75 Maaf
76
Bab 76 Kabar gembira
77
Bab 77 Bertemu
78
Bab 78 Akhir hidup
79
Bab 79 Belanja
80
Bab 80 Happy
81
Extra bab 81 Siapa?
82
Extra bab 82 Siapa dalang?
83
Extra bab 83 Curiga
84
Extra bab 84 Ada apa dengan Regan
85
Extra Bab 85 Orang dekat
86
Extra bab 86 Curiga
87
Extra bab 87 Siapa dia
88
Extra bab 88 Curiga
89
Extra bab 89 Beraksi
90
Extra bab 90 Berkorban
91
Extra bab 91 Bunuh diri
92
Extra bab 92 Akhir petualangan
93
Extra bab 93 Ada rasa
94
Extra bab 94 Diam-diam dekat
95
Extra bab 95 akhirnya
96
Extra bab TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!