Pergilah kasih kejarlah keinginanmu
Selagi masih ada waktu..
Jangan hiraukam diriku ...
Aku rela berpisah demi untuk dirimu
Smoga tercapai sgala keinginanmu..
Penggalan lagu Pergilah Kasih Milik Chrisye begjtu menghantam hati Rendy , sangat menyakitkan saat dia harus menyampaikan pidato pelepasan tim sukarelawan Medis Rumah Sakit internasinal Persada Humanity sebanyak 15 orang dibawah komando Dr Priandini Sp. N , Sp.BS , yang terdiri dari 5 dokter dan 10 perawat .
Pandangannya tak lepas dari sosok wanita cantik mengenakan jas dokter yang sedang berdiri dihadapannya .
Ingin rasanya dia memeluk tubuh itu dan membawanya pergi .
" Saya selaku pimpinan mengucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah mengajukan diri sebagai relawan medis untuk negara konflik , dan kami harap kalian pulang kembali dalam kondisi sama seperti saat kalian pergi . Saya tau kepergian kalian ini membawa nama baik rumah sakit juga bangsa ini dan saya pribadi sangat menghargai itu , semoga apa yang kalian lakukan diterima sebagai amal.kebaikan untuk kalian , selamat jalan , selamat bertugas , jaga diri kalian disana dan pulanglah dengan selamat kami semua menunggu kalian kembali bertugas lagi dirumah sakit ini ." pidato pelepasan yang diucapkan Rendy singkat namun sangat tegas .
Rendy benar - benar tak bisa menahan perasaannya saat menyalami mereka yang akan berangkat , dan tibalah dia dihadapan Priandini tampa berpikir panjang Rendy memeluk gadis itu dengan erat dia tidak perduli tatapan bertanya dari semua mata yang menatap mereka saat itu , dia tidak perduli jika nantinya akan muncul cerita miring soal dirinya , dia tak perduli akan semua itu , yang dia perdulikan hanya satu yaitu Priandini si wanita cinta pertamanya.
" Cukup Rendy , saya tak ingin muncul diberita sebagai orang ketiga dirumah tanggamu ." bisik Priandini sembari berusaha melepaskan pelukan Rendy yang terasa begitu kuat hingga dia merasa sulit untuk bernafas .
Rendy lalu melepas pelukannya dengan sangat tidak rela , lalu mengantar rombongan hingga naik kedalam mini bus yang membawa mereka ke bandara untuk berkumpul dengan tim medis lainnya .
Alunan lagu lawas berjudul Goodbye dari Air supply dri audio yang ada di mini bus mengiringi perjalanan mereka .
Priandini yang duduk disebelah pengemudi menyeka airmatanya , dia tak kuat demi melihat wajah Rendy yang begitu kehilangan , dia sempat melihat Rendy menghapus airmatanya saat dia naik kedalam mini bus .
" Maafkan aku Ren , aku pergi bukan untuk menyakitimu , tapi aku pergi untuk kebahagiaanmu , bagaimana kamu akan mencintai wanita yang kau nikahi jika masih ada aku yang berkeliaran disekitarmu biarlah aku saja yang mengalah ." ucap Priandini dalam Hati .
can see the pain living in your eyes
And I know how hard you try
You deserve to have so much more
I can feel your heart and I sympathize
And I'll never criticize all you've ever meant to my life
I don't want to let you down
I don't want to lead you on
I don't want to hold you back
From where you might belong
You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can't live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There's nothing left to say but good-bye
You deserve the chance at the kind of love
I'm not sure I'm worthy of
Losing you is painful to me
My heart is so disguised
I just can't live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There's nothing left to try
Though it's gonna hurt us both
There's no other way than to say good-bye
*****
Penerbangan Jakarta ke Lebanon menempuh jarak 8.956 km dengan kecepatan penerbangan 700 km / jam ditempuh selama 12 jam 47 menit .
Rombongan medis memggunakan pesawat komersial yang disiapkan oleh pemerintah .
Pesawat mendarat dengan selamat di bandara internasional Rafik Hariri , Beirut Lebanon pada pukul 10 pagi waktu setempat .
Priandini sangat menikmati penerbangan selama 12 jam 47 menit itu dimana dengan posisi duduknya yang didekat jendela dia bisa melihat sunset dan sunrise begitu dekatnya .
Rombongan tim medis disambut oleh komandan pasukan garuda dan diantar menuju hotel untuk istirahat sebelum mereka menuju ke kamp militer sebagai tempat mereka selama berada di Lebanon .
" Dokter Dini , sepertinya anda tidak banyak membawa pakaian ?." tanya Ranty rekan perawat yang sekamar dengan dirinya . Dini hanya tersenyum sambil mencari tshirt dan celana jeans yang akan dia gunakan .
" Iya saya tidak membawa banyak pakaian saya takut nanti kita tidak berada disatu tempat saja tapi diberbagai tempat , dan kalau saya membawa semua isi lemari maka itu sangat menyulitkan saya ."
Jawab Dini sembari tertawa lirih , dan Ranty pun ikut tertawa lirih membayangkan mereka dengan membawa tas besar berpindah kesana kemari , sudah seperti pengungsi saja .
Komandan pasukan mengundang mereka untuk makan malam sekaligus perkenalan dan menyampaikan sekilas tentang tugas mereka selama mendampingi pasukan khusus ini bertugas .
Didalam rombongan komandan pasukan ada seorang pria bertubuh tegap berpangkat kapten , pria itu diam - diam menatap wajah - wajah cerah dan bersih tim medis itu , mencari keberadaan seorang gadis yang kabarnya ikut dalam rombongan medis .
Semalam Rendy sepupunya itu menelphone mengabarkan jika rumah sakitnya mengirim 15 orang tenaga medis .
Flasback on
" Didalam rombongan tim medis itu ada dr Priandini , tolong jika kau bertemu dia , bantu aku untuk menjaganya ." ucap Rendy melalui sambungan telphone semalam , tentu saja permintaaan Rendy membuat alis Guntur saling tertaut .
" Menjaganya untuk apa ."
" Karena dia wanita yang aku cintai ."
" Apakah dia istrimu ?." pertanyaan konyol yang dilontarkan Guntur , semua keluarga tau jika wanita yang dinikahi Rendy bernama Prahesti bukan Priandini tapi tetap saja Guntur menanyakan hal itu .
" Bukan , dia cinta pertamaku ."
" What ? Apa kamu bilang ? Aku kamu suruh menjaga selingkuhanmu ngga ! aku ngga mau ." sahut Guntur keras , "enak aja gue disuruh ngejagain jodoh orang lain ." runtuk Guntur dalam hati .
" Ayolah dia bukan selingkuhanku tapi cinta pertamaku , aku berniat untuk tetap mengejarnya ."
" Lalu bagaimana dengan istrimu ?."
"Aku akan menceraikannya setelah aku mengetahui apakah anak yang dikandungnya benar anakku atau bukan ."
" Jika dia benar anakmu , apakah kamu masih tetap menginginkan Wanita cinta pertamamu ?."
" Iya aku tetap menginginkannya , jika anak itu benar anakku aku akan tetap menceraikan Hesti dan menikahi Dini dengan membawa anak itu ."
" Kamu beneran gila Ren , segitu mudahnya kamu membuat skenario gila untuk menyakiti wanita seperti itu ." Guntur menjadi sangat marah mendengar rencana sepupu gilanya ini .
" karena aku sangat mencintai dia Gun ."
" Kalau kamu sangat mencintainya kenapa kamu menurut untuk menikah , kenapa tidak kau perjuangankan cintamu itu , itu akan lebih baik daripada skenario gilamu tadi , maaf aku mau patroli tidak bisa menerima panggilan telphone , Assalamulaikum ." Guntur lalu mematikan sambungan telphone itu sepihak , dia benar - benar marah kepada Rendy .
" Daripada aku menjaga Dini untukmu lebih baik aku menjaga dirinya untuk diriku sendiri , siapa tau dia adalah jodohku ." gumam Guntur lalu mematikan ponselnya dan pergi tidur .
Flasback Off
Dan akhirnya mata Guntur menemukan sosok wanita yang dicarinya , gadis itu duduk dibarisan belakang bersama 6 orang lainnya .
Guntur memperhatikan gadis itu tampak tenang mendengarkan arahan komandan pasukan , wajah cantiknya terlihat jelas dengan rambut dikuncir kuda secara sembarangan sehingga ada rambut yang tidak ikut terikat membuat tampilannya justru sangat menggemaskan .
" Maaf Rendy , aku tak bisa menjaga dokter Dini untukmu , tapi aku akan menjaga dia untukku , ya aku akan mendekati dokter Dini dan membuat dia berpaling darimu , toh kamu sudah memiliki seorang wanita disisimu jadi tak masalah jika aku mengejar Dini untukku sendiri." Guntur berkata dalam hati , bibirnya membentuk senyum miring dengan mata yang masih menatap kewajah dokter cantik namun dingin itu.
Sementara Dini merasa kalau sedang diperhatikan, dengan perlahan di angkatnya wajah dari buku catatan yang sejak tadi menyita perhatiannya.
Dan tanpa sengaja, mata indahnya bertemu dengan mata tajam seorang perwira menengah berwajah tampan namun dingin yang juga sedang menatapnya.
Dini cepat-cepat menundukkan wajahnya kembali sembari berusaha mengingat dimana dirinya pernah bertemu dengan perwira menengah itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Nabil abshor
Udah ketemu 2x,,, yg terakhr mlh sampai dianterin ke rumah sakit, masa' iya perlu mengingat lagi,,,,
2023-01-28
0
muhammad star
guntur emang bucin banget sama dini
2022-03-24
0
Rienandha Fuji
bner ngapain cape2 jagain jodoh org...
2021-08-08
0