Mayu memerhatikan foto pria yang berada di layar. Pria itu benar-benar Chiba Yamada, seorang penyanyi pop terkenal yang bertemu dengannya kemarin malam di depan altar.
"Dia bukannya penyanyi pop? Apa dia juga bagian dari anggota kalian?" tanya Mayu polos.
"Tentu saja tidak, Baka!" timpal Rai menyeringai.
"Chiba Yamada adalah target kita selanjutnya. Ayahnya, Tuan Yamada adalah CEO dari Yamada grup sekaligus pemegang saham terbesar di perusahaan retail pakaian ternama dan terbesar ketiga di dunia. Bukan hanya itu, Yamada grup juga memiliki setengah saham di perusahaan otomotif, apartemen mewah di Shinjuku, mall, dan memiliki dua lapangan golf, satu di Tokyo dan satunya lagi di Hawai." ucap Yuta sambil menunjukkan aset-aset Yamada grup di layar.
"Sekaya itukah? Apakah Tuan Yamada akan sempat menghitung uang-uangnya?" tanya Mayu sambil melamun. Dia mengkhayalkan dirinya menjadi orang kaya yang bermandikan uang di bath up.
"Bagaimana dengan Chiba sendiri?" tanya Rio cepat.
Yuta mulai menjelaskan. "Chiba adalah penyanyi solo dengan bayaran termahal saat ini. Dia memiliki apartemen mewah, koleksi mobil sport, dan peternakan kuda yang sebelumnya adalah milik ayahnya."
"Dia memiliki banyak koleksi mobil sport? Pasti dia tidak akan khawatir jika salah satu mobilnya lecet karena menabrak seseorang," sindir Mayu sambil melirik ke arah Rai yang duduk di sampingnya.
"Lanjut!" pinta Rai yang tak acuh dengan cemoohan Mayu.
"Chiba memang penyanyi pop terkaya dan juga pewaris Yamada grup, tapi ada yang lebih menarik dari itu. Dia memiliki batu mulia legendaris berwarna merah darah," ucap Yuta menggebu-gebu sambil menunjukkan berlian merah milik Chiba dalam layar.
"Sugoi!" Mata Mayu berbinar-binar melihat tampilan berlian dalam bentuk kalung yang indah.
"Ya, Red Diamond menjadi batu permata termahal di dunia dan hanya ada 30 berlian yang tersebar di seluruh dunia, salah satunya dimiliki oleh Chiba Yamada. Harganya mencapai ratusan miliar karena dipercaya dapat membawa kemakmuran abadi," timpal Rai.
Mayu menoleh ke arah Rai. "Kau mengetahuinya juga?"
"Ini adalah ideku, tentu aku lebih dulu mengetahuinya!" jawab Rai sambil menyilangkan kaki.
"Red Diamond itu awalnya milik Reiko Ougura, ibu tiri Chiba. Banyak yang memercayai kecantikan dan kesuksesan yang diraihnya berkat berlian merah itu. Sayangnya, dia memutuskan bunuh diri lima tahun yang lalu setelah skandal bisnis gelap dan kelompok Yakuza peliharaannya terungkap. Karena rasa bersalahnya pada Chiba, dia menulis wasiat yang menyatakan bahwa seluruh hartanya termasuk berlian itu diserahkan pada Chiba Yamada," lanjut Yuta menjelaskan.
"Tunggu, kenapa Reiko Ougura merasa bersalah pada Chiba Yamada?" tanya Rio.
Haru yang sedari tadi diam, kini ikut berkomentar. "Aku dengar, saat remaja Chiba Yamada pernah disekap dan disiksa oleh Yakuza pimpinan Reiko Ougura hingga membuat pria itu depresi. Mendiang Reiko juga telah melakukan percobaan pembunuhan pada anak tirinya itu sebanyak lima kali dan menyebarkan gosip ke media kalau Chiba seorang gay. Karena gosip miring tersebut, dia terpaksa menikahi putri dari supir pribadi ayahnya. Sayangnya, pernikahan itu hanya bertahan kurang dari tiga bulan. Istrinya selingkuh dengan bodyguard-nya sendiri. Lucunya dia malah membela mati-matian mantan istrinya dari cercaan wartawan dan netizen. Dan kemarin malam, mantan istrinya telah menikah."
Mendengar hal itu, Mayu langsung tertegun. Jadi, saat aku bertemu dengannya, dia baru saja menghadiri pernikahan mantan istrinya?
Dia teringat saat Chiba memintanya menjadi mempelai wanita hanya untuk latihan mengucapkan janji suci. Meski hanya melihat sepintas, ia bisa mengetahui jika pria itu tengah bersedih.
"Tak kusangka di balik kehidupan artisnya yang gemerlapnya, ternyata dia pernah mengalami banyak lika-liku kehidupan. Dan sekarang dia akan dijadikan target oleh kalian, apa kalian tidak merasa kasihan padanya?" Tiba-tiba Mayu menunjukkan sikap empati dan raut sedihnya.
"Aku setuju! Sebaiknya kita mengganti target!" Rio tiba-tiba mengangkat tangannya seraya berdiri.
"Ternyata ada juga yang sependapat denganku!" Mayu turut berdiri menghampiri Rio.
"Tentu! Aku memang penipu, tapi aku masih pilih-pilih orang untuk ditipu," ucap Rio memukul dadanya yang busung.
"Sugoi! Aku juga sependapat denganmu. Kau benar-benar baik hati. Berbeda dengan kakakmu." Mayu memegang kedua tangan Rio layaknya sepasang kekasih.
"Kau juga wanita yang baik, jangan-jangan kita berjodoh," ucap Rio mengeratkan pegangan tangan mereka.
Senyum Mayu yang sumringah langsung memudar seketika. Dia melepaskan tangan Rio sambil berucap, "kalau soal itu aku tidak sependapat." Ia menoleh ke arah Rai yang tengah fokus menatap layar, lalu berkata dalam hati. Karena aku lebih suka kakakmu. Dia sangat tampan dan cool bahkan jika hanya di lihat dari samping. Aku bahkan hampir lupa kalau baru saja mengalami nasib sial.
Mayu terus memerhatikan wajah Rai sambil senyam-senyum sendiri.
"Berhenti melihatku seperti itu!" tegur Rai secara tiba-tiba tanpa menoleh ke arah Mayu.
"Ketahuan, ya?" Bukannya malu, Mayu malah menyengir bodoh. Ia pun kembali menoleh ke arah Yuta meskipun tak menyimak apa yang dikatakan pria itu.
"Yang menjadi masalah adalah kita tidak tahu di mana berlian itu berada. Apakah berlian itu disimpan di apartemennya atau di rumah ayahnya. Setahuku, dalam seminggu dia membagi waktunya untuk tidur di apartemen pribadi dan juga di rumah ayahnya," tutur Yuta, "dia juga bukan tipe pria yang mudah bergaul, bahkan ke sesama rekan penyanyi. Dia jarang ke diskotik apalagi ke kasino. Dia juga sulit untuk didekati wanita. Menurut orang yang pernah bekerja sebagai asistennya, dia selalu mengerjakan apa pun sendiri, termasuk untuk penampilan pribadinya. Karena itu, dia dijuluki idola yang paling mandiri. Dan satu lagi, dia adalah orang yang memiliki tingkat waspada tinggi. Dia tidak akan membiarkan seseorang menyentuh barang-barang miliknya," jelasnya kembali.
Mereka pun tampak berpikir. Sepertinya target kali ini sangat sulit. Biasanya mereka mulai menjerat target lewat wanita dan perjudian, tapi kali ini tidak bisa. Seperti yang diketahui, Chiba tidak pernah bermain di kasino dan dia juga tak pernah terlihat berkencan dengan wanita.
"Sepertinya target kita kali ini terlalu susah," keluh Rio.
"Masih ada lagi yang lebih menarik, sekaligus mengejutkan." Yuta mengganti gambar layar. Kini, layar itu menampilkan sesosok pria yang berbeda.
"Siapa dia?" tanya Rio.
"Dia adalah Ken Ryuu, saudara Chiba Yamada. Mereka kembar tak identik. Dan kalian tahu, latar belakang Ken Ryuu adalah mantan seorang Yakuza. Dulunya dia ketua penyerang di geng Akiko. Masih banyak orang yang menganggap Chiba adalah anak tunggal Tuan Yamada. Ini karena kehadiran Ken Ryuu baru diketahui ketika mereka dewasa."
Rai, Rio dan Haru terlonjak seketika. Meskipun Akiko telah bubar secara resmi, tapi mereka mengetahui sepak terjang gang tersebut sebagai gangster paling berkuasa dan ditakuti.
Haru menoleh ke arah Rai, lalu bertanya, "bagaimana menurutmu Rai? Apa kita harus mengganti target?"
"Mengganti target?" desis Rai sinis, "berlian merah itu terlalu sayang untuk dilewatkan. Harganya mencapai ratusan milyar. Mungkin kalau diuangkan, akan memenuhi seluruh ruangan ini."
"Lalu, apa yang akan kita lakukan?" tanya Rio.
"Sekarang yang kita pikirkan adalah bagaimana cara agar bisa mendekati pria itu. Dengan begitu, kita bisa mengetahui di mana ia menyimpan Red Diamond dan menyusun strategi agar dia menyerahkan berlian itu tanpa bersusah payah mencuri langsung darinya," ucap Rai dengan sudut mulut yang terangkat.
"Oniichan, apa kau punya ide?" tanya Rio menggaruk-garuk kepalanya.
Rai memetik jari tiba-tiba. "Berpura-pura menjadi penggemar yang tergila-gila pada sang Idola."
Rio terkaget. "Hah? Skenario menjadi penggemarnya? Lalu siapa yang akan berperan sebagai penggemar? Aku dan Yuta tidak mungkin, kami pria mana mungkin menggemari idola pria juga."
"Aku juga. Aku lebih memilih menggoda pria tua dari pada harus berakting sebagai penggemar yang alay."
Rai menggeleng. "Bukan kalian yang akan melakukannya, tapi ...." Rai menoleh ke samping, tepatnya pada Mayu yang sedari tadi menopang dagu dengan tatapan kosong.
.
.
.
masih ingat Reiko Ougura peran antagonis di DF? jadi sebenarnya berlian merah itu milik dia, dan diwariskan ke Chiba.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments
fa _azzahra
karna bru kmrn bc DF jd masih hangat di ingatan
2024-05-08
2
⸙ᵍᵏ͢⍣Mode siderッ❥⃝❁Kᵝ⃟ᴸ
ya ampun 😂 gk ad remnya kocak bngt 😂 klau udh baca ke kocakan si Mayu
ya sihh Rai skrng 🤭 skrng cuek gk tau nnt gmn ya 🤣 aws hati2 Rai
Wow sepertinya sihh Mayu nihh yg pura2 jd fansnya si chiba ya 👀
2023-09-16
0
D₩ie
wkwkwkw...terciduk 😄😄
2023-07-08
1