Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih

Tak terasa seminggu telah berlalu dan mereka masih belum menemukan ide apa pun untuk mendekati Chiba Yamada. Ini pertama kali dalam sejarah penipuan yang mereka lakukan si target tidak termakan jebakan mereka. Padahal, pada target-target sebelumnya hanya dengan satu rencana, mereka sudah bisa memuluskan aksi dan mendapatkan uang atau barang incaran.

Saat ini mereka tengah menonton wawancara eksklusif Chiba Yamada yang membahas tentang tipe wanita idamannya.

"Sudah sekitar enam tahun sejak pernikahan palsu Anda terkuak, Anda tidak terlihat menjalin hubungan dengan wanita manapun sehingga gosip tentang Anda seorang gay kembali terangkat. Bagaimana tanggapan Anda?" tanya pewawancara di acara tersebut.

Chiba tersenyum tipis, lalu berkata, "Itu karena jadwalku selama lima tahun terakhir sangat padat. Menjalin hubungan di masa itu kurasa kurang tepat, karena pada akhirnya aku hanya akan menelantarkan kekasihku."

"Oh, sungguh pemikiran yang bijak," puji pewawancara tersebut, "lalu, apakah di tahun ini Anda akan siap menjalin hubungan?"

"Tergantung," jawabnya cepat, "tergantung apakah aku menemukan wanita yang cocok denganku," lanjutnya memperjelas.

"Kalau begitu, seperti apa tipe wanita ideal Yamada Chiba-san?"

Chiba tampak mengerutkan bibirnya sambil berpikir. "Wanita yang akan mendampingiku ... haruslah wanita yang mandiri karena aku tak selalu bisa berada di sampingnya. Wanita yang pandai bergaya dan bisa menyeimbangkan penampilanku. Wanita terhormat yang datang dari golongan atas, dia yang pantas memakai kalung Red Diamond peninggalan mendiang ibu sambungku."

"Anda akan memakaikan kalung Red Diamond yang viral itu pada wanita tersebut?" Mata pewawancara itu tampak membeliak.

"Ya, tentu saja. Itu bentuk penghargaan ku terhadap wanita yang nantinya akan kucintai," jawab Chiba tanpa keraguan.

"Woah, dia menetapkan standar yang sangat tinggi untuk kriteria wanita!" kata Rio setelah menonton wawancara tersebut.

"Wajar saja! Dia superstar dan anak seorang konglomerat yang hartanya tak akan habis," bela Haru.

"Wanita mandiri, modis, dan terhormat!" Rai menyimpulkan kriteria wanita idaman Chiba. "Intinya jika kita ingin mendapatkan Red Diamond maka kita harus menciptakan kriteria wanita yang sesuai dengan keinginannya," ucap Rai sambil memetik jari.

Di saat bersamaan, tiba-tiba Yuta datang membawa sebuah berita.

"Aku mendapat kabar lima hari ke depan Yamada grup akan mengadakan pameran kuda di peternakan milik mereka," tutur Yuta sambil menunjukkan koran yang memuat berita tersebut.

"Kalau begitu di sana pasti ada Tuan Yamada dan beberapa pengusaha penting," ucap Rai setelah membaca koran tersebut.

"Ya, aku yakin ada banyak sosialita dan wanita-wanita cantik yang berlomba mendekati Chiba Yamada," sambung Haru.

Mendengar ucapan Haru, Rai langsung menoleh ke arah Mayu. Ia bahkan mendekat sambil memerhatikan Mayu dari atas ke bawah.

"Yuta, menurutmu apa yang kurang dari gadis ini?"

Yuta ikut melirik Mayu dari atas ke bawah, memerhatikan secara detail. Sambil mengelus dagu ia berkata, "Menurutku kekurangannya ... dari rambut yang tidak terurus terkesan seperti wanita pemalas, wajahnya masih ada sedikit bekas jerawat, dadanya rata, bokongnya tidak berisi, betisnya sedikit besar, tubuhnya pendek dan tidak ada lekukan tubuh."

"Yuta, penjelasanmu terlalu panjang lebar. Padahal intinya adalah kau mau bilang kalau dia tidak punya kelebihan. Iya, 'kan?" tebak Rio mengangkat kedua keningnya sebanyak dua kali.

"Cerdas! Otakmu bereaksi juga rupanya!" ucap Yuta.

Ucapan Yuta sontak membuat telinga Mayu terasa panas seperti mengeluarkan asap.

"Apa katamu? Aku tidak punya kelebihan?" Mayu membengis dengan wajah yang memerah, dan hidungnya mengembang.

"Maafkan aku, tapi aku memang tidak pandai berbohong untuk menyenangkan hati orang," ujar Yuta sambil bersedekap.

"Jangan khawatir, di mataku kau sangat sempurna," ucap Rio sambil memosisikan wajahnya di samping Mayu.

Mayu yang telah tersulut emosi malah mendorong wajah Rio dengan telapak tangannya. Ia hendak melabrak Yuta. Namun, baru saja melangkah, Rai langsung bersuara dari arah belakang.

"Menurutku dia mempunyai mata indah yang tidak dimiliki gadis lain, dan senyumnya juga sangat menawan karena keluar dari hatinya tulus."

Pujian yang dilayangkan Rai tentu saja membuat Mayu tersanjung. Ia menoleh ke arah Rai, menunjukkan wajah tersipu malu dengan mata berbinar dan pipi yang memerah seperti tomat.

Jadi seperti itu penilaiannya terhadapku? Ah, aku benar-benar merasa ingin terbang ....

"Jangan khawatir, aku akan mengubah penampilannya menjadi wanita berkelas dan menarik," ucap Haru sambil tersenyum.

"Benarkah?" Mayu memegang tangan Haru.

Haru mengangguk penuh pasti.

"Ah, Arigatou. Kau benar-benar baik sekali," ucap Mayu dengan gayanya yang berlebihan. Dia menengok ke arah Yuta lalu berkata, "Hei, akan kubuktikan kalau Chiba Yamada akan jatuh ke pelukanku!"

Perkataan pedas Yuta tentu menjadi cambukan Mayu untuk menggaet Chiba Yamada.

"Ya, itu yang kuharapkan. Semoga kau berhasil membuat keajaiban dunia ke delapan!" tandas Yuta dengan sikapnya yang ketus.

Hari yang dinanti pun tiba. Selama lima hari ini Mayu berusaha keras untuk menjadi wanita kalangan atas yang elegan. Dibantu oleh Haru, dia belajar cara berjalan yang baik, cara bicara yang sopan, cara duduk yang feminim, hingga cara makan dan minum ala golongan atas.

Rai, Rio dan Yuta sekarang tengah berdiri di depan pintu kamar Mayu. Mereka yang telah bersiap ke peternakan kuda milik keluarga Yamada itu, tampak tak sabar menunggu Mayu yang sedang didandani oleh Haru. Seketika, pintu kamar terbuka.

"Kenapa lama sekali—" Suara Rai terputus saat Mayu keluar dari kamar tersebut. Lelaki bertubuh jangkung itu seakan terpana dengan penampilan Mayu saat ini.

Bagaimana tidak, penampilan wanita itu berubah total. Memakai turtleneck hitam, yang dipadukan dengan rompi merah dan celana pendek di atas lutut. Tak lupa pula memakai sepatu boot. Make-upnya dibuat seminimalis mungkin, dan rambutnya tergerai lurus tanpa penambahan aksesoris apa pun, sehingga membuatnya tetap terlihat elegan meski stylish.

"Sugoi! Kau sangat cantik!" puji Rio yang matanya seakan hendak loncat keluar dari rongganya.

"Setelah kuperhatikan ternyata dia memiliki kecantikan alami, hanya saja dia kurang bisa merawat dirinya," ucap Haru sambil memegang kedua pundak Mayu dari belakang.

"Yuta bagaimana menurutmu?" tanya Rio.

"Aku tergantung pada Chiba. Jika Chiba tertarik padanya, berarti dia benar-benar cantik," jawab Yuta.

"Ah, kau hanya malu mengatakan dia cantik setelah mencibirnya, 'kan?" tandas Rio. Ia lalu menoleh ke arah Rai yang masih bergeming dengan tatapan tak berkedip. "Oniichan, bagaimana pendapatmu?"

"Tolong tinggalkan aku dan dia!" pinta Rai dengan pandangan yang masih terpaku pada Mayu.

Ketiga orang itu pergi sesuai instruksi Rai. Kini, hanya ada mereka berdua di sana. Mendapat tatapan Rai yang tak biasa, membuat jantung Mayu terpompa cepat. Ia menunduk tanpa berani mengangkat wajahnya. Dari bawah, ia bisa melihat kaki pria itu melangkah mendekat ke arahnya. Mayu spontan mundur hingga keduanya kembali masuk ke kamar.

"Sudah secantik ini, sayang sekali kalau harus merusaknya!" ucap Rai dengan raut tak berdaya.

"Eh?" Mayu mengangkat wajahnya di saat Rai berbalik dan pergi meninggalkannya.

Mayu tertegun. "Apakah maksud dari ucapannya ... dia ingin menciumku?" gumamnya sambil memegang bibirnya. Membayangkan hal tersebut, membuatnya senyam-senyum seraya memeluk tubuhnya sendiri.

"Hei, kita sudah mau berangkat. Sampai kapan kau berada di kamarmu?"

Suara Yuta yang datang tiba-tiba mengejutkan dirinya. Dia pun bergegas keluar kamar dan masuk ke mobil.

Mereka berangkat menuju peternakan kuda Yamada grup yang kini dimiliki sepenuhnya oleh Chiba. Peternakan kuda itu terletak sekitar dua jam dari kota Tokyo. Pemandangan di sekitar tempat ini sungguh memanjakan mata. Begitu sampai, padang rumput dan pegunungan langsung menyapa sejuk mata mereka. Sekeliling tempat juga terdapat padang bunga yang bermekaran di musim semi.

Rupanya di sana telah lumayan ramai. Beberapa orang tampak menunggang kuda, beberapa lagi sedang sibuk melihat-lihat koleksi kuda terbaik di dunia.

Kelompok penipu itu memutuskan berpencar. Mayu menyamar sebagai wanita sosialita yang didampingi Yuta sebagai bodyguard-nya. Sementara Rai, Rio, dan Haru menjalankan misi lainnya.

Mayu dan Yuta menuju tempat semacam vila di mana dari balkonnya, orang-orang bisa melihat lomba pacuan kuda. Saat melewati Padang rumput yang hijau, Mayu tak bisa menghentikan kekagumannya terhadap alam sekitar.

"Woh ... pemandangannya indah sekali! Aku tidak percaya kalau tempat ini hanya dimiliki satu orang," decak Mayu dengan mata yang berkeliling.

Tiba-tiba terdengar suara kaki kuda yang berlari kencang dari arah belakang. Mayu dan Yuta refleks berbalik ke belakang. Embusan angin datang beriringan dengan seekor kuda putih yang melaju ke arah mereka. Mayu hampir terjatuh kalau saja Yuta tak menahannya dari belakang. Sang penunggang kuda putih itu menarik tali kekang agar kudanya berhenti, lalu mengarahkan kudanya berbalik dan mendekat ke arah Mayu yang masih tampak terkejut.

"Kau tidak apa-apa, Nona?" tanya pria itu.

Mayu yang masih dipegang oleh Yuta, lantas menoleh ke arah pria itu dengan raut berang. Namun, detik kemudian ia tampak terkesima melihat sosok penunggang kuda yang baru saja hampir menabraknya. Seorang pria tampan dengan rambut hitam keemasan, hidung mancung bagai paruh burung, bibir merah alami, dan kulit seputih salju. Gayanya yang memakai atribut berkuda serba putih, membuatnya terlihat seperti cahaya bulan purnama.

Ya, dia adalah Chiba Yamada. Ini bukan pertama kalinya Mayu melihat pria tersebut, tapi ini pertama kalinya sosok superstar itu terlihat jelas di matanya.

Apa ini mimpi, pangeran berkuda putih datang menghampiriku ....

.

.

.

Terpopuler

Comments

Yoseva

Yoseva

iiih gengsi ya mo mengakui klo Mayu emng cantik setelah dipermak🤭🤭

2025-02-20

0

Yoseva

Yoseva

Yuta...kenapa jujur skali dirimu...kesian bener ini Mayu🤣🤣🤣🤣

2025-02-20

0

Hearty💕💕

Hearty💕💕

Jangan... itu tipuan

2024-09-21

0

lihat semua
Episodes
1 Ch. 1 : Chiba dan Masa Lalunya
2 Ch. 2 : Ditipu Kekasih
3 Ch. 3 : Kesialan Beruntun
4 Ch. 4 : The Confidence Man
5 Ch. 5 : Membahas Target
6 Ch. 6 : Rencana Awal
7 Ch. 7 : Fans Brutal
8 Ch. 8 : Rencana Kedua
9 Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih
10 Ch. 10 : Kekasih Tuan Yamada
11 Ch. 11 : Pindah Target?
12 Ch. 12 : Ramalan yang Seakan Nyata
13 Ch 13 : Masuk Perangkap
14 Ch 14 : Menawarkan Diri
15 Ch. 15 : Sejarah Terulang?
16 Ch. 16 : Tinggal Bersama Seatap
17 Ch. 17 : Pencarian di Hari Pertama
18 Ch. 18 : Mulai Dekat
19 Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang
20 Ch. 20 : Pria Kesepian
21 Ch. 21 : Bocah Super Nakal
22 Ch. 22 : Pembuktian
23 Ch. 23 : Salah Tingkah
24 Ch. 24 : Masih Tak Percaya
25 Ch. 25 : Bingung dengan Perubahannya
26 Ch. 26 : Wanita di Kehidupan Chiba
27 Ch. 27 : Konferensi pers
28 Ch. 28 : Berusaha Untuk Tidak Jatuh Hati
29 Ch. 29 : Kediaman Tuan Yamada
30 Ch. 30 : Ken Ryuu
31 Ch. 31 : Pura-pura Mabuk
32 Ch. 32 : Tidur Bersama?
33 Ch. 33 : Antara Rai, Mayu, dan Chiba
34 Ch. 34 : Bagaikan Pohon yang Berakar Kuat
35 Ch. 35 : Seranjang Bersama
36 Ch. 36 : Peringatan Dari Ken
37 Ch. 37 : Menyerah?
38 Ch. 38 : Tetap Lanjutkan Misi
39 Ch. 39 : Mantan Istri
40 Ch. 40 : Bertemu Saudara Tiri
41 Ch 41 : Pemotretan (part 1)
42 Ch 42 : Pemotretan (Part 2)
43 Ch 43 : Ketahuan?
44 Ch. 44 : Kita Berdua Menjadi Satu
45 Ch 45 : Kencan Pertama
46 Ch. 46 : Aku Ingin Melindungi, Bukan Dilindungi
47 Ch. 47 : Bahagia Itu ....
48 Ch. 48 : Comeback Chiba Yamada
49 Ch. 49 : Tipu Muslihat
50 Ch. 50 : Reaksi Chiba
51 CH. 51 : Strawberry dan Cokelat
52 Ch. 52 : Berkonflik dengan Diri Sendiri
53 Ch. 53 : Aksi Rai dan Kawan-kawan
54 Ch. 54 : Menampik Perasaan
55 Ch. 55 : Jangan Menggodaku!
56 Ch. 56 : Perasaan yang Tidak Semestinya
57 Ch. 57 : Impian yang Langsung Dipatahkan
58 Ch. 58 : Sebagai Kenangan
59 Ch. 59 : Hubungan yang Mengalir Apa Adanya
60 Ch. 60 : Kau Adalah Jatuh Cinta Terbaikku
61 Ch. 61 : Terjebak di antara Dua Pria
62 Ch. 62 : Tak Bisa Menjawab
63 Ch. 63 : Pelampiasan Rai
64 Ch. 64 : Dia yang Terlalu Bersinar
65 Ch. 65 : Cinta Sepaket dengan Luka
66 Ch. 66 : Tujuan Rai
67 Ch. 67 : Restoran Milik Yamada Chiba
68 Ch. 68 : Membawanya Pergi
69 Ch. 69 : Di Ketinggian 583 M
70 Ch. 70 : Hontou ni Aishiteru
71 Ch. 71 : Rai, Gomennasai ....
72 Ch. 72 : Surat Perintah Kepolisian
73 Ch 73 : Tak Akan Sama Lagi Seperti Dulu
74 Ch. 74 : Bagaimana Bisa Berhenti Mencintainya?
75 Ch. 75 : Aku Akan Menikahimu
76 Ch. 76 : Red Diamond Diberikan Pada Rinko?
77 Ch. 77 : Sebuah Skenario, Berhasilkah?
78 Ch. 78 : Keadaan Tak Berpihak
79 Ch. 79 : Chiba vs Rai
80 Ch. 80 : Reaksi Rio
81 Ch. 81 : Misteri Red Diamond
82 Ch. 82 : Ada Apa dengan Chiba? Ada Apa dengan Rai?
83 Ch. 83 : Bisakah Berkata Jujur?
84 Ch. 84 : Persiapan Pesta Pertunangan
85 Ch. 85 : Berakhirnya Misi
86 Ch. 86 : Apa yang Akan Terjadi?
87 Ch. 87 : Penyamaran yang Terbongkar
88 Ch. 88 : Merunut Kejadian
89 Ch. 89 : After Mission
90 Ch. 90 : Hanya Tinggal 3 Hari
91 Ch. 91 : Untuk yang Terakhir Kalinya
92 Ch. 92 : Konser Spektakuler, Sukseskah?
93 Ch. 93 : Ikenaide
94 Ch. 94 : Koibito Shikkaku
95 Ch. 95 : Sayonara, Yamada-kun!
96 Ch. 96 : Daejoubu
97 Ch. 97 : Tak Bosan Menipu
98 Ch. 98 : Mengungkap Skenario Sebenarnya
99 Ch. 99 : Pemuda Bergitar
100 Ch. 100 : Jalan Hidup
101 Ch. 101 : Dikhianati Semua Orang
102 Ch. 102 : Di Bawah Teduhan Payung
103 Ch. 103 : Sepenggal Kisah Penyesalan
104 Ch. 104 : Izinkan Kami Membentuk Keluarga
105 Ch. 105 : Menipu, Ditipu, Tertipu.
106 Ch. 106 : Berjumpa dengan Mantan Istri
107 Ch. 107 : Ketulusan Akan Saling Berbalas
108 Ch. 108 : Aku, Wanitaku dan Penjaganya
109 Ch. 109 : Kaulah Red Diamond Sesungguhnya
110 Novel Baru Telah Rilis
111 Wedding Diary: Menggoda Suami
112 Wedding Diary : Apa Sebabnya?
113 Wedding Diary : Kucing Malang Berubah Menjadi Singa Buas
114 Wedding Diary : Malam yang Indah
115 Wedding Diary : Menjadi Orangtua yang Berkualitas
116 Wedding Diary : Malaikat Kecil Tanpa Sayap
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Ch. 1 : Chiba dan Masa Lalunya
2
Ch. 2 : Ditipu Kekasih
3
Ch. 3 : Kesialan Beruntun
4
Ch. 4 : The Confidence Man
5
Ch. 5 : Membahas Target
6
Ch. 6 : Rencana Awal
7
Ch. 7 : Fans Brutal
8
Ch. 8 : Rencana Kedua
9
Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih
10
Ch. 10 : Kekasih Tuan Yamada
11
Ch. 11 : Pindah Target?
12
Ch. 12 : Ramalan yang Seakan Nyata
13
Ch 13 : Masuk Perangkap
14
Ch 14 : Menawarkan Diri
15
Ch. 15 : Sejarah Terulang?
16
Ch. 16 : Tinggal Bersama Seatap
17
Ch. 17 : Pencarian di Hari Pertama
18
Ch. 18 : Mulai Dekat
19
Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang
20
Ch. 20 : Pria Kesepian
21
Ch. 21 : Bocah Super Nakal
22
Ch. 22 : Pembuktian
23
Ch. 23 : Salah Tingkah
24
Ch. 24 : Masih Tak Percaya
25
Ch. 25 : Bingung dengan Perubahannya
26
Ch. 26 : Wanita di Kehidupan Chiba
27
Ch. 27 : Konferensi pers
28
Ch. 28 : Berusaha Untuk Tidak Jatuh Hati
29
Ch. 29 : Kediaman Tuan Yamada
30
Ch. 30 : Ken Ryuu
31
Ch. 31 : Pura-pura Mabuk
32
Ch. 32 : Tidur Bersama?
33
Ch. 33 : Antara Rai, Mayu, dan Chiba
34
Ch. 34 : Bagaikan Pohon yang Berakar Kuat
35
Ch. 35 : Seranjang Bersama
36
Ch. 36 : Peringatan Dari Ken
37
Ch. 37 : Menyerah?
38
Ch. 38 : Tetap Lanjutkan Misi
39
Ch. 39 : Mantan Istri
40
Ch. 40 : Bertemu Saudara Tiri
41
Ch 41 : Pemotretan (part 1)
42
Ch 42 : Pemotretan (Part 2)
43
Ch 43 : Ketahuan?
44
Ch. 44 : Kita Berdua Menjadi Satu
45
Ch 45 : Kencan Pertama
46
Ch. 46 : Aku Ingin Melindungi, Bukan Dilindungi
47
Ch. 47 : Bahagia Itu ....
48
Ch. 48 : Comeback Chiba Yamada
49
Ch. 49 : Tipu Muslihat
50
Ch. 50 : Reaksi Chiba
51
CH. 51 : Strawberry dan Cokelat
52
Ch. 52 : Berkonflik dengan Diri Sendiri
53
Ch. 53 : Aksi Rai dan Kawan-kawan
54
Ch. 54 : Menampik Perasaan
55
Ch. 55 : Jangan Menggodaku!
56
Ch. 56 : Perasaan yang Tidak Semestinya
57
Ch. 57 : Impian yang Langsung Dipatahkan
58
Ch. 58 : Sebagai Kenangan
59
Ch. 59 : Hubungan yang Mengalir Apa Adanya
60
Ch. 60 : Kau Adalah Jatuh Cinta Terbaikku
61
Ch. 61 : Terjebak di antara Dua Pria
62
Ch. 62 : Tak Bisa Menjawab
63
Ch. 63 : Pelampiasan Rai
64
Ch. 64 : Dia yang Terlalu Bersinar
65
Ch. 65 : Cinta Sepaket dengan Luka
66
Ch. 66 : Tujuan Rai
67
Ch. 67 : Restoran Milik Yamada Chiba
68
Ch. 68 : Membawanya Pergi
69
Ch. 69 : Di Ketinggian 583 M
70
Ch. 70 : Hontou ni Aishiteru
71
Ch. 71 : Rai, Gomennasai ....
72
Ch. 72 : Surat Perintah Kepolisian
73
Ch 73 : Tak Akan Sama Lagi Seperti Dulu
74
Ch. 74 : Bagaimana Bisa Berhenti Mencintainya?
75
Ch. 75 : Aku Akan Menikahimu
76
Ch. 76 : Red Diamond Diberikan Pada Rinko?
77
Ch. 77 : Sebuah Skenario, Berhasilkah?
78
Ch. 78 : Keadaan Tak Berpihak
79
Ch. 79 : Chiba vs Rai
80
Ch. 80 : Reaksi Rio
81
Ch. 81 : Misteri Red Diamond
82
Ch. 82 : Ada Apa dengan Chiba? Ada Apa dengan Rai?
83
Ch. 83 : Bisakah Berkata Jujur?
84
Ch. 84 : Persiapan Pesta Pertunangan
85
Ch. 85 : Berakhirnya Misi
86
Ch. 86 : Apa yang Akan Terjadi?
87
Ch. 87 : Penyamaran yang Terbongkar
88
Ch. 88 : Merunut Kejadian
89
Ch. 89 : After Mission
90
Ch. 90 : Hanya Tinggal 3 Hari
91
Ch. 91 : Untuk yang Terakhir Kalinya
92
Ch. 92 : Konser Spektakuler, Sukseskah?
93
Ch. 93 : Ikenaide
94
Ch. 94 : Koibito Shikkaku
95
Ch. 95 : Sayonara, Yamada-kun!
96
Ch. 96 : Daejoubu
97
Ch. 97 : Tak Bosan Menipu
98
Ch. 98 : Mengungkap Skenario Sebenarnya
99
Ch. 99 : Pemuda Bergitar
100
Ch. 100 : Jalan Hidup
101
Ch. 101 : Dikhianati Semua Orang
102
Ch. 102 : Di Bawah Teduhan Payung
103
Ch. 103 : Sepenggal Kisah Penyesalan
104
Ch. 104 : Izinkan Kami Membentuk Keluarga
105
Ch. 105 : Menipu, Ditipu, Tertipu.
106
Ch. 106 : Berjumpa dengan Mantan Istri
107
Ch. 107 : Ketulusan Akan Saling Berbalas
108
Ch. 108 : Aku, Wanitaku dan Penjaganya
109
Ch. 109 : Kaulah Red Diamond Sesungguhnya
110
Novel Baru Telah Rilis
111
Wedding Diary: Menggoda Suami
112
Wedding Diary : Apa Sebabnya?
113
Wedding Diary : Kucing Malang Berubah Menjadi Singa Buas
114
Wedding Diary : Malam yang Indah
115
Wedding Diary : Menjadi Orangtua yang Berkualitas
116
Wedding Diary : Malaikat Kecil Tanpa Sayap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!