Jebakan buat Brianna

"Brianna, bisa tidak kamu singkirkan tangan kamu dari pundak ku?! ini kantor dan kamu bisa lihat kalau aku sedang bekerja! ucap Daven, dengan sedikit berusaha menekan kekesalannya.

"Lebih penting pekerjaanmu atau aku sih sayang?! "

Daven tidak menjawab sama sekali,dia tetap fokus pada layar monitor di depannya. Melihat hal itu, Brianna menghentakkan kakinya dan beranjak menjauh dari Daven,menuju Sofa untuk duduk sambil menunggu Daven selesai bekerja. Brianna menarik ekor matanya melirik ke arah Andrew yang sedang tersenyum sinis,sehingga keinginannya untuk segera menyingkirkan Andrew semakin besar.

"Andrew ... tolong kamu suruh seseorang untuk membawakan minumam buat Brianna !" titah Daven tanpa melepaskan pandangannya dari laptopnya.

Mendengar ucapan Daven,membuat Brianna merasa senang sekali, karena dia merasa kalau Daven tetap memperdulikannya sekalipun dia tengah sibuk seperti saat ini.

"Hei, apakah kamu tidak punya telinga? kamu tidak dengar bos kamu suruh apa?! " bentak Brianna kesal,karena Andrew tidak langsung melakukan hal yang diperintahkan oleh Daven.

Andrew berdecih dengan kesal. Tapi, mau tidak mau dia tetap melaksanakan perintah Daven. Brianna merasa menang dan menjulurkan lidahnya ke arah Andrew.

Tidak lama kemudian Alena masuk dengan membawa segelas Orange juice setelah mengetuk pintu terlebih dahulu dan dipersilahkan untuk masuk.

Alena mengayunkan langkahnya menghampiri sofa dimana Brianna sedang duduk sambil mengangkat kakinya di atas meja. Alena hendak meletakkan minuman Brianna di atas meja, tapi sebelum dia meletakkannya dengan sempurna, Andrew secara sengaja melangkah dan menyenggol tubuh kecil Alena.Sehingga juice yang dia bawa tumpah mengenai gaun warna terang, yang membalut tubuh Brianna.

Brianna sontak berdiri dan menghunuskan tatapannya yang tajam ke arah Alena.

" Hei, kamu bisa kerja gak sih?! kamu lihat gaun saya jadi basah gara-gara kamu !." Bentak Brianna.

" Sayang, pokoknya aku tidak mau tahu,kamu harus memecat dia, dan suruh dia buat ganti baju aku ! menoleh ke arah Daven untuk meminta pembelaan dari calon suaminya itu.

"Ma -maaf nona aku tidak sengaja. Please janga pecat aku tuan. Aku sangat membutuhkan pekerjaan ini."Alena menangkup kan kedua tangannya,memohon pada Daven dan Brianna agar tidak memecatnya.

Brianna mengayunkan langkahnya,menghampiri Alena dan dia mengayunkan tangannya hendak menarik rambut Alena. Akan tetapi sebelum itu terjadi, Andrew sudah terlebih dahulu menangkap tangan Brianna dan menghempaskanya secara kasar.

"Jaga sikap anda nona Brianna ! Dia tidak sengaja dan bahkan sudah meminta maaf. Bukankah anda memiliki hati yang baik dan peduli sesama? Tapi kenapa ketika saya melihat sikap anda yang semena-mena, dan tidak mau memaafkan hanya karena kesalahan kecil, tidak mencerminkan sikap anda yang baik ya?! " sindir Andrew sarkasme.

" Let's the game begin" gumam Devan tersenyum sinis.

Wajah Brianna sontak berubah pias, mendengar sindirin Andrew. Mulutnya bungkam seketika tidak bisa melakukan bantahan atas ucapan Andrew.

"Hmm, i- ini tidak ada kaitannya dengan hati yang baik seperti yang anda ucapkan tuan Andrew ! Aku hanya ingin mendidik dia,agar bisa bekerja dengan baik. Kalau kita terus saja memaafkan kelalaian orang, bisa saja nanti dia akan lalai lagi."

"Oh ya, Apakah cara mendidik di keluarga anda seperti itu? Kalau yang lalai sekali saja tidak akan mendapatkan kesempatan? " Bravo... cara mendidik yang baik " Andrew berdecak sambil menggeleng-gelengkan kepalanya,membuat Brianna terdiam mati kutu.

Andrew menoleh ke arah Alena dan tersenyum

"Kamu boleh keluar Alena ! kamu tenang saja, tidak akan ada yang memecatmu "

"Ta- tapi bagaimana dengan tuan Daven? " tanya Alena sambil melirik ke arah Daven.

"Kamu tidak usah khawatir, tuan Daven tidak sekejam itu. Dia tidak akan memecatmu karena hal kecil seperti ini. Kalau dia marah, pasti dari tadi dia sudah marah kepadamu.Dia tidak marah, karena menganggap masalah ini tidaklah penting" Andrew kembali berucap sambil melirik sinis ke arah Brianna.

"Terimakasih tuan Andrew, terima kasih juga tuan Daven, dan sekali lagi aku minta maaf nona !" Alena membungkukkan badannya,lalu melangkah ke pintu keluar, lau menutupnya dengan pelan.

"Sayaaang! kenapa kamu sama sekali tidak membela ku? " Ucap Brianna merajuk manja ke arah Daven.

"Brianna aku sudah pusing untuk memikirkan pekerjaanku. Aku tidak ada waktu untuk mengurus masalah sepele seperti ini. Dan lagi kamu bisa tinggal menggati pakaian kamu kan? Aku akan menyuruh sekretaris ku untuk membelikan pakaian buatmu! ucap Daven sambil mengangkat telepon di mejanya berpura-pura untuk menghubungi sekretarisnya di depan.

" Clara, tolong kamu belikan, celana Jeans dan T-shirt untuk nona Brianna ! Kamu sudah tahu ukurannya kan?" Daven diam sejenak, seperti mendengarkan ucapan sekretarisnya

"Baiklah, sekarang ya! " Daven meletakkan teleponnya kembali.

"Sayaang, kok celana jeans dan T-shirt sih?! Aku tidak pernah sayang pakai pakaian seperti itu?" Protes Brianna sambil mencebikkan bibirnya.

"Oh ya? kok bisa? Setahu aku wanita yang menolong aku itu, menggunakan Jeans dan T-Shirt. Sebelum aku tidak sadarkan diri aku masih sempat melihat samar-samar orang yang telah menolong ku Brianna. Makanya aku menyuruh sekretarisku untuk membeli pakaian seperti itu, karena aku kira kamu akan lebih nyaman dengan memakai pakaian seperti itu " Daven, menautkan kedua alisnya, menatap penuh selidik ke arah Brianna

"Mati aku! Aku harus jawab apa sekarang?" batin Brianna sambil menggigit bibirnya.

"Kenapa anda diam Nona Brianna? Andrew mengangkat kedua alisnya sambil menyunggingka senyuman sinis di bibirnya.

Daven tampak menerima telepon dari resepsionis yang memberitahukan kalau ada seorang pria tua bernama Henry, yang hendak bertemu dengan Daven.

"Ok, tolong antarkan dia ke ruanganku. Dan gunakan Lift yang biasa aku pakai !" ucap Daven tegas, lalu meletakkan kembali telepon itu.

Perasaan Brianna sekarang campur aduk.Dia berasa seperti kriminal yang sedang duduk di kursi pesakitan menunggu diadili.

"Sayang, hari itu aku memang memakai celab Jeans dan T- shirt. Itu pertama kalinya aku memakai pakaian seperti itu, dan itu pun karena terpaksa." Brianna mencoba untuk kembali melakukan pembelaan.

"Jangan berbelit-berbelit Brianna, tadi kamu mengatakan tidak pernah sama sekali, dan sekarang kamu mengatakan kamu pernah memakai pakaian seperti itu sekali. Jadi yang benar yang mana? "

Belum sempat Brianna menjawab, sebuh ketukan dari luar, menggentikan sejenak pembicaraan mereka.

"Masuk ! " Perintah Daven setengah berteriak.

" Tuan...,saya mengantarkan tuan Henry seperti yang anda perintahkan" ucap resepsionis itu dengan sopan sambil mempersilahkan pria tua bernama Henry itu masuk.

"Ok, terima kasih nona. Sekarang kamu boleh tinggalkan kami disini, dan jangan lupa untuk menutup pintunya ! " Titah Daven.

"Apakah kamu mengenal pria itu, Brianna?" Daven kembali menoleh ke ara Brianna.

"Aku tidak mengenalnya Dave. Aku tidak mungkin mengenal orang seperti dia! ucap Brianna yang kembali ke sisi angkuhnya.

" Wow, memang ada apa dengan paman itu? Dia kan manusia sama seperti kamu! Aku semakin meragukan sifat baik anda Nona Brianna ! sarkas Andrew sinis.

"Paman Henry, apakah ini wanita yang telah menolong ku? "

"Bukan tuan, bukan dia orangnya ! jawab Henry tegas.

"Hey, siapa kamu yang berani bilang seperti itu?! bentak Brianna sengit.

"Brianna, jangan kamu berani membentak tamu saya! " Daven, membentak Brianna, sehingga Brianna terlonjak kaget,tidak menyangka kalau Daven berani membentaknya.

"Asal kamu tahu Brianna dia adalah supir taxi yang membatu wanita itu,untuk membawa ku ke rumah sakit. Sekarang kamu mau bilang apa lagi? hah?!" Daven, menggebrak meja dengan sangat keras.

"Sekarang anda mengaku saja nona Brianna kalau bukan anda yang menolong tuan Daven! " Andrew menyeringai sinis ke arah Brianna yang diam tak berkutik.

"Kamu jangan percaya Dave sama pria itu! bisa saja dia membohongimu! Brianna masih tetap berusaha untuk tidak mengakui kebohongannya.

"Ok, kalau begitu bagaimana dengan bukti yang ini nona?

Tbc

Jangan lupa untuk like, vote dan komen.Thank you.

Terpopuler

Comments

Mawar Berduri

Mawar Berduri

cukup seru Ceritanya dan aku yakin yang menolong Dave saat kecelakaan adalah Alena

2021-05-15

2

Eka🍃

Eka🍃

boom like untuk kk manis biar semangat nulisnya 😘

2021-04-30

0

Perjuangan cinta Tuan Muda

Perjuangan cinta Tuan Muda

makin seru critanya kak. 5 jempol lg utkmu. aq baca lg bih thor. salam dr Asisten Pribadi Tuan Muda.

2021-04-28

0

lihat semua
Episodes
1 Kecelakaan
2 Janji Daven
3 Keraguan Daven
4 Bianca Jhonson
5 Pasrah
6 Alena
7 Dinner di kediaman Brianna
8 Mulai menemukan titik terang
9 Permainan baru akan dimulai
10 Jebakan buat Brianna
11 Kehancuran Brianna
12 Mencari calon istri sementara
13 Kesepakatan
14 Aku tidak berselera
15 Jangan melewati batasanmu Alena
16 Bertemu James
17 Bakar Semua!
18 Pakaikan dasiku.
19 Daven panas
20 Daven kesal
21 Drama Muffin
22 Andrew
23 Tugas baru Alena
24 Meyerahkan semuanya
25 Penyesalan sekaligus kekesalan Daven
26 Kamu kejam ka Daven
27 Mengetahui kebenaran
28 Harta berharga apa?
29 Mari kita sama-sama mencari Alena
30 Bertemu James kembali
31 Kecurigaan James
32 Rencana James
33 Aku mau membatalkan perceraian ini!
34 Aku tidak salah dengar kan?
35 Dia calon istriku.
36 Aku akan membuatmu mencintaiku kembali.
37 Aku akan mengurus Dean dengan caraku
38 Kita akan Ke London besok
39 James membawa Dean
40 Kita cari sama-sama
41 Untitled (bingung kasih judul)
42 Siapa anak ini?
43 Apa Nenek kenal Mommy? (visual)
44 Kemarahan Daven
45 Aku akan buat kamu hidup tanpa tangan
46 Daven VS James
47 Kecemburuan Daven
48 Kamu mandi di kamar Daven.
49 Biarkan aku memelukmu
50 Aku bahkan sudah merasakan bibirmu yang manis
51 Wanita itu adalah kamu
52 Proses pembuatan bayi.
53 Dimana dedek bayinya?
54 Selesainya masalah di London.
55 Mommy pahlawan super
56 Sheela Rosaleen.
57 Kita akan bermain cantik kali ini.
58 Jaga dia untukku
59 Kembali ke Irlandia.
60 Kamu mau menikah denganku
61 Brianna dan Clara mulai beraksi.
62 Pertengkaran.
63 Ihh rasanya pasti sangat menyenangkan
64 Siapa dia?
65 Baiklah akan aku jelaskan
66 Rencana licik dibalas dengan licik juga
67 Rencanaku nanti bisa gagal.
68 Clara Kabur?
69 Kita harus hadir Jenni!
70 I love you Jenni
71 Keromatisan Andrew
72 Clara bertemu ....?
73 Clara dan Carlos mulai menjalankan aksinya.
74 Biar kita sama-sama menyaksikan kehancuran Mereka.
75 Dor
76 Apa ini akal-akalan dari James?
77 Charles Abraham
78 Masa lalu Charles, Ellen dan Harold.
79 Kamu Aland kan?
80 Kamu bukan adik kandungku
81 Mereka memerlukan Psikiater.
82 Aku sudah sangat merindukan istriku.
83 James kembali ke London
84 Kamu punya kembaran.
85 Aku akan mencari anak-anakku sendiri!
86 Hansel akan berangkat ke Irlandia
87 Bagaimana kabar keponakan-keponakanku?
88 Sunny dan Sky
89 Aku memiliki putri?
90 Flashback Hansel
91 Kenapa semua menatapku?
92 Colcanon Again.
93 Aku juga penasaran sih!
94 Kenapa kamu masih ada di sini?
95 Positif
96 Kekesalan Daven.
97 Kabar gembira.
98 Kita akan memberikan Mamah cucu.
99 Bermain dengan si sabun.
100 Happy anniversary sayang.
101 Kejutan buat Daven
102 Lamaran Carlos.
103 Rencana Babymoon.
104 Carlos's Wedding
105 The First night .
106 Babymoon plus Honeymoon.
107 because of sunset
108 Jenni melahirkan.
109 Baby Arthur dan Baby Aaron.
110 Alena melahirkan.
111 Darrick Aiden & Darina Aileen
112 Cerita Jenni.
113 Cerita Jenni 2
114 Tamat
115 Pengumuman.
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Kecelakaan
2
Janji Daven
3
Keraguan Daven
4
Bianca Jhonson
5
Pasrah
6
Alena
7
Dinner di kediaman Brianna
8
Mulai menemukan titik terang
9
Permainan baru akan dimulai
10
Jebakan buat Brianna
11
Kehancuran Brianna
12
Mencari calon istri sementara
13
Kesepakatan
14
Aku tidak berselera
15
Jangan melewati batasanmu Alena
16
Bertemu James
17
Bakar Semua!
18
Pakaikan dasiku.
19
Daven panas
20
Daven kesal
21
Drama Muffin
22
Andrew
23
Tugas baru Alena
24
Meyerahkan semuanya
25
Penyesalan sekaligus kekesalan Daven
26
Kamu kejam ka Daven
27
Mengetahui kebenaran
28
Harta berharga apa?
29
Mari kita sama-sama mencari Alena
30
Bertemu James kembali
31
Kecurigaan James
32
Rencana James
33
Aku mau membatalkan perceraian ini!
34
Aku tidak salah dengar kan?
35
Dia calon istriku.
36
Aku akan membuatmu mencintaiku kembali.
37
Aku akan mengurus Dean dengan caraku
38
Kita akan Ke London besok
39
James membawa Dean
40
Kita cari sama-sama
41
Untitled (bingung kasih judul)
42
Siapa anak ini?
43
Apa Nenek kenal Mommy? (visual)
44
Kemarahan Daven
45
Aku akan buat kamu hidup tanpa tangan
46
Daven VS James
47
Kecemburuan Daven
48
Kamu mandi di kamar Daven.
49
Biarkan aku memelukmu
50
Aku bahkan sudah merasakan bibirmu yang manis
51
Wanita itu adalah kamu
52
Proses pembuatan bayi.
53
Dimana dedek bayinya?
54
Selesainya masalah di London.
55
Mommy pahlawan super
56
Sheela Rosaleen.
57
Kita akan bermain cantik kali ini.
58
Jaga dia untukku
59
Kembali ke Irlandia.
60
Kamu mau menikah denganku
61
Brianna dan Clara mulai beraksi.
62
Pertengkaran.
63
Ihh rasanya pasti sangat menyenangkan
64
Siapa dia?
65
Baiklah akan aku jelaskan
66
Rencana licik dibalas dengan licik juga
67
Rencanaku nanti bisa gagal.
68
Clara Kabur?
69
Kita harus hadir Jenni!
70
I love you Jenni
71
Keromatisan Andrew
72
Clara bertemu ....?
73
Clara dan Carlos mulai menjalankan aksinya.
74
Biar kita sama-sama menyaksikan kehancuran Mereka.
75
Dor
76
Apa ini akal-akalan dari James?
77
Charles Abraham
78
Masa lalu Charles, Ellen dan Harold.
79
Kamu Aland kan?
80
Kamu bukan adik kandungku
81
Mereka memerlukan Psikiater.
82
Aku sudah sangat merindukan istriku.
83
James kembali ke London
84
Kamu punya kembaran.
85
Aku akan mencari anak-anakku sendiri!
86
Hansel akan berangkat ke Irlandia
87
Bagaimana kabar keponakan-keponakanku?
88
Sunny dan Sky
89
Aku memiliki putri?
90
Flashback Hansel
91
Kenapa semua menatapku?
92
Colcanon Again.
93
Aku juga penasaran sih!
94
Kenapa kamu masih ada di sini?
95
Positif
96
Kekesalan Daven.
97
Kabar gembira.
98
Kita akan memberikan Mamah cucu.
99
Bermain dengan si sabun.
100
Happy anniversary sayang.
101
Kejutan buat Daven
102
Lamaran Carlos.
103
Rencana Babymoon.
104
Carlos's Wedding
105
The First night .
106
Babymoon plus Honeymoon.
107
because of sunset
108
Jenni melahirkan.
109
Baby Arthur dan Baby Aaron.
110
Alena melahirkan.
111
Darrick Aiden & Darina Aileen
112
Cerita Jenni.
113
Cerita Jenni 2
114
Tamat
115
Pengumuman.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!