Ch. 2 : Ditipu Kekasih

"Maksudku ... aku sedang ingin belajar tata cara pelaksanaan janji suci pernikahan, tapi kurasa aku memerlukan partner wanita. Bisakah kau yang bertindak sebagai mempelai wanitanya?" ucap pria itu memperjelas ucapannya.

"Maaf, Tuan. Saya tidak bisa. Sekali pun hanya akting atau main-main, saya tidak bisa. Saya hanya ingin mengucapkan perjanjian suci bersama pendamping hidup saya yang sebenarnya. Tentunya orang yang saya cintai," ucap wanita itu penunduk sopan.

Pria berperawakan tinggi itu tertegun. Ia tampak menunduk seraya mendekih.

"Begitukah?" desisnya sinis.

Tak menunggu respon, pria itu segera berbalik dan melangkah pelan melewati pegawai wanita tersebut tanpa menoleh. Ia terus berjalan lurus hingga keluar dari aula pemberkatan.

Pegawai wanita itu mengernyit, seperti mengingat-ingat sesuatu. "Kenapa wajah pria itu tak asing, ya? Aku seperti mengenalnya."

Lama memikirkan, akhirnya ia tersadar jika pria yang baru saja berbicara dengannya adalah seorang penyanyi papan atas. Sontak, ia pun berlari keluar berusaha untuk mengejar penyanyi itu. Sayangnya, penyanyi bernama Chiba Yamada itu telah pergi.

"Ya, ampun! Kenapa aku baru sadar? Padahal aku bisa mengajaknya berfoto bersama," dengusnya kesal pada diri sendiri sambil menghentak-hentakkan kaki.

Satu jam kemudian, wanita bernama lengkap Mayu Ichihara itu kembali ke kontrakannya. Saat baru saja menuju kediamannya, ia tercengang melihat koper dan barang-barang miliknya telah berada di depan kontrakan tersebut. Bahkan, seorang pria yang merupakan pemilik kontrakan pun ada di sana.

"Ada apa ini? Kenapa Bapak telah mengepak semua barang-barangku? Bukankah aku sudah membayar uang sewa untuk bulan ini?" protes Mayu pada pemilik kontrakan.

"Bayar sewa katamu?! Hei, pacarmu saja sudah menyerahkan kunci rumah ini padaku dan mengatakan tidak akan memperpanjang sewa rumahnya!" kata Tuan kontrakan dengan nada sengit.

"A–apa? Tidak ... tidak mungkin!" Mayu melebarkan matanya. Ia hendak melangkah masuk ke rumahnya berusaha menerobos Tuan kontrakan. Sayangnya, pria tua bertubuh gempal itu menahannya masuk.

"Apalagi yang mau kau lakukan?" ketus pria itu.

"Kemarin aku baru saja menitipkan uang sewanya pada pacarku!" ucapnya sambil menarik koper dan melangkah masuk ke rumahnya.

Tuan kontrakan yang berdiri di depan pintu, kembali menghadangnya. "Menitipkan uang sewa? Pacarmu hanya datang padaku untuk menyerahkan kunci. Apa masih kurang jelas?"

Tak percaya, wanita berusia dua puluh lima tahun itu mengambil ponselnya. Saat membuka pin ponsel, ia tersentak mendapatkan satu pesan masuk dari kekasihnya yang dikirim delapan jam lalu saat ia sedang sibuk bekerja.

...Sayang, maafkan aku, aku terpaksa harus memakai uang sewa kontrakan dan tabunganmu untuk membayar sebagian utang judiku. Sekarang, aku sedang bersembunyi dari kejaran para rentenir. Jika mereka melihatku, maka aku akan ditangkap polisi. Sebaiknya kau juga pergi dari situ, karena rentenir menemukan aku di sana pagi tadi, makanya aku terpaksa memakai seluruh uangmu....

Membaca pesan tersebut, membuat kelopak mata wanita itu terbuka lebar. Darahnya mendidih, urat-urat di lehernya bermunculan, bibirnya mengerut berkumpul menjadi satu. Tentu saja emosinya meledak seketika.

"Bagaimana?" tanya Tuan kontrakan dengan gaya berkacak pinggang.

Masih menatap layar ponsel sembari menggenggamnya erat-erat, Mayu menoleh ke arah Tuan kos dengan mata yang menyala.

"Dasar siluman kera!" teriaknya penuh emosional.

"Apa katamu? Kau bilang aku siluman kera?!"

"Bukan kau! Tapi yang mengirim pesan ini yang siluman kera. Dia sudah menipuku dengan mengambil semua tabungan yang sudah susah payah kukumpulkan selama bertahun-tahun. Tidak hanya itu, dia juga mengambil uang yang seharusnya kupakai untuk bayar sewa kontrakan ini. Huuuuaaaaaa ....." Tangis Mayu pecah seketika. Ia menyandarkan kepalanya ke lengan pria tua itu sambil terus meraung-raung seperti anak kecil.

Tak ayal, kelakuannya membuat Tuan kontrakan itu tampak blingsatan. Ia berusaha menepis kepala wanita berambut panjang itu. Namun, yang ada malah membuat tangisannya menjadi-jadi.

"Hei, hei, hentikan! Kenapa kau malah menangis seperti ini!"

"Bagaimana tidak menangis, aku baru saja ditipu kekasihku sendiri. Jika kau tak percaya, kau bisa baca pesan ini," ucapnya menunjukkan pesan dalam ponselnya, "aku sudah tidak punya uang sama sekali dan sekarang aku bingung harus tinggal di mana malam-malam begini," isaknya kembali tersedu-sedu.

"Ya, sudah. Untuk malam ini, kau kuizinkan menginap di sini. Tapi, besok pagi kau harus keluar dari kontrakan ini karena penghuni baru akan segera masuk," ucap sang pemilik kontrakan dengan wajah terpaksa.

Tangis Mayu berhenti seketika. Ia langsung memegang kedua tangan pria pemilik kontrakan. "Domo arigatou gozaimasu," ucapnya dengan mata berbinar-binar.

Tuan kontrakan bergegas melepas tangannya, lalu beranjak pergi. Begitu bayangannya menghilang dari pelupuk mata, Mayu langsung menyunggingkan senyum, seraya menghapus air mata palsu. Ya, ia hanya berakting menangis untuk mendapatkan belas kasihan dari pria paruh baya tersebut. Sebenarnya, wanita itu masih memiliki simpanan uang di dompetnya, hanya saja ia terlalu perhitungan menggunakan uangnya untuk bermalam di hotel.

Perputaran jarum jam sungguh cepat. Mentari telah mengintip jendela kehidupan. Pagi yang cerah, jalanan kota Tokyo dipadati pejalan kaki dengan aktivitasnya masing-masing. Di sebuah ruangan, Mayu menghadap manajer gedung tempatnya bekerja.

"Saya mohon, Pak. Pekerjakan kembali diriku di sini. Surat pengunduran diriku beberapa hari yang lalu, anggap saja batal. Saya membuat surat itu karena pacar saya mengiming-imingi kami pindah ke kota Hokaido dan bekerja di sana. Ternyata dia malah menipu dan menghabisi seluruh uang saya," ucap Mayu memelas sambil menangkupkan kedua tangannya.

"Saya prihatin dengan cerita Anda. Tapi, surat pengunduran diri Anda telah sampai ke pusat. Lagi pula, hari ini kami telah memasukkan orang baru yang akan bekerja di sini menggantikan posisi Anda," ujar pak manajer tempatnya bekerja.

"Sial! Ini semua gara-gara Nonji!" umpatnya dalam hati.

Beberapa hari yang lalu, Nonji—kekasih Mayu—memintanya untuk berhenti dari pekerjaan dan menjanjikan pekerjaan baru di kota Hokaido. Ia juga meminjam sejumlah uang untuk membeli rumah di kota itu dan mengajaknya tinggal bersama. Karena ucapan Nonji sangat meyakinkan, membuatnya memercayainya. Ia menyerahkan tabungannya dan juga keluar dari pekerjaan. Tak disangka, pria itu justru menipunya. Uang yang ia pinjam, malah digunakan untuk berjudi, tak hanya itu uang titipan membayar sewa kontrakan dan sisa tabungannya pun dipakai pria itu untuk membayar hutang judi.

Nasib sial benar-benar menimpanya. Ia telah keluar dari pekerjaan dan terusir dari kontrakannya. Sekarang, uang di dompetnya pun tak akan cukup membiayai kehidupannya selama beberapa hari. Menemui teman atau keluarga sangat tidak mungkin, karena dia hanya seorang pendatang di kota Kosmopolitan ini.

Mayu berjalan bersungut-sungut keluar dari gedung sambil menarik koper. Ia mencoba menghubungi kembali kekasihnya. Sia-sia saja. Teleponnya tak kunjung terjawab. Wajah mulusnya tampak merah padam. Antara marah, menyesal dan frustrasi berkumpul menjadi satu.

Mayu berjalan lurus menyeberang jalan tanpa melihat rambu-rambu. Tanpa ia sadari, sebuah mobil sport mewah berwarna kuning melaju pesat dari arah kanan jalan.

Suara ban berdecit berbunyi. Mayu jatuh tersungkur tepat di depan mobil mewah itu. Ia sempat menjerit kesakitan dan mencoba bangkit. Namun, ia segera mengurungkan niatnya ketika seorang pria tampan bertubuh proposional yang menggunakan kacamata hitam, keluar dari mobil mewah itu. Tak ayal, dia pun berpura-pura pingsan dengan menutup kedua matanya.

"Kau baik-baik saja, 'kan? Apakah kau terluka? Apa yang lecet dari dirimu?" ucap pria itu dengan nada panik.

Mayu yang masih berpura-pura pingsan, lantas hanya bisa menahan senyum saat mendengar pria tampan berhidung mancung itu tampak peduli padanya. Dalam hatinya berkata, ini kesempatan yang bagus untuk memperalat pria itu. Ia bahkan sempat berkhayal tinggi kalau pria berkacamata hitam itu akan membawanya tinggal di rumah besar yang super mewah.

Penasaran, Mayu membuka sedikit matanya, mencoba mengintip ekspresi khawatir pria itu. Namun, ia malah tercengang ketika mengetahui ternyata pria itu sedang berbicara dengan mobil mewahnya, bukan dengan dirinya. Dengan kata lain, pria itu sama sekali tidak peduli padanya.

Kurang ajar! Kupikir dia sedang bertanya padaku! Ternyata dia malah berbicara dengan mobilnya sendiri!

Karena kesal, Mayu pun menyudahi aktingnya yang tak berguna. "Hei, apa kau tidak lihat aku terluka karena kau!" teriaknya mencoba membangunkan tubuhnya agar bisa duduk.

Pria yang tengah berjongkok membelakanginya itu, lantas menoleh. Ia membuka kacamata hitam, lalu berdiri dan berkata dengan santai, "Tolong cepat menyingkir dari sini! Kau menghalangi jalanku!"

.

.

.

Terpopuler

Comments

Hearty💕💕

Hearty💕💕

😄😂😄😂

2024-09-18

0

Anonymous

Anonymous

asyemmmm/Facepalm//Facepalm/

2024-08-31

0

Ran Aulia

Ran Aulia

😂😂😂😂 ke GR an deh Mayu

2024-03-23

0

lihat semua
Episodes
1 Ch. 1 : Chiba dan Masa Lalunya
2 Ch. 2 : Ditipu Kekasih
3 Ch. 3 : Kesialan Beruntun
4 Ch. 4 : The Confidence Man
5 Ch. 5 : Membahas Target
6 Ch. 6 : Rencana Awal
7 Ch. 7 : Fans Brutal
8 Ch. 8 : Rencana Kedua
9 Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih
10 Ch. 10 : Kekasih Tuan Yamada
11 Ch. 11 : Pindah Target?
12 Ch. 12 : Ramalan yang Seakan Nyata
13 Ch 13 : Masuk Perangkap
14 Ch 14 : Menawarkan Diri
15 Ch. 15 : Sejarah Terulang?
16 Ch. 16 : Tinggal Bersama Seatap
17 Ch. 17 : Pencarian di Hari Pertama
18 Ch. 18 : Mulai Dekat
19 Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang
20 Ch. 20 : Pria Kesepian
21 Ch. 21 : Bocah Super Nakal
22 Ch. 22 : Pembuktian
23 Ch. 23 : Salah Tingkah
24 Ch. 24 : Masih Tak Percaya
25 Ch. 25 : Bingung dengan Perubahannya
26 Ch. 26 : Wanita di Kehidupan Chiba
27 Ch. 27 : Konferensi pers
28 Ch. 28 : Berusaha Untuk Tidak Jatuh Hati
29 Ch. 29 : Kediaman Tuan Yamada
30 Ch. 30 : Ken Ryuu
31 Ch. 31 : Pura-pura Mabuk
32 Ch. 32 : Tidur Bersama?
33 Ch. 33 : Antara Rai, Mayu, dan Chiba
34 Ch. 34 : Bagaikan Pohon yang Berakar Kuat
35 Ch. 35 : Seranjang Bersama
36 Ch. 36 : Peringatan Dari Ken
37 Ch. 37 : Menyerah?
38 Ch. 38 : Tetap Lanjutkan Misi
39 Ch. 39 : Mantan Istri
40 Ch. 40 : Bertemu Saudara Tiri
41 Ch 41 : Pemotretan (part 1)
42 Ch 42 : Pemotretan (Part 2)
43 Ch 43 : Ketahuan?
44 Ch. 44 : Kita Berdua Menjadi Satu
45 Ch 45 : Kencan Pertama
46 Ch. 46 : Aku Ingin Melindungi, Bukan Dilindungi
47 Ch. 47 : Bahagia Itu ....
48 Ch. 48 : Comeback Chiba Yamada
49 Ch. 49 : Tipu Muslihat
50 Ch. 50 : Reaksi Chiba
51 CH. 51 : Strawberry dan Cokelat
52 Ch. 52 : Berkonflik dengan Diri Sendiri
53 Ch. 53 : Aksi Rai dan Kawan-kawan
54 Ch. 54 : Menampik Perasaan
55 Ch. 55 : Jangan Menggodaku!
56 Ch. 56 : Perasaan yang Tidak Semestinya
57 Ch. 57 : Impian yang Langsung Dipatahkan
58 Ch. 58 : Sebagai Kenangan
59 Ch. 59 : Hubungan yang Mengalir Apa Adanya
60 Ch. 60 : Kau Adalah Jatuh Cinta Terbaikku
61 Ch. 61 : Terjebak di antara Dua Pria
62 Ch. 62 : Tak Bisa Menjawab
63 Ch. 63 : Pelampiasan Rai
64 Ch. 64 : Dia yang Terlalu Bersinar
65 Ch. 65 : Cinta Sepaket dengan Luka
66 Ch. 66 : Tujuan Rai
67 Ch. 67 : Restoran Milik Yamada Chiba
68 Ch. 68 : Membawanya Pergi
69 Ch. 69 : Di Ketinggian 583 M
70 Ch. 70 : Hontou ni Aishiteru
71 Ch. 71 : Rai, Gomennasai ....
72 Ch. 72 : Surat Perintah Kepolisian
73 Ch 73 : Tak Akan Sama Lagi Seperti Dulu
74 Ch. 74 : Bagaimana Bisa Berhenti Mencintainya?
75 Ch. 75 : Aku Akan Menikahimu
76 Ch. 76 : Red Diamond Diberikan Pada Rinko?
77 Ch. 77 : Sebuah Skenario, Berhasilkah?
78 Ch. 78 : Keadaan Tak Berpihak
79 Ch. 79 : Chiba vs Rai
80 Ch. 80 : Reaksi Rio
81 Ch. 81 : Misteri Red Diamond
82 Ch. 82 : Ada Apa dengan Chiba? Ada Apa dengan Rai?
83 Ch. 83 : Bisakah Berkata Jujur?
84 Ch. 84 : Persiapan Pesta Pertunangan
85 Ch. 85 : Berakhirnya Misi
86 Ch. 86 : Apa yang Akan Terjadi?
87 Ch. 87 : Penyamaran yang Terbongkar
88 Ch. 88 : Merunut Kejadian
89 Ch. 89 : After Mission
90 Ch. 90 : Hanya Tinggal 3 Hari
91 Ch. 91 : Untuk yang Terakhir Kalinya
92 Ch. 92 : Konser Spektakuler, Sukseskah?
93 Ch. 93 : Ikenaide
94 Ch. 94 : Koibito Shikkaku
95 Ch. 95 : Sayonara, Yamada-kun!
96 Ch. 96 : Daejoubu
97 Ch. 97 : Tak Bosan Menipu
98 Ch. 98 : Mengungkap Skenario Sebenarnya
99 Ch. 99 : Pemuda Bergitar
100 Ch. 100 : Jalan Hidup
101 Ch. 101 : Dikhianati Semua Orang
102 Ch. 102 : Di Bawah Teduhan Payung
103 Ch. 103 : Sepenggal Kisah Penyesalan
104 Ch. 104 : Izinkan Kami Membentuk Keluarga
105 Ch. 105 : Menipu, Ditipu, Tertipu.
106 Ch. 106 : Berjumpa dengan Mantan Istri
107 Ch. 107 : Ketulusan Akan Saling Berbalas
108 Ch. 108 : Aku, Wanitaku dan Penjaganya
109 Ch. 109 : Kaulah Red Diamond Sesungguhnya
110 Novel Baru Telah Rilis
111 Wedding Diary: Menggoda Suami
112 Wedding Diary : Apa Sebabnya?
113 Wedding Diary : Kucing Malang Berubah Menjadi Singa Buas
114 Wedding Diary : Malam yang Indah
115 Wedding Diary : Menjadi Orangtua yang Berkualitas
116 Wedding Diary : Malaikat Kecil Tanpa Sayap
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Ch. 1 : Chiba dan Masa Lalunya
2
Ch. 2 : Ditipu Kekasih
3
Ch. 3 : Kesialan Beruntun
4
Ch. 4 : The Confidence Man
5
Ch. 5 : Membahas Target
6
Ch. 6 : Rencana Awal
7
Ch. 7 : Fans Brutal
8
Ch. 8 : Rencana Kedua
9
Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih
10
Ch. 10 : Kekasih Tuan Yamada
11
Ch. 11 : Pindah Target?
12
Ch. 12 : Ramalan yang Seakan Nyata
13
Ch 13 : Masuk Perangkap
14
Ch 14 : Menawarkan Diri
15
Ch. 15 : Sejarah Terulang?
16
Ch. 16 : Tinggal Bersama Seatap
17
Ch. 17 : Pencarian di Hari Pertama
18
Ch. 18 : Mulai Dekat
19
Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang
20
Ch. 20 : Pria Kesepian
21
Ch. 21 : Bocah Super Nakal
22
Ch. 22 : Pembuktian
23
Ch. 23 : Salah Tingkah
24
Ch. 24 : Masih Tak Percaya
25
Ch. 25 : Bingung dengan Perubahannya
26
Ch. 26 : Wanita di Kehidupan Chiba
27
Ch. 27 : Konferensi pers
28
Ch. 28 : Berusaha Untuk Tidak Jatuh Hati
29
Ch. 29 : Kediaman Tuan Yamada
30
Ch. 30 : Ken Ryuu
31
Ch. 31 : Pura-pura Mabuk
32
Ch. 32 : Tidur Bersama?
33
Ch. 33 : Antara Rai, Mayu, dan Chiba
34
Ch. 34 : Bagaikan Pohon yang Berakar Kuat
35
Ch. 35 : Seranjang Bersama
36
Ch. 36 : Peringatan Dari Ken
37
Ch. 37 : Menyerah?
38
Ch. 38 : Tetap Lanjutkan Misi
39
Ch. 39 : Mantan Istri
40
Ch. 40 : Bertemu Saudara Tiri
41
Ch 41 : Pemotretan (part 1)
42
Ch 42 : Pemotretan (Part 2)
43
Ch 43 : Ketahuan?
44
Ch. 44 : Kita Berdua Menjadi Satu
45
Ch 45 : Kencan Pertama
46
Ch. 46 : Aku Ingin Melindungi, Bukan Dilindungi
47
Ch. 47 : Bahagia Itu ....
48
Ch. 48 : Comeback Chiba Yamada
49
Ch. 49 : Tipu Muslihat
50
Ch. 50 : Reaksi Chiba
51
CH. 51 : Strawberry dan Cokelat
52
Ch. 52 : Berkonflik dengan Diri Sendiri
53
Ch. 53 : Aksi Rai dan Kawan-kawan
54
Ch. 54 : Menampik Perasaan
55
Ch. 55 : Jangan Menggodaku!
56
Ch. 56 : Perasaan yang Tidak Semestinya
57
Ch. 57 : Impian yang Langsung Dipatahkan
58
Ch. 58 : Sebagai Kenangan
59
Ch. 59 : Hubungan yang Mengalir Apa Adanya
60
Ch. 60 : Kau Adalah Jatuh Cinta Terbaikku
61
Ch. 61 : Terjebak di antara Dua Pria
62
Ch. 62 : Tak Bisa Menjawab
63
Ch. 63 : Pelampiasan Rai
64
Ch. 64 : Dia yang Terlalu Bersinar
65
Ch. 65 : Cinta Sepaket dengan Luka
66
Ch. 66 : Tujuan Rai
67
Ch. 67 : Restoran Milik Yamada Chiba
68
Ch. 68 : Membawanya Pergi
69
Ch. 69 : Di Ketinggian 583 M
70
Ch. 70 : Hontou ni Aishiteru
71
Ch. 71 : Rai, Gomennasai ....
72
Ch. 72 : Surat Perintah Kepolisian
73
Ch 73 : Tak Akan Sama Lagi Seperti Dulu
74
Ch. 74 : Bagaimana Bisa Berhenti Mencintainya?
75
Ch. 75 : Aku Akan Menikahimu
76
Ch. 76 : Red Diamond Diberikan Pada Rinko?
77
Ch. 77 : Sebuah Skenario, Berhasilkah?
78
Ch. 78 : Keadaan Tak Berpihak
79
Ch. 79 : Chiba vs Rai
80
Ch. 80 : Reaksi Rio
81
Ch. 81 : Misteri Red Diamond
82
Ch. 82 : Ada Apa dengan Chiba? Ada Apa dengan Rai?
83
Ch. 83 : Bisakah Berkata Jujur?
84
Ch. 84 : Persiapan Pesta Pertunangan
85
Ch. 85 : Berakhirnya Misi
86
Ch. 86 : Apa yang Akan Terjadi?
87
Ch. 87 : Penyamaran yang Terbongkar
88
Ch. 88 : Merunut Kejadian
89
Ch. 89 : After Mission
90
Ch. 90 : Hanya Tinggal 3 Hari
91
Ch. 91 : Untuk yang Terakhir Kalinya
92
Ch. 92 : Konser Spektakuler, Sukseskah?
93
Ch. 93 : Ikenaide
94
Ch. 94 : Koibito Shikkaku
95
Ch. 95 : Sayonara, Yamada-kun!
96
Ch. 96 : Daejoubu
97
Ch. 97 : Tak Bosan Menipu
98
Ch. 98 : Mengungkap Skenario Sebenarnya
99
Ch. 99 : Pemuda Bergitar
100
Ch. 100 : Jalan Hidup
101
Ch. 101 : Dikhianati Semua Orang
102
Ch. 102 : Di Bawah Teduhan Payung
103
Ch. 103 : Sepenggal Kisah Penyesalan
104
Ch. 104 : Izinkan Kami Membentuk Keluarga
105
Ch. 105 : Menipu, Ditipu, Tertipu.
106
Ch. 106 : Berjumpa dengan Mantan Istri
107
Ch. 107 : Ketulusan Akan Saling Berbalas
108
Ch. 108 : Aku, Wanitaku dan Penjaganya
109
Ch. 109 : Kaulah Red Diamond Sesungguhnya
110
Novel Baru Telah Rilis
111
Wedding Diary: Menggoda Suami
112
Wedding Diary : Apa Sebabnya?
113
Wedding Diary : Kucing Malang Berubah Menjadi Singa Buas
114
Wedding Diary : Malam yang Indah
115
Wedding Diary : Menjadi Orangtua yang Berkualitas
116
Wedding Diary : Malaikat Kecil Tanpa Sayap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!