Bab 14 Ketakutan Diana

**Jumpa lagi dengan author, happy reading guys.

****

Kegundahan hati Diana, mengetahui bahwa Randhi akan mengikuti lomba menyanyi. Membuat Diana tidak bisa memejamkan matanya, ketakutannya jika keduanya bertemu dengan Regan. Apa Regan mengetahui bahwa keduanya putra yang tidak diketahuinya keberadaannya, Diana teringat kembali . Kenapa ia meninggalkan Regan.

🌟 Flashback🌟

Karena kondisi kaki Regan yang mengalami peningkatan yang signifikan, dan atas keinginan orang tuanya Regan diterbangkan keluar negeri.

Sejak dulu, kedua orangtuanya ingin membawa Regan berobat keluar. Tetapi Regan selalu menolak, karena Regan merasa bahwa dia tidak ada harapan untuk pulih seperti sedia kala.

Setelah ada perkembangan yang bagus belakangan ini, Regan mau untuk berobat keluar.

Setelah sebulan berada di luar negeri, akhirnya Regan sudah bisa bergerak dengan mengguna tongkat Walker.

Walaupun belum begitu lancar, tapi perkembangan itu membuat kedua orangtuanya sangat gembira. Begitu juga dengan Clara yang selalu berada disamping Regan.

Hari ini Regan kembali ke Indonesia, setelah hampir dua bulan berada di luar negeri.

Dalam perjalanan menuju rumah, mata Clara menatap keluar jendela mobil.

"Akhirnya, aku tiba di negara ku ." monolog dalam benaknya Clara.

"Apa yang kau lihat, apa kau sudah rindu dengan kedua orangtuamu ? Atau kekasihmu ," kata Regan.

Selama menikah dengan Regan, Regan tidak pernah main tangan. Tetapi ucapannya yang sering membuat Clara tidak nyaman dan sering membuat Clara mengingat bahwa ia dan kakak kembarnya yang membuat Regan harus mengalami ini semua.

"Kenapa diam ?" tanya Regan, karena tidak mendengar Clara membantah.

"Clara rindu dengan mama dan papa" jawab Clara.

"Pacar ?" tanya Regan.

"Kan sudah Clara bilang berulang kali, Clara tidak punya kekasih !" kata Clara.

"Aku tidak percaya !" kata Regan.

"**Aku akan mencari tahu, kenapa kau mau menikah dengan ku ." batin Regan, matanya melirik Clara yang kembali menatap keluar jendela mobil.

Mobil tiba dikediaman Regan, dan mereka disambut oleh mama dan papa Regan.

"Welcome back boy !" seru papa Regan, begitu Regan keluar dan berjalan menggunakan tongkat Walker.

Mama Regan memeluk Regan, dan kemudian memeluk Clara.

"Terimakasih Clara, kau telah menjaga Regan ." bisik mama Regan, saat ia memeluk Clara.

"Itu sudah kewajiban Clara mama ," jawab Clara.

"Ayo masuk ," ucap papa Regan.

Mereka mengikuti Regan yang berjalan pelan dengan menggunakan tongkat Walker .

"Hati-hati Re ," ujar mamanya.

"Iya maa " jawab Regan.

"Langsung istirahat saja kak, biar kak Re kembangkan dulu badan kak Regan," kata Clara.

"Ya Re, istirahat saja. Pasti letih, menempuh perjalanan jauh ," kata mama Regan.

Regan berjalan pelan-pelan menuju kamarnya dilantai bawah.

Begitu sampai didalam kamar, Regan langsung merebahkan tubuhnya.

Clara menuju walk in closet, untuk mengambil baju ganti. Agar Regan nyaman.

"Kak Re, ganti dulu bajunya," kata Clara dan menyerahkan baju tidur.

"Tolong gantikan ." titah Regan.

"Kak Re sudah bisa ganti sendiri kan." karena selama kaki Regan sudah bisa berjalan, Regan selalu ganti dan memakai baju sendiri. Saat tidak bisa apa-apa, selalu pak Andi yang membantu. Tidak pernah Clara yang menggantikannya.

" Clara panggilkan pak Andi ya," ucap Clara.

"Tidak usah, Ara saja yang gantikan ," ujar Regan kepada Clara.

"Tapi kak..!" Clara bingung, bagaimana ia dapat menggantikan celana jeans yang dikenakan Regan. Dia tidak pernah melakukannya.

"Ayo cepat, aku ingin beristirahat ." senyum licik terlihat dibibirnya.

Clara maju dan dengan ragu-ragu, membuka kemeja yang dikenakan Regan.

Kemudian Clara memakaikan baju kaos yang nyaman untuk dibawa tidur.

Saat ingin membuka bagian bawah yang dikenakan Regan, Clara membukanya dengan mata tertutup. karena ia tidak pernah melihat pria telanjang dihadapannya.

Dengan penuh kesulitan, Clara membuka resleting cel*ana yang dikenakan Regan. Apalagi Clara membukanya dengan mata terpejam.

"Kenapa matamu terpejam, apa kau jijik melihat badanku ?" tanya Regan.

"Tidak kak !" seru Clara dan matanya spontan terbuka.

"Buka, jangan tutup mata !" titah Regan.

"Iya !" lirih suara Clara .

"Terkena setan mana kak Regan, biasanya Dia bisa sendiri memakai baju dan cel*ananya" batin Clara.

"Cepat Ara !" seru Regan, yang manggil Clara dengan Ara.

Clara membuka dengan pelan celana jeans yang dipakai Regan, sehingga Regan tinggal memakai dalaman saja.

"ini juga buka ." titah Regan, agar Clara membuka pakaian dalam yang dikenakannya.

"Apa ?" kaget Clara.

"Aku tidak suka tidur memakai pakaian dalam, cepat bukakan Ara ," jawab Regan dengan santainya.

"Tapi..tapi..!" gugup Clara.

"Tapi..tapi apa? cepatlah. Pinggang ku sudah sangat letih ingin berbaring !" seru Regan.

"**Sial ." gerutu Clara dalam benaknya.

"Nggak apa-apa, anggap saja kak Regan anak kecil," ucap Clara dalam benaknya**.

Clara membuka pakaian yang tersisa dibagian bawah Regan, sehingga benda keramat Regan terpampang nyata didepan matanya Clara.

Clara dengan cepat dan gugup, dan juga gemetaran memakaikan ce*lana pendek.

Setelah selesai, Clara memakaikan selimut ke badan Regan.

Ketika selesai, Clara ingin keluar dari dalam kamar. Tetapi suara Regan mencegahnya untuk keluar .

"Mau kemana ?" tanya Regan.

"Mau keluar kak ," jawab Clara.

"Sini temani aku tidur ," kata Regan, dan menepuk-nepuk tempat tidur disisinya.

"Mama dan papa masih berada diluar ," kata Clara.

"Tidak apa-apa, Papa dan mama pasti maklum. Jika kita tidak keluar dari dalam kamar, ayo sini !" titah Regan, sehingga Clara tidak dapat menolaknya dan ikut berbaring disamping Regan.

🌟 Flashback end 🌟

Mengingat semua kebersamaannya dengan Regan, membuat kepala Clara menjadi pusing.

Tangannya memijat-mijat keningnya, pijatannya terhenti. Ketika pintu kamarnya terbuka dan muncul kedua wajah buah hatinya.

"Mama !" panggil Randhi dan Rhiana, berjalan mendekat kearahnya.

"Kenapa belum tidur ?" tanya Diana sembari bangkit dari ranjang, dan duduk ditepi tempat tidurnya.

"Bolehkah, malam ini kami tidur bersama dengan mama ?" tanya Rhiana.

"Kenapa ?" tanya Diana.

"Randhi tidak bisa tidur maa ," jawab Rhiana.

"Kenapa, sini ." Diana membawa keduanya untuk duduk didekatnya.

"Randhi gugup maa ," kata Randhi.

"Gugup kenapa ?" tanya Diana .

"Saat perlombaan nanti, mama dan bunda tidak bisa datang ," kata Randhi .

"Maafkan mama ya, saat Randhi lomba. Mama dan bunda ingin melihat rumah baru kita, kalau kita tidak lihat. Nanti rumah itu sudah disewa orang ." alasan Diana, agar Randhi dan Rhiana tidak memaksakan agar ia dan Jelita ikut.

"Mama Doakan agar Randhi bisa jadi juara, walaupun mama dan bunda tidak ikut." sambung Diana lagi .

"Baiklah ," sahut Randhi.

"Sekarang, mau tidur dengan mama ?" tanya Diana.

Keduanya menganggukkan kepalanya.

"Ayo naik ," ujar Diana.

Diana tidur ditengah, dan disisi kiri dan kanan. Randhi dan Rhiana.

"Nanti pulang lomba, kita rayakan ulang tahun. Dan semoga Randhi juara ," kata Diana.

"Hore..!" seru Randhi dan Rhiana.

***

Diana dan Jelita mengantar Randhi dan Rhiana kesekolah.

"Mama antar sampai sini saja ya, semangat ya. Jangan takut, dan jika tidak dapat juara jangan nangis ya ," kata Diana kepada Randhi.

"Tunjukkan suara emasmu Randhi !" seru Jelita.

"Iya Bunda ," sahut Randhi.

"Bu, titip Randhi dan Rhiana ya. Kami tidak bisa ikut mengantarkannya ," kata Diana kepada guru yang ikut mengantar Randhi.

"Iya Bu ."

"Bye..bye !" seru Diana dan Jelita, saat mobil yang membawa Randhi dan Rhiana meninggalkan halaman sekolah.

"Semoga tidak terjadi apa-apa ya Mbak," kata Diana kepada Jelita.

*

*

*

Bersambung...

.

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

😘😘🤔

2023-05-03

0

susi 2020

susi 2020

🤔🤔🤔

2023-05-03

0

Mata Air

Mata Air

semoga Otor langsung mempertemukan si kembar dg papa Regan.

2021-08-01

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Randhi and Rhiana
2 Bab 2 Randhi n Rhiana
3 Bab 3 Minta maaf
4 Bab 4 Pertemuan pertama
5 Bab 5 Kemarahan
6 Bab 6 Perang saudara kembar
7 Bab 7 Berita gosip
8 Bab 8 Masih mencari
9 Bab 9 Minta kado papa
10 Bab 10 Ingin foto papa
11 Bab 11 Ejekan
12 Bab 12 Berkelahi
13 Bab 13 Jangan berkelahi.
14 Bab 14 Ketakutan Diana
15 Bab 15 Bertemu
16 Bab 16 Ikut diam-diam
17 Bab 17 Mencari
18 Bab 18 Tragedi
19 Bab 19 Masih Flashback
20 Bab 20 Bahagia dan duka
21 Bab 21 Takut
22 Bab 22 Melacak
23 Bab 23 Kesekolah
24 Bab 24 Kesekolah
25 Bab 25 Bertemu
26 Bab 26 Aku tahu
27 Bab 27 Bertemu
28 Bab 28 Ada senang, ada tidak
29 Bab 29 Terpaksa kembali.
30 Bab 30 Biar nyaman
31 Bab 31 Bahagia anak-anak
32 Bab 32 Haru
33 Bab 33 Bertemu
34 Bab 34 Gembira
35 Bab 35 Kenangan
36 Bab 36 Kenangan
37 Bab 37 Bersama
38 Bab 38 RnR
39 Bab 39 Bersama.
40 Bab 40 Jangan lupa
41 Bab 41 Jangan lupa suami
42 Bab 42 Kantor
43 Bab 43 Tersingkir
44 Bab 44 Papa Randhi dan Rhiana.
45 Bab 45 Tidak ada perpisahan
46 Bab 46 Damai itu indah
47 Bab 47 Gosip
48 Bab 48 Mantan vs mantan
49 Bab 49 Tidak malu lagi
50 Bab 50 Curiga
51 Bab 51 Pengintai
52 Bab 52 Hampir celaka
53 Bab 53 Tante vs bocah
54 Bab 54 Sabotase
55 Bab 55 Obsesi
56 Bab 56 Dendam
57 Bab 57 Bukan gadis baik
58 Bab 58 Jejak Rio
59 Bab 59 Curiga Mario
60 Bab 60 Penculikan
61 Bab 61 Mencari
62 Bab 62 Lari
63 Bab 63 Bertemu
64 Bab 64 Akhirnya
65 Bab 65 Kau !!"
66 Bab 66 Marah
67 Bab 67 Cemburu
68 Bab 68 Mencari bukti
69 Bab 69 Titik terang
70 Bab 70 Damai
71 Bab 71 Berita gembira
72 Bab 72 Cerita Ronald
73 Bab 73 Masih cerita Ronald
74 Bab 74 Bertemu
75 Bab 75 Maaf
76 Bab 76 Kabar gembira
77 Bab 77 Bertemu
78 Bab 78 Akhir hidup
79 Bab 79 Belanja
80 Bab 80 Happy
81 Extra bab 81 Siapa?
82 Extra bab 82 Siapa dalang?
83 Extra bab 83 Curiga
84 Extra bab 84 Ada apa dengan Regan
85 Extra Bab 85 Orang dekat
86 Extra bab 86 Curiga
87 Extra bab 87 Siapa dia
88 Extra bab 88 Curiga
89 Extra bab 89 Beraksi
90 Extra bab 90 Berkorban
91 Extra bab 91 Bunuh diri
92 Extra bab 92 Akhir petualangan
93 Extra bab 93 Ada rasa
94 Extra bab 94 Diam-diam dekat
95 Extra bab 95 akhirnya
96 Extra bab TAMAT
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Bab 1 Randhi and Rhiana
2
Bab 2 Randhi n Rhiana
3
Bab 3 Minta maaf
4
Bab 4 Pertemuan pertama
5
Bab 5 Kemarahan
6
Bab 6 Perang saudara kembar
7
Bab 7 Berita gosip
8
Bab 8 Masih mencari
9
Bab 9 Minta kado papa
10
Bab 10 Ingin foto papa
11
Bab 11 Ejekan
12
Bab 12 Berkelahi
13
Bab 13 Jangan berkelahi.
14
Bab 14 Ketakutan Diana
15
Bab 15 Bertemu
16
Bab 16 Ikut diam-diam
17
Bab 17 Mencari
18
Bab 18 Tragedi
19
Bab 19 Masih Flashback
20
Bab 20 Bahagia dan duka
21
Bab 21 Takut
22
Bab 22 Melacak
23
Bab 23 Kesekolah
24
Bab 24 Kesekolah
25
Bab 25 Bertemu
26
Bab 26 Aku tahu
27
Bab 27 Bertemu
28
Bab 28 Ada senang, ada tidak
29
Bab 29 Terpaksa kembali.
30
Bab 30 Biar nyaman
31
Bab 31 Bahagia anak-anak
32
Bab 32 Haru
33
Bab 33 Bertemu
34
Bab 34 Gembira
35
Bab 35 Kenangan
36
Bab 36 Kenangan
37
Bab 37 Bersama
38
Bab 38 RnR
39
Bab 39 Bersama.
40
Bab 40 Jangan lupa
41
Bab 41 Jangan lupa suami
42
Bab 42 Kantor
43
Bab 43 Tersingkir
44
Bab 44 Papa Randhi dan Rhiana.
45
Bab 45 Tidak ada perpisahan
46
Bab 46 Damai itu indah
47
Bab 47 Gosip
48
Bab 48 Mantan vs mantan
49
Bab 49 Tidak malu lagi
50
Bab 50 Curiga
51
Bab 51 Pengintai
52
Bab 52 Hampir celaka
53
Bab 53 Tante vs bocah
54
Bab 54 Sabotase
55
Bab 55 Obsesi
56
Bab 56 Dendam
57
Bab 57 Bukan gadis baik
58
Bab 58 Jejak Rio
59
Bab 59 Curiga Mario
60
Bab 60 Penculikan
61
Bab 61 Mencari
62
Bab 62 Lari
63
Bab 63 Bertemu
64
Bab 64 Akhirnya
65
Bab 65 Kau !!"
66
Bab 66 Marah
67
Bab 67 Cemburu
68
Bab 68 Mencari bukti
69
Bab 69 Titik terang
70
Bab 70 Damai
71
Bab 71 Berita gembira
72
Bab 72 Cerita Ronald
73
Bab 73 Masih cerita Ronald
74
Bab 74 Bertemu
75
Bab 75 Maaf
76
Bab 76 Kabar gembira
77
Bab 77 Bertemu
78
Bab 78 Akhir hidup
79
Bab 79 Belanja
80
Bab 80 Happy
81
Extra bab 81 Siapa?
82
Extra bab 82 Siapa dalang?
83
Extra bab 83 Curiga
84
Extra bab 84 Ada apa dengan Regan
85
Extra Bab 85 Orang dekat
86
Extra bab 86 Curiga
87
Extra bab 87 Siapa dia
88
Extra bab 88 Curiga
89
Extra bab 89 Beraksi
90
Extra bab 90 Berkorban
91
Extra bab 91 Bunuh diri
92
Extra bab 92 Akhir petualangan
93
Extra bab 93 Ada rasa
94
Extra bab 94 Diam-diam dekat
95
Extra bab 95 akhirnya
96
Extra bab TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!