EPISODE 17 CHENXING DI ISTANA CHUE LIAN

Xiao Yi mengikuti Yang Mulia Yan Yue dan kasim Chen, diikuti oleh pengawal-pengawal raja yang berpakaian gelap dan berikat kepala hitam itu menuju bagian depan bangunan yang di kelilingi oleh pohon mapel dan beberapa pohon persik di halamannya.

Di atas pintunya tertulis "Istana Chue Lian"

Kasim Chen mengeluarkan kunci Pintu Istana Chue Lian yang selalu ada terselip di pinggangnya. Yang Mulia Yan Yue hanya mempercayakan semua urusan pribadinya kepada kasim yang telah mengasuhnya sejak dia berusia 5 tahun itu.

ketika Pintu itu terbuka ternyata itu hanyalah gerbang, di dalamnya terdapat beberapa bangunan kecil yang saling berhadapan, sementara di tengah-tengah semua bangunan itu pekarangan dengan sebatang pohon Rongshu semacam beringin dengan batang nya yang besar dan berwarna abu-abu, berdiri ditengah-tengah pekarangan. Daun-daunnya yang rimbun nampak hitam dalam kegelapan malam. Di bawahnya ada kursi dan meja bulat yang di bentuk dari oak.

Di setiap sisi kiri dan kanan istana Chue Lian terdapat sebuah pot besar yang di dalamnya pohon hiok atau di kenal dengan tanaman giok. Daun kecil-kecilnya yang tebal dan bertumpuk sewarna jamrud jika dilihat siang, hijau cerah kemilau jika ditimpa cahaya, sayangnya dalam keremangan tanaman itu hanya seperti segerombol batu.

Tanaman ini banyak hidup di Wilayah Niangxi yang cenderung hangat. Melambangkan keberuntungan.

Pintu istana Chue Lian terbuka, Yang Mulia melangkahkan kakinya masuk di ikuti oleh Xiao Yi. Sementara pengawal pribadi kepercayaan raja yang selalu menemani kemanapun dia pergi, Jian Jie dan 5 lainnya mengambil posisi berjaga di depan pintu.

Bagian dalam istana itu hanya remang-remang karena hanya mendapat cahaya dari sebuah lentera di sudut ruangan.

Kasim Chen segera menghidupkan beberapa lentera lain yang ada di atas meja dan beberapa sudut ruangan, sehingga ruangan itu menjadi terang benderang.

Istana Chu Lian itu di dominasi dengan ornamen warna hijau. bahkan kain tirai yang ada di dalamnya dari beludru warna hijau.

Hiasan ruangannya juga dari kebanyakan dari giok dipadu dengan ornamen dari kayu.

Sebuah vas di atas meja dengan bunga krisan yang berwarna putih buram karena layu nampak kontras dengan ruangan yang indah itu.

"Ambilkan arak dan beberapa camilan" kata Yang Mulia Yan Yue melepaskan mantelnya sambil menuju sebuah balai di sudut ruangan. Balai memanjang seperti tempat santai itu ditutupi karpet tebal berwarna kuning gading. Di atasnya terdapat bantalan duduk yang ada di kiri kanan meja segi empat berkaki pendek yang berdiri pongah di atas balai.

Kasim Chen dengan patuh meninggalkan kamar itu. Sekarang yang ada hanya Xiao Yi dengan Yang Mulia Yan Yue.

"Kemari, mendekatlah...." Yang Mulia memanggil Xiao Yi, dalam nada berat dan lelah.

Xiao Yi mendekat dengan pasrah, ketakutannya yang dirasakannya sepanjang perjalanan menuju Istana chu Lian itu sepertinya menguap perlahan. Dia sudah tidak bertenaga untuk menghindar dari apapun yang akan terjadi.

"Duduklah!"

Xiao Yi mengambil tempat duduk di seberang meja, menunggu.

"Ini adalah pertama kalinya aku mengijinkan orang lain boleh masuk ke dalam istana Chue Lian ini. Kamu adalah orang pertama yang ku bawa ke sini. Ku harap aku tidak salah menilai tinggi dirimu,"

Xiao Yi mendengarkan dengan raut wajah tanpa ekspresi, Yang Mulia adalah orang yang penuh kejutan. Dia bahkan tidak bisa menebak apa yang mungkin sedang dipikirkan Yang Mulia dan bahkan apa yang akan terjadi padanya setelah beberapa saat lagi.

"Selir Yi...bolehkah aku memanggilmu dengan nama lain?" tanya Yang Mulia, meskipun pertanyaan itu sebenarnya hanya formalitas saja. Seorang raja berhak memanggil siapapun dengan apapun yang dia mau, siapa yang bisa menolak?

"Yang Mulia bebas memanggilku dengan nama apapun" jawab Xiao Yi, dengan wajah menunduk.

"Bisakah kamu mulai malam ini kalau berbicara denganku, langsung menatap wajahku?"

"Hamba tidak berani Yang Mulia" Jawab Xiao Yi.

"Angkat wajahmu! ini perintah!" Volume suara Yang Mulia agak meninggi, memaksa Xiao Yi mengangkat dagunya.

Yang Mulia tersenyum lebar, wajahnya yang biasanya dingin dan agung itu, terlihat cerah. Matanya yang coklat kehitaman sewarna batang willow itu, berkilat tajam namun lembut.

"Begitu lebih baik" kata Yang Mulia, matanya menyapu tiap bagian wajah Xiao Yi.

"Mulai hari ini, jika kita hanya berdua, kau harus menatap mataku, saat kita berbicara!"

Pandangan Yang Mulia lurus mulai dari rambut hitam legam panjang yang digelung sebagian, dan di hiasi jepit rambut dari kayu berukir lotus pemberiannya itu, kemudian pada mata Xiao Yi yang bulat jernih, matanya memang lebih bulat dari gadis-gadis kebanyakan. Kemudian alisnya yang lurus dengan lengkungan halus pada bagian ujungnya, hidungnya yang bangir dan bibir tipisnya yang berwarna merah muda. Semua tampak serasi dengan wajah lonjong halus bak pualam milik gadis itu.

Yang Mulia Yan Yue baru menyadari gadis ini bahkan lebih cantik dari pertama kali dia temui di tengah jalan pasar kota Yubei.

"Kamu ternyata sangat cantik..." Desah Yang Mulia, pertama kali dalam bertahun-tahun kebelakang, dia memuji seorang gadis karena kecantikannya. Betapa sesungguhnya kalimat itu begitu langka di ucapkan dari bibir Yang Mulia.

"Aku akan memanggilmu dengan nama Chenxing jika bersamaku..." kata Yang Mulia.

"Matamu itu, seperti kejora...nama Chenxing akan cocok untukmu, apakah kamu menyukainya?" tanya Yang Mulia.

Xiao Yi mengangguk saja.

Kasim Chen tiba dengan dua orang pelayan, membawa baki kayu berisi cemilan berupa kue dari beras yang berwarna merah dan hijau dengan motif seperti punggung kura-kura dan kue lobak yang dipanggang dengan beberapa guci arak Juhua Jiu dari fermentasi bunga krisan. Arak ini adalah kesukaan Yang Mulia jika bersantai, karena bisa membuatnya merasa lebih tenang.

Kasim Chen dan dua pelayan itu segera keluar setelah meletakkan baki yang mereka bawa. Kasim Che menutup pintu dengan hati-hati. Sesaat Kasim Chen dan Jian di depan pintu saling beradu pandang, seolah saling bertukar tanya dalam hati,

Apakah Yang Mulia sudah melupakan nona Jiu Fei?

"Chenxing..." Yang Mulia memberi isyarat untuk menuangkan arak ke dalam cangkir keramik yang ada di atas meja.

Xiao Yi menuangkan arak ke dalam cangkir dan memberikannya kepada Yang Mulia, dalam sekali teguk anggur itu tak bersisa di dalam gelas.

"Chenxing, terimakasih kamu telah melakukannya untukku." Ucap Yang Mulia pelan.

"Melakukan apa Yang Mulia?" sekarang Xiao Yi menjadi lebih berani, kepalanya terangkat melihat langsung mata yang diam-diam menarik perhatiannya itu.

"Mengantarkan persembahan ke kuil Sunyen." jawab Yang Mulia.

"Oh..." Xiao Yi mendesah, sambil menuangkan lagi arak dari guci.

"Apakah kamu melihatnya, apakah dia baik-baik di sana?" Yang Mulia menerawang seolah bertanya kepada diri sendiri.

"Siapa yang dimaksud Yang Mulia?" tanya Xiao Yi kebingungan.

Yang Mulia mengeluarkan sebuah gantungan baju dari giok berwarna hijau jamrud dengan motif naga yang dari tadi menggantung di pinggangnya, giok itu di gantung dengan tali anyaman sutra kuning yang ujungnya di pintal berjumbai.

Tiba-tiba Xiao Yi teringat biksu yang mengantarnya sampai pekarangan kuil tadi, di pinggangnya menyembul jumbai yang sama, sewarna dengan sutra kuning pada giok Yang Mulia.

"Dia...dia..." Yang mulia mengelus jumbai itu dengan mimik yang begitu muram, kata-katanya mengambang seperti kabut di udara.

"Dia baik-baik saja Yang Mulia" tiba-tiba saja Xiao Yi menyela, meskipun tampak ragu-ragu.

Muka Yang mulia langsung terangkat memandang lurus kepada Xiao Yi. Ada keterkejutan yang tampak di pias wajahnya.

Apakah gadis ini benar-benar tahu apa maksudnya? atau dia hanya mengada-ngada sekedar berusaha menghibur Yang Mulia?

"Dia yang memiliki gantungan yang sama dengan yang dipegang Yang Mulia, aku telah bertemu dengannya..." ucap Xiao Yi dengan nada berani. Sekarang dia yakin, biksu perempuan yang tidak terpaut jauh usianya dengan Yang Mulia itu tentulah Jiu Fei, kekasih lama Yang Mulia.

...Terimakasih readers tersayang yang sudah kisah Selir Persembahan🙏☺️...

...Nantikan UP episode selanjutnya......

...🌹🌹...

...Silahkan komen di bawah, jangan lupa like dan dukungannya🙏...

...Love you all☺️😊...

Terpopuler

Comments

ciru

ciru

cakeep.

2023-08-15

0

Meliany Rina

Meliany Rina

sedih juga akan kisahnya

2023-05-28

0

mama yuhu

mama yuhu

rumah cinta pertama raja🤭

2023-04-05

1

lihat semua
Episodes
1 EPISODE 1 PERPISAHAN MUSIM DINGIN
2 EPISODE 2 MU DAN DARI YOUWU
3 EPISODE 3 LANGIT MERAH DI YUBEI
4 EPISODE 4 WISMA XINGWU
5 EPISODE 5 BERTEMU RAJA
6 EPISODE 6 SELIR YI
7 EPISODE 7 PERJAMUAN DI AULA QING REN
8 EPISODE 8 BEBAN DI AWAL
9 EPISODE 9 KESAN PERTAMA YANG MULIA
10 EPISODE 10 TERJEBAK DALAM TAKDIR
11 BAB 11 SEORANG TEMAN DAN KERINDUAN
12 EPISODE 12 KECEMBURUAN TAK BERALASAN
13 EPISODE 13 RAJA YANG ANEH
14 EPISODE 14 CINTA DI BUKIT ZHIESHAN
15 EPISODE 15 KISAH CINTA JIU FEI
16 EPISODE 16 KUIL SUNYEN
17 EPISODE 17 CHENXING DI ISTANA CHUE LIAN
18 EPISODE 18 DALAM PELUKAN RAJA
19 EPISODE 19 PERASAAN YANG SAMA
20 EPISODE 20 RUMOR ISTANA HAREM
21 EPISODE 21 MENERIMA HUKUMAN
22 EPISODE 22 PERJALANAN KE LUAR ISTANA
23 EPISODE 23 PANGGIL AKU YUE
24 EPISODE 24 BONUS VISUAL NOVEL SELIR PERSEMBAHAN
25 EPISODE 25 HUKUMAN YANG MANIS
26 EPISODE 26 JATUH CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA
27 EPISODE 27 TUAN ZHAO JUREN
28 EPISODE 28 BISAKAH AKU MEMPERCAYAIMU?
29 EPISODE 29 PERTEMUAN DI AWAL MUSIM SEMI
30 EPISODE 30 RINDU YANG MEMBATU
31 EPISODE 31 CIUMAN SEDINGIN ES
32 EPISODE 32 MEKAR DAN GUGUR DI MUSIM YANG SAMA
33 EPISODE 33 BERTEMU KEMBALI
34 EPISODE 34 CHAI KUMALA BIRU
35 EPISODE 35 DUA PILIHAN MEMATIKAN
36 EPISODE 36 FESTIVAL CHUSHI
37 EPISODE 37 HATI YANG CEMBURU
38 EPISODE 38 MENJADI BIJAK
39 EPISODE 39 TIBA-TIBA MERASA LELAH
40 EPISODE 40 MENGHABISKAN MALAM DI WISMA HAOHUA
41 EPISODE 41 HARGA YANG HARUS DI BAYAR
42 EPISODE 42 MIMPI SETENGAH NYATA
43 EPISODE 43 MEMBALAS DENDAM
44 EPISODE 44 LAGU MUSIM DINGIN YOUWU
45 EPISODE 45 UNTUK SEBUAH PERMOHONAN
46 EPISODE 46 MENGEMBALIKAN KEPADA PEMILIKNYA
47 EPISODE 47 TIDAK SEMPAT BERTEMU
48 EPISODE 48 AKU SANGAT MENYUKAIMU
49 EPISODE 49 KERINDUAN SEMERAH BUNGA MEIHUA
50 EPISODE 50 YUE DAN CHENXING
51 EPISODE 51 TIDAK BOLEH PERGI
52 EPISODE 52 MEMELIHARA ANAK MACAN
53 EPISODE 53 TIDAK ADA JALAN KEMBALI
54 EPISODE 54 PANGGILAN DARI GUNUNG PINGYUAN
55 EPISODE 55 TANYAKAN SEKALI LAGI...
56 EPISODE 56 MELEPASKAN BEBAN CINTA
57 EPISODE 57 JUJUR TENTANG MASA LALU
58 EPISODE 58 MIMPI BURUK
59 EPISODE 59 MENJADI TUMBAL
60 EPISODE 60 RACUN BUNGA LILI ES
61 EPISODE 61 ISTANA SEJUTA KECEMBURUAN
62 EPISODE 62 PERMAINAN LANGIT
63 EPISODE 63 SEBUAH ANCAMAN
64 EPISODE 64 NASIB DI UJUNG TANDUK
65 EPISODE 65 JANGAN TAKUT
66 EPISODE 66 KETEGANGAN
67 EPISODE 67 MENGUNGKAP KEBENARAN
68 EPISODE 68 DENDAM DALAM DIAM
69 EPISODE 69 PEDANG BERMATA DUA
70 EPISODE 70 KORBAN DARI TAKDIR
71 EPISODE 71 KEPUTUSAN AKHIR
72 EPISODE 72 SEBUAH KONSPIRASI
73 EPISODE 73 TAK TAHAN INGIN BERTEMU
74 EPISODE 74 DI BAWAH LAMPION RONGSHU
75 EPISODE 75 BERDUA LEBIH KUAT
76 EPISODE 76 AKU BERJANJI
77 EPISODE 77 SEKILAS TENTANG KERAJAAN YANZHI
78 EPISODE 78 MENGANTARMU PULANG
79 EPISODE 79 MENJINAKKAN MACAN DI SARANGNYA
80 EPISODE 80 MENJADI TAWANAN
81 EPISODE 81 SESEORANG DARI MASA LALU
82 EPISODE 82 BERANILAH UNTUK KUAT
83 EPISODE 83 BERMIMPI SEUMUR HIDUP
84 EPISODE 84 PENGORBANAN CINTA
85 EPISODE 85 SEBUAH RAHASIA BESAR
86 EPISODE 86 MELIHATMU
87 EPISODE 87 KEHILANGAN SEPARUH HARAPAN
88 EPISODE 88 MENJADI PELINDUNGMU
89 BAB 89 PERKARA HATI
90 EPISODE 90 RAHASIA KELAM IBU SURI
91 EPISODE 91 BERTARUH NYAWA DEMI CINTA
92 EPISODE 92 SELIR DARI IBU SURI
93 EPISODE 93 MENGHARGAI DIRI SENDIRI
94 EPISODE 94 MENUNTASKAN SELAKSA RINDU
95 EPISODE 95 RENCANA JAHAT
96 EPISODE 96 MENYEMBUNYIKAN KEHAMILAN
97 EPISODE 97 MENGINGAT MASA LAMPAU (bag.1)
98 EPISODE 98 MENGINGAT MASA LAMPAU (Bag. 2)
99 EPISODE 99 PENASIHAT PRIBADI RAJA
100 EPISODE 100 BERANILAH MENJADI BERBEDA
101 EPISODE 101 MENUNGGU KABAR DARI XINGWU
102 EPISODE 102 MENGUKUR KELICIKAN
103 EPISODE 103 BIDAK CATUR BERUBAH ARAH
104 EPISODE 104 BERMAIN PERAN
105 EPISODE 105 MATA SEJUTA MAKNA
106 EPISODE 106 EMPAT NAGA DARI EMPAT PENJURU
107 EPISODE 107 SALAH MENGARTIKAN
108 EPISODE 108 BERDIRI DI TENGAH
109 EPISODE 109 BERCINTA DENGAN BAYANGAN
110 EPISODE 110 KEMARAHAN DI AULA GUANGLI
111 EPISODE 111 RINDU MELEBIHI AMARAH
112 EPISODE 112 RENCANA MENGGULINGKAN RAJA
113 EPISODE 113 PEMBERONTAKAN DI MULAI
114 EPISODE 114 PERTEMUAN DUA KEKASIH RAJA
115 EPISODE 115 RINDU YANG MEMBEKU
116 EPISODE 116 MENCINTAI TANPA PENYESALAN
117 EPISODE 117 MENENTANG TAKDIR LANGIT
118 EPISODE 118 MENYERAHKAN HIDUP UNTUK KALI KEDUA
119 EPISODE 119 ANDAI BOLEH MEMINJAM TAKDIR
120 EPISODE 120 MENCINTAI DALAM KEKELIRUAN
121 EPISODE 121 MEMPERTAHANKAN TAHTA
122 EPISODE 122 MENGGANTI RAJA
123 EPISODE 123 TANGGUNG JAWAB SEORANG RAJA
124 EPISODE 124 HIKAYAT PERANG DAN KEKUASAAN
125 EPISODE 125 MENGABARKAN BAHAYA
126 EPISODE 126 AKU TIDAK TAKUT
127 EPISODE 127 IJINKAN AKU MENEMUINYA
128 EPISODE 128 DUA PERISAI CINTA
129 EPISODE 129 ANCAMAN MENJELANG PENOBATAN
130 EPISODE 130 SURAT RAHASIA
131 Episode 131 MAKAM PARA RAJA
132 EPISODE 132 MENJAGA DARI KEGELAPAN
133 EPISODE 133 MENGATUR SIASAT
134 EPISODE 134 PINTAR DAN LICIK
135 EPISODE 135 MENGHITUNG HARI
136 EPISODE 136 AULA KEBESARAN (TANPA DIALOG)
137 EPISODE 137 CAWAN ANGGUR PERJANJIAN
138 EPISODE 138 KEKACAUAN DI AULA AGUNG
139 EPISODE 139 WASIAT RAJA TUA
140 EPISODE 140 ANGIN BERBALIK ARAH
141 EPISODE 141 BISA PENAWAR RACUN
142 EPISODE 142 MENGUNGKAPKAN RAHASIA PUTRA YANG MATI
143 EPISODE 143 AKU LELAH
144 EPISODE 144 KENANGAN MASA KECIL
145 EPISODE 145 LEGENDA PIL SAMBUNG NYAWA
146 EPISODE 146 PERMAISURI YI
147 EPISODE 147 MENDAMPINGIMU SEPANJANG HIDUPKU
148 EPISODE 148 PENGUMUMAN
149 EPISODE 149 MENCINTAI TANPA HARUS MEMILIKI APA-APA
150 EPISODE 150 DI BAWAH POHON WISTERIA
151 EPISODE 151 SEPERTI APA RASANYA?
152 EPISODE 152 KEJAHATAN KARENA CEMBURU
153 EPISODE 153 BERHAK BAHAGIA
154 EPISODE 154 MENIKMATI KEBEBASAN
155 EPISODE 155 BERTEMU DALAM RINDU
156 EPISODE 156 NYAWAMU LEBIH PENTING
157 EPISODE 157 CINTA PADA SAAT YANG TEPAT
158 EPISODE 158 BELUM SEMPAT BERTERIMAKASIH
159 BAB 159 MENGAGUMI TANPA MEMILIKI
160 EPISODE 160 JATUH HATI
161 EPISODE 161 SEINDAH CINTA PERTAMA
162 EPISODE 162 BULAN, BINTANG, LANGIT DAN MATAHARI
163 EPISODE 163 THE END OF THE STORY
164 EXTRA PART 1. MENUNGGU PERNIKAHAN-bag 1 (Chie Yuan - Qian Ren)
165 EXTRA PART 2. MENUNGGU PERNIKAHAN-bag 2 (Chie Yuan - Qian Ren)
166 EXTRA PART 3. HARI PERNIKAHAN bag 1 (Chie Yuan-Qian Ren)
167 EXTRA PART 4. HARI PERNIKAHAN bag 2 (Chie Yuan-Qian Ren)
168 EXTRA PART 5 CINTA PERTAMA & CINTA TERAKHIR(Chie Yuan-Qian Ren)
169 EXTRA PART 6. MALAM PERNIKAHAN bag.1 (Chie Yuan-Qian Ren)
170 EXTRA PART 7. MALAM PERNIKAHAN bag.2 (Chie Yuan - Qian Ren)
171 EKSTRA PART 8 PENGAWAL HATI (JIAN JIE-CHU CU)
172 EKSTRAPART 9 BUNGA MERAH DI SUNGAI SHENG
173 EKSTRAPART. SALJU DAN MUSIM DINGIN
174 EKSTRAPART. SALJU DAN MUSIM DINGIN
175 EKSTRA PART. SALJU DAN MUSIM DINGIN-TAMAT
Episodes

Updated 175 Episodes

1
EPISODE 1 PERPISAHAN MUSIM DINGIN
2
EPISODE 2 MU DAN DARI YOUWU
3
EPISODE 3 LANGIT MERAH DI YUBEI
4
EPISODE 4 WISMA XINGWU
5
EPISODE 5 BERTEMU RAJA
6
EPISODE 6 SELIR YI
7
EPISODE 7 PERJAMUAN DI AULA QING REN
8
EPISODE 8 BEBAN DI AWAL
9
EPISODE 9 KESAN PERTAMA YANG MULIA
10
EPISODE 10 TERJEBAK DALAM TAKDIR
11
BAB 11 SEORANG TEMAN DAN KERINDUAN
12
EPISODE 12 KECEMBURUAN TAK BERALASAN
13
EPISODE 13 RAJA YANG ANEH
14
EPISODE 14 CINTA DI BUKIT ZHIESHAN
15
EPISODE 15 KISAH CINTA JIU FEI
16
EPISODE 16 KUIL SUNYEN
17
EPISODE 17 CHENXING DI ISTANA CHUE LIAN
18
EPISODE 18 DALAM PELUKAN RAJA
19
EPISODE 19 PERASAAN YANG SAMA
20
EPISODE 20 RUMOR ISTANA HAREM
21
EPISODE 21 MENERIMA HUKUMAN
22
EPISODE 22 PERJALANAN KE LUAR ISTANA
23
EPISODE 23 PANGGIL AKU YUE
24
EPISODE 24 BONUS VISUAL NOVEL SELIR PERSEMBAHAN
25
EPISODE 25 HUKUMAN YANG MANIS
26
EPISODE 26 JATUH CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA
27
EPISODE 27 TUAN ZHAO JUREN
28
EPISODE 28 BISAKAH AKU MEMPERCAYAIMU?
29
EPISODE 29 PERTEMUAN DI AWAL MUSIM SEMI
30
EPISODE 30 RINDU YANG MEMBATU
31
EPISODE 31 CIUMAN SEDINGIN ES
32
EPISODE 32 MEKAR DAN GUGUR DI MUSIM YANG SAMA
33
EPISODE 33 BERTEMU KEMBALI
34
EPISODE 34 CHAI KUMALA BIRU
35
EPISODE 35 DUA PILIHAN MEMATIKAN
36
EPISODE 36 FESTIVAL CHUSHI
37
EPISODE 37 HATI YANG CEMBURU
38
EPISODE 38 MENJADI BIJAK
39
EPISODE 39 TIBA-TIBA MERASA LELAH
40
EPISODE 40 MENGHABISKAN MALAM DI WISMA HAOHUA
41
EPISODE 41 HARGA YANG HARUS DI BAYAR
42
EPISODE 42 MIMPI SETENGAH NYATA
43
EPISODE 43 MEMBALAS DENDAM
44
EPISODE 44 LAGU MUSIM DINGIN YOUWU
45
EPISODE 45 UNTUK SEBUAH PERMOHONAN
46
EPISODE 46 MENGEMBALIKAN KEPADA PEMILIKNYA
47
EPISODE 47 TIDAK SEMPAT BERTEMU
48
EPISODE 48 AKU SANGAT MENYUKAIMU
49
EPISODE 49 KERINDUAN SEMERAH BUNGA MEIHUA
50
EPISODE 50 YUE DAN CHENXING
51
EPISODE 51 TIDAK BOLEH PERGI
52
EPISODE 52 MEMELIHARA ANAK MACAN
53
EPISODE 53 TIDAK ADA JALAN KEMBALI
54
EPISODE 54 PANGGILAN DARI GUNUNG PINGYUAN
55
EPISODE 55 TANYAKAN SEKALI LAGI...
56
EPISODE 56 MELEPASKAN BEBAN CINTA
57
EPISODE 57 JUJUR TENTANG MASA LALU
58
EPISODE 58 MIMPI BURUK
59
EPISODE 59 MENJADI TUMBAL
60
EPISODE 60 RACUN BUNGA LILI ES
61
EPISODE 61 ISTANA SEJUTA KECEMBURUAN
62
EPISODE 62 PERMAINAN LANGIT
63
EPISODE 63 SEBUAH ANCAMAN
64
EPISODE 64 NASIB DI UJUNG TANDUK
65
EPISODE 65 JANGAN TAKUT
66
EPISODE 66 KETEGANGAN
67
EPISODE 67 MENGUNGKAP KEBENARAN
68
EPISODE 68 DENDAM DALAM DIAM
69
EPISODE 69 PEDANG BERMATA DUA
70
EPISODE 70 KORBAN DARI TAKDIR
71
EPISODE 71 KEPUTUSAN AKHIR
72
EPISODE 72 SEBUAH KONSPIRASI
73
EPISODE 73 TAK TAHAN INGIN BERTEMU
74
EPISODE 74 DI BAWAH LAMPION RONGSHU
75
EPISODE 75 BERDUA LEBIH KUAT
76
EPISODE 76 AKU BERJANJI
77
EPISODE 77 SEKILAS TENTANG KERAJAAN YANZHI
78
EPISODE 78 MENGANTARMU PULANG
79
EPISODE 79 MENJINAKKAN MACAN DI SARANGNYA
80
EPISODE 80 MENJADI TAWANAN
81
EPISODE 81 SESEORANG DARI MASA LALU
82
EPISODE 82 BERANILAH UNTUK KUAT
83
EPISODE 83 BERMIMPI SEUMUR HIDUP
84
EPISODE 84 PENGORBANAN CINTA
85
EPISODE 85 SEBUAH RAHASIA BESAR
86
EPISODE 86 MELIHATMU
87
EPISODE 87 KEHILANGAN SEPARUH HARAPAN
88
EPISODE 88 MENJADI PELINDUNGMU
89
BAB 89 PERKARA HATI
90
EPISODE 90 RAHASIA KELAM IBU SURI
91
EPISODE 91 BERTARUH NYAWA DEMI CINTA
92
EPISODE 92 SELIR DARI IBU SURI
93
EPISODE 93 MENGHARGAI DIRI SENDIRI
94
EPISODE 94 MENUNTASKAN SELAKSA RINDU
95
EPISODE 95 RENCANA JAHAT
96
EPISODE 96 MENYEMBUNYIKAN KEHAMILAN
97
EPISODE 97 MENGINGAT MASA LAMPAU (bag.1)
98
EPISODE 98 MENGINGAT MASA LAMPAU (Bag. 2)
99
EPISODE 99 PENASIHAT PRIBADI RAJA
100
EPISODE 100 BERANILAH MENJADI BERBEDA
101
EPISODE 101 MENUNGGU KABAR DARI XINGWU
102
EPISODE 102 MENGUKUR KELICIKAN
103
EPISODE 103 BIDAK CATUR BERUBAH ARAH
104
EPISODE 104 BERMAIN PERAN
105
EPISODE 105 MATA SEJUTA MAKNA
106
EPISODE 106 EMPAT NAGA DARI EMPAT PENJURU
107
EPISODE 107 SALAH MENGARTIKAN
108
EPISODE 108 BERDIRI DI TENGAH
109
EPISODE 109 BERCINTA DENGAN BAYANGAN
110
EPISODE 110 KEMARAHAN DI AULA GUANGLI
111
EPISODE 111 RINDU MELEBIHI AMARAH
112
EPISODE 112 RENCANA MENGGULINGKAN RAJA
113
EPISODE 113 PEMBERONTAKAN DI MULAI
114
EPISODE 114 PERTEMUAN DUA KEKASIH RAJA
115
EPISODE 115 RINDU YANG MEMBEKU
116
EPISODE 116 MENCINTAI TANPA PENYESALAN
117
EPISODE 117 MENENTANG TAKDIR LANGIT
118
EPISODE 118 MENYERAHKAN HIDUP UNTUK KALI KEDUA
119
EPISODE 119 ANDAI BOLEH MEMINJAM TAKDIR
120
EPISODE 120 MENCINTAI DALAM KEKELIRUAN
121
EPISODE 121 MEMPERTAHANKAN TAHTA
122
EPISODE 122 MENGGANTI RAJA
123
EPISODE 123 TANGGUNG JAWAB SEORANG RAJA
124
EPISODE 124 HIKAYAT PERANG DAN KEKUASAAN
125
EPISODE 125 MENGABARKAN BAHAYA
126
EPISODE 126 AKU TIDAK TAKUT
127
EPISODE 127 IJINKAN AKU MENEMUINYA
128
EPISODE 128 DUA PERISAI CINTA
129
EPISODE 129 ANCAMAN MENJELANG PENOBATAN
130
EPISODE 130 SURAT RAHASIA
131
Episode 131 MAKAM PARA RAJA
132
EPISODE 132 MENJAGA DARI KEGELAPAN
133
EPISODE 133 MENGATUR SIASAT
134
EPISODE 134 PINTAR DAN LICIK
135
EPISODE 135 MENGHITUNG HARI
136
EPISODE 136 AULA KEBESARAN (TANPA DIALOG)
137
EPISODE 137 CAWAN ANGGUR PERJANJIAN
138
EPISODE 138 KEKACAUAN DI AULA AGUNG
139
EPISODE 139 WASIAT RAJA TUA
140
EPISODE 140 ANGIN BERBALIK ARAH
141
EPISODE 141 BISA PENAWAR RACUN
142
EPISODE 142 MENGUNGKAPKAN RAHASIA PUTRA YANG MATI
143
EPISODE 143 AKU LELAH
144
EPISODE 144 KENANGAN MASA KECIL
145
EPISODE 145 LEGENDA PIL SAMBUNG NYAWA
146
EPISODE 146 PERMAISURI YI
147
EPISODE 147 MENDAMPINGIMU SEPANJANG HIDUPKU
148
EPISODE 148 PENGUMUMAN
149
EPISODE 149 MENCINTAI TANPA HARUS MEMILIKI APA-APA
150
EPISODE 150 DI BAWAH POHON WISTERIA
151
EPISODE 151 SEPERTI APA RASANYA?
152
EPISODE 152 KEJAHATAN KARENA CEMBURU
153
EPISODE 153 BERHAK BAHAGIA
154
EPISODE 154 MENIKMATI KEBEBASAN
155
EPISODE 155 BERTEMU DALAM RINDU
156
EPISODE 156 NYAWAMU LEBIH PENTING
157
EPISODE 157 CINTA PADA SAAT YANG TEPAT
158
EPISODE 158 BELUM SEMPAT BERTERIMAKASIH
159
BAB 159 MENGAGUMI TANPA MEMILIKI
160
EPISODE 160 JATUH HATI
161
EPISODE 161 SEINDAH CINTA PERTAMA
162
EPISODE 162 BULAN, BINTANG, LANGIT DAN MATAHARI
163
EPISODE 163 THE END OF THE STORY
164
EXTRA PART 1. MENUNGGU PERNIKAHAN-bag 1 (Chie Yuan - Qian Ren)
165
EXTRA PART 2. MENUNGGU PERNIKAHAN-bag 2 (Chie Yuan - Qian Ren)
166
EXTRA PART 3. HARI PERNIKAHAN bag 1 (Chie Yuan-Qian Ren)
167
EXTRA PART 4. HARI PERNIKAHAN bag 2 (Chie Yuan-Qian Ren)
168
EXTRA PART 5 CINTA PERTAMA & CINTA TERAKHIR(Chie Yuan-Qian Ren)
169
EXTRA PART 6. MALAM PERNIKAHAN bag.1 (Chie Yuan-Qian Ren)
170
EXTRA PART 7. MALAM PERNIKAHAN bag.2 (Chie Yuan - Qian Ren)
171
EKSTRA PART 8 PENGAWAL HATI (JIAN JIE-CHU CU)
172
EKSTRAPART 9 BUNGA MERAH DI SUNGAI SHENG
173
EKSTRAPART. SALJU DAN MUSIM DINGIN
174
EKSTRAPART. SALJU DAN MUSIM DINGIN
175
EKSTRA PART. SALJU DAN MUSIM DINGIN-TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!